webinar#5 : Optimalisasi Digital Bagi Organisasi Pengelola Zakat Di Era New Norma(l)

  • Tanggal : 14/07/2020
  • Diposting oleh : Admin

Yogyakarta, (14 Juli 2020) Dalam rangka optimalisasi pengelolaan ZIS maupun DSKL (Dana Sosial Keagamaan lainnya) BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta selenggarakan webinar series #5 dengan tema "Optimalisasi Digital bagi Organisasi Pengelola Zakat di Era New Norma(l) ". Dengan narasumber H. Juni A. Dwi Utomo, S.Psi. (Wakil Ketua IV BAZNAS DIY) Bid. SDM, Administrasi, Umum serta ITCM.

Selain sebagai pimpinan BAZNAS DIY beliau juga seorang Trainer Digital Comunication, Digital Medic Platform Development, Filantropi Coach. Dalam webinar tersebut diikuti oleh 50 Peserta dari BAZNAS dan LAZ maupun komunitas dari DIY dan luar DIY.

Optimalisasi digital mampu mendorong realisasi organisasi pengelola zakat (OPZ) . Melalui iuran dana atau dalam istilah yang lain disebut crowdfunding yang terintegrasi dengan digital internet, akan menyebabkan pengumpulan dana ZIS maupun DSKL menjadi semakin besar.

Optimalisasi digital saat ini telah menjadi life style bagi masyarakat indonesia, terutama di kalangan milenial. Karena itu mengoptimalkan digital menjadi keharusan dalam pengelolaan ZIS dan DSKL untuk tetap terus survive, berubah atau punah ujar Juni A. Dwi Utomo.

Dalam webinar tersebut beliau juga menyampaikan bahwa pemanfaatan digital saat ini sudah sangat berkembang dan masif yang ditandainya dengan banyaknya platform online yang ada di jasa keuangan atau yang disebut dengan (Financial Technology/ fintech).

Dalam rangka optimalisasi digital, Sumber Daya Manusia (SDM) yang paham teknologi merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh organisasi Pengelola zakat (OPZ). Perlu adanya Tim SDM yang menangani hal tersebut dengan adanya tim SDM tersebut maka akan ada pembagian peran dan fungsi yang proporsional.

Optimalisasi digital organisasi pengelola zakat (OPZ) dilakukan dengan adanya inovasi digital system yaitu pemanfaatan crowd funding platform , inovasi digital akuntansi yaitu dengan adanya aplikasi Simba yang merupakan sebuah sistem yang dibangun dan dikembangkan untuk keperluan penyimpanan data dan informasi yang dimiliki oleh BAZNAS secara nasional. Selain itu Simba juga dilengkapi dengan fitur pencetakan pelaporan yang meliputi 88 jenis sub laporan yang berbeda yang tergolong kedalam 33 jenis laporan dalam 5 kelompok besar.

Dengan berbasiskan web, aplikasi yang memiliki kepanjangan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS ini adalah sistem yang tersentralisasi sehingga dapat digunakan oleh seluruh badan atau lembaga zakat diseluruh nusantara tanpa harus melewati proses instalasi yang rumit.

Inovasi yang selanjutnya menurut narasumber adalah inovasi digital marketing. Inovasi digital marketing adalah pemasaran atau promosi dari sebuah brand ataupun program program dari OPZ dengan menggunakan media digital atau internet, seperti Website, Apps, Market Place, Email Marketing, Content Marketing, social media, Instanst Mesengger, SEO &SEM, Google Adwords, Facebook Adds.

🏡 ALAMAT KANTOR : Jalan Sukonandi Nomor 08, Komplek Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta

☎ CALL CENTER : WA : (0274)-587062

📸 Instagram : @baznas_diy_official

🤝 Twitter & Facebook : @BaznasDIY

🔮 Website : www.diy.baznas.go.id

BAYAR ZAKAT