Berita Terkini
Ketika Al-Quran Menjadi Jalan Perubahan, 79 Santri Lapas Wirogunan Diwisuda
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri acara Wisuda Santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar Angkatan ke-15 yang berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta (Wirogunan), Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin melalui sinergi BAZNAS DIY, Kementerian Agama Kota Yogyakarta, dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS DIY, H. Nursya’bani Purnama, S.E., M.Si., turut hadir sekaligus mewisuda sebanyak 79 santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar. Para santri yang diwisuda telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dengan capaian mulai dari 1 hingga 14 juz.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk mengapresiasi proses belajar dan perjuangan mereka dalam mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Di tengah keterbatasan ruang dan kondisi kehidupan sebagai warga binaan, semangat untuk mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an menjadi bukti bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri selalu terbuka.
Program pembinaan rohani melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi warga binaan. Tidak hanya memberikan pengetahuan keislaman, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran spiritual, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Keterlibatan BAZNAS DIY dalam program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Program DIY Takwa, khususnya dalam mendukung penguatan pembinaan keagamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta, BAZNAS DIY berupaya agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hadir dan memberikan manfaat bagi siapa pun, termasuk para warga binaan.
Capaian hafalan hingga 14 juz yang diraih para santri menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan mendekat kepada Allah SWT. Setiap ayat yang dihafalkan menjadi bagian dari proses perubahan diri, sekaligus bekal spiritual dalam menata masa depan.
BAZNAS DIY berharap pembinaan melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi para santri. Lebih dari sekadar menyelesaikan hafalan, pembelajaran Al-Qur’an diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta memiliki tekad untuk kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan yang positif.
Melalui sinergi dan kepedulian bersama, BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat untuk mendukung pembinaan keagamaan dan membangun kehidupan yang lebih baik. Sebab, setiap langkah menuju kebaikan adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan cahaya Al-Qur’an, harapan, dan perubahan bagi sesama.
08/10/2026 | admin
Ketika Hidayah Mengetuk Hati, DIY Takwa Hadir Mendampingi
YOGYAKARTA — Alhamdulillah, sebuah momen penuh haru dan kebahagiaan berlangsung di Masjid Sulthoni, Kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Selasa, 6 Oktober 2026. Seorang pegawai di lingkungan Kompleks Kepatihan, Vincencius Paskalis Pratama Putra, mengikrarkan dua kalimat syahadat dan memutuskan untuk memeluk agama Islam.
Prosesi syahadat berlangsung dengan khidmat. Vincencius dengan penuh kesadaran mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda dimulainya perjalanan baru dalam kehidupannya sebagai seorang muslim. Ikrar tersebut dituntun oleh Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua I BAZNAS DIY, di Masjid Sulthoni.
Keputusan memeluk Islam menjadi momentum penting dalam perjalanan spiritual Vincencius. Syahadat bukan sekadar sebuah ikrar, tetapi menjadi pintu awal untuk mengenal Allah SWT, memahami ajaran Islam, serta menjalani kehidupan sebagai seorang muslim dengan penuh keyakinan dan keteguhan hati.
Melalui Program DIY Takwa, BAZNAS DIY hadir tidak hanya pada momentum syahadat, tetapi juga berupaya memberikan pendampingan dan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan bagi saudara mualaf. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar agar para mualaf mendapatkan dukungan dalam mengenal Islam, mempelajari dasar-dasar ibadah, memperkuat keimanan, serta membangun lingkungan keagamaan yang mendukung perjalanan mereka.
DIY Takwa merupakan salah satu program BAZNAS DIY yang berfokus pada penguatan keimanan, pembinaan keagamaan, dan dukungan terhadap kehidupan spiritual masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya menghadirkan manfaat tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui pembinaan yang dapat memberikan bekal dan penguatan bagi masyarakat dalam menjalankan ajaran agama.
Karena itu, BAZNAS DIY melalui DIY Takwa berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembinaan yang ramah dan mendukung bagi para mualaf. Kehadiran tersebut diharapkan dapat membuat saudara mualaf merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam sekaligus mendapatkan bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan barunya.
Dr. H. Munjahid berharap Vincencius senantiasa diberikan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Ia juga mendorong agar perjalanan setelah syahadat terus diisi dengan belajar, beribadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Syahadat adalah awal dari sebuah perjalanan. Semoga Allah SWT memberikan keteguhan iman, kemudahan dalam belajar dan beribadah, serta memberikan lingkungan yang baik untuk terus bertumbuh dalam keislaman,” ungkapnya.
BAZNAS DIY melalui Program DIY Takwa akan terus berupaya memperkuat peran dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada saudara mualaf. Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS DIY dalam menghadirkan kemanfaatan yang tidak hanya dirasakan secara material, tetapi juga memberikan penguatan spiritual dan keberlanjutan pembinaan keagamaan.
Semoga langkah Vincencius dalam memeluk Islam menjadi awal perjalanan yang penuh keberkahan. Semoga Allah SWT meneguhkan iman, melapangkan hati, dan memberikan kemudahan dalam setiap proses belajar dan mengamalkan ajaran Islam.
06/10/2026 | admin
Setiap Tetes Air, Membawa Harapan, BAZNAS DIY dan Pertamina EP Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Dlingo
BANTUL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) , BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) DIY bersama PT Pertamina EP Sukowati Field kembali menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat di wilayah Dlingo, Kabupaten Bantul, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari kepedulian bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi keterbatasan ketersediaan air. Bagi masyarakat yang membutuhkan, air bukan sekadar kebutuhan, melainkan bagian penting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di tengah keterbatasan tersebut, setiap tetes air menjadi begitu berarti. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga keperluan lainnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan lebih tenang dan layak.
Kolaborasi antara BAZNAS DIY, BTB DIY dan PT Pertamina EP Sukowati Field juga menunjukkan bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Bantuan tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk air bersih, tetapi juga membawa pesan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk nyata ikhtiar dalam meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan bantuan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Melalui bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat Dlingo dapat sedikit terbantu. Lebih dari itu, setiap tetes air yang disalurkan menjadi simbol bahwa masih ada kepedulian yang hadir dan harapan yang terus tumbuh.
Semoga air yang disalurkan membawa manfaat, meringankan beban masyarakat, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Karena ketika kepedulian digerakkan bersama, setiap tetes air dapat membawa harapan bagi kehidupan.
05/10/2026 | admin
Agenda Pimpinan

Selamat & Sukses Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026!
BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional Tahun 2026, pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta.Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, semoga Rakornas ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, menyatukan langkah, serta meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan.Semoga melalui koordinasi dan kolaborasi yang semakin erat, zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas, memberdayakan mustahik, menguatkan kesejahteraan umat, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.Bersama, kita wujudkan zakat yang produktif, berdampak, dan membawa perubahan nyata bagi umat.#BAZNASDIY #BAZNASRI #RakornasBAZNAS2026 #KonsolidasiZakat #ZakatProduktif #ZakatBerdampak #SahabatBAZNASDIY
13-10-2026 | admin

33 Mahasiswa UP45 Asal NTT Terima Bantuan Living Cost BAZNAS Rp99 Juta
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UP45 dan BAZNAS DIY menyalurkan bantuan living cost bagi mahasiswa Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Bantuan tersebut diberikan secara simbolis dengan total sebesar Rp99 juta kepada 33 mahasiswa UP45 Yogyakarta. Bantuan diperuntukkan sebagai dukungan biaya hidup mahasiswa selama tiga bulan, sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menjalani perkuliahan di Yogyakarta.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Aula Kampus UP45 Yogyakarta. Hadir mewakili BAZNAS DIY, Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A. Sementara dari pihak UP45 hadir jajaran wakil rektor serta pengurus yayasan.
Program bantuan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS terhadap mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta dan terdampak bencana gempa bumi di daerah asal mereka. Kondisi bencana tidak hanya berdampak pada keluarga dan lingkungan tempat tinggal, tetapi juga dapat memengaruhi keberlangsungan kebutuhan hidup mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Melalui bantuan living cost ini, BAZNAS RI bersama UPZ UP45 dan BAZNAS DIY berupaya memberikan dukungan agar para mahasiswa tetap dapat melanjutkan aktivitas akademik dengan lebih tenang. Bantuan diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama tiga bulan.
H. Ahmad Lutfi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap mahasiswa terdampak bencana. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus melanjutkan pendidikan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan hidup selama tiga bulan dan memberikan semangat kepada mahasiswa untuk tetap fokus menyelesaikan pendidikan. Mudah-mudahan kondisi di NTT juga segera pulih,” ujar Ahmad Lutfi.
BAZNAS DIY terus mendorong sinergi dan kolaborasi dalam menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mahasiswa terdampak bencana. Dukungan melalui dana zakat yang dihimpun BAZNAS diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan membantu meringankan beban para penerima manfaat.
Dengan adanya bantuan ini, 33 mahasiswa UP45 asal NTT diharapkan dapat menjalani perkuliahan dengan lebih baik serta tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan pendidikan di tengah kondisi yang dihadapi keluarga mereka akibat bencana gempa bumi di NTT.
28-09-2026 | admin

BAZNAS DIY Perkuat Sinergi Penanganan Gempa NTT, Bahas Bantuan bagi Mahasiswa di DIY
Yogyakarta, 10 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri Rapat Koordinasi Pemberian Bantuan bagi Korban Bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/9/2026). Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama berbagai pihak dalam memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak dapat diberikan secara tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.
BAZNAS DIY dalam kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Kehadiran BAZNAS DIY merupakan bentuk komitmen dalam mendukung penanganan dampak bencana serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD), dan berbagai lembaga lainnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, salah satu pembahasan utama adalah mekanisme pemberian bantuan bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana gempa bumi dan saat ini berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembahasan mencakup upaya pendataan penerima manfaat serta mekanisme penyaluran bantuan agar dapat diberikan secara efektif dan sesuai dengan kondisi mahasiswa terdampak.
Koordinasi lintas lembaga menjadi penting untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih dalam pemberian bantuan. Melalui sinergi dan pertukaran informasi antarinstansi, bantuan diharapkan dapat menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan, khususnya mahasiswa yang menghadapi dampak bencana saat sedang menempuh pendidikan di DIY.
Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyampaikan bahwa BAZNAS DIY siap mendukung upaya penanganan dampak gempa bumi di NTT melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, kepedulian terhadap korban bencana perlu diwujudkan melalui langkah nyata, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
“BAZNAS DIY siap bersinergi dan berkolaborasi dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana, termasuk mahasiswa NTT yang berada di Yogyakarta. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban mereka dan mendukung keberlanjutan pendidikan,” ujarnya.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh berbagai OPD dan lembaga terkait yang memiliki perhatian terhadap penanganan bencana serta perlindungan masyarakat terdampak. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat langkah bersama dalam memberikan dukungan kepada korban gempa bumi di NTT.
Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS DIY menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam aksi kemanusiaan. Sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, organisasi, dan masyarakat diharapkan dapat menghadirkan bantuan yang tepat sasaran sekaligus memberikan harapan bagi para penyintas bencana, termasuk mahasiswa NTT yang tengah menempuh pendidikan di DIY.
10-09-2026 | admin
Berita Pendistribusian

Ketika Hidayah Mengetuk Hati, DIY Takwa Hadir Mendampingi
YOGYAKARTA — Alhamdulillah, sebuah momen penuh haru dan kebahagiaan berlangsung di Masjid Sulthoni, Kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Selasa, 6 Oktober 2026. Seorang pegawai di lingkungan Kompleks Kepatihan, Vincencius Paskalis Pratama Putra, mengikrarkan dua kalimat syahadat dan memutuskan untuk memeluk agama Islam.
Prosesi syahadat berlangsung dengan khidmat. Vincencius dengan penuh kesadaran mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda dimulainya perjalanan baru dalam kehidupannya sebagai seorang muslim. Ikrar tersebut dituntun oleh Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua I BAZNAS DIY, di Masjid Sulthoni.
Keputusan memeluk Islam menjadi momentum penting dalam perjalanan spiritual Vincencius. Syahadat bukan sekadar sebuah ikrar, tetapi menjadi pintu awal untuk mengenal Allah SWT, memahami ajaran Islam, serta menjalani kehidupan sebagai seorang muslim dengan penuh keyakinan dan keteguhan hati.
Melalui Program DIY Takwa, BAZNAS DIY hadir tidak hanya pada momentum syahadat, tetapi juga berupaya memberikan pendampingan dan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan bagi saudara mualaf. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar agar para mualaf mendapatkan dukungan dalam mengenal Islam, mempelajari dasar-dasar ibadah, memperkuat keimanan, serta membangun lingkungan keagamaan yang mendukung perjalanan mereka.
DIY Takwa merupakan salah satu program BAZNAS DIY yang berfokus pada penguatan keimanan, pembinaan keagamaan, dan dukungan terhadap kehidupan spiritual masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya menghadirkan manfaat tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui pembinaan yang dapat memberikan bekal dan penguatan bagi masyarakat dalam menjalankan ajaran agama.
Karena itu, BAZNAS DIY melalui DIY Takwa berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembinaan yang ramah dan mendukung bagi para mualaf. Kehadiran tersebut diharapkan dapat membuat saudara mualaf merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam sekaligus mendapatkan bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan barunya.
Dr. H. Munjahid berharap Vincencius senantiasa diberikan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Ia juga mendorong agar perjalanan setelah syahadat terus diisi dengan belajar, beribadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Syahadat adalah awal dari sebuah perjalanan. Semoga Allah SWT memberikan keteguhan iman, kemudahan dalam belajar dan beribadah, serta memberikan lingkungan yang baik untuk terus bertumbuh dalam keislaman,” ungkapnya.
BAZNAS DIY melalui Program DIY Takwa akan terus berupaya memperkuat peran dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada saudara mualaf. Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS DIY dalam menghadirkan kemanfaatan yang tidak hanya dirasakan secara material, tetapi juga memberikan penguatan spiritual dan keberlanjutan pembinaan keagamaan.
Semoga langkah Vincencius dalam memeluk Islam menjadi awal perjalanan yang penuh keberkahan. Semoga Allah SWT meneguhkan iman, melapangkan hati, dan memberikan kemudahan dalam setiap proses belajar dan mengamalkan ajaran Islam.
06/10/2026 | admin

Di Tengah Keterbatasan, Air Bersih Membawa Harapan ke Patuk
GUNUNGKIDUL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) DIY dan PT Pertamina EP Sukowati Field kembali hadir membawa kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di wilayah Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari masyarakat.
Di tengah keterbatasan sumber air, setiap tetes menjadi begitu berarti. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, baik untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas sehari-hari lainnya, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan layak.
Bagi sebagian masyarakat, air mungkin menjadi sesuatu yang mudah diperoleh. Namun, bagi warga yang menghadapi keterbatasan sumber air, hadirnya bantuan 20.000 liter air bersih menjadi sebuah pertolongan yang sangat berarti. Air tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan rasa lega dan harapan.
Kolaborasi BAZNAS DIY, BTB DIY, dan PT Pertamina EP Sukowati Field menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus menghadirkan manfaat serta membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
BAZNAS DIY melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Semoga bantuan air bersih ini memberikan manfaat, meringankan kebutuhan warga, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi. Karena bagi mereka, setetes air bukan sekadar air, tetapi juga harapan. ????????
05/10/2026 | admin

BAZNAS DIY Salurkan Beasiswa Rp342 Juta untuk 95 Siswa SMA/Sederajat
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi siswa SMA/sederajat melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebanyak 95 siswa SMA/sederajat menerima bantuan beasiswa dengan total nilai Rp342.000.000. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan selama dua semester, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan para penerima manfaat.
Penyerahan bantuan beasiswa dilaksanakan di Kantor Dikpora DIY dan dihadiri secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS DIY, H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara BAZNAS DIY dan Pemerintah Daerah DIY dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Jazilus Sakhok menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui penyaluran dana zakat, BAZNAS DIY berupaya memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikannya.
“Beasiswa ini merupakan amanah dari para muzaki dan donatur yang dititipkan melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Kerja sama antara BAZNAS DIY dan Dikpora DIY diharapkan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar dari keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan pendidikan. Sinergi tersebut juga menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Bagi para penerima, bantuan beasiswa ini tidak hanya menjadi dukungan secara finansial, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri. Dengan pendidikan yang berkelanjutan, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan, termasuk bidang pendidikan. Melalui dukungan para muzaki, zakat yang ditunaikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.
01/10/2026 | admin
Artikel Terbaru
Ketika Hidayah Mengetuk Hati, DIY Takwa Hadir Mendampingi
YOGYAKARTA — Alhamdulillah, sebuah momen penuh haru dan kebahagiaan berlangsung di Masjid Sulthoni, Kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Selasa, 6 Oktober 2026. Seorang pegawai di lingkungan Kompleks Kepatihan, Vincencius Paskalis Pratama Putra, mengikrarkan dua kalimat syahadat dan memutuskan untuk memeluk agama Islam.
Prosesi syahadat berlangsung dengan khidmat. Vincencius dengan penuh kesadaran mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda dimulainya perjalanan baru dalam kehidupannya sebagai seorang muslim. Ikrar tersebut dituntun oleh Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua I BAZNAS DIY, di Masjid Sulthoni.
Keputusan memeluk Islam menjadi momentum penting dalam perjalanan spiritual Vincencius. Syahadat bukan sekadar sebuah ikrar, tetapi menjadi pintu awal untuk mengenal Allah SWT, memahami ajaran Islam, serta menjalani kehidupan sebagai seorang muslim dengan penuh keyakinan dan keteguhan hati.
Melalui Program DIY Takwa, BAZNAS DIY hadir tidak hanya pada momentum syahadat, tetapi juga berupaya memberikan pendampingan dan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan bagi saudara mualaf. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar agar para mualaf mendapatkan dukungan dalam mengenal Islam, mempelajari dasar-dasar ibadah, memperkuat keimanan, serta membangun lingkungan keagamaan yang mendukung perjalanan mereka.
DIY Takwa merupakan salah satu program BAZNAS DIY yang berfokus pada penguatan keimanan, pembinaan keagamaan, dan dukungan terhadap kehidupan spiritual masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya menghadirkan manfaat tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui pembinaan yang dapat memberikan bekal dan penguatan bagi masyarakat dalam menjalankan ajaran agama.
Karena itu, BAZNAS DIY melalui DIY Takwa berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembinaan yang ramah dan mendukung bagi para mualaf. Kehadiran tersebut diharapkan dapat membuat saudara mualaf merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam sekaligus mendapatkan bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan barunya.
Dr. H. Munjahid berharap Vincencius senantiasa diberikan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Ia juga mendorong agar perjalanan setelah syahadat terus diisi dengan belajar, beribadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Syahadat adalah awal dari sebuah perjalanan. Semoga Allah SWT memberikan keteguhan iman, kemudahan dalam belajar dan beribadah, serta memberikan lingkungan yang baik untuk terus bertumbuh dalam keislaman,” ungkapnya.
BAZNAS DIY melalui Program DIY Takwa akan terus berupaya memperkuat peran dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada saudara mualaf. Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS DIY dalam menghadirkan kemanfaatan yang tidak hanya dirasakan secara material, tetapi juga memberikan penguatan spiritual dan keberlanjutan pembinaan keagamaan.
Semoga langkah Vincencius dalam memeluk Islam menjadi awal perjalanan yang penuh keberkahan. Semoga Allah SWT meneguhkan iman, melapangkan hati, dan memberikan kemudahan dalam setiap proses belajar dan mengamalkan ajaran Islam.
06/10/2026 | admin
Setiap Tetes Air, Membawa Harapan, BAZNAS DIY dan Pertamina EP Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Dlingo
BANTUL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) , BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) DIY bersama PT Pertamina EP Sukowati Field kembali menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat di wilayah Dlingo, Kabupaten Bantul, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari kepedulian bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi keterbatasan ketersediaan air. Bagi masyarakat yang membutuhkan, air bukan sekadar kebutuhan, melainkan bagian penting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di tengah keterbatasan tersebut, setiap tetes air menjadi begitu berarti. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga keperluan lainnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan lebih tenang dan layak.
Kolaborasi antara BAZNAS DIY, BTB DIY dan PT Pertamina EP Sukowati Field juga menunjukkan bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Bantuan tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk air bersih, tetapi juga membawa pesan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk nyata ikhtiar dalam meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan bantuan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Melalui bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat Dlingo dapat sedikit terbantu. Lebih dari itu, setiap tetes air yang disalurkan menjadi simbol bahwa masih ada kepedulian yang hadir dan harapan yang terus tumbuh.
Semoga air yang disalurkan membawa manfaat, meringankan beban masyarakat, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Karena ketika kepedulian digerakkan bersama, setiap tetes air dapat membawa harapan bagi kehidupan.
05/10/2026 | admin
Di Tengah Keterbatasan, Air Bersih Membawa Harapan ke Patuk
GUNUNGKIDUL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) DIY dan PT Pertamina EP Sukowati Field kembali hadir membawa kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di wilayah Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari masyarakat.
Di tengah keterbatasan sumber air, setiap tetes menjadi begitu berarti. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, baik untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas sehari-hari lainnya, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan layak.
Bagi sebagian masyarakat, air mungkin menjadi sesuatu yang mudah diperoleh. Namun, bagi warga yang menghadapi keterbatasan sumber air, hadirnya bantuan 20.000 liter air bersih menjadi sebuah pertolongan yang sangat berarti. Air tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan rasa lega dan harapan.
Kolaborasi BAZNAS DIY, BTB DIY, dan PT Pertamina EP Sukowati Field menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus menghadirkan manfaat serta membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
BAZNAS DIY melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Semoga bantuan air bersih ini memberikan manfaat, meringankan kebutuhan warga, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi. Karena bagi mereka, setetes air bukan sekadar air, tetapi juga harapan. ????????
05/10/2026 | admin
BAZNAS TV
Rihlah Muharram BAZNAS DIY 1448 H
Penulis: admin
BAZNAS DIY
Penulis: admin












