Breaking News

Senyumanmu, Sedekahmu

Kita selalu dianjurkan untuk berbuat amal shaleh untuk menyiapkan bekal ketika hari akhir, kewajiban-kewajiban yang dilakukan seperti sholat, puasa, dan zakat serta Sunnah yang mesti dilakukan untuk menambah bekal di hari akhir seperti sedekah. Bersedekah tidak mesti menggunakan materi namun jika seseorang ingin besedekah namun tidak memiliki materi cukup ia memeberikan senyuman kepada saudaranya hal itu adalah sedekah. Bagi siapapun yang ingin bersedekah, senyuman adalah sedekah yang paling sederhana. Rasulallah SAW bersabda “senyummu atas saudaramu adalah ibadah” (HR Tirmizi). Wajah ceria dan senyuman yang mengembang dari bibir ketika menemui saudara kita, sesungguhnya merupakan amalan yang sepele dan amat mudah dilakukan. Orang muslim itu, diantara ciri dan karakteristiknya adalah apabila bertemu dengan saudaranya ia akan mengucapkan salam dan berjabat-tangan yang diiringi dengan tebaran senyum. Inilah tegur sapa ala Islam, dan inilah akhlak kaum muslimin. Yang menandakan memiliki akhlak yang mulia sebagai identitas muslim.

Namun seiring berkembangnya zaman, kehidiupan social mulai menipis, banyak orang yang tidak mampu melakukannya. Jangankan senyum, menjabat tangan saudaranya saja terkadang tidak mau. Ada orang yang karena dihinggapi gengsi dan perasaan bahwa dirinya lebih hebat dari orang lain, ia enggan bertegur-sapa dengan saudaranya sendiri, apalagi memberinya senyuman manis. Seorang atasan tidak mau tersenyum ketika bertemu bawahannya. Pejabat enggan tersenyum ketika ditemui rakyatnya. Guru merasa tidak perlu tersenyum kepada murid-muridnya. Orang kaya begitu berhati-hati menebar senyum kepada orang-orang miskin. Dan bahkan, ada kyai, yang karena perasaan bahwa dirinya adalah orang top dan ingin dilihat berwibawa oleh jamaahnya, bibirnya selalu tertutup rapat untuk sekedar menebar senyum. Memang, rasa-rasanya, di zaman ini senyum itu mahal harganya seperti mahalnya sebuah harga diri.

Maka dari itu, jika kita mendapati orang muslim yang susah mengembangkan senyum, secara psikologis bisa diduga bahwa ia memiliki masalah dalam dirinya. Orang muslim yang enggan mengucapkan salam atau berjabat-tangan dengan saudaranya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang bermasalah, atau orang yang memiliki masalah dengan orang lain.Mengucapkan salam dan menebar senyum kepada orang lain termasuk sedekah: sedekah yang paling sederhana.

Rasulallah SAW bersabda “senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi munkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah” (HR Tirmizi dan Abu Dzar). Dalam hadits lain disebutkan bahwa senyum itu ibadah “Tersenyum ketika bertemu saudaramu adalah ibadah” (HR Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*