Berita Terbaru
Ketika Al-Quran Menjadi Jalan Perubahan, 79 Santri Lapas Wirogunan Diwisuda
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadiri acara Wisuda Santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar Angkatan ke-15 yang berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta (Wirogunan), Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin melalui sinergi BAZNAS DIY, Kementerian Agama Kota Yogyakarta, dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS DIY, H. Nursya’bani Purnama, S.E., M.Si., turut hadir sekaligus mewisuda sebanyak 79 santri Madrasah Al-Qur’an Al Fajar. Para santri yang diwisuda telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dengan capaian mulai dari 1 hingga 14 juz.
Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para santri untuk mengapresiasi proses belajar dan perjuangan mereka dalam mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Di tengah keterbatasan ruang dan kondisi kehidupan sebagai warga binaan, semangat untuk mempelajari, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an menjadi bukti bahwa kesempatan untuk memperbaiki diri selalu terbuka.
Program pembinaan rohani melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi warga binaan. Tidak hanya memberikan pengetahuan keislaman, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran spiritual, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Keterlibatan BAZNAS DIY dalam program tersebut merupakan bagian dari ikhtiar Program DIY Takwa, khususnya dalam mendukung penguatan pembinaan keagamaan dan syiar Islam di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama dan Lapas Kelas IIA Yogyakarta, BAZNAS DIY berupaya agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hadir dan memberikan manfaat bagi siapa pun, termasuk para warga binaan.
Capaian hafalan hingga 14 juz yang diraih para santri menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar dan mendekat kepada Allah SWT. Setiap ayat yang dihafalkan menjadi bagian dari proses perubahan diri, sekaligus bekal spiritual dalam menata masa depan.
BAZNAS DIY berharap pembinaan melalui Madrasah Al-Qur’an Al Fajar dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi para santri. Lebih dari sekadar menyelesaikan hafalan, pembelajaran Al-Qur’an diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih baik, berakhlak, serta memiliki tekad untuk kembali ke tengah masyarakat dengan membawa perubahan yang positif.
Melalui sinergi dan kepedulian bersama, BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat untuk mendukung pembinaan keagamaan dan membangun kehidupan yang lebih baik. Sebab, setiap langkah menuju kebaikan adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan cahaya Al-Qur’an, harapan, dan perubahan bagi sesama.
BERITA08/10/2026 | admin
Ketika Hidayah Mengetuk Hati, DIY Takwa Hadir Mendampingi
YOGYAKARTA — Alhamdulillah, sebuah momen penuh haru dan kebahagiaan berlangsung di Masjid Sulthoni, Kompleks Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Selasa, 6 Oktober 2026. Seorang pegawai di lingkungan Kompleks Kepatihan, Vincencius Paskalis Pratama Putra, mengikrarkan dua kalimat syahadat dan memutuskan untuk memeluk agama Islam.
Prosesi syahadat berlangsung dengan khidmat. Vincencius dengan penuh kesadaran mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda dimulainya perjalanan baru dalam kehidupannya sebagai seorang muslim. Ikrar tersebut dituntun oleh Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua I BAZNAS DIY, di Masjid Sulthoni.
Keputusan memeluk Islam menjadi momentum penting dalam perjalanan spiritual Vincencius. Syahadat bukan sekadar sebuah ikrar, tetapi menjadi pintu awal untuk mengenal Allah SWT, memahami ajaran Islam, serta menjalani kehidupan sebagai seorang muslim dengan penuh keyakinan dan keteguhan hati.
Melalui Program DIY Takwa, BAZNAS DIY hadir tidak hanya pada momentum syahadat, tetapi juga berupaya memberikan pendampingan dan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan bagi saudara mualaf. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar agar para mualaf mendapatkan dukungan dalam mengenal Islam, mempelajari dasar-dasar ibadah, memperkuat keimanan, serta membangun lingkungan keagamaan yang mendukung perjalanan mereka.
DIY Takwa merupakan salah satu program BAZNAS DIY yang berfokus pada penguatan keimanan, pembinaan keagamaan, dan dukungan terhadap kehidupan spiritual masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya menghadirkan manfaat tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga melalui pembinaan yang dapat memberikan bekal dan penguatan bagi masyarakat dalam menjalankan ajaran agama.
Karena itu, BAZNAS DIY melalui DIY Takwa berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang pembinaan yang ramah dan mendukung bagi para mualaf. Kehadiran tersebut diharapkan dapat membuat saudara mualaf merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam sekaligus mendapatkan bekal yang cukup untuk menjalani kehidupan barunya.
Dr. H. Munjahid berharap Vincencius senantiasa diberikan keteguhan hati dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Ia juga mendorong agar perjalanan setelah syahadat terus diisi dengan belajar, beribadah, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Syahadat adalah awal dari sebuah perjalanan. Semoga Allah SWT memberikan keteguhan iman, kemudahan dalam belajar dan beribadah, serta memberikan lingkungan yang baik untuk terus bertumbuh dalam keislaman,” ungkapnya.
BAZNAS DIY melalui Program DIY Takwa akan terus berupaya memperkuat peran dalam pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada saudara mualaf. Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS DIY dalam menghadirkan kemanfaatan yang tidak hanya dirasakan secara material, tetapi juga memberikan penguatan spiritual dan keberlanjutan pembinaan keagamaan.
Semoga langkah Vincencius dalam memeluk Islam menjadi awal perjalanan yang penuh keberkahan. Semoga Allah SWT meneguhkan iman, melapangkan hati, dan memberikan kemudahan dalam setiap proses belajar dan mengamalkan ajaran Islam.
BERITA06/10/2026 | admin
Setiap Tetes Air, Membawa Harapan, BAZNAS DIY dan Pertamina EP Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Dlingo
BANTUL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) , BTB (BAZNAS Tanggap Bencana) DIY bersama PT Pertamina EP Sukowati Field kembali menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan kepada masyarakat di wilayah Dlingo, Kabupaten Bantul, pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari kepedulian bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi keterbatasan ketersediaan air. Bagi masyarakat yang membutuhkan, air bukan sekadar kebutuhan, melainkan bagian penting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Di tengah keterbatasan tersebut, setiap tetes air menjadi begitu berarti. Air yang disalurkan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga keperluan lainnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan lebih tenang dan layak.
Kolaborasi antara BAZNAS DIY, BTB DIY dan PT Pertamina EP Sukowati Field juga menunjukkan bahwa kepedulian yang dilakukan secara bersama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Bantuan tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk air bersih, tetapi juga membawa pesan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk nyata ikhtiar dalam meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan bantuan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
Melalui bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat Dlingo dapat sedikit terbantu. Lebih dari itu, setiap tetes air yang disalurkan menjadi simbol bahwa masih ada kepedulian yang hadir dan harapan yang terus tumbuh.
Semoga air yang disalurkan membawa manfaat, meringankan beban masyarakat, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Karena ketika kepedulian digerakkan bersama, setiap tetes air dapat membawa harapan bagi kehidupan.
BERITA05/10/2026 | admin
Di Tengah Keterbatasan, Air Bersih Membawa Harapan ke Patuk
GUNUNGKIDUL — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) DIY dan PT Pertamina EP Sukowati Field kembali hadir membawa kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 20.000 liter air bersih disalurkan kepada warga di wilayah Patuk, Kabupaten Gunungkidul, pada Minggu, 4 Oktober 2026.
Penyaluran bantuan air bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut membuat ketersediaan air menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari masyarakat.
Di tengah keterbatasan sumber air, setiap tetes menjadi begitu berarti. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga, baik untuk keperluan rumah tangga maupun aktivitas sehari-hari lainnya, sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan lebih nyaman dan layak.
Bagi sebagian masyarakat, air mungkin menjadi sesuatu yang mudah diperoleh. Namun, bagi warga yang menghadapi keterbatasan sumber air, hadirnya bantuan 20.000 liter air bersih menjadi sebuah pertolongan yang sangat berarti. Air tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menghadirkan rasa lega dan harapan.
Kolaborasi BAZNAS DIY, BTB DIY, dan PT Pertamina EP Sukowati Field menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus menghadirkan manfaat serta membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang membutuhkan perhatian dan kepedulian bersama.
BAZNAS DIY melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Semoga bantuan air bersih ini memberikan manfaat, meringankan kebutuhan warga, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi. Karena bagi mereka, setetes air bukan sekadar air, tetapi juga harapan. ????????
BERITA05/10/2026 | admin
BTB DIY Respons Kebakaran Toko Bangunan di Jalan Solo, Sleman
SLEMAN — Personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) DIY merespons kejadian kebakaran yang melanda sebuah toko bangunan di kawasan Jalan Solo, Berbah, Kabupaten Sleman, Kamis (1/10/2026).
Sebanyak lima personel BTB DIY diterjunkan ke lokasi untuk melakukan respons kebencanaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan petugas yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dalam kegiatan tersebut, personel BTB DIY membagikan masker dan air minum kepada masyarakat serta petugas yang berada di sekitar area kebakaran. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat dan petugas yang sedang berada dalam situasi penanganan kebakaran.
Kondisi di lokasi membutuhkan perhatian karena proses pemadaman masih berlangsung. Asap dan aktivitas pemadaman membuat masyarakat maupun petugas di sekitar lokasi membutuhkan perlindungan dan dukungan selama proses penanganan.
Hingga pukul 16.50 WIB, proses pemadaman masih terus dilakukan. Penanganan kebakaran dilaksanakan secara gabungan oleh petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Sleman serta kabupaten dan kota di sekitar wilayah kejadian.
BTB DIY terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lokasi sebagai bagian dari upaya respons cepat terhadap kejadian kebencanaan. Kehadiran BTB DIY diharapkan dapat membantu mendukung proses penanganan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak maupun petugas di lapangan.
Melalui respons kebencanaan ini, BAZNAS DIY menegaskan komitmennya untuk hadir dalam berbagai situasi darurat, memberikan bantuan sesuai kebutuhan, serta memperkuat kepedulian dan solidaritas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA02/10/2026 | admin
BTB DIY Respons Kebakaran Toko Bangunan di Jalan Solo, Sleman
SLEMAN — Personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) DIY merespons kejadian kebakaran yang melanda sebuah toko bangunan di kawasan Jalan Solo, Berbah, Kabupaten Sleman, Kamis (1/10/2026).
Sebanyak lima personel BTB DIY diterjunkan ke lokasi untuk melakukan respons kebencanaan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan petugas yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Dalam kegiatan tersebut, personel BTB DIY membagikan masker dan air minum kepada masyarakat serta petugas yang berada di sekitar area kebakaran. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat dan petugas yang sedang berada dalam situasi penanganan kebakaran.
Kondisi di lokasi membutuhkan perhatian karena proses pemadaman masih berlangsung. Asap dan aktivitas pemadaman membuat masyarakat maupun petugas di sekitar lokasi membutuhkan perlindungan dan dukungan selama proses penanganan.
Hingga pukul 16.50 WIB, proses pemadaman masih terus dilakukan. Penanganan kebakaran dilaksanakan secara gabungan oleh petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Sleman serta kabupaten dan kota di sekitar wilayah kejadian.
BTB DIY terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lokasi sebagai bagian dari upaya respons cepat terhadap kejadian kebencanaan. Kehadiran BTB DIY diharapkan dapat membantu mendukung proses penanganan serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak maupun petugas di lapangan.
Melalui respons kebencanaan ini, BAZNAS DIY menegaskan komitmennya untuk hadir dalam berbagai situasi darurat, memberikan bantuan sesuai kebutuhan, serta memperkuat kepedulian dan solidaritas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA02/10/2026 | admin
BAZNAS DIY Salurkan Beasiswa Rp342 Juta untuk 95 Siswa SMA/Sederajat
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan bagi siswa SMA/sederajat melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan generasi muda di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebanyak 95 siswa SMA/sederajat menerima bantuan beasiswa dengan total nilai Rp342.000.000. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan pendidikan selama dua semester, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan para penerima manfaat.
Penyerahan bantuan beasiswa dilaksanakan di Kantor Dikpora DIY dan dihadiri secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS DIY, H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D. Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara BAZNAS DIY dan Pemerintah Daerah DIY dalam mendukung akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, H. Jazilus Sakhok menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui penyaluran dana zakat, BAZNAS DIY berupaya memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikannya.
“Beasiswa ini merupakan amanah dari para muzaki dan donatur yang dititipkan melalui BAZNAS. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan dan menjadi penyemangat bagi para siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Kerja sama antara BAZNAS DIY dan Dikpora DIY diharapkan dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak pelajar dari keluarga yang membutuhkan dapat memperoleh dukungan pendidikan. Sinergi tersebut juga menjadi wujud nyata kolaborasi dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Bagi para penerima, bantuan beasiswa ini tidak hanya menjadi dukungan secara finansial, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri. Dengan pendidikan yang berkelanjutan, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan manfaat zakat melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan, termasuk bidang pendidikan. Melalui dukungan para muzaki, zakat yang ditunaikan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.
BERITA01/10/2026 | admin
Ayyamul Bidh Rabiul Awal: 3 Hari yang Dianjurkan Puasa Sunnah
Bulan Rabiul Awal merupakan salah satu bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam karena di bulan inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Selain memperbanyak salawat dan mengingat meneladani akhlak Rasulullah, salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan adalah puasa sunnah Ayyamul Bidh Rabiul Awal.
Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah tiga hari yang dilaksanakan setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15. Melaksanakan puasa ini di bulan Rabiul Awal membawa keberkahan ganda bagi siapa saja yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Jadwal dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Nabi
Secara bahasa, Ayyamul Bidh berarti "hari-hari putih". Dinamakan demikian karena pada tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah, bulan memancarkan cahayanya secara penuh (bulan purnama) sehingga malam tampak terang benderang.
Keutamaan utama dari puasa Ayyamul Bidh dijelaskan dalam sebuah hadis sahih. Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa tiga hari setiap bulan adalah seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari dan Muslim)
Melaksanakannya pada bulan Rabiul Awal terasa kian bermakna. Mengingat bulan ini adalah momen kelahiran Rasulullah SAW, menjalankan sunnah beliau menjadi bukti nyata rasa cinta (mahabbah) kita kepada Sang Nabi.
Bacaan Niat dan Tata Cara Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh
Tata cara puasa Ayyamul Bidh sama seperti puasa sunnah pada umumnya, diawali dengan niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Lafal Niat Puasa Ayyamul Bidh:
Nawaitu shauma ayyamil bidh sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta'ala."
Niat ini dapat dilafalkan pada malam hari sebelum terbit fajar atau di pagi hari selama belum mengonsumsi makanan/minuman dan tidak melakukan hal yang membatalkan puasa.
Melengkapi Ibadah Sunnah Rabiul Awal dengan Berbagi Rezeki
Menjalankan ibadah puasa tidak hanya melatih fisik dan menahan hawa nafsu, tetapi juga mengasah kepedulian sosial kita terhadap sesama. Rasa lapar yang kita rasakan saat berpuasa mengingatkan kita pada saudara-saudara yang kurang beruntung.
Oleh karena itu, alangkah indahnya jika ibadah puasa Ayyamul Bidh di bulan Rabiul Awal ini disempurnakan dengan menunaikan zakat, infak, atau sedekah. Berbagi rezeki di bulan mulia ini akan melipatgandakan pahala serta membersihkan harta yang kita miliki.
Sempurnakan Amalan Rabiul Awal Anda!
Lengkapi puasa sunnah Ayyamul Bidh Anda dengan menunaikan zakat dan sedekah melalui lembaga resmi terpercaya. Mari raih keberkahan berlipat di bulan kelahiran Rasulullah. Salurkan kewajiban zakat harta maupun jiwa Anda sekarang juga secara praktis dan aman melalui https://diy.baznas.go.id/bayarzakat, atau cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS
BERITA30/09/2026 | admin
Amalan Rabiul Awal: Momentum Memperbanyak Kebaikan dan Pahala
Amalan Rabiul Awal dapat menjadi momentum memperbanyak kebaikan dan meneladani Rasulullah SAW. Simak amalan, keutamaan, dan cara mengamalkannya.
Amalan Rabiul Awal merupakan berbagai bentuk ibadah dan kebaikan yang dapat dilakukan umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW. Amalan tersebut dapat berupa memperbanyak shalawat, membaca Al-Qur'an, bersedekah, mempelajari sirah Nabi, hingga memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan hanya karena memasuki bulan Rabiul Awal. Karena itu, umat Islam dapat mengisinya dengan berbagai amal kebaikan yang memiliki landasan dalam ajaran Islam. Pembahasan mengenai pahala juga perlu disampaikan berdasarkan dalil yang jelas dan tidak menetapkan keutamaan khusus Rabiul Awal tanpa dasar yang kuat.
Artikel ini membahas amalan yang dapat dilakukan pada Rabiul Awal, manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari, serta cara menjadikan momentum tersebut sebagai sarana untuk meneladani Rasulullah SAW.
Amalan Rabiul Awal yang Bisa Dilakukan
Berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan selama Rabiul Awal dan diteruskan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Memperbanyak shalawat
Membaca shalawat merupakan salah satu bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Shalawat dapat diamalkan setelah salat maupun pada waktu luang.
2. Membaca Al-Qur'an
Membaca Al-Qur'an dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan ibadah. Selain membaca, umat Islam juga dianjurkan memahami dan mengamalkan pesan yang terkandung di dalamnya.
3. Memperbanyak zikir dan doa
Zikir dapat dilakukan untuk mengingat Allah SWT, sedangkan doa menjadi sarana memohon ampunan, petunjuk, dan kebaikan. Keduanya dapat dilakukan kapan saja sesuai kemampuan.
4. Mempelajari sirah Nabi
Mempelajari perjalanan hidup Rasulullah SAW membantu umat Islam mengenal perjuangan dan keteladanan beliau. Sirah dapat dipelajari melalui buku, kajian, maupun sumber keislaman yang tepercaya.
5. Bersedekah
Sedekah merupakan bentuk kepedulian kepada sesama. Sedekah dapat diberikan sesuai kemampuan, baik secara langsung kepada penerima maupun melalui lembaga yang terpercaya.
6. Berbagi kepada sesama
Kebaikan juga dapat dilakukan dengan berbagi makanan, memberikan bantuan, atau meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu orang lain.
7. Menjaga silaturahmi
Menghubungi keluarga, mengunjungi kerabat, dan menjaga hubungan baik dengan tetangga merupakan bentuk kebaikan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
8. Meneladani akhlak Rasulullah SAW
Kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui perilaku. Kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, dan kepedulian kepada sesama merupakan nilai yang dapat diterapkan.
9. Menambah ilmu keislaman
Mengikuti kajian atau membaca sumber keislaman yang tepercaya dapat membantu meningkatkan pemahaman agama dan kehidupan Rasulullah SAW.
10. Membantu orang yang membutuhkan
Membantu sesama tidak selalu harus berupa materi. Tenaga, waktu, ilmu, maupun perhatian juga dapat diberikan sesuai kemampuan.
11. Melakukan muhasabah
Muhasabah merupakan proses mengevaluasi diri. Rabiul Awal dapat menjadi momentum untuk melihat kembali kualitas ibadah, hubungan dengan sesama, dan kebiasaan yang perlu diperbaiki.
Keutamaan dan Cara Mengamalkan Amalan Rabiul Awal
Mengisi Rabiul Awal dengan berbagai amal kebaikan dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW.
Allah SWT menyebut Rasulullah SAW sebagai teladan yang baik dalam QS. Al-Ahzab ayat 21. Karena itu, mengenal kehidupan beliau sebaiknya tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi dilanjutkan dengan menerapkan nilai-nilai yang dapat ditemukan dalam keteladanan beliau.
Amalan juga tidak harus dilakukan sekaligus. Mulailah dari kebiasaan sederhana, seperti membaca Al-Qur'an setiap hari, memperbanyak shalawat, menyisihkan sebagian rezeki untuk sedekah, menjaga silaturahmi, atau membantu orang yang membutuhkan.
Yang terpenting, kebiasaan tersebut dapat dilakukan secara konsisten dan tidak berhenti setelah Rabiul Awal berakhir.
Rabiul Awal dapat menjadi momentum untuk memperbanyak kebaikan sekaligus memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Shalawat, membaca Al-Qur'an, mempelajari sirah, bersedekah, menjaga silaturahmi, dan memperbaiki akhlak merupakan beberapa amalan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan.
Menjadikan kebaikan sebagai kebiasaan adalah salah satu cara agar semangat Rabiul Awal tidak berhenti pada satu bulan, tetapi terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Salurkan kebaikan dan tunaikan zakat melalui BAZNAS DIY, cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS DIY
BERITA30/09/2026 | admin
Puasa Rabiul Awal: 4 Hal Penting tentang Hukum dan Anjuran Puasa
Memasuki bulan Rabiul Awal, pertanyaan tentang hukum puasa Rabiul Awal kembali banyak dicari umat Islam, terutama karena bulan ini identik dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. Perlu dipahami, tidak ada ketentuan khusus yang menetapkan puasa sepanjang Rabiul Awal sebagai ibadah sunnah khusus karena bulan tersebut. Namun, umat Islam tetap dapat menjalankan berbagai puasa sunnah yang memang memiliki dasar syariat, seperti puasa Senin-Kamis dan puasa Ayyamul Bidh. NU Online menjelaskan bahwa puasa Senin-Kamis merupakan puasa sunnah yang dilakukan secara rutin oleh Rasulullah SAW, sementara Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.
1. Puasa Rabiul Awal Tidak Memiliki Puasa Khusus
Tidak ada dalil yang menetapkan bahwa seluruh umat Islam dianjurkan melakukan puasa khusus sepanjang bulan Rabiul Awal. Karena itu, sebaiknya jangan menyebut puasa Rabiul Awal sebagai ibadah sunnah khusus yang memiliki tata cara atau jumlah hari tertentu. Meski demikian, seseorang tetap boleh berpuasa sunnah di bulan ini dengan mengikuti jenis puasa yang memang memiliki dasar dalam syariat.
2. Puasa Senin-Kamis Bisa Dilakukan di Rabiul Awal
Salah satu pilihan yang dapat dilakukan adalah puasa Senin-Kamis. Puasa ini termasuk sunnah yang dianjurkan dan merupakan amalan yang rutin dilakukan Rasulullah SAW. Dalam hadis yang diriwayatkan Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Senin merupakan hari kelahirannya dan hari ketika wahyu diturunkan kepadanya.
3. Puasa Ayyamul Bidh Juga Bisa Menjadi Pilihan
Selain Senin-Kamis, umat Islam dapat menjalankan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Artinya, ketika tanggal tersebut bertepatan dengan Rabiul Awal, puasa Ayyamul Bidh tetap memiliki hukum sunnah sebagaimana bulan-bulan lainnya. Pada Rabiul Awal 1448 H, misalnya, NU Online mencatat Ayyamul Bidh berlangsung pada 26 sampai 28 Agustus 2026.
4. Jadikan Rabiul Awal sebagai Momentum Memperbanyak Amal
Meski tidak ada puasa khusus Rabiul Awal, bulan ini tetap dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah. Puasa sunnah bisa disertai dengan membaca Al-Qur'an, memperbanyak shalawat, bersedekah, memperbaiki akhlak, dan mempelajari sirah Nabi Muhammad SAW. Dengan begitu, semangat memperingati Rabiul Awal tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga mendorong kebiasaan ibadah yang memiliki dasar dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Jika ingin menjadikan Rabiul Awal sebagai momentum memperbanyak amal, jangan berhenti pada puasa sunnah saja. Setelah memperbaiki ibadah, lengkapi juga dengan kepedulian kepada sesama melalui zakat dan sedekah. Jika harta yang dimiliki telah memenuhi syarat wajib zakat, tunaikan kewajiban tersebut melalui BAZNAS DIY. Dengan layanan zakat yang mudah dan terpercaya, Anda dapat menyalurkan zakat sekaligus ikut membantu masyarakat yang membutuhkan. Yuk, jadikan Rabiul Awal sebagai momentum untuk semakin dekat kepada Allah dan semakin bermanfaat bagi sesama. Tunaikan zakat Anda melalui BAZNAS DIY sekarang dan mulai kebaikan dari hari ini, melalui link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS DIY
BERITA30/09/2026 | admin
Renungan tentang Bekal Sebelum Kembali kepada Allah
Kematian adalah kepastian yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Meski demikian, bagi sebagian manusia, kematian terasa menakutkan. Bukan semata karena meninggalkan dunia, keluarga, pekerjaan, dan harta, tetapi juga karena kematian menjadi pintu menuju kehidupan akhirat.
Allah SWT berfirman:
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al-‘Ankabut: 57)
Ayat tersebut mengingatkan bahwa kehidupan di dunia hanyalah sementara. Tidak ada manusia yang dapat menghindar dari kematian. Kaya atau miskin, sehat atau sakit, memiliki jabatan atau tidak, semuanya akan menghadapi waktu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
Mengapa Kematian Menjadi Menakutkan?
Salah satu alasan kematian terasa menakutkan adalah karena manusia tidak mengetahui secara pasti apa yang akan dihadapinya setelah kehidupan dunia berakhir. Dunia yang selama ini dikenal akan ditinggalkan, sementara kehidupan akhirat merupakan kehidupan yang kekal.
Allah SWT berfirman:
“Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali ‘Imran: 185)
Ketakutan terhadap kematian dapat menjadi pengingat bagi seseorang untuk melakukan introspeksi. Apakah amal yang dilakukan sudah cukup? Apakah masih banyak dosa yang belum ditaubati? Apakah hak orang lain telah ditunaikan?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut seharusnya mendorong kita untuk memperbaiki diri, bukan sekadar larut dalam ketakutan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Perbanyaklah mengingat pemutus kenikmatan, yaitu kematian.” (HR. Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)
Mengingat kematian bukan berarti menjadi pesimis terhadap kehidupan. Justru, mengingat kematian dapat membuat kita lebih menghargai waktu dan menggunakan kesempatan hidup untuk melakukan kebaikan.
Kematian Mengingatkan Kita untuk Bersiap
Allah SWT berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat ini mengajarkan pentingnya mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat. Bekal tersebut bukan berupa harta yang kita kumpulkan, jabatan yang kita miliki, atau popularitas yang kita kejar, tetapi amal saleh yang dilakukan dengan ikhlas.
Ketika kematian datang, harta yang selama ini dikumpulkan tidak lagi dapat menemani. Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Muslim)
Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa ada amal yang manfaatnya dapat terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia. Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh menjadi salah satu bentuk investasi akhirat yang dapat dipersiapkan selama hidup.
Jangan Menunggu Tua untuk Berbuat Baik
Kematian tidak mengenal usia. Karena itu, jangan menunggu tua untuk memperbanyak ibadah, jangan menunggu kaya untuk bersedekah, dan jangan menunggu memiliki banyak waktu untuk berbuat baik.
Selagi Allah SWT masih memberikan umur, masih ada kesempatan untuk memperbaiki salat, memperbanyak istighfar, meminta maaf, membantu sesama, menunaikan zakat dan memperbanyak sedekah, serta meninggalkan kebaikan yang bermanfaat bagi orang lain.
Allah SWT berfirman:
“Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka...” (QS. At-Taubah: 103)
Zakat bukan sekadar kewajiban atas harta, tetapi juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus kepedulian kepada sesama. Sementara sedekah menjadi jalan untuk berbagi rezeki dan menghadirkan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Jangan sampai ketika kesempatan hidup telah berakhir, kita baru berharap dapat kembali ke dunia untuk memperbanyak amal. Allah SWT mengingatkan:
“Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, niscaya aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (QS. Al-Munafiqun: 10)
Ayat ini menjadi renungan mendalam. Selagi masih diberi kesempatan, mari tunaikan kewajiban zakat dan jangan lewatkan kesempatan untuk bersedekah.
Zakat yang ditunaikan adalah kewajiban yang diselesaikan. Sedekah yang diberikan adalah kebaikan yang ditanam. Keduanya menjadi bagian dari ikhtiar kita mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat.
Kematian memang sesuatu yang pasti. Namun, yang tidak kita ketahui adalah kapan waktunya tiba dan dengan bekal seperti apa kita akan menghadap Allah SWT.
Maka, selagi masih diberi umur dan rezeki, mari tunaikan zakat, perbanyak sedekah, dan tebarkan manfaat kepada sesama.
Jangan menunggu ajal datang untuk mengingat akhirat. Jadikan hari ini sebagai kesempatan untuk menambah bekal.
Tunaikan zakat. Perbanyak sedekah. Tebarkan manfaat. Raih keberkahan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA29/09/2026 | admin
Cara Meningkatkan Ibadah bagi Seorang Muslim
Menjadi seorang Muslim bukan hanya tentang menjalankan kewajiban, tetapi juga bagaimana terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari, kesibukan, pekerjaan, urusan keluarga, dan berbagai aktivitas terkadang membuat seseorang lalai dari ibadah.
Padahal, waktu yang kita miliki adalah nikmat yang akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang Muslim menuju kehidupan yang lebih baik.
Allah SWT berfirman:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”(QS. Az-Zariyat: 56)
1. Luruskan Niat
Langkah pertama adalah memperbaiki niat. Ibadah yang dilakukan hendaknya semata-mata mengharapkan rida Allah SWT, bukan sekadar ingin mendapatkan pujian dari manusia.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.”(HR. Bukhari dan Muslim)
2. Menjaga Salat Lima Waktu
Salat merupakan ibadah wajib yang menjadi salah satu fondasi utama kehidupan seorang Muslim. Menjaga salat lima waktu secara tepat waktu hendaknya menjadi prioritas.
Allah SWT berfirman:
“Sungguh, salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”(QS. Al-‘Ankabut: 45)
3. Membiasakan Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah petunjuk bagi kehidupan manusia. Membaca Al-Qur’an secara rutin, meskipun hanya beberapa ayat setiap hari, dapat menjadi kebiasaan baik yang menjaga hati tetap dekat dengan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”(HR. Bukhari)
4. Memperbanyak Zikir dan Istighfar
Di tengah kesibukan, zikir menjadi salah satu cara sederhana untuk mengingat Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”(QS. Ar-Ra’d: 28)
5. Tunaikan Zakat, Jangan Menunda Kewajiban
Salah satu bentuk peningkatan ibadah yang sangat penting adalah menunaikan zakat bagi mereka yang telah memenuhi syarat wajib zakat.
Zakat bukan sekadar bentuk kedermawanan. Zakat merupakan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT dan termasuk salah satu rukun Islam. Harta yang telah mencapai nisab dan memenuhi ketentuan wajib zakat memiliki hak yang harus ditunaikan.
Allah SWT berfirman:
“Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahalanya) di sisi Allah.”(QS. Al-Baqarah: 110)
Allah SWT juga berfirman:
“Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka...”(QS. At-Taubah: 103)
Zakat memiliki makna yang sangat dalam. Ia menjadi sarana membersihkan harta dan menyucikan jiwa, sekaligus menghadirkan manfaat bagi mustahik yang berhak menerimanya.
Karena itu, jangan menunggu harta berlebih untuk mulai peduli. Jika harta kita telah memenuhi ketentuan wajib zakat, segeralah tunaikan zakatnya. Jangan menunda kewajiban yang telah menjadi hak Allah dan hak para penerima zakat.
Bagi yang belum memenuhi kewajiban zakat, pintu kebaikan tetap terbuka melalui sedekah dan infak. Sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, kapan pun dan di mana pun.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sedekah tidaklah mengurangi harta.”(HR. Muslim)
Maka, mari periksa kembali harta dan penghasilan kita. Sudahkah zakat ditunaikan? Jika telah memenuhi syarat, jangan ditunda. Tunaikan zakat melalui lembaga amil zakat yang terpercaya agar dapat dikelola dan disalurkan kepada mustahik secara tepat.
6. Perbanyak Sedekah
Selain zakat sebagai kewajiban, seorang Muslim juga dianjurkan memperbanyak sedekah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
Tidak harus menunggu kaya. Berapa pun yang kita mampu, jika diberikan dengan ikhlas, dapat menjadi amal kebaikan.
Allah SWT berfirman:
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya.”(QS. Saba’: 39)
7. Lakukan Amal Secara Konsisten
Meningkatkan ibadah tidak harus dilakukan secara drastis. Mulailah dari amalan yang mampu dilakukan secara konsisten.
Rasulullah SAW bersabda:
“Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling kontinu meskipun sedikit.”(HR. Bukhari dan Muslim)
8. Perbanyak Muhasabah
Luangkan waktu untuk mengevaluasi diri. Apakah salat sudah terjaga? Apakah Al-Qur’an masih dibaca? Apakah zakat sudah ditunaikan? Apakah masih ada kesempatan untuk membantu sesama?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat menjadi pengingat agar hari ini lebih baik daripada hari kemarin.
Jangan Menunggu untuk Menjadi Lebih Dekat kepada Allah
Meningkatkan ibadah tidak harus menunggu kita menjadi sempurna. Mulailah dari sekarang, dari hal-hal yang mampu dilakukan.
Jaga salat. Dekatkan diri dengan Al-Qur’an. Perbanyak zikir. Tunaikan zakat. Perbanyak sedekah. Dan teruslah berbuat baik.
Jika harta yang kita miliki telah memenuhi syarat wajib zakat, jangan menunda untuk menunaikannya. Karena zakat bukan hanya tentang mengeluarkan sebagian harta, tetapi tentang memenuhi kewajiban kepada Allah SWT, membersihkan harta, menyucikan jiwa, dan membantu mereka yang membutuhkan.
Mari tunaikan zakat sebelum terlambat. Sisihkan hak mustahik dari harta kita dan jadikan rezeki yang Allah titipkan sebagai jalan menuju keberkahan.
Tunaikan zakat. Sempurnakan ibadah. Bersihkan harta. Tebarkan manfaat. Raih keberkahan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA29/09/2026 | admin
Cara Meningkatkan Ibadah bagi Seorang Muslim
Menjadi seorang Muslim bukan hanya tentang menjalankan kewajiban, tetapi juga bagaimana terus berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari, kesibukan, pekerjaan, urusan keluarga, dan berbagai aktivitas terkadang membuat seseorang lalai dari ibadah.
Padahal, waktu yang kita miliki adalah nikmat yang akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang Muslim menuju kehidupan yang lebih baik.
Allah SWT berfirman:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat: 56)
1. Luruskan Niat
Langkah pertama adalah memperbaiki niat. Ibadah yang dilakukan hendaknya semata-mata mengharapkan rida Allah SWT, bukan sekadar ingin mendapatkan pujian dari manusia.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Menjaga Salat Lima Waktu
Salat merupakan ibadah wajib yang menjadi salah satu fondasi utama kehidupan seorang Muslim. Menjaga salat lima waktu secara tepat waktu hendaknya menjadi prioritas.
Allah SWT berfirman:
“Sungguh, salat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.” (QS. Al-‘Ankabut: 45)
3. Membiasakan Membaca Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah petunjuk bagi kehidupan manusia. Membaca Al-Qur’an secara rutin, meskipun hanya beberapa ayat setiap hari, dapat menjadi kebiasaan baik yang menjaga hati tetap dekat dengan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
4. Memperbanyak Zikir dan Istighfar
Di tengah kesibukan, zikir menjadi salah satu cara sederhana untuk mengingat Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)
5. Tunaikan Zakat, Jangan Menunda Kewajiban
Salah satu bentuk peningkatan ibadah yang sangat penting adalah menunaikan zakat bagi mereka yang telah memenuhi syarat wajib zakat.
Zakat bukan sekadar bentuk kedermawanan. Zakat merupakan kewajiban yang diperintahkan Allah SWT dan termasuk salah satu rukun Islam. Harta yang telah mencapai nisab dan memenuhi ketentuan wajib zakat memiliki hak yang harus ditunaikan.
Allah SWT berfirman:
“Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahalanya) di sisi Allah.” (QS. Al-Baqarah: 110)
Allah SWT juga berfirman:
“Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka...” (QS. At-Taubah: 103)
Zakat memiliki makna yang sangat dalam. Ia menjadi sarana membersihkan harta dan menyucikan jiwa, sekaligus menghadirkan manfaat bagi mustahik yang berhak menerimanya.
Karena itu, jangan menunggu harta berlebih untuk mulai peduli. Jika harta kita telah memenuhi ketentuan wajib zakat, segeralah tunaikan zakatnya. Jangan menunda kewajiban yang telah menjadi hak Allah dan hak para penerima zakat.
Bagi yang belum memenuhi kewajiban zakat, pintu kebaikan tetap terbuka melalui sedekah dan infak. Sedekah dapat dilakukan sesuai kemampuan, kapan pun dan di mana pun.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Maka, mari periksa kembali harta dan penghasilan kita. Sudahkah zakat ditunaikan? Jika telah memenuhi syarat, jangan ditunda. Tunaikan zakat melalui lembaga amil zakat yang terpercaya agar dapat dikelola dan disalurkan kepada mustahik secara tepat.
6. Perbanyak Sedekah
Selain zakat sebagai kewajiban, seorang Muslim juga dianjurkan memperbanyak sedekah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
Tidak harus menunggu kaya. Berapa pun yang kita mampu, jika diberikan dengan ikhlas, dapat menjadi amal kebaikan.
Allah SWT berfirman:
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya.” (QS. Saba’: 39)
7. Lakukan Amal Secara Konsisten
Meningkatkan ibadah tidak harus dilakukan secara drastis. Mulailah dari amalan yang mampu dilakukan secara konsisten.
Rasulullah SAW bersabda:
“Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling kontinu meskipun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim)
8. Perbanyak Muhasabah
Luangkan waktu untuk mengevaluasi diri. Apakah salat sudah terjaga? Apakah Al-Qur’an masih dibaca? Apakah zakat sudah ditunaikan? Apakah masih ada kesempatan untuk membantu sesama?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat menjadi pengingat agar hari ini lebih baik daripada hari kemarin.
Jangan Menunggu untuk Menjadi Lebih Dekat kepada Allah
Meningkatkan ibadah tidak harus menunggu kita menjadi sempurna. Mulailah dari sekarang, dari hal-hal yang mampu dilakukan.
Jaga salat. Dekatkan diri dengan Al-Qur’an. Perbanyak zikir. Tunaikan zakat. Perbanyak sedekah. Dan teruslah berbuat baik.
Jika harta yang kita miliki telah memenuhi syarat wajib zakat, jangan menunda untuk menunaikannya. Karena zakat bukan hanya tentang mengeluarkan sebagian harta, tetapi tentang memenuhi kewajiban kepada Allah SWT, membersihkan harta, menyucikan jiwa, dan membantu mereka yang membutuhkan.
Mari tunaikan zakat sebelum terlambat. Sisihkan hak mustahik dari harta kita dan jadikan rezeki yang Allah titipkan sebagai jalan menuju keberkahan.
Tunaikan zakat. Sempurnakan ibadah. Bersihkan harta. Tebarkan manfaat. Raih keberkahan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA29/09/2026 | admin
Tips Muslim Menjaga Kesehatan: Merawat Tubuh sebagai Amanah dari Allah SWT
Kesehatan merupakan salah satu nikmat besar yang sering kali baru disadari ketika seseorang mengalami sakit. Dalam Islam, menjaga kesehatan bukan sekadar kebutuhan duniawi, tetapi juga bagian dari ikhtiar seorang Muslim dalam menjalankan amanah Allah SWT. Tubuh yang sehat dapat membantu seseorang beribadah dengan lebih baik, bekerja dengan optimal, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan sesama.
Rasulullah SAW mengingatkan tentang pentingnya memanfaatkan kesehatan sebelum datangnya sakit. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:
“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum sibukmu, dan hidupmu sebelum matimu.”(HR. Al-Hakim)
1. Mengonsumsi Makanan yang Halal dan Bergizi
Islam mengajarkan umatnya untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik. Allah SWT berfirman:
“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi...”(QS. Al-Baqarah: 168)
Karena itu, seorang Muslim hendaknya memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Perbanyak makanan bergizi seperti sayur, buah, protein, dan makanan yang tidak berlebihan gula, garam, maupun lemak. Selain halal, makanan juga hendaknya memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.
2. Jangan Berlebihan dalam Makan
Menjaga kesehatan juga dapat dilakukan dengan mengatur pola makan. Allah SWT berfirman:
“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.”(QS. Al-A’raf: 31)
Makan secukupnya membantu tubuh tetap bugar dan menghindarkan diri dari kebiasaan makan berlebihan. Prinsip sederhana ini dapat diterapkan dengan memperhatikan porsi makanan dan memilih makanan yang lebih sehat.
3. Rajin Bergerak dan Berolahraga
Tubuh membutuhkan aktivitas fisik agar tetap sehat. Berjalan kaki, bersepeda, berenang, senam, atau aktivitas fisik lainnya dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kebugaran.
Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk menjaga kekuatan. Beliau bersabda:
“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah...”(HR. Muslim)
Kekuatan dalam hadis tersebut mencakup berbagai aspek, termasuk kekuatan yang membantu seorang Muslim menjalankan kehidupan dan ibadah dengan baik.
4. Istirahat dan Tidur yang Cukup
Kesibukan bekerja dan beraktivitas jangan sampai membuat seseorang mengabaikan kebutuhan tubuh untuk beristirahat. Tidur yang cukup membantu tubuh memulihkan energi dan menjaga kondisi fisik.
Seorang Muslim juga dapat menjadikan waktu istirahat sebagai bagian dari menjaga amanah tubuh, sehingga ketika kembali beraktivitas dapat melaksanakan pekerjaan dan ibadah dengan lebih baik.
5. Menjaga Kebersihan
Kebersihan merupakan bagian penting dalam kehidupan seorang Muslim. Rasulullah SAW bersabda:
“Kebersihan itu sebagian dari iman.”(HR. Muslim)
Menjaga kebersihan dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan gigi dan mulut, mandi secara teratur, menjaga kebersihan pakaian, rumah, serta lingkungan sekitar.
6. Menjaga Kesehatan Mental dan Hati
Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan fisik. Seorang Muslim juga perlu menjaga ketenangan hati. Memperbanyak doa, membaca Al-Qur'an, berdzikir, beribadah, serta menjaga hubungan baik dengan keluarga dan sesama dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga ketenangan diri.
Allah SWT berfirman:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”(QS. Ar-Ra’d: 28)
Ketika menghadapi masalah, seorang Muslim dianjurkan untuk tetap berikhtiar, bersabar, berdoa, dan mencari bantuan yang tepat apabila diperlukan.
7. Tidak Mengabaikan Sakit
Menjaga kesehatan bukan berarti tidak akan pernah sakit. Ketika mengalami gangguan kesehatan, seorang Muslim hendaknya tidak mengabaikannya. Beristirahat, menjaga pola makan, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan merupakan bagian dari ikhtiar.
Islam mengajarkan umatnya untuk berusaha sekaligus bertawakal kepada Allah SWT. Kesembuhan pada akhirnya merupakan kehendak Allah, sementara manusia diperintahkan untuk berikhtiar.
8. Bersyukur dengan Menjaga Kesehatan
Kesehatan adalah nikmat yang patut disyukuri. Salah satu bentuk syukur bukan hanya mengucapkan Alhamdulillah, tetapi juga menggunakan kesehatan untuk melakukan kebaikan.
Gunakan tubuh yang sehat untuk beribadah, bekerja mencari rezeki yang halal, membantu keluarga, bersedekah, menolong sesama, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sehat bukan sekadar agar kita dapat menikmati kehidupan, tetapi agar kita memiliki kesempatan lebih banyak untuk beribadah dan menebar kebaikan.
Mari jaga kesehatan sebagai bentuk menjaga amanah dari Allah SWT. Mulai dari makanan yang halal dan bergizi, aktivitas fisik, istirahat yang cukup, menjaga kebersihan, hingga memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Dan ketika Allah memberikan rezeki serta kesehatan, jangan lupa berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Tunaikan zakat dan perbanyak sedekah sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
BERITA29/09/2026 | admin
Ringankan Biaya Pendidikan, BAZNAS DIY dan Kemenag DIY Bantu 44 Siswa MA
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY menyalurkan bantuan pendidikan kepada siswa Madrasah Aliyah (MA) sederajat. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan siswa dari keluarga yang membutuhkan.
Sebanyak 44 siswa dan siswi menerima bantuan pendidikan dengan total nilai mencapai Rp79.200.000. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan selama dua semester, sehingga diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya sekolah yang harus ditanggung oleh para penerima manfaat.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY. Dari BAZNAS DIY, hadir Wakil Ketua II BAZNAS DIY, H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., yang turut menyerahkan bantuan kepada para penerima.
Program bantuan pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS DIY dalam mendukung akses pendidikan yang lebih baik bagi masyarakat. Melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), BAZNAS DIY terus berupaya menghadirkan manfaat bagi para penerima, khususnya dalam bidang pendidikan.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan ruang bagi siswa untuk lebih fokus menjalani proses pembelajaran tanpa terlalu terbebani persoalan biaya pendidikan. Dukungan tersebut juga diharapkan dapat membantu siswa mempertahankan keberlanjutan pendidikan hingga menyelesaikan jenjang yang sedang ditempuh.
H. Jazilus Sakhok menyampaikan bahwa dukungan terhadap pendidikan merupakan salah satu bentuk ikhtiar bersama untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kebutuhan pendidikan para siswa.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan biaya pendidikan para siswa. Kami berharap para penerima dapat terus semangat belajar dan memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Jazilus.
Melalui kolaborasi dengan Kanwil Kemenag DIY, BAZNAS DIY berharap program bantuan pendidikan ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi siswa madrasah. Dukungan dari para muzaki dan masyarakat melalui ZIS menjadi bagian penting dalam menghadirkan kebermanfaatan dan membantu mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat DIY.
BERITA28/09/2026 | admin
33 Mahasiswa UP45 Asal NTT Terima Bantuan Living Cost BAZNAS Rp99 Juta
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UP45 dan BAZNAS DIY menyalurkan bantuan living cost bagi mahasiswa Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi di NTT.
Bantuan tersebut diberikan secara simbolis dengan total sebesar Rp99 juta kepada 33 mahasiswa UP45 Yogyakarta. Bantuan diperuntukkan sebagai dukungan biaya hidup mahasiswa selama tiga bulan, sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menjalani perkuliahan di Yogyakarta.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Aula Kampus UP45 Yogyakarta. Hadir mewakili BAZNAS DIY, Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A. Sementara dari pihak UP45 hadir jajaran wakil rektor serta pengurus yayasan.
Program bantuan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS terhadap mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta dan terdampak bencana gempa bumi di daerah asal mereka. Kondisi bencana tidak hanya berdampak pada keluarga dan lingkungan tempat tinggal, tetapi juga dapat memengaruhi keberlangsungan kebutuhan hidup mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Melalui bantuan living cost ini, BAZNAS RI bersama UPZ UP45 dan BAZNAS DIY berupaya memberikan dukungan agar para mahasiswa tetap dapat melanjutkan aktivitas akademik dengan lebih tenang. Bantuan diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama tiga bulan.
H. Ahmad Lutfi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian BAZNAS terhadap mahasiswa terdampak bencana. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi para mahasiswa untuk terus melanjutkan pendidikan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan hidup selama tiga bulan dan memberikan semangat kepada mahasiswa untuk tetap fokus menyelesaikan pendidikan. Mudah-mudahan kondisi di NTT juga segera pulih,” ujar Ahmad Lutfi.
BAZNAS DIY terus mendorong sinergi dan kolaborasi dalam menghadirkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mahasiswa terdampak bencana. Dukungan melalui dana zakat yang dihimpun BAZNAS diharapkan dapat terus memberikan manfaat dan membantu meringankan beban para penerima manfaat.
Dengan adanya bantuan ini, 33 mahasiswa UP45 asal NTT diharapkan dapat menjalani perkuliahan dengan lebih baik serta tetap memiliki semangat untuk menyelesaikan pendidikan di tengah kondisi yang dihadapi keluarga mereka akibat bencana gempa bumi di NTT.
BERITA28/09/2026 | admin
Sedekah Subuh, Awali Hari dengan Kebaikan dan Keberkahan
Pagi hari adalah waktu yang penuh keberkahan. Setelah menunaikan salat Subuh, umat Islam memiliki kesempatan untuk mengawali hari dengan amal kebaikan, salah satunya melalui sedekah Subuh.
Sedekah tidak harus menunggu memiliki harta yang banyak. Berapa pun yang kita mampu, jika diberikan dengan ikhlas karena Allah SWT, insyaallah memiliki nilai kebaikan di sisi-Nya. Sedekah Subuh dapat menjadi kebiasaan sederhana untuk menumbuhkan kepedulian sekaligus berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Allah SWT berfirman:
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang terbaik.” (QS. Saba’: 39)
Ayat tersebut mengajarkan bahwa harta yang dikeluarkan di jalan kebaikan tidak akan sia-sia. Allah SWT menjanjikan penggantian atas apa yang diinfakkan, dengan bentuk dan waktu yang menjadi kehendak-Nya.
Keutamaan sedekah juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW. Setiap pagi, terdapat dua malaikat yang mendoakan orang-orang yang bersedekah dan mereka yang menahan hartanya.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah ada suatu hari pun ketika hamba-hamba Allah memasuki waktu pagi, kecuali dua malaikat turun. Salah satunya berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak.’ Sedangkan yang lainnya berdoa, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang kikir.’” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pagi adalah kesempatan untuk menebar kebaikan. Sedekah Subuh dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik memberikan uang kepada yang membutuhkan, membantu sesama, maupun menyalurkan sedekah melalui lembaga amil zakat yang terpercaya agar manfaatnya dapat diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Yang terpenting bukan besar kecilnya nominal, melainkan keikhlasan dan kebermanfaatannya. Sedekah yang dilakukan secara rutin juga dapat menjadi sarana untuk melatih diri agar lebih peduli, bersyukur, dan tidak berlebihan dalam mencintai harta.
Mari jadikan Sedekah Subuh sebagai kebiasaan baik. Awali pagi dengan berbagi, karena bisa jadi sedekah kecil yang kita keluarkan menjadi jalan hadirnya kebahagiaan bagi orang lain.
Sedekah Subuh, awali hari dengan kebaikan. Tebarkan manfaat, raih keberkahan.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA28/09/2026 | admin
Penguat Moral dan Pendamping Keimanan: Mengenal Pilar Program DIY Takwa BAZNAS DIY
Pembangunan sebuah masyarakat tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur fisik atau bertumbuhnya angka ekonomi. Keseimbangan spiritual, keluhuran moral, dan kuatnya nilai-nilai keagamaan adalah pondasi utama yang menjaga sebuah daerah tetap tenteram, berkarakter, dan berdaya tahan. Di Daerah Istimewa Yogyakarta—yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai keislaman—pembangunan spiritual menjadi pilar penting yang harus terus dirawat dan ditingkatkan.
Menjawab kebutuhan tersebut, BAZNAS DIY menghadirkan pilar program DIY Takwa. Inisiatif ini dirancang khusus untuk mendukung sarana ibadah, menguatkan dakwah di daerah terpencil, menopang lembaga pendidikan keagamaan, serta memberikan pendampingan berkelanjutan bagi para mualaf agar syiar Islam terus bergema secara hangat, inklusif, dan menyejukkan di seluruh penjuru Yogyakarta.
Fokus Gerakan dan Inisiatif DIY Takwa
Melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara amanah, program DIY Takwa menyalurkan dukungan konkret pada sektor utama pembangunan spiritual:
· Pembinaan dan Pendampingan Mualaf
Para mualaf yang baru memeluk agama Islam membutuhkan tuntunan keagamaan dan penguatan ekonomi yang mantap. DIY Takwa hadir memberikan pendampingan belajar Al-Qur'an, pemahaman tata cara ibadah, hingga bantuan kemandirian ekonomi dan advokasi sosial agar saudara-saudara mualaf kita dapat beradaptasi dan mantap dalam menjalankan syariat Islam.
· Pembinaan dan Operasional Da'i Daerah Terpencil
Para mubalig dan da'i yang bertugas di pelosok desa sering kali mengabdi dengan keterbatasan fasilitas. BAZNAS DIY hadir memberikan bantuan operasional dan pembinaan berkelanjutan bagi para pejuang dakwah ini, memastikan pembinaan moral masyarakat di wilayah pelosok tetap berjalan konsisten.
· Bantuan Operasional Pesantren dan Madrasah Diniyah
Pesantren dan madrasah diniyah adalah benteng pertahanan moral generasi muda. Melalui program ini, BAZNAS DIY menyalurkan bantuan operasional serta sarana belajar-mengajar untuk mendukung keberlangsungan pondok pesantren dan madrasah yang mengasuh para santri dari keluarga kurang mampu.
Investasi Pahala Jariyah yang Tak Terputus
Program DIY Takwa memberikan ruang bagi setiap dermawan untuk menanam investasi akhirat berupa pahala jariyah. Setiap rupiah yang disalurkan melalui program ini akan terus mengalirkan pahala—seiring dengan setiap sujud di masjid yang diperbaiki, setiap bimbingan shalat yang diterima para mualaf, setiap ayat Al-Qur'an yang dilantunkan para santri, dan setiap kalimat kebaikan yang disampaikan oleh para da'i di pelosok DIY.
Lebih dari sekadar bantuan fisik, DIY Takwa adalah upaya kolektif untuk menjaga benteng moral masyarakat, membentengi generasi muda dari krisis akhlak, serta merawat kedamaian dan ketenteraman hidup bermasyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mari Alirkan Kebaikan untuk Syiar Islam
Merawat kehangatan syiar Islam dan merangkul sesama adalah tanggung jawab kita bersama. Dukungan Anda sangat berarti untuk memastikan bahwa setiap sudut DIY tetap tersentuh oleh cahaya dakwah dan kebaikan.
Mari alirkan sedekah dan zakat terbaik Anda. Tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS DIY untuk program DIY Takwa, dan jadilah bagian dari ikhtiar mengokohkan moral serta spiritual masyarakat DIY.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA25/09/2026 | admin
DIY Peduli BAZNAS DIY: Tanggap Bencana, Logistik Kebencanaan, dan Aksi Kemanusiaan Darurat
Bencana alam dan kondisi darurat kemanusiaan sering kali datang tanpa mengetuk pintu. Sebagai daerah yang memiliki dinamika geografis yang beragam—mulai dari kawasan pesisir, perbukitan, hingga lereng gunung berapi—wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tidak lepas dari potensi risiko bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga kemarau panjang. Di luar faktor alam, kasus-kasus kepedulian sosial mendesak juga kerap menimpa warga rentan yang membutuhkan penanganan secepat kilat.
Dalam situasi krisis seperti ini, kecepatan dan ketepatan penyaluran bantuan adalah kunci untuk menyelamatkan jiwa dan meredam dampak duka. Melalui pilar program DIY Peduli, BAZNAS DIY selalu bersiap sigap di garis depan untuk menjadi penyambung kepedulian masyarakat dalam merespons setiap kondisi darurat di tanah DIY.
Pilar Aksi Kemanusiaan DIY Peduli
Program DIY Peduli dirancang dengan fleksibilitas tinggi dan manajemen tanggap darurat yang terstruktur. Fokus gerakan BAZNAS DIY dalam pilar ini mencakup:
· Bantuan Tanggap Darurat Bencana
Ketika bencana terjadi, BAZNAS DIY menerjunkan tim evakuasi dan relawan kemanusiaan ke titik lokasi. Prioritas utama adalah keselamatan warga, penyediaan dapur umum, serta pemenuhan kebutuhan mendesak di tempat pengungsian.
· Penyaluran Logistik Kebencanaan
Ketersediaan bahan pangan, air bersih, selimut, pakaian layak, obat-obatan, serta perlengkapan bayi dan lansia disalurkan secara cepat dan merata agar para korban bencana terpenuhi kebutuhan dasarnya selama masa darurat.
· Program Pemulihan Pascabencana (Recovery)
Penanganan bencana tidak berhenti saat air surut atau badai berlalu. DIY Peduli mendampingi proses pemulihan, renovasi rumah warga tidak layak huni yang terdampak bencana.
· Penanganan Kasus Social Emergency (Mendesak)
Tidak hanya fokus pada bencana alam, DIY Peduli juga merespons kasus-kasus kemanusiaan individu yang membutuhkan bantuan instan. Contohnya adalah penanganan warga terlantar, keluarga miskin yang membutuhkan bantuan penanganan kebakaran, hingga pendampingan kasus kedaruratan sosial lainnya di wilayah DIY.
Menyambung Asas Gotong Royong dan Kepedulian
Prinsip utama dari DIY Peduli adalah menghadirkan rasa tenang dan harapan di saat-saat tersulit. Ketika musibah datang, masyarakat yang terdampak harus tahu bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
Setiap dana zakat, infak, dan sedekah yang Anda alirkan melalui BAZNAS DIY disimpan dan dikelola agar selalu siap disalurkan kapan pun krisis terjadi. Sedekah Anda menjadi selimut hangat bagi pengungsi, air bersih bagi wilayah kekeringan, dan bantuan pangan bagi keluarga yang kehilangan mata pencaharian akibat musibah.
Mari Bersiap Ulurkan Tangan untuk Kemanusiaan
Kemanusiaan tidak mengenal batas waktu. Kepedulian yang kita persiapkan hari ini adalah penopang hidup bagi saudara-saudara kita yang mungkin tertimpa musibah esok hari.
Mari alirkan sedekah dan bantuan terbaik Anda. Tunaikan sedekah melalui BAZNAS DIY untuk program DIY Peduli, dan pastikan bantuan kemanusiaan selalu siap menjangkau siapa saja yang membutuhkan di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA25/09/2026 | admin
BAZNAS DIY Salurkan Mushaf Al-Qur’an untuk Masjid Az-Zahrotun
YOGYAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan mushaf Al-Qur’an kepada pengurus dan jamaah Masjid Az-Zahrotun, Yogyakarta. Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen BAZNAS DIY dalam mendukung kebutuhan sarana dan prasarana ibadah sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Penyaluran mushaf Al-Qur’an ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program DIY Takwa, salah satu pilar program BAZNAS DIY yang berfokus pada penguatan syiar Islam, pembangunan spiritual, serta pembinaan moral dan keagamaan masyarakat.
Bantuan mushaf diharapkan dapat dimanfaatkan oleh jamaah untuk mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Az-Zahrotun, mulai dari membaca dan mempelajari Al-Qur’an hingga kegiatan pengajian dan pembinaan umat.
Melalui program DIY Takwa, BAZNAS DIY terus berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Dukungan terhadap sarana ibadah menjadi salah satu bentuk ikhtiar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kehidupan keagamaan yang lebih baik.
BAZNAS DIY berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan interaksi masyarakat dengan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Penyaluran ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dapat kembali menjadi manfaat bagi sesama. Melalui amanah yang dikelola BAZNAS DIY, kebaikan para muzaki dan donatur terus diupayakan agar memberikan dampak bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan semangat DIY Takwa, BAZNAS DIY berkomitmen untuk terus hadir mendukung pembinaan keagamaan dan penguatan kehidupan spiritual masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA25/09/2026 | admin

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →