BAZNAS Microfinance Meresmikan Sentra Lebah Madu di Kabupaten Gunungkidul, DIY

  • Tanggal : 24/10/2019
  • Diposting oleh : Admin

Kegiatan Launching Sentra Madu Kelompok Tetes Bunga Sejahtera, yang dihadiri oleh Randy Swandaru selaku Kepala divisi Pendayaagunaan BAZNAS RI, BAZNAS DIY yang diwakili oleh Agus Sunarto , BAZNAS Gunungkidul, Staf Ahli Bupati Gunungkidul, BPR Ma Riba, Camat Nglipar dan Kepala Desa Nglipar serta Kelompok TBS dan warga masyarakat setempat. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meresmikan sentra pengembangan usaha budi daya madu di Dusun Wungurejo, Desa Pengkol, Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, Jumat (15/11). Program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis dana zakat ini diinisiasi oleh Lembaga Program BAZNAS Microfinance (BMFi).
Kepala Divisi Pendayagunaan, Randi Swandaru mengatakan, BAZNAS mendorong perkembangan usaha budidaya madu melalui pembangunan Sentra Budi daya Lebah Madu TBS. Dengan pembangunan sentra budi daya ini, Randi berharap dapat meningkatkan kapasitas mitra kelompok TBS dalam mengembangkan usahanya. “Peningkatkan akses serta kemampuan dalam pengelolaan budidaya madu kepada kelompok TBS ini diharapkan dapat menjadikan Dusun Wungurejo, Pengkol, sebagai Sentra Budi Daya Lebah Madu TBS nantinya sebagai Pusat Budi Daya Madu di Kabupaten Gunungkidul.

Perlu disampaikan juga bahwa bersamaan dengan launching Pusat Pemberdayaan Zakat Lebah Madu, juga dilakukan Panen Raya dari kelompok Tetes Madu Sejahtera (TBS).  Dalam panen raya ini kelompok TBS dapat menghasilkan sekitar 104,4 liter madu dengan berbagai  jenis madu,  yakni : madu Cerana, Mellifera, Dorsata, dan Trigona. “ Ya, saat ini kami sudah memiliki 44 anggota kelompok, dan bersamaan dengan peluncuran pemberdayaan BAZNAS ini  kami memanen secara bersama. Alhamdulillah, diperoleh 104,4 liter,” tutur Sutadi, ketua kelompok TBS.

Lebih lanjut Randi menegaskan, “Kita akan mendorong peningkatan produksi Madu di Dusun yang telah dicanangkan sebagai sentra madu ini sehingga dapat memberi banyak kemanfaatan kepada masyarakat lebih luas. Lebih dari itu, BAZNAS juga memfasilitasi melalui layanan pengembangan usaha sehingga madu yang telah diproduksi dapat dikemas dan dipasarkan kepada masyarakat lebih luas.”

BAYAR ZAKAT