BELAJAR DAN MENIRU PROGRAM BAZNAS KABUPATEN CIREBON

  • Tanggal : 10/11/2022
  • Diposting oleh : Admin

(Cirebon – BAZNAS DIY) Menyadari masih banyaknya kekurangan dalam pengelolaan ZIS dan DSKL, BAZNAS DIY dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY mengadakan study tiru ke BAZNAS kabupaten Cirebon (09/11), sebagai salah satu pemenang BAZNAS Award dalam kategori Pendistribusian dan Pendayagunaan.
Bertempat di ruang pertemuan BAZNAS Kabupaten Cirebon beralamatkan di Sumber, kecamatan Sumber Cirebon, diawali dengan sambutan dari H, Abdullah, S.Sy.
“Kami ucapkan terimakasih dan merasa senang karena menerima kunjungan dari BAZNAS DIY (BAZNAS Kabupaten/Kota se- DIY dan Provinsi) sekaligus bertanya, kenapa kami bisa mendapatkan kunjungan? Padahal dari segi gedung, kami biasa-biasa saja, masih sangat sederhana”, ungkap Wakil Ketua I BAZNAS kabupaten Cirebon ini.
“Namun demikian, kami sangat bersyukur dengan adanya kunjungan ini, semoga bisa menjadi motivasi bagi kami agar dapat mengelola ZIS dengan lebih baik lagi”, sambung Abdullah.
Menyambung pembicaraan tersebut, Ketua BAZNAS DIY mengawali sambutannya dengan memperkenalkan seluruh peserta study banding
“Tujuan kami mengadakan study tiru ke sini, karena BAZNAS kabupaten Cirebon mendapatkan penghargaan dari BAZNAS R.I., sehingga kami ingin meniru program apa saja yang ada di sini. Selain itu, gedung BAZNAS kabupaten Cirebon sudah layak dibandingkan BAZNAS Kabupaten/Kota yang ada di DIY. Di sini sudah ada ruang rapatnya, sementara BAZNAS di DIY belum satupun yang mempunyai ruang rapat”, ujar Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si.
Selanjutnya Tuti mempersilahkan kepada seluruh Pimpinan dan Pelaksana untuk bisa menggali ilmu dari BAZNAS kabupaten Cirebon dalam kemasan sarasehan ini.
Sarasehan dipimpin M. Sirojuddin, LC., diawali dengan memperkenalkan para pimpinan dan pelaksana BAZNAS kabupaten Cirebon yang hadir di ruang sarasehan. Ia menjelaskan tentang program pendayagunaan yang memperoleh penghargaan, yaitu program Rutilahu (RTLH).
“Dalam program Rutilahu, kami mentasarufkan bedah rumah sebanyak 240 unit rumah dengan bantuan senilai 15 juta/rumah. Selain itu, kami membangunkan rumah sampai jadi, ada 5 rumah dengan bantuan 40 juta/rumah. Total dana yang kami salurkan senilai 3 milyar”, ungkap Sirojuddin.
“termasuk didalamnya program Mitra yaitu WARCOT (Warung Coba Terus) yang sampai saat ini masih terus diadakan pendampingan”, sambungnya.
Sementara itu, untuk penghimpunan, BAZNAS kabupaten Cirebon mendapatkan dukungan penuh dari PEMDA dengan mengeluarkan peraturan yang berisi semua ASN PEMDA yang berjumlah sekitar 13 ribu diwajibkan membayar infak senilai 100 ribu/ASN sehingga hal ini dapat mendongkrak perolehan pengumpulan di BAZNAS kabupaten Cirebon. Acara diakhiri dengan foto bersama dan saling tukar cinderamata. (Mie)
BAYAR ZAKAT