Berita Terkini
BAZNAS DIY Salurkan Beasiswa Perguruan Tinggi 2026, 35 Mahasiswa Terima Bantuan Rp210 Juta
Yogyakarta, 13 Agustus 2026 — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (BAZNAS DIY) melaksanakan Pembekalan dan Penyaluran Bantuan Beasiswa Perguruan Tinggi BAZNAS DIY Tahun 2026 kepada 35 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor BAZNAS DIY, Kamis (13/8/2026), sebagai bentuk komitmen BAZNAS DIY dalam mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.
Sebanyak 35 mahasiswa menerima bantuan pendidikan dengan total nilai Rp210 juta yang diperuntukkan untuk kebutuhan selama dua semester. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk lebih fokus dalam menyelesaikan studinya.
Pembekalan sekaligus penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., Wakil Ketua II BAZNAS DIY Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Dalam kesempatan tersebut, para penerima beasiswa juga mendapatkan pembekalan sebagai bagian dari upaya BAZNAS DIY tidak hanya memberikan dukungan secara finansial, tetapi juga membangun karakter dan semangat mahasiswa untuk terus berkembang.
Dalam sambutannya, BAZNAS DIY menekankan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi merupakan bentuk investasi sosial untuk melahirkan generasi yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga prestasi akademik, serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Lebih dari itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang kelak mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Program Beasiswa Perguruan Tinggi BAZNAS DIY merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS DIY terhadap akses dan keberlanjutan pendidikan. Melalui program ini, zakat yang ditunaikan para muzaki diharapkan terus memberikan manfaat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk meraih cita-cita.
Dari zakat, lahir harapan. Dari pendidikan, tumbuh masa depan. BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat dan menguatkan generasi muda melalui pendidikan.
13/08/2026 | admin
BAZNAS DIY Dampingi Verifikasi Lapangan Staf Kepresidenan RI di Kampung Berkah
Gunungkidul, 13 Agustus 2026 — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (BAZNAS DIY) mendampingi kegiatan verifikasi lapangan oleh Staf Kepresidenan Republik Indonesia di Kampung Berkah BAZNAS DIY, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan verifikasi lapangan ini menjadi bagian dari proses peninjauan secara langsung terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan BAZNAS DIY. Melalui kegiatan tersebut, berbagai program dan kondisi penerima manfaat dapat dilihat secara langsung di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS DIY didampingi langsung oleh H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., Wakil Ketua II BAZNAS DIY Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Turut hadir dan mendampingi kegiatan tersebut BAZNAS Kabupaten Gunungkidul, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, serta Pemerintah Daerah setempat.
Tim melakukan peninjauan dan verifikasi terhadap kondisi di lapangan, termasuk melihat secara langsung berbagai bentuk intervensi dan manfaat program yang telah diberikan kepada masyarakat. Kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam memastikan program pemberdayaan berjalan sesuai dengan tujuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kampung Berkah BAZNAS DIY merupakan salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS dalam menghadirkan program pemberdayaan yang terintegrasi di tengah masyarakat. Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mampu mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
BAZNAS DIY menyambut baik pelaksanaan verifikasi lapangan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola, memastikan ketepatan sasaran program, serta meningkatkan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat.
Melalui sinergi antara BAZNAS, pemerintah, Kementerian Agama, dan berbagai pihak terkait, diharapkan program pemberdayaan masyarakat dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.
Zakat hadir bukan sekadar membantu, tetapi menguatkan dan memberdayakan masyarakat menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
13/08/2026 | admin
Kepedulian melalui Zakat, BAZNAS DIY Bantu YAKETUNIS
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan zakat terikat dari muzaki kepada Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam (YAKETUNIS). Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan serta kebutuhan yayasan.
Penyaluran zakat terikat ini merupakan bentuk amanah BAZNAS DIY dalam mengelola dan menyalurkan dana zakat sesuai dengan peruntukannya. Bantuan yang diterima YAKETUNIS diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan yayasan serta mendukung pelayanan dan pemberdayaan bagi penyandang tunanetra yang berada dalam binaan YAKETUNIS.
Melalui penyaluran ini, BAZNAS DIY berharap manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata oleh penerima manfaat. Dukungan dari para muzaki menjadi bagian penting dalam menghadirkan kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS DIY juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS DIY. Kepercayaan tersebut menjadi amanah untuk terus mengelola dan menyalurkan zakat secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Semoga bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi YAKETUNIS dan menjadi amal jariyah bagi para muzaki yang telah berbagi melalui zakat.
Zakat Anda, Kepedulian untuk Sesama. Bersama BAZNAS DIY, Zakat Menguatkan Indonesia
12/08/2026 | admin
Agenda Pimpinan

BAZNAS DIY Salurkan Beasiswa Perguruan Tinggi 2026, 35 Mahasiswa Terima Bantuan Rp210 Juta
Yogyakarta, 13 Agustus 2026 — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (BAZNAS DIY) melaksanakan Pembekalan dan Penyaluran Bantuan Beasiswa Perguruan Tinggi BAZNAS DIY Tahun 2026 kepada 35 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor BAZNAS DIY, Kamis (13/8/2026), sebagai bentuk komitmen BAZNAS DIY dalam mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah.
Sebanyak 35 mahasiswa menerima bantuan pendidikan dengan total nilai Rp210 juta yang diperuntukkan untuk kebutuhan selama dua semester. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memberikan ruang bagi para mahasiswa untuk lebih fokus dalam menyelesaikan studinya.
Pembekalan sekaligus penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., Wakil Ketua II BAZNAS DIY Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Dalam kesempatan tersebut, para penerima beasiswa juga mendapatkan pembekalan sebagai bagian dari upaya BAZNAS DIY tidak hanya memberikan dukungan secara finansial, tetapi juga membangun karakter dan semangat mahasiswa untuk terus berkembang.
Dalam sambutannya, BAZNAS DIY menekankan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi merupakan bentuk investasi sosial untuk melahirkan generasi yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Para penerima beasiswa diharapkan dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga prestasi akademik, serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Lebih dari itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang kelak mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Program Beasiswa Perguruan Tinggi BAZNAS DIY merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS DIY terhadap akses dan keberlanjutan pendidikan. Melalui program ini, zakat yang ditunaikan para muzaki diharapkan terus memberikan manfaat dan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk meraih cita-cita.
Dari zakat, lahir harapan. Dari pendidikan, tumbuh masa depan. BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat dan menguatkan generasi muda melalui pendidikan.
13-08-2026 | admin

BAZNAS DIY Terima Kunjungan Staf Kepresidenan, Paparkan Program Pemberdayaan Masyarakat
Yogyakarta, 13 Agustus 2026 — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (BAZNAS DIY) menerima kunjungan dari Staf Kepresidenan di Kantor BAZNAS DIY, Kamis (13/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus berbagi informasi mengenai berbagai program yang telah dilaksanakan BAZNAS DIY dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pendayagunaan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan Staf Kepresidenan tersebut disambut oleh seluruh jajaran pimpinan BAZNAS DIY. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS DIY memaparkan berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para mustahik.
Sejumlah program yang dipaparkan di antaranya Program Rumah Layak Huni, yang memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup serta memberikan rasa nyaman dan aman bagi keluarga penerima manfaat.
Selain itu, BAZNAS DIY turut memaparkan program Penurunan Stunting yang menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak. Program ini dilaksanakan dengan memberikan dukungan kepada keluarga yang membutuhkan agar dapat memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak secara lebih optimal.
Dalam bidang kesehatan dan sanitasi, BAZNAS DIY juga memiliki program Jamban Sehat. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh fasilitas sanitasi yang layak sekaligus mendorong terciptanya pola hidup bersih dan lingkungan yang sehat.
Sementara dalam bidang sosial, BAZNAS DIY menjalankan Paket Logistik Keluarga sebagai bentuk bantuan pemenuhan kebutuhan pokok bagi keluarga yang membutuhkan. Perhatian khusus juga diberikan kepada masyarakat lanjut usia melalui Paket Logistik Lansia Seumur Hidup, sebagai upaya memberikan dukungan kebutuhan dasar secara berkelanjutan kepada lansia yang membutuhkan.
Berbagai program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS DIY dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan manfaat yang luas dan tepat sasaran. Tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, BAZNAS DIY juga terus mendorong hadirnya program yang memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun komunikasi, sinergi, dan kolaborasi yang semakin baik antara BAZNAS DIY dengan Staf Kepresidenan serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan program-program pemberdayaan masyarakat.
BAZNAS DIY berkomitmen untuk terus menguatkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
13-08-2026 | admin

Kolaborasi Kebaikan Dimulai, BAZNAS DIY dan Yayasan Madania Bahas Pembentukan UPZ
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pengurus Yayasan Madania dalam rangka maembahas rencana pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), sebagai upaya memperkuat penghimpunan dan pengelolaan zakat di lingkungan yayasan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS DIY memberikan pemaparan mengenai peran strategis UPZ, mekanisme pembentukan, serta tata kelola pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin sinergi yang baik antara BAZNAS DIY dan Yayasan Madania dalam mengoptimalkan potensi zakat sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BAZNAS DIY menyambut baik inisiatif Yayasan Madania dan berharap proses pembentukan UPZ dapat berjalan dengan lancar sebagai langkah bersama dalam memperkuat ekosistem zakat yang amanah, profesional, dan berdampak.
04-08-2026 | admin
Berita Pendistribusian

Menebar Kepedulian, Menguatkan Senyum Lansia
Bantul – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pendistribusian paket logistik dan uang saku bagi para lansia di sejumlah kalurahan yang tergabung dalam Kampung BERKAH BAZNAS di Kabupaten Bantul.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata kepada para lansia yang termasuk dalam kelompok mustahik. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian agar para lansia dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak, sehat, dan bahagia.
Setiap penerima manfaat memperoleh paket logistik yang berisi berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, teh, dan bahan pangan lainnya. Selain itu, BAZNAS DIY juga memberikan uang saku sebagai tambahan dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan para lansia sesuai dengan keperluan masing-masing.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan melibatkan pemerintah kalurahan, pengurus Kampung BERKAH BAZNAS, serta relawan yang selama ini aktif mendampingi masyarakat. Kehadiran BAZNAS DIY di tengah para lansia tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, perhatian, dan kasih sayang kepada mereka yang telah memasuki usia senja.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kolaborasi dan kepedulian sosial melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Melalui program ini, BAZNAS DIY terus berupaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat dengan memberikan pendampingan dan bantuan yang tepat sasaran kepada kelompok rentan.
BAZNAS DIY berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para lansia sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ke depan, berbagai program sosial dan pemberdayaan di Kampung BERKAH BAZNAS akan terus dikembangkan agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui momentum ini, BAZNAS DIY juga mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak lansia, keluarga prasejahtera, dan kelompok rentan lainnya yang dapat merasakan manfaat zakat serta memperoleh harapan untuk kehidupan yang lebih sejahtera.
15/07/2026 | admin

Zakat Menjangkau, Lansia Tersenyum
Sleman – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan paket logistik kepada para lansia di sejumlah kalurahan yang menjadi bagian dari Kampung BERKAH BAZNAS di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, khususnya para lansia.
Paket logistik yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, teh, dan berbagai bahan pangan lainnya dan uang santunan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para lansia sekaligus memberikan rasa aman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran dilakukan secara langsung bersama BAZNAS Kabupaten Sleman, pemerintah kalurahan, pengurus Kampung BERKAH BAZNAS, serta relawan yang selama ini turut mendampingi masyarakat. Kehadiran BAZNAS DIY tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memberikan perhatian kepada para lansia agar tetap merasa dihargai dan diperhatikan.
Program bantuan logistik lansia ini merupakan bagian dari penguatan Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, keagamaan, dan kemanusiaan. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya membangun lingkungan yang peduli terhadap kelompok rentan, sekaligus mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan adanya distribusi paket logistik ini, BAZNAS DIY berharap para lansia dapat merasakan manfaat zakat secara langsung dan memperoleh dukungan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik. Ke depan, BAZNAS DIY akan terus memperluas manfaat program Kampung BERKAH melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan bantuan sosial yang berkelanjutan, sehingga dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi kesejahteraan umat.
BAZNAS DIY juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai ikhtiar bersama dalam menghadirkan keberkahan, menguatkan solidaritas, dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
14/07/2026 | admin

Dari Muzaki untuk Lansia, Hadirkan Harapan di Kampung Berkah
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan melalui pendistribusian paket logistik lansia di sejumlah kalurahan yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Kalurahan-kalurahan tersebut merupakan bagian dari Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
Paket logistik yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, teh, garam, dan bahan pangan lainnya serta uang santunan, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para lansia. Program ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS DIY terhadap para lansia yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas serta membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, pemerintah kalurahan, relawan, serta berbagai pihak terkait agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh para penerima manfaat. Selain memberikan bantuan logistik, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi untuk memberikan dukungan moral kepada para lansia agar tetap semangat menjalani kehidupan.
Program distribusi paket logistik lansia merupakan salah satu implementasi Program Kampung BERKAH BAZNAS, yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang peduli, mandiri, dan saling menguatkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara optimal. Program serupa telah menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS DIY dalam mendampingi lansia mustahik di berbagai wilayah Kampung BERKAH.
Melalui program ini, BAZNAS DIY berharap manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata oleh para lansia yang membutuhkan serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. BAZNAS DIY juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak program kemanusiaan dan pemberdayaan yang dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan umat.
14/07/2026 | admin
Artikel Terbaru
Amalan Pembuka Rezeki di Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah
Banyak umat Islam mencari amalan pembuka rezeki bulan Safar dengan harapan memperoleh keberkahan dalam kehidupan, kelancaran usaha, serta kemudahan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut merupakan ikhtiar yang baik selama dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dalam ajaran Islam, tidak ada amalan khusus yang hanya berlaku pada bulan Safar untuk membuka pintu rezeki. Namun, terdapat berbagai amalan yang dianjurkan Rasulullah untuk dilakukan kapan saja, termasuk ketika memasuki bulan Safar.
Sebagai seorang muslim, penting untuk memahami bahwa rezeki datang dari Allah SWT. Tidak ada bulan yang secara otomatis membawa kesialan atau keberuntungan. Justru Islam mengajarkan agar setiap waktu dimanfaatkan untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia. Oleh karena itu, ketika membahas amalan pembuka rezeki bulan Safar, yang dimaksud adalah amalan-amalan yang memiliki landasan dari Al-Qur'an dan hadis sahih sehingga dapat diamalkan dengan penuh keyakinan.
Benarkah Bulan Safar Membawa Kesialan?
Sebelum membahas amalan, perlu dipahami bahwa sebagian masyarakat masih meyakini bulan Safar sebagai bulan yang penuh musibah atau kesialan. Padahal keyakinan tersebut tidak memiliki dasar dalam Islam.
Rasulullah bersabda:
"Tidak ada penularan penyakit dengan sendirinya, tidak ada kesialan karena burung, tidak ada kesialan pada bulan Safar, dan tidak ada hantu."
(HR. Bukhari No. 5757 dan Muslim No. 2220)
Hadis tersebut menjelaskan bahwa anggapan bulan Safar sebagai bulan sial merupakan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang kemudian diluruskan oleh Rasulullah. Dengan demikian, umat Islam tidak dianjurkan mengaitkan datangnya musibah atau sempitnya rezeki dengan bulan Safar.
Sebaliknya, bulan Safar merupakan salah satu bulan dalam kalender Hijriah yang dapat diisi dengan berbagai ibadah sebagaimana bulan-bulan lainnya.
Rezeki Berasal dari Allah SWT
Allah SWT telah menjamin rezeki seluruh makhluk-Nya. Firman Allah SWT:
"Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya."
(QS. Hud: 6)
Namun demikian, Allah juga memerintahkan manusia untuk berusaha, bekerja, berdoa, dan bertawakal. Oleh sebab itu, amalan pembuka rezeki bulan Safar bukanlah ritual tertentu yang diyakini memiliki kekuatan khusus, melainkan bentuk ketaatan kepada Allah yang menjadi sebab datangnya keberkahan rezeki.
Amalan Pembuka Rezeki Bulan Safar yang Dianjurkan Rasulullah
Berikut beberapa amalan yang memiliki dasar dalam Al-Qur'an maupun hadis sahih dan dapat diamalkan pada bulan Safar maupun bulan lainnya.
1. Memperbanyak Istighfar
Istighfar menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan Rasulullah
Allah SWT berfirman:
"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu."
(QS. Nuh: 10–12)
Ayat tersebut menunjukkan bahwa istighfar bukan hanya menjadi sebab diampuninya dosa, tetapi juga menjadi jalan datangnya keberkahan rezeki.
Rasulullah sendiri beristighfar lebih dari 70 kali dalam sehari sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih.
2. Memperbanyak Doa Memohon Rezeki
Doa merupakan bentuk ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah adalah:
"Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal sehingga aku tidak membutuhkan yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu."
(HR. Tirmidzi)
Doa tersebut dapat dibaca setelah salat ataupun pada waktu-waktu mustajab.
3. Menjaga Salat Lima Waktu
Salat merupakan ibadah utama dalam Islam.
Allah SWT berfirman:
"Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu."
(QS. Taha: 132)
Ayat tersebut mengajarkan bahwa rezeki berasal dari Allah SWT sehingga menjaga salat menjadi salah satu sebab memperoleh keberkahan hidup.
4. Memperbanyak Sedekah
Sedekah tidak mengurangi harta.
Rasulullah bersabda:
"Harta tidak akan berkurang karena sedekah."
(HR. Muslim No. 2588)
Sedekah justru menjadi salah satu sebab datangnya keberkahan, ketenangan hati, serta kemudahan dalam berbagai urusan.
Pada bulan Safar, memperbanyak sedekah menjadi salah satu amalan pembuka rezeki bulan Safar yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah.
5. Menjalin Silaturahmi
Hubungan baik dengan keluarga memiliki keutamaan yang besar.
Rasulullah bersabda:
"Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa silaturahmi menjadi salah satu sebab dilapangkannya rezeki oleh Allah SWT.
6. Bertakwa kepada Allah SWT
Takwa merupakan kunci datangnya pertolongan Allah.
Allah SWT berfirman:
"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(QS. At-Talaq: 2–3)
Ayat ini menjadi landasan penting bahwa keberkahan rezeki berkaitan erat dengan ketakwaan seorang muslim.
7. Bertawakal Setelah Berusaha
Islam mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal.
Rasulullah bersabda:
"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang."
(HR. Ahmad dan Tirmidzi)
Hadis tersebut menjelaskan bahwa burung tetap keluar mencari makan. Demikian pula seorang muslim diperintahkan bekerja sambil menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.
Hal yang Sebaiknya Dihindari pada Bulan Safar
Dalam mengamalkan amalan pembuka rezeki bulan Safar, umat Islam juga perlu menghindari keyakinan yang tidak memiliki dasar syariat.
Beberapa di antaranya adalah:
Meyakini bulan Safar membawa kesialan.
Menganggap ada ritual tertentu yang pasti membuka rezeki tanpa dalil.
Mempercayai jimat atau benda-benda tertentu sebagai penarik rezeki.
Mengikuti amalan yang bersumber dari hadis palsu atau tradisi yang bertentangan dengan akidah Islam.
Islam mengajarkan agar setiap ibadah memiliki landasan yang jelas berdasarkan Al-Qur'an dan sunnah Rasulullah.
Cara Mengisi Bulan Safar dengan Amal Saleh
Selain amalan yang telah disebutkan, seorang muslim dapat mengisi bulan Safar dengan berbagai aktivitas yang mendatangkan pahala, seperti:
Membaca Al-Qur'an setiap hari.
Memperbanyak zikir pagi dan petang.
Menunaikan salat sunnah.
Membantu fakir miskin.
Berbakti kepada orang tua.
Menjaga kejujuran dalam bekerja.
Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat.
Memperbanyak doa untuk keberkahan keluarga.
Semua amal tersebut dapat menjadi sebab bertambahnya keberkahan hidup apabila dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT.
Pada hakikatnya, amalan pembuka rezeki bulan Safar bukanlah amalan khusus yang hanya berlaku pada bulan Safar, melainkan berbagai ibadah yang telah diajarkan Rasulullah dan dapat diamalkan sepanjang tahun. Islam juga menegaskan bahwa bulan Safar bukanlah bulan sial sebagaimana kepercayaan masyarakat jahiliah.
Seorang muslim hendaknya mengisi bulan Safar dengan memperbanyak istighfar, menjaga salat, memperbanyak sedekah, mempererat silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, berdoa, bekerja secara halal, dan bertawakal kepada Allah SWT. Dengan menjalankan amalan-amalan tersebut, seorang muslim berharap memperoleh rezeki yang halal, berkah, dan bermanfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat.
Pada akhirnya, amalan pembuka rezeki bulan Safar yang paling utama adalah memperkuat keimanan, memperbanyak amal saleh, serta menjauhkan diri dari keyakinan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rezeki yang halal, luas, dan penuh keberkahan kepada seluruh umat Islam.
13/08/2026 | admin
Mitos Bulan Safar: Benarkah Bulan Ini Membawa Kesialan, Ini Faktanya
Memasuki Bulan Safar, masih banyak anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa bulan ini identik dengan kesialan atau menjadi waktu yang kurang baik untuk memulai suatu kegiatan. Berbagai kepercayaan tersebut telah diwariskan secara turun-temurun sehingga masih diyakini oleh sebagian orang. Lantas, benarkah mitos Bulan Safar tersebut sesuai dengan ajaran Islam?
Islam mengajarkan bahwa setiap keyakinan harus berlandaskan Al-Qur'an dan sunah. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami fakta tentang Bulan Safar agar tidak terpengaruh oleh mitos yang tidak memiliki dasar syariat.
Asal Usul Mitos Bulan Safar
Kepercayaan bahwa Bulan Safar membawa kesialan telah ada sejak masa Arab jahiliah. Pada masa itu, sebagian masyarakat meyakini bahwa bulan tertentu dapat mendatangkan musibah atau nasib buruk sehingga mereka menghindari berbagai aktivitas penting selama Bulan Safar.
Setelah Islam datang, Rasulullah SAW meluruskan keyakinan tersebut. Islam mengajarkan bahwa tidak ada waktu, tempat, maupun bulan yang memiliki kekuatan membawa manfaat atau mudarat dengan sendirinya. Segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.
Pandangan Islam tentang Bulan Safar
Dalam ajaran Islam, tidak terdapat dalil yang menyatakan bahwa Bulan Safar merupakan bulan yang membawa kesialan. Rasulullah SAW bahkan menegaskan agar umat Islam tidak mempercayai anggapan-anggapan yang berasal dari tradisi jahiliah.
Karena itu, seorang Muslim tetap diperbolehkan melakukan berbagai aktivitas pada Bulan Safar, seperti bekerja, menikah, bepergian, memulai usaha, maupun menjalankan kegiatan lainnya. Semua ikhtiar tersebut hendaknya disertai doa, tawakal, dan keyakinan bahwa segala ketetapan berasal dari Allah SWT.
Fakta yang Perlu Dipahami
Bulan Safar merupakan salah satu dari dua belas bulan dalam kalender Hijriah dan memiliki kedudukan yang sama dengan bulan-bulan lainnya. Tidak ada larangan maupun ketentuan khusus yang mengharuskan seseorang menunda aktivitas karena memasuki Bulan Safar.
Daripada mempercayai mitos yang belum tentu benar, umat Islam dianjurkan untuk memperkuat keimanan, memperbanyak amal saleh, serta terus berikhtiar dalam menjalani kehidupan. Sikap tersebut merupakan wujud tawakal kepada Allah SWT sekaligus bentuk pengamalan ajaran Islam yang benar.
Mari Tingkatkan Keimanan dengan Amal Kebaikan
Bulan Safar bukanlah bulan yang patut ditakuti, melainkan kesempatan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah dan amal saleh. Salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan adalah menunaikan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
13/08/2026 | admin
Zakat Maal: Pengertian, Jenis Harta, dan Cara Menghitungnya
Zakat maal merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat Islam yang memiliki harta telah mencapai syarat tertentu. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, zakat maal juga memiliki peran penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Memahami pengertian, jenis harta yang wajib dizakati, serta cara menghitungnya menjadi langkah awal agar zakat dapat ditunaikan sesuai dengan ketentuan syariat.
Pengertian Zakat Maal
Zakat maal adalah zakat yang dikenakan atas harta yang dimiliki oleh seorang Muslim apabila telah mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun hijriah (haul), kecuali pada jenis harta tertentu yang memiliki ketentuan tersendiri.
Kata maal berasal dari bahasa Arab yang berarti harta atau kekayaan. Harta yang wajib dizakati merupakan harta yang diperoleh dengan cara yang halal, dimiliki secara penuh, berkembang atau berpotensi berkembang, serta telah memenuhi syarat wajib zakat.
Dengan menunaikan zakat maal, seorang Muslim tidak hanya menyucikan hartanya, tetapi juga turut membantu meningkatkan kesejahteraan para mustahik melalui pendistribusian zakat yang tepat sasaran.
Jenis Harta yang Wajib Dizakati
Zakat maal mencakup berbagai jenis harta yang telah memenuhi syarat wajib zakat. Beberapa di antaranya meliputi:
* Emas, perak, dan logam mulia lainnya.
* Uang tunai, tabungan, deposito, serta aset keuangan sejenis.
* Penghasilan atau pendapatan dari pekerjaan dan profesi.
* Harta perdagangan atau aset yang digunakan untuk kegiatan usaha.
* Investasi yang memberikan keuntungan sesuai ketentuan syariat.
* Hasil pertanian, peternakan, dan jenis harta lain yang memiliki ketentuan zakat masing-masing.
Masing-masing jenis harta memiliki ketentuan mengenai nisab, haul, dan tata cara perhitungan yang dapat berbeda sesuai dengan syariat Islam.
Cara Menghitung Zakat Maal
Secara umum, zakat maal yang telah memenuhi nisab dan haul dikeluarkan sebesar 2,5 persen dari nilai harta yang dimiliki. Namun, besaran zakat pada beberapa jenis harta, seperti hasil pertanian atau peternakan, memiliki ketentuan yang berbeda.
Sebagai contoh, apabila seseorang memiliki harta berupa tabungan atau emas yang telah mencapai nisab dan dimiliki selama satu tahun, maka zakat yang wajib dikeluarkan dihitung dengan rumus:=
Zakat Maal = Total Harta yang Wajib Dizakati × 2,5 persen
Sebelum menghitung zakat, penting untuk memastikan bahwa harta tersebut telah memenuhi nisab sesuai ketentuan yang berlaku. Karena nilai nisab mengacu pada harga emas, jumlahnya dapat berubah mengikuti perkembangan harga emas.
Hitung Zakat Maal dengan Mudah
Menghitung zakat maal kini semakin mudah dengan bantuan layanan Kalkulator Zakat BAZNAS. Melalui layanan ini, Anda dapat mengetahui besaran zakat yang wajib ditunaikan sesuai jenis harta yang dimiliki.
Setelah mengetahui jumlah zakat yang harus dibayarkan, tunaikan zakat maal melalui BAZNAS agar dikelola secara amanah, transparan, dan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat bagi kesejahteraan umat.
13/08/2026 | admin
BAZNAS TV
Rihlah Muharram BAZNAS DIY 1448 H
Penulis: admin
BAZNAS DIY
Penulis: admin












