Breaking News

Masjidil Aqsha merupakan isu sentral umat islam

Dalam lubuk hati setiap muslim, tetap menyala-nyala isu terbesar, yaitu persoalan Masjidil Aqsha yang merupakan kiblat pertama dan masjid suci ketiga serta tempat tujuan perjalanan isra’ pemimpin utama umat manusia dan jin.

Itulah isu terpenting yang selalu hadir, tidak pernah menghilang dari benak setiap individu dan komunitas muslim, betapapun besarnya tantangan, dan betapapun terpuruknya kondisi kaum muslimin.

Yerusalem dengan tanahnya yang di atasnya berdiri Masjidil Aqsha adalah persoalan akidah bagi kaum muslimin dan ikatan sejarah yang mendalam dan tidak terlupakan. Bagaimanapun keadaannya tidak akan terhapus dari memori pemikiran Islam, mengingat kedudukannya sebagai simbul jati diri umat Islam yang merupakan salah satu prinsip dasar dan tempat suci umat Islam.

Bagaimana tidak demikian, sedangkan kitab suci Al-Qur’an selalu mengingatkan kita pagi dan petang :
“Maha suci Allah yang memperjalankan hambaNya pada satu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang Kami berkati sekelilingnya untuk Kami perlihatkan kepadanya sebagian ayat-ayat Kami. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha mendengar dan Maha melihat”. Qs. Al-Isra’:1

Masjidil Aqsha adalah salah satu dari tiga masjid yang hanya kepadanya dibolehkan perjalanan jarak jauh dilakukan dalam rangka beribadah kepada Allah dan mengharapkan tambahan anugerahNya sebagaimana yang dijelaskan dalam beberapa hadis Nabi –shallallahu alaihi wa sallam-.

Tanah Yerusalem identik dengan tanah Mahsyar tempat berhimpunnya seluruh manusia. Maimunah –budak perempuan Nabi bercerita : Aku berkata, Ya Rasulallah, jelaskanlah kepadaku tentang Baitul Maqdis ! Beliau lalu menjelaskan : “itulah tanah mahsyar tempat berhimpunnya umat manusia”. HR. Ibnu Majah dengan sanad shahih.

Baitul Maqdis mempunyai kedudukan sangat agung dan keistimewaan tinggi dalam Islam.

Abu Dzar –radhiyallahu anhu- berkata : Kami bertukar pikiran ketika kami sedang berada di dekat Rasulullah –shallallahu alaihi wasallam- : Manakah yang lebih utama; Masjid Rasulullah –shallallahu alaihi wa sallam- ataukah Masjid Baitul-Maqdis ? Beliau menjawab : ” Sekali shalat di masjidku ini lebih baik dari pada empat kali shalat di dalamnya (Masjid Baitul-Maqdis), sungguh dia adalah sebaik-baik tempat shalat. HR. Al-Hakim, yang dinilainya shahih dan disetujui Adzahabi.

Diantara keutamaan Masjidil Aqsha dalam Islam ialah bahwa ia merupakan tempat tujuan isra’ Rasulullah –shallallahu alaihi wa sallam- dan dari padanya beliau naik ke langit.

Anas –radhiyallahu anhu- menceritakan bahwa nabi –shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

“Seekor buraq didatangkan kepadaku, yaitu hewan tunggangan warna putih tinggi, lebih tinggi dari keledai dan lebih pendek dari bagal. Ia menjangkaukan telapak kakinya sebatas maksimal pandangan matanya”. Kata beliau : “Lalu aku menunggangnya hingga sampai ke Baitul Maqdis”. Kata beliau : “Lalu aku mengikatnya pada lingkaran tempat para nabi mengikatkan tunggangan mereka”. Kata beliau: “Lalu aku memasuki masjid untuk shalat dua rak’at, kemudian aku keluar. Maka datanglah Jibril –alaihissalam- dengan sebuah wadah berisi khamar dan wadah lainnya berisi susu, maka aku memilih susu. Jibril lalu berkata : “Engkau telah memilih fitrah. Setelah itu ia naik bersamaku ke langit”. HR. Muslim.

Di antara keutamaan kota Yerusalem dan Masjidil Aqsha ialah seperti yang dijelaskan dalam hadis Abdullah bin Amar bin al-Ash, bahwa nabi –shallallahu alaihi wasallam- bersabda:

“Ketika selesai membangun Baitul Maqdis, Sulaiman bin Dawud memohon kepada Allah tiga hal: Keputusan hukum yang sesuai dengan hukum Allah, kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh seorang pun sesudahnya, dan agar tidak seorang pun datang ke masjid ini untuk shalat kecuali bersih dari dosa seperti ketika lahir dari perut ibunya”. Nabi lalu bersabda : Dua permohonan (Sulaiman alaihissalam) yang pertama sudah terkabulkan, sedangkan permohonan yang ketiga aku berharap terkabulkan pula”. HR. Nasa’i dan Ibnu Majah yang dinilai shahih oleh Albani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*