Berita Terkini
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM di Umbulharjo
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program bantuan modal usaha. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Ibu Tri Astutik, seorang pelaku usaha es dawet yang berlokasi di wilayah Pandeyan, Umbulharjo.
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY dalam membantu para mustahik agar dapat meningkatkan taraf hidup melalui penguatan usaha kecil yang dijalankan. Ibu Tri Astutik selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang berusaha memenuhi kebutuhan keluarga melalui usaha sederhana yang ia rintis.
Dengan adanya bantuan modal usaha ini, diharapkan usaha es dawet yang dijalankan dapat berkembang lebih baik, baik dari segi produksi maupun pemasaran. Dukungan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pelaku UMKM agar semakin mandiri dan berdaya.
Ibu Tri Astutik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi titik awal untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga para mustahik tidak hanya terbantu secara konsumtif, tetapi juga mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.
21/04/2026 | admin
Ibadah Ringan Pascalebaran yang Pahalanya Luar Biasa
Momen Idulfitri menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, serta berbagai amalan lainnya, sering kali semangat ibadah mulai menurun setelah Lebaran. Padahal, justru di sinilah tantangan sebenarnya bagi seorang Muslim: menjaga konsistensi amal kebaikan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai ibadah ringan pasca lebaran yang dapat dilakukan dengan mudah namun memiliki pahala yang luar biasa. Dengan memahami dan mengamalkan ibadah-ibadah sederhana ini, kita bisa tetap menjaga kedekatan dengan Allah SWT meskipun Ramadan telah berlalu.
Mengapa Ibadah Tetap Penting Setelah Lebaran?
Ramadan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membentuk kebiasaan baik. Dalam ajaran Islam, amal yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten, meskipun sedikit. Hal ini sejalan dengan ajaran dalam Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW.
Setelah Lebaran, banyak orang kembali ke rutinitas sehari-hari, sehingga ibadah sering kali terabaikan. Oleh karena itu, penting untuk memilih ibadah ringan pasca lebaran agar tetap istiqamah tanpa merasa terbebani.
Rekomendasi Ibadah Ringan Pasca Lebaran
Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan secara konsisten:
1. Puasa Sunnah Syawal
Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa Ramadan lalu diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun.
Ini adalah salah satu bentuk ibadah ringan pasca lebaran yang memiliki pahala besar namun tidak terlalu berat untuk dilakukan.
2. Membaca Al-Qur'an Setiap Hari
Meskipun tidak sebanyak saat Ramadan, menjaga interaksi dengan Al-Qur'an sangat penting. Cukup dengan membaca beberapa ayat setiap hari sudah termasuk ibadah yang bernilai tinggi.
Konsistensi membaca Al-Qur'an termasuk dalam ibadah ringan pasca lebaran yang mampu menjaga hati tetap tenang dan dekat dengan Allah.
3. Shalat Sunnah Rawatib
Shalat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib sering kali terlupakan. Padahal, shalat ini memiliki keutamaan besar sebagai penyempurna shalat fardhu.
Melaksanakan shalat rawatib adalah salah satu ibadah ringan pasca lebaran yang mudah dilakukan di tengah kesibukan harian.
4. Berdzikir Pagi dan Petang
Dzikir tidak membutuhkan waktu lama, tetapi memberikan dampak besar bagi ketenangan hati. Membaca tasbih, tahmid, dan takbir di pagi dan sore hari dapat menjadi rutinitas sederhana.
Ini termasuk ibadah ringan pasca lebaran yang bisa dilakukan di mana saja, bahkan saat bekerja atau dalam perjalanan.
5. Bersedekah Secara Rutin
Tidak harus dalam jumlah besar, sedekah kecil yang dilakukan secara konsisten sangat dicintai Allah. Bahkan senyuman pun termasuk sedekah.
Menjadikan sedekah sebagai kebiasaan adalah bentuk nyata dari ibadah ringan pasca lebaran yang berdampak besar, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah
Agar ibadah ringan pasca lebaran tetap terjaga, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Mulai dari amalan kecil namun rutin
Buat jadwal ibadah harian
Cari lingkungan yang mendukung
Niatkan semua karena Allah
Evaluasi diri secara berkala
Konsistensi adalah kunci utama dalam menjaga kualitas ibadah setelah Ramadan.
Hikmah di Balik Ibadah Ringan
Sering kali kita meremehkan amalan kecil. Padahal, dalam Islam, amalan kecil yang dilakukan dengan ikhlas dan terus-menerus bisa menjadi besar di sisi Allah.
Melalui ibadah ringan pasca lebaran, kita belajar bahwa kedekatan dengan Allah tidak harus selalu melalui ibadah yang berat. Justru, keistiqamahan dalam hal kecil menunjukkan keimanan yang kuat.
Tantangan Setelah Ramadan
Tidak bisa dipungkiri, menjaga semangat ibadah setelah Ramadan memiliki tantangan tersendiri:
Kembali sibuk dengan pekerjaan
Lingkungan yang kurang mendukung
Menurunnya motivasi spiritual
Namun, dengan memilih ibadah ringan pasca lebaran, kita dapat tetap menjaga hubungan dengan Allah tanpa merasa terbebani. Menjalankan ibadah ringan pasca lebaran adalah langkah bijak untuk menjaga semangat Ramadan tetap hidup dalam keseharian kita. Ibadah tidak harus berat atau rumit, yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan.
Mari jadikan momen setelah Lebaran sebagai awal baru untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Semoga setiap amal kecil yang kita lakukan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT dan mendatangkan pahala yang luar biasa.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
21/04/2026 | admin
Ide Sedekah Kreatif yang Bisa Dilakukan Siapa Saja
Dalam ajaran Islam, sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Tidak hanya bernilai pahala, sedekah juga menjadi sarana untuk membersihkan harta dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Namun, sering kali sebagian orang berpikir bahwa sedekah harus dilakukan dalam bentuk uang atau materi yang besar. Padahal, ada banyak ide sedekah kreatif yang bisa dilakukan siapa saja, tanpa harus menunggu kaya terlebih dahulu.
Melalui artikel ini, kita akan membahas berbagai ide sedekah kreatif yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, setiap Muslim dapat lebih semangat dalam berbagi, karena pada dasarnya sedekah tidak terbatas pada bentuk tertentu saja.
Makna Sedekah dalam Islam
Sedekah berasal dari kata “shadaqa” yang berarti kebenaran. Dalam konteks Islam, sedekah mencerminkan keimanan seseorang kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
“Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah tidak selalu berupa harta. Bahkan hal sederhana seperti senyuman pun dapat bernilai sedekah jika diniatkan karena Allah.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bahwa peluang bersedekah sangat luas. Di sinilah peran ide sedekah kreatif menjadi penting agar kita bisa terus berbuat baik dalam berbagai kondisi.
Mengapa Perlu Ide Sedekah Kreatif?
Di era modern saat ini, tantangan hidup semakin kompleks. Tidak semua orang memiliki kemampuan finansial yang sama. Dengan adanya ide sedekah kreatif, setiap individu tetap bisa berkontribusi dalam kebaikan tanpa merasa terbebani.
Beberapa alasan pentingnya sedekah kreatif antara lain:
Mempermudah semua kalangan untuk bersedekah
Menjadikan sedekah sebagai kebiasaan harian
Menumbuhkan empati sosial
Meningkatkan keberkahan hidup
Dengan pendekatan yang lebih fleksibel, sedekah tidak lagi terasa sulit atau berat.
Ragam Ide Sedekah Kreatif yang Bisa Dilakukan
Berikut ini adalah berbagai ide sedekah kreatif yang dapat Anda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Sedekah Senyuman dan Kata Baik
Salah satu bentuk sedekah paling sederhana adalah memberikan senyuman kepada orang lain. Selain itu, berkata baik dan tidak menyakiti hati orang lain juga termasuk sedekah.
Contohnya:
Menyapa tetangga dengan ramah
Memberikan semangat kepada teman
Menghindari perkataan kasar
2. Berbagi Ilmu
Ilmu yang bermanfaat adalah sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir. Anda bisa:
Mengajar anak-anak mengaji
Berbagi ilmu melalui media sosial
Membantu teman memahami pelajaran
Ini merupakan salah satu ide sedekah kreatif yang sangat bernilai tinggi.
3. Sedekah Tenaga
Tidak semua orang mampu bersedekah dengan harta, tetapi setiap orang pasti memiliki tenaga.
Contoh:
Membantu orang tua membawa barang
Ikut kerja bakti di lingkungan
Menjadi relawan kegiatan sosial
Sedekah tenaga ini sering kali lebih terasa manfaatnya secara langsung.
4. Sedekah Barang Bekas Layak Pakai
Daripada menumpuk barang yang tidak terpakai, lebih baik disedekahkan.
Contohnya:
Pakaian layak pakai
Buku bekas
Peralatan rumah tangga
Ini adalah ide sedekah kreatif yang sekaligus membantu mengurangi pemborosan.
5. Sedekah Makanan
Memberikan makanan kepada orang lain memiliki keutamaan besar dalam Islam.
Beberapa cara yang bisa dilakukan:
Membagikan nasi kotak kepada yang membutuhkan
Memberi makan hewan
Mengirim makanan ke tetangga
Sedekah makanan juga dapat mempererat hubungan sosial.
6. Sedekah Digital
Di era teknologi, sedekah bisa dilakukan secara online.
Contohnya:
Donasi melalui platform digital
Membagikan konten dakwah
Menyebarkan informasi kebaikan
Ini merupakan bentuk ide sedekah kreatif yang relevan dengan zaman sekarang.
7. Menjadi Pendengar yang Baik
Terkadang, orang hanya butuh didengar. Menjadi pendengar yang baik juga termasuk sedekah.
Mendengarkan curhat teman
Memberikan nasihat dengan lembut
Tidak menghakimi orang lain
Hal sederhana ini sering kali berdampak besar bagi orang lain.
8. Sedekah Air
Air adalah kebutuhan dasar manusia.
Anda bisa:
Menyediakan air minum gratis
Mengisi ulang galon di masjid
Membantu daerah kekurangan air
Sedekah air termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
9. Sedekah Waktu
Waktu adalah hal berharga yang sering kita abaikan.
Beberapa contoh:
Menemani orang tua
Mengajar anak-anak
Mengunjungi orang sakit
Ini adalah salah satu ide sedekah kreatif yang sering terlupakan.
10. Mendoakan Orang Lain
Doa adalah senjata seorang Muslim. Mendoakan orang lain tanpa sepengetahuannya termasuk sedekah.
Mendoakan teman agar sukses
Mendoakan orang yang sakit
Mendoakan kebaikan untuk semua
Manfaat Sedekah dalam Kehidupan
Melakukan sedekah, termasuk melalui ide sedekah kreatif, memberikan banyak manfaat, di antaranya:
Mendapat pahala dari Allah SWT
Membersihkan harta dan hati
Menolak bala dan musibah
Membuka pintu rezeki
Meningkatkan rasa syukur
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir...” (QS. Al-Baqarah: 261)
Ayat ini menunjukkan bahwa sedekah akan dilipatgandakan pahalanya.
Tips Konsisten Bersedekah
Agar bisa istiqamah dalam bersedekah, berikut beberapa tips:
Niatkan karena Allah semata
Mulai dari hal kecil
Jadwalkan sedekah rutin
Cari lingkungan yang mendukung
Ingat keutamaan sedekah
Dengan konsistensi, sedekah akan menjadi bagian dari gaya hidup.
Pada akhirnya, sedekah bukanlah tentang seberapa besar yang kita berikan, tetapi seberapa ikhlas kita melakukannya. Dengan berbagai ide sedekah kreatif, setiap Muslim memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat kebaikan.
Mari kita jadikan sedekah sebagai kebiasaan sehari-hari, dimulai dari hal kecil namun penuh makna. Semoga setiap amal yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
20/04/2026 | admin
Agenda Pimpinan

BAZNAS se-DIY Satukan Langkah Lewat Rakorda di Grha Pandawa
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang bertempat di Grha Pandawa, Balaikota Kota Yogyakarta (13/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus BAZNAS se-DIY sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi dan optimalisasi pengelolaan zakat di wilayah DIY.
Rakorda ini juga dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta, Bapak Hasto, yang turut memberikan arahan dan dukungan terhadap penguatan peran BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional dan transparan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS yang selama ini telah berkontribusi nyata dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan kemiskinan dan pemberdayaan umat. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sementara itu, perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa Rakorda ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan penghimpunan dan pendistribusian zakat di seluruh wilayah DIY.
Dengan terselenggaranya Rakorda ini, diharapkan BAZNAS se-DIY semakin solid dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak.
13-04-2026 | admin

Ketua BAZNAS DIY Serahkan Bantuan Modal Usaha dan RLHB dalam Rangka Hari Jadi DIY ke-271
Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyerahkan bantuan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) dalam rangka peringatan Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta ke-271. Kegiatan ini dilaksanakan di Kompleks Kepatihan Yogyakarta.
Sebanyak 29 pelaku UMKM menerima bantuan modal usaha dengan total nilai Rp58 juta. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi masyarakat kecil serta meningkatkan kemandirian usaha para penerima manfaat.
Selain itu, BAZNAS DIY juga menyalurkan bantuan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada 5 penerima dengan total nilai Rp125 juta. Program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak dan sehat.
Dalam sambutannya, Puji Astuti menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk pemberdayaan umat. Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
“Momentum Hari Jadi DIY ke-271 ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima,” ujarnya.
Melalui program-program tersebut, BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup di Daerah Istimewa Yogyakarta.
09-04-2026 | admin

Wakil Ketua IV BAZNAS DIY Ikuti Visitasi Kemenag RI ke LAZIS PDHI
Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., melakukan pendampingan kepada Kemenag RI dalam kegiatan visitasi terhadap LAZIS PDHI yang tengah mengajukan izin operasional penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan visitasi ini merupakan bagian dari proses verifikasi dan penilaian kelayakan lembaga dalam menjalankan fungsi sebagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, tim dari Kemenag RI melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek, mulai dari kelembagaan, program kerja, sistem pengelolaan ZIS, hingga kesiapan sumber daya manusia.
H. Ahmad Lutfi menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS DIY dalam proses ini adalah sebagai bentuk sinergi dan penguatan tata kelola zakat di daerah. Ia berharap LAZIS PDHI dapat memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan sehingga mampu berkontribusi dalam optimalisasi penghimpunan dan pendayagunaan ZIS secara profesional dan amanah.
“Visitasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa lembaga yang akan beroperasi benar-benar siap, baik dari sisi manajemen maupun komitmen terhadap prinsip syariah dan regulasi,” ujarnya.
Sementara itu, pihak LAZIS PDHI menyambut baik kegiatan visitasi ini sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas lembaga. Mereka menyatakan komitmennya untuk menjalankan pengelolaan ZIS secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Dengan adanya proses ini, diharapkan ekosistem pengelolaan zakat di DIY semakin kuat dan mampu menjangkau lebih banyak mustahik, serta mendukung program pemberdayaan umat secara berkelanjutan.
09-04-2026 | admin
Berita Pendistribusian

Perkuat Usaha Kecil, BAZNAS DIY Salurkan Modal untuk Ibu Yuli Astuti
Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada mustahik sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi umat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Yuli Astuti di wilayah Godean Sleman.
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang difokuskan pada penguatan usaha kecil. Modal usaha yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha yang dijalankan, baik dalam penambahan stok, peningkatan kualitas produk, maupun perbaikan sarana usaha.
Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan berkelanjutan.“Melalui bantuan ini, kami berharap Ibu Yuli Astuti dapat semakin mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan, serta ke depan dapat bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya.
Ibu Yuli Astuti menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam menunjang keberlangsungan dan pengembangan usaha yang dijalankannya.
BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata, guna mendorong kemandirian ekonomi mustahik di berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta.
17/04/2026 | admin

Bangkitkan Warung Rakyat: BAZNAS DIY Salurkan Modal Usaha
Bangkitkan Warung Rakyat: BAZNAS DIY Salurkan Modal Usaha untuk Ibu Iis Riyanti di Godean Sleman
Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Iis Riyanti, pemilik warung kelontong di wilayah Godean Sleman.
Bantuan modal usaha ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha warung kelontong yang dijalankan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Modal yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menambah stok barang dagangan, memperluas variasi produk, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif.“Melalui bantuan ini, kami berharap usaha warung kelontong Ibu Iis dapat semakin berkembang, memberikan manfaat yang lebih luas, serta ke depan mampu bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya.
Ibu Iis Riyanti mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu dalam menjaga keberlangsungan usaha serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui program ini, BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak nyata, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mustahik di berbagai sektor usaha di wilayah DIY.
17/04/2026 | admin

Dari Dapur ke Kemandirian: BAZNAS DIY Salurkan Modal Usaha
Dari Dapur ke Kemandirian: BAZNAS DIY Salurkan Modal Usaha untuk Ibu Purnawati di Tridadi Sleman
Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada mustahik sebagai upaya memperkuat ekonomi umat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Purnawati, seorang penjual makanan di wilayah Tridadi Sleman.
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil agar dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan pendapatan. Modal usaha yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menambah bahan baku, memperbaiki peralatan memasak, serta meningkatkan kualitas dan variasi menu yang dijual.
Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan berkelanjutan.“Melalui bantuan ini, kami berharap Ibu Purnawati dapat semakin mengembangkan usaha makanannya, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan ke depan dapat bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya.
Ibu Purnawati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam menunjang usaha yang dijalankannya sehari-hari.
BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata, guna mendorong kemandirian ekonomi mustahik di berbagai wilayah di DIY, termasuk di Tridadi Sleman.
17/04/2026 | admin
Artikel Terbaru
Ibadah Ringan Pascalebaran yang Pahalanya Luar Biasa
Momen Idulfitri menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, serta berbagai amalan lainnya, sering kali semangat ibadah mulai menurun setelah Lebaran. Padahal, justru di sinilah tantangan sebenarnya bagi seorang Muslim: menjaga konsistensi amal kebaikan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai ibadah ringan pasca lebaran yang dapat dilakukan dengan mudah namun memiliki pahala yang luar biasa. Dengan memahami dan mengamalkan ibadah-ibadah sederhana ini, kita bisa tetap menjaga kedekatan dengan Allah SWT meskipun Ramadan telah berlalu.
Mengapa Ibadah Tetap Penting Setelah Lebaran?
Ramadan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membentuk kebiasaan baik. Dalam ajaran Islam, amal yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten, meskipun sedikit. Hal ini sejalan dengan ajaran dalam Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW.
Setelah Lebaran, banyak orang kembali ke rutinitas sehari-hari, sehingga ibadah sering kali terabaikan. Oleh karena itu, penting untuk memilih ibadah ringan pasca lebaran agar tetap istiqamah tanpa merasa terbebani.
Rekomendasi Ibadah Ringan Pasca Lebaran
Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan secara konsisten:
1. Puasa Sunnah Syawal
Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa Ramadan lalu diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun.
Ini adalah salah satu bentuk ibadah ringan pasca lebaran yang memiliki pahala besar namun tidak terlalu berat untuk dilakukan.
2. Membaca Al-Qur'an Setiap Hari
Meskipun tidak sebanyak saat Ramadan, menjaga interaksi dengan Al-Qur'an sangat penting. Cukup dengan membaca beberapa ayat setiap hari sudah termasuk ibadah yang bernilai tinggi.
Konsistensi membaca Al-Qur'an termasuk dalam ibadah ringan pasca lebaran yang mampu menjaga hati tetap tenang dan dekat dengan Allah.
3. Shalat Sunnah Rawatib
Shalat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib sering kali terlupakan. Padahal, shalat ini memiliki keutamaan besar sebagai penyempurna shalat fardhu.
Melaksanakan shalat rawatib adalah salah satu ibadah ringan pasca lebaran yang mudah dilakukan di tengah kesibukan harian.
4. Berdzikir Pagi dan Petang
Dzikir tidak membutuhkan waktu lama, tetapi memberikan dampak besar bagi ketenangan hati. Membaca tasbih, tahmid, dan takbir di pagi dan sore hari dapat menjadi rutinitas sederhana.
Ini termasuk ibadah ringan pasca lebaran yang bisa dilakukan di mana saja, bahkan saat bekerja atau dalam perjalanan.
5. Bersedekah Secara Rutin
Tidak harus dalam jumlah besar, sedekah kecil yang dilakukan secara konsisten sangat dicintai Allah. Bahkan senyuman pun termasuk sedekah.
Menjadikan sedekah sebagai kebiasaan adalah bentuk nyata dari ibadah ringan pasca lebaran yang berdampak besar, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah
Agar ibadah ringan pasca lebaran tetap terjaga, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Mulai dari amalan kecil namun rutin
Buat jadwal ibadah harian
Cari lingkungan yang mendukung
Niatkan semua karena Allah
Evaluasi diri secara berkala
Konsistensi adalah kunci utama dalam menjaga kualitas ibadah setelah Ramadan.
Hikmah di Balik Ibadah Ringan
Sering kali kita meremehkan amalan kecil. Padahal, dalam Islam, amalan kecil yang dilakukan dengan ikhlas dan terus-menerus bisa menjadi besar di sisi Allah.
Melalui ibadah ringan pasca lebaran, kita belajar bahwa kedekatan dengan Allah tidak harus selalu melalui ibadah yang berat. Justru, keistiqamahan dalam hal kecil menunjukkan keimanan yang kuat.
Tantangan Setelah Ramadan
Tidak bisa dipungkiri, menjaga semangat ibadah setelah Ramadan memiliki tantangan tersendiri:
Kembali sibuk dengan pekerjaan
Lingkungan yang kurang mendukung
Menurunnya motivasi spiritual
Namun, dengan memilih ibadah ringan pasca lebaran, kita dapat tetap menjaga hubungan dengan Allah tanpa merasa terbebani. Menjalankan ibadah ringan pasca lebaran adalah langkah bijak untuk menjaga semangat Ramadan tetap hidup dalam keseharian kita. Ibadah tidak harus berat atau rumit, yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan.
Mari jadikan momen setelah Lebaran sebagai awal baru untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Semoga setiap amal kecil yang kita lakukan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT dan mendatangkan pahala yang luar biasa.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
21/04/2026 | admin
Refleksi Diri Setelah Ramadhan: Saatnya Jadi Lebih Baik
Bulan Ramadhan adalah momen yang sangat istimewa bagi umat Islam. Selama satu bulan penuh, kita dilatih untuk menahan hawa nafsu, meningkatkan ibadah, serta memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Namun, setelah Ramadhan berlalu, muncul satu pertanyaan penting: apakah kita mampu mempertahankan kebaikan yang telah kita bangun?
Di sinilah pentingnya refleksi diri setelah Ramadhan. Momen ini bukan sekadar mengenang apa yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi titik awal untuk melanjutkan perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Tanpa refleksi, ibadah selama Ramadhan bisa saja hanya menjadi rutinitas musiman tanpa dampak jangka panjang.
Makna Ramadhan sebagai Madrasah Kehidupan
Ramadhan sering disebut sebagai “madrasah” atau sekolah bagi umat Islam. Selama bulan ini, kita dilatih dalam berbagai aspek kehidupan:
Kesabaran melalui puasa
Kedisiplinan melalui jadwal ibadah
Keikhlasan dalam beramal
Empati sosial melalui zakat dan sedekah
Semua latihan ini seharusnya membentuk karakter baru dalam diri kita. Oleh karena itu, refleksi diri setelah Ramadhan menjadi penting untuk menilai sejauh mana kita telah “lulus” dari madrasah tersebut.
Pentingnya Refleksi Diri Setelah Ramadhan
Melakukan refleksi diri setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat, di antaranya:
1. Mengevaluasi Kualitas Ibadah
Apakah selama Ramadhan kita hanya menjalankan ibadah secara formal, atau benar-benar merasakan kedekatan dengan Allah? Refleksi membantu kita memahami kualitas, bukan hanya kuantitas ibadah.
2. Menjaga Konsistensi (Istiqamah)
Salah satu tanda diterimanya amal adalah kemampuan untuk tetap istiqamah setelah Ramadhan. Tanpa refleksi, semangat ibadah seringkali menurun drastis.
3. Menemukan Kekurangan Diri
Tidak ada manusia yang sempurna. Dengan refleksi diri setelah Ramadhan, kita dapat melihat kelemahan yang masih perlu diperbaiki.
4. Menetapkan Target Baru
Refleksi bukan hanya melihat ke belakang, tetapi juga merancang masa depan. Apa yang ingin kita capai setelah Ramadhan? Ibadah apa yang ingin kita tingkatkan?
Cara Melakukan Refleksi Diri Setelah Ramadhan
Agar refleksi lebih efektif, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Luangkan Waktu Khusus
Carilah waktu yang tenang untuk merenung. Hindari gangguan agar proses refleksi berjalan dengan maksimal.
2. Tinjau Ibadah Selama Ramadhan
Coba jawab pertanyaan berikut:
Apakah shalat saya lebih khusyuk?
Apakah saya rutin membaca Al-Qur’an?
Apakah saya memperbanyak sedekah?
3. Bandingkan Sebelum dan Sesudah Ramadhan
Apakah ada perubahan signifikan dalam diri Anda? Jika tidak, berarti perlu ada evaluasi lebih dalam.
4. Catat Perubahan Positif
Tuliskan kebiasaan baik yang berhasil Anda lakukan selama Ramadhan. Ini penting agar bisa dipertahankan.
5. Buat Rencana Ke Depan
Setelah melakukan refleksi diri setelah Ramadhan, tentukan langkah konkret untuk menjaga kualitas diri.
Tantangan Setelah Ramadhan
Setelah Ramadhan, ada berbagai tantangan yang sering dihadapi:
1. Menurunnya Semangat Ibadah
Banyak orang kembali ke kebiasaan lama setelah Ramadhan berakhir.
2. Godaan Duniawi
Aktivitas dunia yang padat seringkali membuat kita lalai dari ibadah.
3. Lingkungan yang Kurang Mendukung
Lingkungan sangat berpengaruh terhadap konsistensi seseorang dalam beribadah.
Oleh karena itu, refleksi diri setelah Ramadhan harus diiringi dengan strategi agar tetap istiqamah.
Tips Menjaga Semangat Setelah Ramadhan
Agar semangat Ramadhan tetap terjaga, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Lanjutkan Puasa Sunnah
Seperti puasa Senin-Kamis atau puasa enam hari di bulan Syawal.
2. Pertahankan Tilawah Al-Qur’an
Jangan berhenti membaca Al-Qur’an setelah Ramadhan.
3. Jaga Shalat Berjamaah
Jika selama Ramadhan terbiasa ke masjid, usahakan tetap melakukannya.
4. Perbanyak Dzikir dan Doa
Ini adalah cara sederhana untuk menjaga hati tetap dekat dengan Allah.
5. Cari Lingkungan yang Baik
Bergabung dengan komunitas yang positif dapat membantu menjaga konsistensi.
Semua langkah ini akan lebih efektif jika diawali dengan refleksi diri setelah Ramadhan yang jujur dan mendalam.
Tanda-Tanda Ramadhan Kita Berhasil
Bagaimana kita tahu bahwa Ramadhan kita berhasil? Berikut beberapa indikatornya:
Ibadah tetap terjaga setelah Ramadhan
Hati menjadi lebih lembut dan mudah tersentuh
Lebih peduli terhadap sesama
Menjauhi maksiat
Memiliki keinginan kuat untuk terus memperbaiki diri
Jika tanda-tanda ini ada dalam diri kita, maka refleksi diri setelah Ramadhan menunjukkan hasil yang positif.
Peran Niat dalam Perubahan Diri
Perubahan tidak akan terjadi tanpa niat yang kuat. Niat adalah fondasi dari setiap amal dalam Islam. Setelah melakukan refleksi diri setelah Ramadhan, penting untuk memperbarui niat agar tetap berada di jalan yang benar.
Niat yang tulus akan memudahkan kita dalam menjaga konsistensi, bahkan di tengah berbagai tantangan.
Refleksi Diri sebagai Kebiasaan Seumur Hidup
Perlu dipahami bahwa refleksi diri bukan hanya dilakukan setelah Ramadhan. Ini adalah proses yang harus dilakukan secara terus-menerus. Namun, refleksi diri setelah Ramadhan memiliki nilai khusus karena dilakukan setelah momentum spiritual yang sangat kuat.
Dengan menjadikan refleksi sebagai kebiasaan, kita akan lebih mudah dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup.
Ramadhan mungkin telah berlalu, tetapi semangatnya tidak boleh ikut hilang. Justru setelah Ramadhan, kita diuji apakah mampu mempertahankan kebaikan yang telah dibangun. Di sinilah pentingnya refleksi diri setelah Ramadhan sebagai langkah awal menuju perubahan yang lebih baik.
Mari jadikan momen ini sebagai titik balik dalam kehidupan kita. Tidak perlu perubahan besar secara instan, yang penting adalah konsistensi dalam kebaikan. Sedikit demi sedikit, perubahan itu akan membawa kita menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah.
Dengan melakukan refleksi diri setelah Ramadhan, kita tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih baik—baik di dunia maupun di akhirat.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
21/04/2026 | admin
Cara Meningkatkan Semangat Ibadah di Bulan Syawal
Bulan Ramadan telah berlalu dengan segala keistimewaannya. Namun, sebagai seorang Muslim, semangat ibadah tidak seharusnya ikut meredup setelah Ramadan berakhir. Justru, bulan Syawal menjadi momentum penting untuk menjaga konsistensi amal dan memperkuat keimanan. Oleh karena itu, memahami cara meningkatkan semangat ibadah di bulan Syawal menjadi hal yang sangat penting agar kualitas spiritual tetap terjaga sepanjang tahun.
Banyak orang merasakan penurunan semangat setelah Ramadan. Hal ini wajar, karena suasana ibadah yang intens selama Ramadan tidak lagi terasa sama. Namun, Islam mengajarkan bahwa ibadah bukan hanya musiman, melainkan kebutuhan sepanjang hayat. Dengan langkah yang tepat, semangat tersebut dapat terus dijaga bahkan ditingkatkan.
Mengapa Semangat Ibadah Menurun Setelah Ramadan?
Sebelum membahas cara meningkatkan semangat ibadah, penting untuk memahami penyebab turunnya semangat tersebut. Beberapa faktor yang umum terjadi antara lain:
Hilangnya lingkungan yang mendukung seperti suasana masjid yang ramai
Berkurangnya aktivitas ibadah berjamaah
Kembali sibuk dengan rutinitas duniawi
Kurangnya target ibadah setelah Ramadan
Memahami faktor-faktor ini membantu kita mencari solusi yang tepat agar semangat ibadah tetap stabil.
1. Melanjutkan Kebiasaan Baik dari Ramadan
Salah satu cara meningkatkan semangat ibadah adalah dengan melanjutkan kebiasaan baik yang sudah dibangun selama Ramadan. Misalnya:
Membaca Al-Qur’an setiap hari
Shalat tepat waktu dan berjamaah
Memperbanyak sedekah
Konsistensi adalah kunci. Meskipun tidak sebanyak di bulan Ramadan, menjaga rutinitas ibadah akan membantu hati tetap terhubung dengan Allah.
2. Menjalankan Puasa Sunnah Syawal
Puasa enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa sepanjang tahun.
Melaksanakan puasa ini adalah cara meningkatkan semangat ibadah yang efektif, karena membantu menjaga ritme spiritual yang telah terbentuk selama Ramadan.
3. Menetapkan Target Ibadah Harian
Tanpa target yang jelas, semangat ibadah bisa mudah menurun. Oleh karena itu, menetapkan target harian menjadi salah satu cara meningkatkan semangat ibadah yang sangat dianjurkan.
Contoh target sederhana:
Membaca Al-Qur’an minimal 1 halaman per hari
Shalat sunnah rawatib secara rutin
Berdzikir pagi dan petang
Target ini membantu menjaga konsistensi dan memberikan rasa pencapaian setiap hari.
4. Mencari Lingkungan yang Mendukung
Lingkungan sangat berpengaruh terhadap semangat ibadah seseorang. Berada di sekitar orang-orang yang taat akan memotivasi kita untuk ikut menjaga ibadah.
Bergabung dengan majelis ilmu, komunitas pengajian, atau sekadar memiliki teman yang saling mengingatkan merupakan cara meningkatkan semangat ibadah yang sangat efektif.
5. Memperbanyak Ilmu Agama
Ilmu adalah bahan bakar iman. Semakin banyak ilmu yang dimiliki, semakin kuat pula motivasi untuk beribadah. Mengikuti kajian, membaca buku Islam, atau mendengarkan ceramah adalah bagian dari cara meningkatkan semangat ibadah.
Dengan memahami keutamaan ibadah, seseorang akan lebih terdorong untuk melakukannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
6. Mengingat Tujuan Hidup
Seorang Muslim harus selalu mengingat bahwa tujuan hidupnya adalah beribadah kepada Allah. Ketika tujuan ini tertanam kuat, maka semangat ibadah akan lebih mudah dijaga.
Merenungkan kehidupan, kematian, dan akhirat adalah salah satu cara meningkatkan semangat ibadah yang dapat menyentuh hati dan memperkuat keimanan.
7. Berdoa Memohon Keistiqamahan
Tidak ada kekuatan tanpa pertolongan Allah. Oleh karena itu, penting untuk selalu berdoa agar diberikan keistiqamahan dalam beribadah.
Doa merupakan cara meningkatkan semangat ibadah yang sering kali dilupakan, padahal sangat penting dalam menjaga hati tetap lurus di jalan-Nya.
8. Menghindari Hal yang Melemahkan Iman
Selain melakukan kebaikan, kita juga perlu menghindari hal-hal yang dapat menurunkan semangat ibadah, seperti:
Terlalu banyak hiburan yang melalaikan
Lingkungan negatif
Kebiasaan buruk yang mengganggu spiritualitas
Menjaga diri dari hal-hal tersebut adalah bagian dari cara meningkatkan semangat ibadah yang tidak kalah penting.
9. Menghidupkan Amal Sosial
Ibadah tidak hanya bersifat individual, tetapi juga sosial. Membantu sesama, bersedekah, dan berbagi kebahagiaan adalah bentuk ibadah yang dapat meningkatkan semangat.
Kegiatan sosial menjadi cara meningkatkan semangat ibadah karena memberikan rasa kebahagiaan dan makna dalam kehidupan.
10. Evaluasi Diri Secara Berkala
Melakukan muhasabah atau evaluasi diri sangat penting untuk mengetahui sejauh mana kualitas ibadah kita.
Dengan evaluasi, kita bisa memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas amal. Ini adalah cara meningkatkan semangat ibadah yang membantu menjaga konsistensi dalam jangka panjang.
Bulan Syawal bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari pembuktian sejauh mana kita mampu mempertahankan hasil dari Ramadan. Dengan menerapkan berbagai cara meningkatkan semangat ibadah, seorang Muslim dapat menjaga bahkan meningkatkan kualitas ibadahnya sepanjang tahun.
Semangat ibadah harus terus dipupuk dengan kesadaran, ilmu, dan lingkungan yang baik. Jangan biarkan semangat itu hanya hadir di bulan Ramadan, tetapi jadikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, mari kita jadikan bulan Syawal sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih istiqamah dalam beribadah. Dengan niat yang tulus dan usaha yang konsisten, insyaAllah kita akan mampu menjaga semangat tersebut hingga Ramadan berikutnya.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
20/04/2026 | admin
BAZNAS TV
BAZNAS DIY
Penulis: admin
ZAKAT INVESTASI DUNIA AKHIRAT
Penulis: admin














