BAZNAS RI Salurkan Bantuan Covid-19 lewat GUSDURian Peduli

  • Tanggal : 31/07/2021
  • Diposting oleh : Admin

YOGYAKARTA (BAZNAS DIY). Pada masa pandemi saat ini, BAZNAS RI menyalurkan banyak bantuan Covid-19. Penyaluran antara lain melalui GUSDURian Peduli. Bantuan diserahkan salah satu Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Saidah Sakwan didampingi salah satu pimpinan Baznas DIY Ahmad Lutfi MA dan Kepala Klinik Pratama Rumah Sehat Baznas (RSB) dr Dina Arisonaningtyas MPH di Griya GUSDURian Jl. Sorowajan, Jaranan, Banguntapan, Banguntapan, Bantul, Jumat (30/07/2021) sore.

Bantuan tersebut berupa 300 paket sembako dan 25 tabung oksigen untuk warga isoman, 150 paket imun untuk tenaga kesehatan (nakes), serta 4 tenda darurat untuk shelter isoman. Secara simbolis bantuan diterima Koordinator Nasional Jaringan GUSDURiAN, Allissa Qotrun Nada atau Allissa Wahid Acara serah terima tersebut dihadiri langsung oleh Alissa Wahid dan Ahmad Lutfi. "Terima kasih atas kerja sama yang tentu sangat dibutuhkan ini. Kerja sama yang penting dan genting. Semoga apa yang kami terima ini kami sadari bahwa semuanya adalah titipan dari ummat kepada BAZNAS.

Dan dari BAZNAS dititipkan kepada teman-teman relawan untuk diserahkan kembali kepada ummat yang membutuhkan. Semoga tepat sasaran,” kata Alkisah Wahid. Paket bantuan untuk nakes dan warga isoman akan disalurkan segera oleh para relawan GUSDURian Peduli dalam waktu dekat. Sedang dua dari empat tenda darurat yang tersedia telah dipasang untuk shelter isoman di Desa Timbulharjo dan Cupuwatu. “Kalau shelter-shelter desa ini bisa berjalan dengan baik, maka akan bisa mengurangi beban rumah sakit. Penanggulangan pandemi ini bukan hanya tugas negara, tapi juga menjadi tugas kita untuk berdaya. Semoga baznas terus bisa memberikan manfaat,” imbuh putri Gus Dur ini.

Selanjutnya, Saidah Sakwan menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari hifdzun nafs (menjaga diri) yang diajarkan agama. Ia juga menjelaskan program BAZNAS untuk penanggulangan Covid-19 yang telah dilakukan selama ini. “Bantuan ini merupakan kerja lanjutan dari program-program yang dilakukan oleh BAZNAS. Dalam setahun kemarin, dana dari ZIS (Zakat Infak Sedekah) yang dikelola oleh BAZNAS untuk penanggulangan Covid-19 sebesar 1,5 triliun rupiah.

Kita berharap tahun ini bisa lebih banyak,” ungkap Saidah. Ia juga menerangkan bahwa banyak orang khawatir jika selama pandemi berlangsung akan berdampak pada menurunnya jumlah donasi. Tapi ternyata justru yang terjadi malah sebaliknya. “Seperti halnya saat Idul Adha kemarin, jumlah orang yang berkurban dan dititipkan melalui BAZNAS bisa dibilang naik 128% dari tahun sebelumnya. Artinya masa pandemi mendorong para donatur atau para muzakki untuk berbagi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan seremonial tersebut, semua elemen yang terlibat berharap dapat mengelola kedaruratan (ketanggapan bencana) dan program ekonomi untuk membantu kelompok rentan yang terdampak pandemi. “Pak Lutfi dan saya ini adalah ABG, alias Anak Buah Gus Dur. Jadi apa yang jadi landasan perjuangan Mbak Allissa di GUSDURian otomatis juga menjadi landasan saya pribadi. Selain itu, saya juga mengundang para GUSDURian untuk ikut program Kita Jaga Kiai dengan melakukan vaksinasi masal di pesantren-pesantren,” tutup Saidah.[dh].

BAYAR ZAKAT