WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

Jadwal Waktu Sholat Sabtu 7 Februari 2026 untuk Wilayah DIY dan Sekitarnya
Jadwal Waktu Sholat Sabtu 7 Februari 2026 untuk Wilayah DIY dan Sekitarnya
Jadwal sholat ini bukan hanya pengingat waktu…tetapi panggilan lembut dari Allah,agar di tengah sibuknya dunia, kita tetap pulang dalam sujud. Karena sholat bukan sekadar kewajiban,ia adalah tempat hati beristirahat,tempat jiwa menemukan tenang,dan tempat doa-doa kita didengar. Allah berfirman: "Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar."(QS. Al-‘Ankabut: 45) Setiap kali adzan berkumandang,itu bukan hanya suara…itu adalah undangan cinta dari Rabb kita,untuk mendekat, memohon, dan berserah. Mari jaga sholat,karena mungkin itulah jalan Allah menjaga hidup kita. ???? Jangan tunda sujudmu…sebab di dalamnya ada keberkahan yang tak ternilai.
07/02/2026 | admin
Jadwal Waktu Sholat Jum'at 6 Februari 2026 untuk Wilayah DIY dan Sekitarnya
Jadwal Waktu Sholat Jum'at 6 Februari 2026 untuk Wilayah DIY dan Sekitarnya
Jadwal sholat ini bukan hanya pengingat waktu…tetapi panggilan lembut dari Allah,agar di tengah sibuknya dunia, kita tetap pulang dalam sujud. Karena sholat bukan sekadar kewajiban,ia adalah tempat hati beristirahat,tempat jiwa menemukan tenang,dan tempat doa-doa kita didengar. Allah berfirman: "Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar."(QS. Al-‘Ankabut: 45) Setiap kali adzan berkumandang,itu bukan hanya suara…itu adalah undangan cinta dari Rabb kita,untuk mendekat, memohon, dan berserah. Mari jaga sholat,karena mungkin itulah jalan Allah menjaga hidup kita. ???? Jangan tunda sujudmu…sebab di dalamnya ada keberkahan yang tak ternilai.
06/02/2026 | admin
Jadwal Waktu Sholat Kamis 5 Februari 2026 untuk Wilayah DIY dan Sekitarnya
Jadwal Waktu Sholat Kamis 5 Februari 2026 untuk Wilayah DIY dan Sekitarnya
Jadwal sholat ini bukan hanya pengingat waktu…tetapi panggilan lembut dari Allah,agar di tengah sibuknya dunia, kita tetap pulang dalam sujud. Karena sholat bukan sekadar kewajiban,ia adalah tempat hati beristirahat,tempat jiwa menemukan tenang,dan tempat doa-doa kita didengar. Allah berfirman: "Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar."(QS. Al-‘Ankabut: 45) Setiap kali adzan berkumandang,itu bukan hanya suara…itu adalah undangan cinta dari Rabb kita,untuk mendekat, memohon, dan berserah. Mari jaga sholat,karena mungkin itulah jalan Allah menjaga hidup kita. ???? Jangan tunda sujudmu…sebab di dalamnya ada keberkahan yang tak ternilai.
05/02/2026 | admin

Agenda Pimpinan

BAZNAS DIY dan Kanwil Kemenag DIY Gelar Rapat Pleno Permohonan Legalisasi Operasional Lembaga Zakat
BAZNAS DIY dan Kanwil Kemenag DIY Gelar Rapat Pleno Permohonan Legalisasi Operasional Lembaga Zakat
Yogyakarta — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY mengadakan rapat pleno terkait permohonan legalisasi operasional lembaga zakat di Provinsi DIY. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat 3 Lantai 2 Kanwil Kemenag DIY selasa, 2/2/2026. Rapat pleno ini menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penataan lembaga zakat agar dapat beroperasi secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui forum ini, diharapkan pengelolaan zakat di wilayah DIY dapat berjalan lebih terstruktur, akuntabel, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, SS., MA. Sementara dari pihak Kanwil Kemenag DIY hadir H. Ujang Sihabudin, S.Ag., M.Si beserta jajaran. Sinergi antara BAZNAS DIY dan Kanwil Kemenag DIY ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola zakat serta memastikan lembaga-lembaga zakat yang beroperasi di DIY memiliki legalitas yang jelas dan mampu menjalankan fungsi penghimpunan serta pendistribusian zakat secara profesional.

02-02-2026 | admin

BAZNAS DIY Laporkan Penghimpunan ZIS-DSKL Tahun 2025 Capai Rp12,4 Miliar   
BAZNAS DIY Laporkan Penghimpunan ZIS-DSKL Tahun 2025 Capai Rp12,4 Miliar  
Wakil Ketua I BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Munjahid, M.Ag, menyampaikan laporan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dalam sebuah pertemuan pengajian bersama para stakeholder dan masyarakat. Dalam sambutannya, beliau menjelaskan bahwa dana ZIS-DSKL yang dihimpun berasal dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) para pegawai ASN serta masyarakat umum di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghimpunan ZIS-DSKL Bulan Desember 2025 Capai Rp2,24 Miliar Dr. H. Munjahid, M.Ag, menyampaikan bahwa pada bulan Desember 2025, BAZNAS DIY berhasil menghimpun dana ZIS-DSKL sebesar Rp2.242.893.707, dengan rincian: Zakat Perorangan: Rp754.194.091 Zakat Badan: Rp5.000.000 Infak: Rp76.562.525 Infak Terikat: Rp1.405.997.091 Fidyah: Rp350.000 DSKL: Rp750.000 Total Penghimpunan Januari–Desember 2025 Mencapai Rp12,42 Miliar Sepanjang tahun 2025, total penghimpunan ZIS-DSKL BAZNAS DIY tercatat sebesar Rp12.424.848.524, dengan perincian: Zakat Perorangan: Rp7.387.821.627 Zakat Badan: Rp60.000.000 Infak: Rp740.828.550 Infak Terikat: Rp3.104.932.495 Zakat Fitrah: Rp72.242.007 Fidyah: Rp89.333.845 DSKL: Rp552.220.000 Natura: Rp417.470.000 Dr. H. Munjahid, M.Ag, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam optimalisasi penghimpunan dana ZIS-DSKL melalui BAZNAS DIY. Raih Berbagai Penghargaan Tingkat Nasional Selama tahun 2025, BAZNAS DIY juga memperoleh berbagai penghargaan atas prestasi dan kontribusinya dalam pengelolaan zakat serta pemberdayaan masyarakat, di antaranya: BAZNAS Provinsi Penanganan Stunting Terbaik Kantor Digital Terbaik Wilayah Barat Pengguna SIMBALITE Terbaik Wilayah Koordinator SiMBA Terbaik Wilayah Barat Perencanaan Terbaik Kategori C Pelaporan Terbaik Dukungan Wakil Gubernur DIY KGPAA Pakualam X melalui zakat keteladanan Penghargaan BKKBN sebagai Lembaga Pendukung Penurunan Stunting di DIY Penyaluran Program Capai Rp12,14 Miliar untuk 29.038 Jiwa Dana yang telah dihimpun kemudian didistribusikan kepada para penerima manfaat sesuai dengan asnaf melalui lima program strategis, yaitu bidang: Ketakwaan Kesehatan Kesejahteraan Kemanusiaan Pendidikan Sepanjang tahun 2025, BAZNAS DIY telah melaksanakan berbagai program, seperti: Paket Keluarga bagi pegawai Non-ASN dan Non P3K Paket Logistik Lansia Seumur Hidup di Kampung Berkah Skrining kesehatan gigi bagi anak yatim dan dhuafa bekerja sama dengan RSGM UMY, RSGM UGM, dan Pepsodent Bantuan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) Program penanganan stunting Khitan Massal, Nikah Massal, dan program sosial lainnya Total penyaluran tahun 2025 mencapai: Rp12.144.460.996 kepada 29.038 jiwa penerima manfaat. Donasi Kemanusiaan untuk Wilayah Sumatera Selain program di DIY, BAZNAS DIY juga menghimpun donasi kemanusiaan bagi saudara-saudara yang terdampak musibah di wilayah Sumatera dengan total: Rp1.376.440.357 Donasi tersebut disalurkan melalui Pemerintah Provinsi DIY untuk membantu mahasiswa terdampak di DIY, serta melalui BAZNAS RI untuk mendukung penanganan kebutuhan masyarakat di provinsi-provinsi terdampak. Ajakan Cinta Zakat dan Kemudahan Pembayaran Digital BAZNAS DIY mengajak seluruh stakeholder untuk terus berpartisipasi aktif dalam gerakan sosialisasi cinta zakat melalui pembentukan UPZ serta konsultasi ZIS bersama petugas BAZNAS. Masyarakat juga dapat memanfaatkan kemudahan pembayaran zakat secara digital melalui website resmi: www.diy.baznas.go.id Dr. H. Munjahid, M.Ag, menutup dengan doa bagi para muzaki dan munfiq agar harta yang ditunaikan menjadi berkah dan penyuci. “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang telah diberikan, memberkahi harta yang tersisa, dan menjadikannya sebagai pembersih bagi para muzaki.”

29-01-2026 | admin

BAZNAS Seluruh Indonesia Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama, BAZNAS DIY Ikuti Secara Daring
BAZNAS Seluruh Indonesia Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama, BAZNAS DIY Ikuti Secara Daring
Yogyakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) seluruh Indonesia menggelar tasyakuran dan doa bersama yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh BAZNAS pusat, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota se-Indonesia. Pimpinan dan jajaran BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti kegiatan tersebut dari ruang rapat BAZNAS DIY. Hadir dalam kesempatan ini Ketua BAZNAS DIY Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., Wakil Ketua II H. Jazilus Sakhok, MA., Ph.D., Wakil Ketua IV H. Ahmad Lutfi, SS., MA., beserta staf pelaksana BAZNAS DIY. Kegiatan tasyakuran dan doa bersama ini menjadi momentum untuk bersyukur atas perjalanan dan capaian BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memohon keberkahan serta kelancaran dalam menjalankan amanah keumatan ke depan. Melalui doa bersama ini, diharapkan seluruh jajaran BAZNAS semakin solid, profesional, dan amanah dalam mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan dan kemaslahatan umat di seluruh Indonesia.

20-01-2026 | admin

Berita Pendistribusian

Bantuan Usaha BAZNAS DIY untuk Pelaku UMKM di Sleman
Bantuan Usaha BAZNAS DIY untuk Pelaku UMKM di Sleman
Sleman — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan alat usaha dan modal kepada mustahik sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi umat. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin (22/12/2025) dan diserahkan kepada Ibu Duwi, pelaku usaha kecil yang berdomisili di Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman. Bantuan yang diberikan berupa alat penunjang usaha serta tambahan modal kerja yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan pendapatan usaha Ibu Duwi. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud komitmen BAZNAS DIY dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan sektor usaha mikro. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program bantuan alat usaha dan modal ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha kecil agar dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Dengan dukungan yang tepat, diharapkan mustahik tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga bertransformasi menjadi muzaki di masa mendatang. Ibu Duwi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS DIY. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam menunjang keberlangsungan usahanya serta memberikan semangat baru untuk terus berusaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. BAZNAS DIY terus berupaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran melalui berbagai program produktif, khususnya di bidang ekonomi, sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
22/12/2025 | Admin
Wujud Kepedulian Generasi, BAZNAS DIY dan Mitra Gelar Khitan Massal
Wujud Kepedulian Generasi, BAZNAS DIY dan Mitra Gelar Khitan Massal
Bantul - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama mitra resmi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus bangsa melalui kegiatan Khitan Massal, yang diselenggarakan pada Minggu (21/12/2025) di Graha Nur Hidayah, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul. Kegiatan khitan massal ini diikuti puluhan anak dari keluarga prasejahtera di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran, khususnya pada bidang kesehatan dan sosial kemanusiaan. Pelaksanaan kegiatan ini terselenggara berkat sinergi BAZNAS DIY dengan sejumlah mitra strategis, di antaranya NU Care–LAZISNU DIY, Pamella Supermarket, RS Nur Hidayah, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Bank BPD DIY Syariah, serta Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI) DIY. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Taru Martani, PT Naturindo, dan PT AMI. Kolaborasi tersebut memastikan layanan khitan berjalan aman, nyaman, dan sesuai standar medis. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua BAZNAS DIY Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., Pendiri dan Pemilik Pamella Supermarket Ibu Noor Liesnani, serta jajaran Pimpinan BAZNAS DIY, yaitu Dr. H. Munjahid, M.Ag., H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., dan H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A. Hadir pula perwakilan NU Care–LAZISNU, IDI, PABI, Direktur RS Nur Hidayah, serta para mitra dan relawan pendukung. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyampaikan bahwa khitan massal tidak hanya merupakan layanan medis, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda. “Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY bersama para mitra berupaya memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua,” ujarnya. Proses khitan dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan peserta. Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, para peserta juga menerima uang saku sebesar Rp400.000, sarung, peci, baju koko, alat tulis, snack, makan, bingkisan, serta obat-obatan sebagai dukungan pascatindakan. BAZNAS DIY mengapresiasi peran seluruh mitra, tenaga kesehatan, dan relawan yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan ini. Melalui program khitan massal, BAZNAS DIY berharap dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.
21/12/2025 | Admin
BAZNAS DIY Salurkan Sedekah Terikat Beras dari Toko Mekar Jaya ke Panti Asuhan
BAZNAS DIY Salurkan Sedekah Terikat Beras dari Toko Mekar Jaya ke Panti Asuhan
Yogyakarta — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali melaksanakan pendistribusian sedekah terikat berupa beras yang bersumber dari Toko Mekar Jaya kepada panti asuhan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY dalam menyalurkan amanah para donatur secara tepat sasaran dan berkelanjutan (18/12/25) Penyaluran sedekah terikat tersebut dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali guna mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bagi anak-anak yang berada di panti asuhan. Melalui program ini, BAZNAS DIY berkomitmen untuk memastikan keberlangsungan bantuan yang memberikan manfaat nyata bagi para penerima. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Toko Mekar Jaya atas kepercayaan dan kepeduliannya dalam menyalurkan sedekah melalui BAZNAS DIY. Sinergi ini diharapkan dapat terus terjalin sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga pengelola zakat dan pelaku usaha dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Pihak panti asuhan penerima manfaat menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan. Bantuan beras ini sangat membantu dalam mencukupi kebutuhan konsumsi harian anak-anak panti asuhan. Melalui pendistribusian sedekah terikat ini, BAZNAS DIY terus berupaya menjalankan peran sebagai lembaga yang profesional, transparan, dan amanah dalam mengelola serta mendistribusikan dana ZIS untuk kesejahteraan umat.
18/12/2025 | Admin

Artikel Terbaru

Nisfu Syaban: Malam Penuh Ampunan dan Persiapan Menuju Ramadan
Nisfu Syaban: Malam Penuh Ampunan dan Persiapan Menuju Ramadan
Nisfu Syaban merupakan salah satu momen istimewa dalam kalender Islam yang selalu dinantikan oleh umat Muslim. Kata nisfu berarti pertengahan, sedangkan Syaban adalah nama bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Dengan demikian, Nisfu Syaban merujuk pada pertengahan bulan Syaban, tepatnya malam tanggal 15 Syaban. Malam ini diyakini sebagai waktu yang penuh keberkahan, ampunan, serta kesempatan untuk memperbaiki diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Makna dan Kedudukan Bulan Syaban Bulan Syaban memiliki kedudukan khusus dalam Islam. Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang banyak berpuasa sunnah di bulan ini. Dalam sebuah hadis, Aisyah r.a. menyebutkan bahwa Rasulullah SAW sering berpuasa di bulan Syaban hingga seakan-akan hampir menghabiskan seluruh hari-harinya dengan puasa. Hal ini menunjukkan bahwa Syaban adalah bulan persiapan ruhani sebelum datangnya Ramadan. Nisfu Syaban, sebagai puncak pertengahan bulan ini, dipandang sebagai momentum evaluasi diri. Umat Islam diajak untuk merenungkan amal perbuatan yang telah dilakukan, memperbanyak taubat, serta menata niat agar kelak memasuki Ramadan dalam kondisi iman yang lebih kuat. Keutamaan Malam Nisfu Syaban Banyak ulama menjelaskan bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan tersendiri. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa pada malam ini Allah SWT membuka pintu ampunan seluas-luasnya bagi hamba-Nya. Doa-doa yang dipanjatkan dengan penuh keikhlasan diharapkan mendapat perhatian khusus dari Allah SWT. Keutamaan malam Nisfu Syaban juga sering dikaitkan dengan pengampunan dosa, kecuali bagi mereka yang masih menyimpan permusuhan, kesyirikan, atau kebencian mendalam kepada sesama. Oleh karena itu, selain memperbaiki hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah), umat Islam juga dianjurkan untuk memperbaiki hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). Amalan yang Dianjurkan pada Nisfu Syaban Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah. Beberapa amalan yang lazim dilakukan antara lain: Memperbanyak Istighfar dan TaubatNisfu Syaban adalah waktu yang tepat untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah lalu. Istighfar yang diucapkan dengan penuh penyesalan dan tekad untuk memperbaiki diri menjadi kunci utama. Membaca Al-Qur’anMenghidupkan malam Nisfu Syaban dengan membaca Al-Qur’an dapat menjadi sarana menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Banyak umat Islam memilih membaca surat Yasin atau surat-surat lain sesuai kemampuan. Berdoa Memohon Kebaikan Dunia dan AkhiratDoa pada malam Nisfu Syaban sering diisi dengan permohonan keselamatan, kesehatan, kelapangan rezeki, serta keteguhan iman. Intinya adalah memohon yang terbaik untuk kehidupan dunia dan akhirat. Shalat SunnahMelaksanakan shalat sunnah, baik shalat malam maupun shalat sunnah lainnya, menjadi salah satu bentuk penghambaan yang dianjurkan untuk mengisi malam penuh berkah ini. Puasa Sunnah di Siang HariSebagian ulama menganjurkan puasa sunnah pada tanggal 15 Syaban sebagai bentuk ibadah tambahan, meskipun yang lebih ditekankan adalah memperbanyak puasa di bulan Syaban secara umum. Nisfu Syaban sebagai Momentum Introspeksi Diri Lebih dari sekadar rutinitas ibadah, Nisfu Syaban seharusnya menjadi momentum introspeksi diri bagi setiap Muslim. Di bulan ini, umat Islam diajak untuk mengevaluasi kualitas ibadah, akhlak, serta hubungan sosial yang telah dijalani selama setahun terakhir. Pertanyaan sederhana seperti “Apakah shalat kita sudah lebih baik?”, “Apakah lisan kita terjaga dari menyakiti orang lain?”, dan “Apakah hati kita bersih dari dengki dan iri?” menjadi bahan renungan yang sangat relevan. Dengan introspeksi ini, Nisfu Syaban dapat menjadi titik balik menuju perubahan yang lebih baik. Meluruskan Niat Menyambut Ramadan Nisfu Syaban juga sering disebut sebagai gerbang menuju Ramadan. Oleh karena itu, meluruskan niat menjadi hal yang sangat penting. Umat Islam dianjurkan untuk menyiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual agar dapat menjalani ibadah Ramadan dengan optimal. Persiapan ini meliputi pembiasaan ibadah sunnah, menjaga kesehatan, serta memperbaiki manajemen waktu. Dengan demikian, ketika Ramadan tiba, seorang Muslim tidak lagi kaget dengan intensitas ibadah, melainkan sudah siap menjalaninya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Nisfu Syaban adalah malam yang sarat makna dan penuh peluang kebaikan. Ia bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta mempersiapkan hati menyambut bulan suci Ramadan. Dengan mengisi Nisfu Syaban melalui ibadah, doa, dan introspeksi diri, semoga kita termasuk hamba-hamba yang mendapatkan rahmat, ampunan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat.
02/02/2026 | admin
Amalan Nisfu Syaban: Membersihkan Hati dan Menguatkan Hubungan dengan Allah
Amalan Nisfu Syaban: Membersihkan Hati dan Menguatkan Hubungan dengan Allah
Nisfu Syaban bukan hanya dikenal sebagai malam penuh ampunan, tetapi juga sebagai waktu terbaik untuk membersihkan hati dan memperbaiki kualitas hubungan seorang hamba dengan Allah SWT. Pada pertengahan bulan Syaban ini, umat Islam diajak tidak sekadar memperbanyak ibadah lahiriah, melainkan juga menata kembali batin dan niat sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Berbeda dengan malam-malam istimewa lainnya, amalan Nisfu Syaban memiliki penekanan kuat pada keikhlasan, ketulusan, serta upaya memperbaiki hubungan spiritual dan sosial secara seimbang. Nisfu Syaban dan Pentingnya Kebersihan Hati Salah satu pesan utama dari Nisfu Syaban adalah pentingnya membersihkan hati dari penyakit batin. Dalam sejumlah riwayat, disebutkan bahwa pada malam ini Allah SWT memberikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya, kecuali mereka yang masih menyimpan kebencian, permusuhan, dan kedengkian. Hal ini menjadi pengingat bahwa ibadah tidak hanya soal banyaknya amal, tetapi juga tentang kondisi hati. Amalan Nisfu Syaban akan lebih bernilai jika disertai usaha untuk menghilangkan rasa iri, dendam, dan permusuhan kepada sesama. Amalan Nisfu Syaban yang Menyentuh Dimensi Batin Berikut beberapa amalan Nisfu Syaban yang berfokus pada pembinaan hati dan keikhlasan: 1. Muhasabah Diri Secara Mendalam Nisfu Syaban adalah waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Seorang Muslim dianjurkan merenungkan perjalanan hidupnya, termasuk kesalahan, kelalaian ibadah, serta sikap yang mungkin melukai orang lain. Muhasabah yang jujur akan melahirkan kesadaran untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. 2. Memperbanyak Istighfar dengan Kesadaran Penuh Istighfar pada Nisfu Syaban bukan sekadar bacaan lisan, tetapi harus disertai penyesalan dan tekad kuat untuk tidak mengulangi dosa. Mengucapkan istighfar dengan hati yang hadir menjadi salah satu amalan Nisfu Syaban yang paling utama. 3. Memaafkan dan Meminta Maaf Salah satu amalan Nisfu Syaban yang sering terlupakan adalah saling memaafkan. Membersihkan hati dari dendam dan kesalahan masa lalu akan membuka pintu ampunan Allah SWT. Memaafkan orang lain, meskipun berat, merupakan bentuk ibadah yang bernilai tinggi di sisi-Nya. 4. Berdoa untuk Keteguhan Iman Pada malam Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, khususnya doa agar diberi keteguhan iman dan istiqamah dalam kebaikan. Doa ini menjadi bekal penting agar kelak mampu menjalani Ramadan dengan penuh kesungguhan. 5. Puasa Sunnah sebagai Latihan Keikhlasan Puasa sunnah di bulan Syaban, termasuk di sekitar Nisfu Syaban, berfungsi sebagai latihan keikhlasan dan pengendalian diri. Puasa membantu menundukkan hawa nafsu serta melatih kesabaran sebelum datangnya puasa wajib di bulan Ramadan. Menguatkan Hubungan Sosial di Bulan Syaban Selain ibadah personal, amalan Nisfu Syaban juga mencakup perbaikan hubungan sosial. Islam menekankan keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia. Oleh karena itu, momen Nisfu Syaban dapat dimanfaatkan untuk: Menjalin kembali silaturahmi yang renggang Menghindari konflik dan perselisihan Menumbuhkan empati serta kepedulian kepada sesama Dengan hubungan sosial yang baik, hati menjadi lebih lapang dan ibadah pun terasa lebih ringan. Nisfu Syaban sebagai Latihan Menuju Ramadan Secara spiritual, Nisfu Syaban dapat dipandang sebagai “latihan awal” sebelum memasuki Ramadan. Amalan-amalan yang dilakukan pada malam ini, seperti shalat sunnah, doa, puasa, dan muhasabah, akan membentuk kebiasaan baik yang berlanjut di bulan puasa. Jika seorang Muslim mampu menjaga kualitas ibadah dan kebersihan hati sejak Nisfu Syaban, maka Ramadan akan dijalani bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebagai perjalanan spiritual yang bermakna. Amalan Nisfu Syaban bukan hanya tentang memperbanyak ibadah, tetapi juga tentang memperbaiki hati, meluruskan niat, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT serta sesama manusia. Dengan menjadikan Nisfu Syaban sebagai momentum membersihkan hati dan menata kembali kehidupan spiritual, semoga kita dipertemukan dengan Ramadan dalam keadaan iman yang lebih kuat, jiwa yang lebih tenang, dan hati yang lebih bersih.
02/02/2026 | admin
Nisfu Syaban: Panduan Amalan, Makna, dan Rujukan Lengkap
Nisfu Syaban: Panduan Amalan, Makna, dan Rujukan Lengkap
Nisfu Syaban (15 Sya’ban) adalah sebutan untuk malam pertengahan bulan Sya’ban menurut penanggalan Hijriah. Bagi banyak muslim, malam ini menjadi momen spiritual untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta menyiapkan diri secara ruhani menjelang bulan Ramadhan. Pembahasan tentang Nisfu Syaban sering meliputi dalil-dalil hadits, tradisi amalan, dan juga perbedaan pendapat ulama mengenai tata cara peringatan yang tepat. Kata kunci “Nisfu Syaban” akan dibahas berulang kali pada artikel ini agar ramah SEO dan mudah ditemukan oleh pembaca yang mencari panduan praktik dan rujukan. Dasar-dasar keagamaan: Dalil dan status hadits tentang Nisfu Syaban Terdapat beberapa riwayat yang menyebutkan keutamaan malam Nisfu Syaban, misalnya keterangan bahwa Allah “turun” dan memberikan ampunan pada malam tersebut. Namun, para ahli hadits dan fiqh memiliki pandangan berbeda mengenai derajat kekuatan sanad dan bolehnya mengkhususkan ritual tertentu hanya karena malam ini. Beberapa pakar menilai riwayat tentang keutamaan malam tersebut bukan termasuk hadits yang shahih mutlak, sehingga umat diminta berhati-hati dalam mengangkat tradisi baru sebagai ritual wajib. Di sisi lain, ada hadits sahih yang jelas menunjukkan Nabi banyak berpuasa di bulan Sya’ban; hal ini menjadi dasar kuat bagi umat untuk memperbanyak puasa sunnah pada bulan ini sebagai persiapan spiritual menjelang Ramadhan. Perbuatan Nabi dalam banyak meriwayatkan kebiasaan memperbanyak puasa di Sya’ban dianggap teladan yang harus ditiru. Mengapa Nisfu Syaban penting bagi banyak Muslim? Momentum muhasabah (introspeksi) — Nisfu Syaban menjadi pengingat untuk mengecek ibadah, memperbaiki dosa, dan menata niat agar memasuki Ramadhan dengan kesiapan batin. Kesempatan memperbanyak doa dan istighfar — Banyak yang memandang malam ini sebagai waktu mustajab untuk memohon ampunan dan rahmat. Latihan ibadah sebelum Ramadhan — Aktivitas seperti puasa sunnah, shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak sedekah pada bulan Sya’ban dianggap latihan agar kebiasaan baik tetap terjaga saat Ramadhan tiba. Amalan Nisfu Syaban yang dianjurkan (dengan penjelasan) Berikut amalan-amalan yang aman, bermanfaat, dan sesuai sunnah, sekaligus cocok dipraktikkan oleh individu maupun keluarga: 1. Muhasabah dan Taubat Nasuha Lakukan introspeksi: catat dosa besar dan kecil, mintalah ampunan dengan taubat nasuha — penyesalan sungguh-sungguh, berhenti dari perbuatan dosa, dan bertekad tidak mengulanginya. Muhasabah adalah amalan utama yang membuat ibadah lain lebih bermakna. 2. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir Ulangi bacaan istighfar dengan hati yang hadir. Dzikir seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan tahiyat membantu menenangkan batin dan menguatkan hubungan dengan Allah SWT. 3. Shalat Sunnah Malam (Qiyamul Lail) dan Shalat Sunah Ringan Shalat malam, entah sedikit atau banyak, menjadi cara konkret mendekatkan diri kepada Allah. Tidak perlu mengharuskan shalat berjamaah publik jika itu memancing bid’ah; fokus pada kualitas, bukan kuantitas yang paksakan. Beberapa ulama mengingatkan agar tidak memaksakan ritual baru tanpa dalil kuat. 4. Puasa Sunnah di Bulan Sya’ban Sunnah Nabi memperbanyak puasa di Sya’ban menjadi dalil praktis: puasa dapat menjadi latihan menahan diri, memperbanyak kesabaran, dan meningkatkan kekhusyukan sebelum Ramadhan. Namun, puasa sebaiknya dilakukan dengan niat dan tata cara yang benar. 5. Membaca Al-Qur’an dan Membaca Surat Yasin Membaca Al-Qur’an adalah amalan utama kapan pun. Banyak komunitas juga membaca Yasin bersama pada malam-malam tertentu; ini boleh dilakukan selama tidak disertai klaim-klaim yang tidak berdasar secara syar’i. 6. Memperbaiki Hubungan Sesama Manusia Meminta maaf, memaafkan, dan menjalin silaturahmi adalah bentuk ibadah sosial yang sangat ditekankan. Karena ada riwayat yang menyatakan ampunan tidak diberikan kepada mereka yang menyimpan kebencian dalam hati, maka rekonsiliasi sosial menjadi bagian penting dari Nisfu Syaban. Amalan yang perlu kehati-hatian (dan mengapa) Beberapa praktik yang sering muncul di masyarakat adalah pengajian besar-besaran, upacara malam Nisfu Syaban, atau klaim doa khusus yang “pasti dikabulkan” hanya bila dilakukan dalam ritual tertentu. Para ulama mengingatkan: jika sebuah amalan tidak ada dalil shahih yang mengharuskannya atau mengkhususkannya hanya pada satu malam, maka sebaiknya tidak dijadikan ritual wajib atau yang diklaim wajib; amalan boleh dilakukan sebagai kebajikan jika tidak mengandung syirik atau bid’ah yang berbahaya. Contoh tata cara singkat mengisi Nisfu Syaban (praktis untuk keluarga) Awali dengan taubat dan istighfar bersama. Baca surat Yasin atau beberapa juz Al-Qur’an sesuai kemampuan. Lakukan shalat sunnah (2 rakaat atau lebih) secara khusyuk. Doa pribadi: mohon ampunan, kebaikan dunia akhirat, dan keteguhan iman. (Bisa menggunakan doa-doa yang termaktub dalam literatur tasawuf klasik, tetapi ingat untuk tidak mempercayai klaim karomah tanpa dasar). Bijak dalam Merayakan, Konsisten dalam Beribadah Nisfu Syaban adalah kesempatan emas untuk membersihkan hati, memperbanyak amal, dan menyiapkan diri menyambut Ramadhan. Namun demikian, kita harus bijak: ikuti sunnah yang shahih (mis. puasa Sya’ban seperti yang dicontohkan Nabi) dan berhati-hati terhadap tradisi yang tidak berdasar kuat. Fokus utama adalah kualitas hubungan dengan Allah dan perbaikan moral sosial — bukan sekadar tradisi seremonial.
02/02/2026 | admin

BAZNAS TV

BAZNAS DIY

Penulis: admin