Berita Terkini
BAZNAS DIY Himpun Rp11,03 Miliar hingga Oktober 2026, Perkuat Program Kesejahteraan Umat
YOGYAKARTA — Wakil Ketua III BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), H. Nursya’bani Purnama, S.S., M.A., menyampaikan laporan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dalam acara Pengajian Pejabat dan Aparat DIY yang diselenggarakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) DIY.
Dalam kesempatan tersebut, H. Nursya’bani Purnama menyampaikan bahwa pengelolaan dana ZIS-DSKL BAZNAS DIY merupakan amanah dari para muzaki, munfiq, Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta masyarakat luas. Dana yang dihimpun selanjutnya dikelola dan disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai ketentuan asnaf melalui berbagai program pemberdayaan dan pelayanan masyarakat.
Pada September 2026, BAZNAS DIY berhasil menghimpun dana ZIS-DSKL dalam neraca (on balance sheet) sebesar Rp924.945.388. Penerimaan tersebut terdiri atas zakat perorangan sebesar Rp481.954.617, zakat badan Rp5.000.000, infak Rp69.955.284, infak terikat Rp367.630.487, dan fidyah Rp405.000. Sementara itu, penerimaan di luar neraca (off balance sheet) tercatat sebesar Rp20.416.600. Dengan demikian, total penghimpunan ZIS-DSKL BAZNAS DIY pada September 2026 mencapai Rp945.361.988.
Secara kumulatif, selama periode Januari hingga Oktober 2026, BAZNAS DIY telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp11.035.073.776. Capaian ini menjadi wujud kepercayaan masyarakat sekaligus penguat komitmen BAZNAS DIY dalam mengelola dana umat secara profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Dana yang terhimpun kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan asnaf melalui lima program strategis, yakni DIY Takwa, DIY Sehat, DIY Sejahtera, DIY Peduli, dan DIY Cerdas. Kelima program tersebut mencakup penguatan kehidupan keagamaan, peningkatan akses kesehatan, pemberdayaan ekonomi mustahik, bantuan kemanusiaan, serta dukungan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam bidang kemanusiaan, BAZNAS DIY juga menghimpun bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp394.737.217. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp146.800.000 disalurkan untuk membantu biaya hidup 367 mahasiswa asal NTT yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyaluran ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah DIY, BPBD DIY, dan Posko NTT di DIY.
Sementara itu, bantuan sebesar Rp247.937.217 disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana melalui BAZNAS Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. Penyaluran tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS DIY untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kehidupan para penyintas bencana.
Komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan zakat juga mengantarkan BAZNAS DIY meraih penghargaan sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik se-Indonesia pada ajang Grand BAZNAS Award 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran BAZNAS DIY dalam mengelola zakat dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BAZNAS DIY mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam menggerakkan sosialisasi cinta zakat kepada masyarakat, salah satunya melalui pembentukan UPZ di berbagai instansi dan lembaga. Masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai ZIS melalui petugas BAZNAS DIY serta memanfaatkan kemudahan pembayaran zakat secara daring melalui https://diy.baznas.go.id/ dan kanal digital resmi BAZNAS DIY lainnya.
BAZNAS DIY menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan mitra yang telah memberikan kepercayaan serta menunaikan ZIS-DSKL melalui BAZNAS DIY. Semoga setiap dana yang disalurkan menjadi amal ibadah yang mendatangkan keberkahan, menyucikan harta, dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui semangat kepedulian dan pemberdayaan, BAZNAS DIY terus berupaya mewujudkan lembaga utama yang menyejahterakan umat secara profesional dan terpercaya.
28/10/2026 | admin
Dari Atap yang Lapuk Menuju Hunian Layak: Senyum Kebahagiaan Mbah Sukar Disapa Kebaikan Zakat
Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Di bawah naungan atap yang kerap bocor dan dinding yang mulai lapuk dimakan usia, senyum bahagia dan rasa syukur tak henti-hentinya terpancar dari wajah Bapak Sukar. Hari itu menjadi momen bersejarah ketika impian memiliki tempat tinggal yang aman dan layak akhirnya mewujud menjadi kenyataan.
Melalui sinergi kebaikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) DIY bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Pelayanan Perumahan (Balai P3KP) secara simbolis menyerahkan bantuan program Rumah Layak Huni (RTLH). Penyerahan bantuan dipusatkan langsung di kediaman Bapak Sukar dan diperuntukkan bagi total 25 penerima manfaat dengan nilai total bantuan mencapai Rp50 juta.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh pimpinan BAZNAS DIY, H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. Dengan penuh kehangatan, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar urusan memugar bangunan fisik, melainkan wujud kepedulian umat untuk menghadirkan rasa aman, hangat, dan martabat bagi sesama.
"Rumah adalah tempat berlindung, tempat di mana kedamaian keluarga dirajut. Kami berharap bantuan dari para muzakki yang disalurkan melalui BAZNAS DIY bersama Balai P3KP ini bisa menjadi peneduh yang nyaman bagi Bapak Sukar dan penerima manfaat lainnya, sehingga dapat beribadah dan menjalani hidup dengan lebih tenang," ungkap H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Bagi Bapak Sukar, bantuan ini bagaikan secercah cahaya di tengah keterbatasan. Rasa haru dan air mata bahagia tak mampu disembunyikan saat menerima dokumen bantuan tersebut secara langsung di rumahnya.
"Kulo mboten ngira bakal pikantuk pitulungan puniki (Saya tidak menyangka akan mendapat bantuan ini). Matur nuwun sanget katur BAZNAS DIY, Balai P3KP, lan sedaya ingkang sampun peduli. Sakniki kulo mboten was-was teras menawi jawah (Sekarang saya tidak khawatir lagi kalau hujan turun)," tutur Bapak Sukar dengan suara bergetar penuh syukur.
Melalui program penataan rumah layak huni ini, BAZNAS DIY dan Balai P3KP berharap dapat terus menyalakan harapan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan, membuktikan bahwa uluran tangan kepedulian senantiasa hadir untuk merangkul masyarakat yang membutuhkan peneduh hidup yang layak.
22/10/2026 | admin
Senyum Bahagia, Mbah Harjo Wakito Saat Bantuan Kemanusiaan Menyapa
Aksi kepedulian sosial kembali dihadirkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan yang ditujukan kepada Bapak Harjo Wakito, seorang warga Kapanewon Kasihan yang sehari-hari mengadu nasib sebagai juru parkir. Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata rasa empati terhadap pejuang nafkah lansia yang terus berjuang mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Di usianya yang tak lagi muda, Mbah Harjo—sapaan akrabnya—masih gigih berdiri di tepi jalan, mengatur kendaraan demi mengumpulkan rupiah demi rupiah. Pekerjaan sebagai tukang parkir tersebut menjadi tumpuan utama bagi dirinya dan sang anak yang kini tinggal berdua bersamanya. Sang anak sendiri pun usiyanya sudah tidak muda lagi, sehingga kondisi perekonomian keluarga mereka tergolong sangat sederhana.
Penyaluran bantuan ini diserahkan secara langsung ke tempat kerja beliau. Bantuan berupa biaya hidup diharapkan dapat sedikit meringankan beban ekonomi keluarga Bapak Harjo Wakito.
"Kami sangat tersentuh melihat kegigihan dan semangat Bapak Harjo Wakito. Di usia lanjut, beliau tetap bekerja keras secara halal untuk menghidupi keluarganya. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat dan memberikan kehangatan serta kebahagiaan bagi beliau dan anaknya," ujar Abid.
Rasa haru dan syukur tak dapat disembunyikan dari wajah Bapak Harjo Wakito saat menerima bantuan tersebut. Beliau menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah peduli dan berbagi kebaikan dengannya.
Melalui kegiatan penyaluran bantuan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk peduli terhadap sesama, khususnya para lansia dan pejuang nafkah jalanan di lingkungan sekitar.
22/10/2026 | admin
Agenda Pimpinan

BAZNAS DIY Himpun Rp11,03 Miliar hingga Oktober 2026, Perkuat Program Kesejahteraan Umat
YOGYAKARTA — Wakil Ketua III BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), H. Nursya’bani Purnama, S.S., M.A., menyampaikan laporan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dalam acara Pengajian Pejabat dan Aparat DIY yang diselenggarakan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) DIY.
Dalam kesempatan tersebut, H. Nursya’bani Purnama menyampaikan bahwa pengelolaan dana ZIS-DSKL BAZNAS DIY merupakan amanah dari para muzaki, munfiq, Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta masyarakat luas. Dana yang dihimpun selanjutnya dikelola dan disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai ketentuan asnaf melalui berbagai program pemberdayaan dan pelayanan masyarakat.
Pada September 2026, BAZNAS DIY berhasil menghimpun dana ZIS-DSKL dalam neraca (on balance sheet) sebesar Rp924.945.388. Penerimaan tersebut terdiri atas zakat perorangan sebesar Rp481.954.617, zakat badan Rp5.000.000, infak Rp69.955.284, infak terikat Rp367.630.487, dan fidyah Rp405.000. Sementara itu, penerimaan di luar neraca (off balance sheet) tercatat sebesar Rp20.416.600. Dengan demikian, total penghimpunan ZIS-DSKL BAZNAS DIY pada September 2026 mencapai Rp945.361.988.
Secara kumulatif, selama periode Januari hingga Oktober 2026, BAZNAS DIY telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp11.035.073.776. Capaian ini menjadi wujud kepercayaan masyarakat sekaligus penguat komitmen BAZNAS DIY dalam mengelola dana umat secara profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Dana yang terhimpun kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan asnaf melalui lima program strategis, yakni DIY Takwa, DIY Sehat, DIY Sejahtera, DIY Peduli, dan DIY Cerdas. Kelima program tersebut mencakup penguatan kehidupan keagamaan, peningkatan akses kesehatan, pemberdayaan ekonomi mustahik, bantuan kemanusiaan, serta dukungan pendidikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam bidang kemanusiaan, BAZNAS DIY juga menghimpun bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar Rp394.737.217. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp146.800.000 disalurkan untuk membantu biaya hidup 367 mahasiswa asal NTT yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyaluran ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah DIY, BPBD DIY, dan Posko NTT di DIY.
Sementara itu, bantuan sebesar Rp247.937.217 disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana melalui BAZNAS Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. Penyaluran tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS DIY untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung pemulihan kehidupan para penyintas bencana.
Komitmen dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan zakat juga mengantarkan BAZNAS DIY meraih penghargaan sebagai BAZNAS Provinsi Terbaik se-Indonesia pada ajang Grand BAZNAS Award 2026. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran BAZNAS DIY dalam mengelola zakat dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BAZNAS DIY mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam menggerakkan sosialisasi cinta zakat kepada masyarakat, salah satunya melalui pembentukan UPZ di berbagai instansi dan lembaga. Masyarakat juga dapat berkonsultasi mengenai ZIS melalui petugas BAZNAS DIY serta memanfaatkan kemudahan pembayaran zakat secara daring melalui https://diy.baznas.go.id/ dan kanal digital resmi BAZNAS DIY lainnya.
BAZNAS DIY menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan mitra yang telah memberikan kepercayaan serta menunaikan ZIS-DSKL melalui BAZNAS DIY. Semoga setiap dana yang disalurkan menjadi amal ibadah yang mendatangkan keberkahan, menyucikan harta, dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui semangat kepedulian dan pemberdayaan, BAZNAS DIY terus berupaya mewujudkan lembaga utama yang menyejahterakan umat secara profesional dan terpercaya.
28-10-2026 | admin

Ketika Al-Quran Menjadi Jalan Perubahan, 79 Santri Lapas Wirogunan Diwisuda
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri acara Wisuda Santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar Angkatan ke-15 yang berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta (Wirogunan), Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin melalui sinergi BAZNAS DIY, Kementerian Agama Kota Yogyakarta, dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS DIY, H. Nursya’bani Purnama, S.E., M.Si., turut hadir sekaligus mewisuda sebanyak 79 santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar. Para santri yang diwisuda telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dengan capaian mulai dari 1 hingga 14 juz.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk mengapresiasi proses belajar dan perjuangan mereka dalam mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Di tengah keterbatasan ruang dan kondisi kehidupan sebagai warga binaan, semangat untuk mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an menjadi bukti bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri selalu terbuka.
Program pembinaan rohani melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi warga binaan. Tidak hanya memberikan pengetahuan keislaman, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran spiritual, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Keterlibatan BAZNAS DIY dalam program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Program DIY Takwa, khususnya dalam mendukung penguatan pembinaan keagamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta, BAZNAS DIY berupaya agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hadir dan memberikan manfaat bagi siapa pun, termasuk para warga binaan.
Capaian hafalan hingga 14 juz yang diraih para santri menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan mendekat kepada Allah SWT. Setiap ayat yang dihafalkan menjadi bagian dari proses perubahan diri, sekaligus bekal spiritual dalam menata masa depan.
BAZNAS DIY berharap pembinaan melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi para santri. Lebih dari sekadar menyelesaikan hafalan, pembelajaran Al-Qur’an diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta memiliki tekad untuk kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan yang positif.
Melalui sinergi dan kepedulian bersama, BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat untuk mendukung pembinaan keagamaan dan membangun kehidupan yang lebih baik. Sebab, setiap langkah menuju kebaikan adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan cahaya Al-Qur’an, harapan, dan perubahan bagi sesama.
08-10-2026 | admin

Selamat & Sukses Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026!
BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Nasional Badan Amil Zakat Nasional Tahun 2026, pada 13–15 Oktober 2026 di Jakarta.Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, semoga Rakornas ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, menyatukan langkah, serta meningkatkan kualitas pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan.Semoga melalui koordinasi dan kolaborasi yang semakin erat, zakat dapat memberikan manfaat yang lebih luas, memberdayakan mustahik, menguatkan kesejahteraan umat, dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.Bersama, kita wujudkan zakat yang produktif, berdampak, dan membawa perubahan nyata bagi umat.#BAZNASDIY #BAZNASRI #RakornasBAZNAS2026 #KonsolidasiZakat #ZakatProduktif #ZakatBerdampak #SahabatBAZNASDIY
13-10-2026 | admin
Berita Pendistribusian

Dari Atap yang Lapuk Menuju Hunian Layak: Senyum Kebahagiaan Mbah Sukar Disapa K
Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Di bawah naungan atap yang kerap bocor dan dinding yang mulai lapuk dimakan usia, senyum bahagia dan rasa syukur tak henti-hentinya terpancar dari wajah Bapak Sukar. Hari itu menjadi momen bersejarah ketika impian memiliki tempat tinggal yang aman dan layak akhirnya mewujud menjadi kenyataan.
Melalui sinergi kebaikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) DIY bersama Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Pelayanan Perumahan (Balai P3KP) secara simbolis menyerahkan bantuan program Rumah Layak Huni (RTLH). Penyerahan bantuan dipusatkan langsung di kediaman Bapak Sukar dan diperuntukkan bagi total 25 penerima manfaat dengan nilai total bantuan mencapai Rp50 juta.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh pimpinan BAZNAS DIY, H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. Dengan penuh kehangatan, beliau menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar urusan memugar bangunan fisik, melainkan wujud kepedulian umat untuk menghadirkan rasa aman, hangat, dan martabat bagi sesama.
"Rumah adalah tempat berlindung, tempat di mana kedamaian keluarga dirajut. Kami berharap bantuan dari para muzakki yang disalurkan melalui BAZNAS DIY bersama Balai P3KP ini bisa menjadi peneduh yang nyaman bagi Bapak Sukar dan penerima manfaat lainnya, sehingga dapat beribadah dan menjalani hidup dengan lebih tenang," ungkap H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Bagi Bapak Sukar, bantuan ini bagaikan secercah cahaya di tengah keterbatasan. Rasa haru dan air mata bahagia tak mampu disembunyikan saat menerima dokumen bantuan tersebut secara langsung di rumahnya.
"Kulo mboten ngira bakal pikantuk pitulungan puniki (Saya tidak menyangka akan mendapat bantuan ini). Matur nuwun sanget katur BAZNAS DIY, Balai P3KP, lan sedaya ingkang sampun peduli. Sakniki kulo mboten was-was teras menawi jawah (Sekarang saya tidak khawatir lagi kalau hujan turun)," tutur Bapak Sukar dengan suara bergetar penuh syukur.
Melalui program penataan rumah layak huni ini, BAZNAS DIY dan Balai P3KP berharap dapat terus menyalakan harapan bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan, membuktikan bahwa uluran tangan kepedulian senantiasa hadir untuk merangkul masyarakat yang membutuhkan peneduh hidup yang layak.
22/10/2026 | admin

BAZNAS DIY dan BTB DIY Salurkan 48.000 Liter Air Bersih ke Jurangjeru, Setiap Te
GUNUNGKIDUL – Di tengah sulitnya mendapatkan air bersih, bantuan air menjadi harapan yang begitu berarti bagi masyarakat. BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) DIY menyalurkan sebanyak 48.000 liter air bersih ke wilayah Jurangjeru, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (21/10/2026). Bantuan ini didistribusikan ke beberapa wilayah untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang masih mengalami keterbatasan pasokan air.
Bagi sebagian orang, air mungkin begitu mudah didapatkan. Cukup membuka keran, air langsung mengalir untuk memasak, mandi, mencuci, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, bagi warga di Jurangjeru, mendapatkan air bersih bukanlah perkara sederhana. Ketika persediaan air menipis, setiap tetes menjadi sesuatu yang berharga, sementara kebutuhan hidup terus berjalan tanpa bisa menunggu.
Sebanyak 48.000 liter air bersih yang disalurkan menjadi bantuan penting bagi warga di tengah kondisi tersebut. Air didistribusikan ke sejumlah titik agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih merata. Meski jumlahnya mencapai puluhan ribu liter, kebutuhan air bersih warga masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.
Gambaran keterbatasan itu terlihat dari daya tahan persediaan air di setiap tandon. Satu tandon air hanya mampu mencukupi kebutuhan warga selama kurang lebih tiga hari. Setelah itu, masyarakat kembali dihadapkan pada kebutuhan untuk mendapatkan pasokan air berikutnya. Artinya, air yang datang hari ini memberikan kelegaan, tetapi kebutuhan esok hari tetap menjadi penantian.
Di balik setiap tandon yang terisi, ada keluarga yang berharap dapat menjalani hari dengan lebih tenang. Ada orang tua yang membutuhkan air untuk menyiapkan makanan, ada anak-anak yang memerlukan air untuk menjaga kebersihan diri, dan ada berbagai kebutuhan rumah tangga yang harus tetap terpenuhi. Dalam kondisi seperti ini, air bersih bukan sekadar bantuan, melainkan penopang kehidupan sehari-hari.
Melalui program distribusi air bersih ini, BAZNAS DIY bersama BTB DIY berupaya menghadirkan kepedulian secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. Penyaluran ini juga menjadi wujud nyata amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki serta donatur yang dititipkan melalui BAZNAS DIY untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Meski demikian, keterbatasan pasokan air yang hanya mampu memenuhi kebutuhan warga selama beberapa hari menunjukkan bahwa perjuangan masyarakat untuk mendapatkan air bersih belum sepenuhnya selesai. Dukungan dan kepedulian berbagai pihak masih dibutuhkan agar kebutuhan dasar ini dapat terus terpenuhi. Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi keluarga yang tengah menghadapi kesulitan air.
BAZNAS DIY mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap saudara-saudara yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sebab, bagi mereka yang sedang menanti datangnya air, setiap tetes bukan hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga menghadirkan ketenangan, menjaga kehidupan, dan menumbuhkan harapan. Dari 48.000 liter air yang mengalir ke Jurangjeru, tersampaikan pesan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi kesulitan. Bersama, kepedulian dapat menjadi sumber kekuatan bagi masyarakat untuk melewati masa-masa sulit.
Mari alirkan kebaikan melalui Sedekah Air.Sedekah Air, hadirkan kehidupan. Tunaikan melalui rekening:BSI 309-12-2019-8Tambahkan kode unik 091 di belakang nominal transfer untuk memudahkan verifikasi.
21/10/2026 | admin

Setiap Tetes Air, Membawa Harapan, BAZNAS DIY dan Pertamina EP Salurkan 20.000l
BANTUL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) , BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) DIY bersama PT Pertamina EP Sukowati Field kembali menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat di wilayah Dlingo, Kabupaten Bantul, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari kepedulian bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi keterbatasan ketersediaan air. Bagi masyarakat yang membutuhkan, air bukan sekadar kebutuhan, melainkan bagian penting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di tengah keterbatasan tersebut, setiap tetes air menjadi begitu berarti. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga keperluan lainnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan lebih tenang dan layak.
Kolaborasi antara BAZNAS DIY, BTB DIY dan PT Pertamina EP Sukowati Field juga menunjukkan bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Bantuan tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk air bersih, tetapi juga membawa pesan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk nyata ikhtiar dalam meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan bantuan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Melalui bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat Dlingo dapat sedikit terbantu. Lebih dari itu, setiap tetes air yang disalurkan menjadi simbol bahwa masih ada kepedulian yang hadir dan harapan yang terus tumbuh.
Semoga air yang disalurkan membawa manfaat, meringankan beban masyarakat, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Karena ketika kepedulian digerakkan bersama, setiap tetes air dapat membawa harapan bagi kehidupan.
06/10/2026 | admin
Artikel Terbaru
BTB DIY Gelar Mubeslub, Fahmi Hidayati Terpilih sebagai Ketua Harian
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) di Kantor BAZNAS DIY, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, menampung aspirasi anggota, serta merumuskan langkah strategis bagi kemajuan organisasi dalam menjalankan misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Mubeslub dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS DIY sekaligus Komandan Besar BTB DIY, H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. Dalam musyawarah tersebut, para anggota diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat, masukan, serta aspirasi sebagai bahan evaluasi dan pengembangan organisasi ke depan.
Pembahasan diawali dengan penerimaan berbagai pendapat dan aspirasi dari anggota BTB DIY. Beragam masukan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang terbuka, memperkuat kebersamaan, serta mendorong peningkatan kualitas kinerja BTB DIY dalam menjalankan tugas kemanusiaan, khususnya pada penanganan kebencanaan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melalui forum musyawarah ini, BTB DIY juga meneguhkan pentingnya solidaritas, kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan sinergi antaranggota. Sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana, BTB DIY diharapkan terus meningkatkan kapasitas personel agar mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Salah satu hasil penting Mubeslub tahun ini adalah terpilihnya Fahmi Hidayati sebagai Ketua Harian BTB DIY. Terpilihnya Fahmi diharapkan menjadi awal penguatan kepemimpinan dan tata kelola organisasi, sekaligus membawa semangat baru bagi seluruh anggota dalam mengembangkan program dan meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai situasi kebencanaan.
BAZNAS DIY menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Fahmi Hidayati atas amanah yang diberikan. Semoga kepercayaan tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian. Kepemimpinan yang kuat diharapkan mampu merangkul seluruh anggota, mengoptimalkan potensi relawan, serta mempererat koordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas kemanusiaan.
Dengan terselenggaranya Mubeslub ini, BTB DIY diharapkan semakin solid, tangguh, dan profesional dalam menjalankan perannya sebagai garda kemanusiaan. Tidak hanya sigap dalam merespons bencana, BTB DIY juga diharapkan terus menumbuhkan kepedulian, memperluas kolaborasi, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Semangat kebersamaan yang dibangun melalui musyawarah ini menjadi modal penting untuk melangkah ke depan. Dengan dukungan BAZNAS DIY dan komitmen seluruh anggota, BTB DIY diharapkan semakin siap menjalankan misi kemanusiaan, menjadi bagian dari solusi di tengah situasi darurat, serta menghadirkan pertolongan dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
17/10/2026 | admin
Amanah Berbuah Prestasi, BAZNAS DIY Terbaik se-Indonesia
Alhamdulillah, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil meraih penghargaan “BAZNAS Provinsi dengan Tata Kelola Terbaik se-Indonesia” dalam ajang GRAND BAZNAS AWARD 2026. ????
Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi atas komitmen BAZNAS DIY dalam mewujudkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta terus menghadirkan manfaat nyata bagi umat.
Terima kasih kepada seluruh muzaki, munfiq, dan sahabat BAZNAS DIY atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas manfaat zakat bagi masyarakat.
15/10/2026 | admin
Ketika Al-Quran Menjadi Jalan Perubahan, 79 Santri Lapas Wirogunan Diwisuda
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri acara Wisuda Santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar Angkatan ke-15 yang berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta (Wirogunan), Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin melalui sinergi BAZNAS DIY, Kementerian Agama Kota Yogyakarta, dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS DIY, H. Nursya’bani Purnama, S.E., M.Si., turut hadir sekaligus mewisuda sebanyak 79 santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar. Para santri yang diwisuda telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dengan capaian mulai dari 1 hingga 14 juz.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk mengapresiasi proses belajar dan perjuangan mereka dalam mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Di tengah keterbatasan ruang dan kondisi kehidupan sebagai warga binaan, semangat untuk mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an menjadi bukti bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri selalu terbuka.
Program pembinaan rohani melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi warga binaan. Tidak hanya memberikan pengetahuan keislaman, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran spiritual, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Keterlibatan BAZNAS DIY dalam program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Program DIY Takwa, khususnya dalam mendukung penguatan pembinaan keagamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta, BAZNAS DIY berupaya agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hadir dan memberikan manfaat bagi siapa pun, termasuk para warga binaan.
Capaian hafalan hingga 14 juz yang diraih para santri menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan mendekat kepada Allah SWT. Setiap ayat yang dihafalkan menjadi bagian dari proses perubahan diri, sekaligus bekal spiritual dalam menata masa depan.
BAZNAS DIY berharap pembinaan melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi para santri. Lebih dari sekadar menyelesaikan hafalan, pembelajaran Al-Qur’an diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta memiliki tekad untuk kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan yang positif.
Melalui sinergi dan kepedulian bersama, BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat untuk mendukung pembinaan keagamaan dan membangun kehidupan yang lebih baik. Sebab, setiap langkah menuju kebaikan adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan cahaya Al-Qur’an, harapan, dan perubahan bagi sesama.
08/10/2026 | admin
BAZNAS TV
Rihlah Muharram BAZNAS DIY 1448 H
Penulis: admin
BAZNAS DIY
Penulis: admin












