WhatsApp Icon
Bersama Cegah Stunting, Bersama Wujudkan Masa Depan Anak Indonesia yang Lebih Baik

Yogyakarta – Ketua BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Mitra OTA Fest Genting 2026 bertajuk "Satu Kepedulian, Seribu Harapan untuk Masa Depan Anak Indonesia" yang diselenggarakan di Hotel Phoenix Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Dalam paparannya, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta edukasi bagi masyarakat.

"Kolaborasi adalah kunci. Melalui pengelolaan dana zakat yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS DIY berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan, termasuk dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," ujar Puji Astuti.

Melalui keikutsertaan sebagai narasumber dalam Mitra OTA Fest Genting 2026, BAZNAS DIY berharap semakin banyak mitra yang terlibat aktif dalam membangun kepedulian sosial demi mewujudkan masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik. Semangat "Satu Kepedulian, Seribu Harapan untuk Masa Depan Anak Indonesia" diharapkan menjadi penguat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

26-06-2026 | Kontributor: admin
Hunian Layak, Anak Sehat: BAZNAS DIY Wujudkan Rumah Layak Huni sebagai Upaya Menekan Risiko Stunting

Sleman – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut berpartisipasi dalam kegiatan "Temu Kader Tim Pendamping Keluarga dan Keluarga Risiko Stunting serta Literasi Keuangan dalam Mendukung Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)" yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan berlangsung di Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., hadir mewakili BAZNAS DIY sekaligus menyerahkan bantuan bedah rumah kepada salah satu keluarga penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program bantuan Rumah Layak Huni ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hunian yang sehat dan layak diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, sehingga dapat membantu mengurangi risiko stunting.

Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi berbagai pihak, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak huni.

"Melalui bantuan bedah rumah ini, kami berharap keluarga penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sehingga mendukung terciptanya kualitas hidup yang lebih baik serta menjadi salah satu ikhtiar dalam mencegah risiko stunting," ujarnya.

BAZNAS DIY terus berkomitmen mendukung program-program pemerintah melalui pendayagunaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara tepat sasaran. Sinergi bersama BKKBN dalam Program GENTING diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta.

25-06-2026 | Kontributor: admin
Menebar Cinta di Bulan Muharram, BAZNAS DIY Berikan Santunan bagi Anak Yatim

Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Bulan Muharram sekaligus menyemarakkan Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di DIY pada Kamis, bertempat di Kantor BAZNAS DIY.

Santunan yang diberikan berupa uang saku dan peralatan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus upaya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di momentum Bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh kemuliaan.

Penyerahan santunan dilakukan oleh Wakil Ketua I BAZNAS DIY, Dr. H. Munjahid, M.Ag., dan Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., yang hadir mewakili BAZNAS DIY.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS DIY menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS DIY. Melalui amanah tersebut, diharapkan anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan di Bulan Muharram sekaligus memperoleh dukungan untuk terus semangat menempuh pendidikan.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya memuliakan dan menyayangi anak yatim sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam. BAZNAS DIY berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan para penerima manfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan menatap masa depan dengan penuh optimisme.

Program santunan Lebaran Anak Yatim ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS DIY dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian di Bulan Muharram yang penuh keberkahan.

25-06-2026 | Kontributor: admin
Dari Zakat untuk Harapan: Modal Usaha bagi Disabilitas, Dukungan Pendidikan untuk Anak Yatim

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kementerian Agama DIY sebagai wujud kepedulian dan sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan yang disalurkan meliputi modal usaha bagi penyandang disabilitas sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi, serta peralatan sekolah dan uang saku bagi anak-anak yatim guna membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Turut mendampingi dalam penyerahan tersebut Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum, serta Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, H. Nurhuda, S.Ag., M.S.I.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan seperti anak yatim dan penyandang disabilitas.

"Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban para penerima manfaat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan usahanya serta memotivasi anak-anak yatim agar terus semangat belajar dan meraih cita-cita," ujarnya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kanwil Kemenag DIY dan BAZNAS DIY dalam menghadirkan program-program kemanfaatan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang baik dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY bersama Kanwil Kementerian Agama DIY berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi ikhtiar dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas serta mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, dan penuh harapan.

25-06-2026 | Kontributor: admin
BAZNAS se-DIY Perkuat Sinergi dan Inovasi Pengelolaan ZIS-DSKL

Sleman, 23 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY di Asram Edupark, Sleman, pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Provinsi DIY dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY sebagai upaya memperkuat sinergi, koordinasi, dan penyelarasan program dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL).

Rapat koordinasi dipimpin oleh Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. selaku Ketua BAZNAS DIY. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang semakin solid antar-BAZNAS se-DIY guna menghadapi berbagai tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci untuk meningkatkan penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan ZIS-DSKL agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyamakan langkah, memperkuat komunikasi, serta berbagi pengalaman dan inovasi antarlembaga. Dengan kebersamaan, kita dapat menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat," ujar Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai agenda strategis, di antaranya evaluasi pelaksanaan program tahun 2026, penguatan tata kelola kelembagaan, optimalisasi penghimpunan ZIS-DSKL, peningkatan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan, serta penyusunan langkah-langkah kolaboratif yang akan dilaksanakan bersama oleh BAZNAS se-DIY.

Selain sebagai forum evaluasi dan koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi praktik baik (best practice) antar-BAZNAS Kabupaten/Kota dalam mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan mustahik.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pimpinan BAZNAS se-DIY berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat secara akuntabel, profesional, dan transparan. Diharapkan, kolaborasi yang semakin erat dapat mendukung terwujudnya pengelolaan ZIS-DSKL yang lebih optimal sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

23-06-2026 | Kontributor: admin
Wakil Ketua IV BAZNAS DIY Sampaikan Laporan Pengelolaan ZIS-DSKL Periode Mei 2026

Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan laporan penghimpunan dan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dalam sebuah forum pengajian yang dihadiri oleh para ASN dan masyarakat. Laporan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A.

Dalam laporannya, H. Ahmad Lutfi SS. MA menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat dan para ASN kepada BAZNAS DIY terus menunjukkan hasil yang positif. Dana yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) maupun dari masyarakat umum menjadi modal penting dalam menghadirkan berbagai program kemaslahatan bagi umat.

“Alhamdulillah, penghimpunan dana ZIS-DSKL BAZNAS DIY pada bulan Mei 2026 terus menunjukkan capaian yang baik. Amanah yang dititipkan oleh para muzaki dan munfiq ini akan terus kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Ahmad Lutfi SS. MA

Ia menjelaskan bahwa penerimaan ZIS-DSKL dalam neraca (on balance sheet) pada bulan Mei 2026 mencapai Rp1.609.465.710. Jumlah tersebut terdiri dari zakat perorangan sebesar Rp615.339.260, zakat badan Rp5.000.000, infak Rp63.072.473, infak terikat Rp172.533.268, fidyah Rp450.002, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sebesar Rp753.070.707.

Selain itu, penerimaan di luar neraca (off balance sheet) tercatat sebesar Rp9.328.500. Dengan demikian, total penghimpunan dana ZIS-DSKL BAZNAS DIY selama bulan Mei 2026 mencapai Rp1.618.794.210.

Lebih lanjut, H. Ahmad Lutfi SS. MA menjelaskan bahwa dana yang telah dihimpun tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan syariat melalui lima program strategis BAZNAS, yaitu bidang ketakwaan, kesehatan, kesejahteraan, kemanusiaan, dan pendidikan.

Menurutnya, salah satu fokus utama BAZNAS DIY saat ini adalah program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui bantuan modal usaha produktif. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat.

“BAZNAS DIY tidak hanya berupaya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong para mustahik agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi. Harapannya, mereka kelak dapat bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat,” ungkapnya.

Selain program ekonomi, BAZNAS DIY juga terus menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan. Salah satunya melalui Program Hidangan Berkah Ramadhan yang telah menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah DIY. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS DIY dalam menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, H. Ahmad Lutfi SS. MA juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki, munfiq, ASN, UPZ, dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaannya melalui BAZNAS DIY.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS DIY. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan membawa keberkahan bagi para donatur serta penerima manfaat,” tuturnya.

Melalui momentum tersebut, BAZNAS DIY kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berzakat, berinfak, dan bersedekah serta mendukung pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi dan lingkungan masyarakat guna memperluas kebermanfaatan zakat bagi kesejahteraan umat.

17-06-2026 | Kontributor: admin
BAZNAS DIY dan BAPEL JAMKESOS DIY Teken MoU, Perkuat Sinergi Program DIY Sehat

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (BAPEL JAMKESOS) DIY resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi program kesehatan melalui program DIY Sehat.

Penandatanganan MoU ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi mustahik serta masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan upaya nyata dalam menghadirkan manfaat zakat di bidang kesehatan. Program DIY Sehat diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan, baik dalam pembiayaan maupun pendampingan layanan medis.

Sementara itu, BAPEL JAMKESOS DIY menyambut baik sinergi yang terjalin bersama BAZNAS DIY. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu di DIY.

Melalui kerja sama ini, kedua lembaga akan bersinergi dalam berbagai program kesehatan, seperti bantuan pembiayaan kesehatan, pendampingan pasien, layanan kesehatan masyarakat, hingga edukasi kesehatan bagi masyarakat luas.

Program DIY Sehat sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS DIY yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan tepat sasaran. ([BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta][1])

22-05-2026 | Kontributor: admin
BAZNAS DIY Terima Audiensi Literasi Ekonomi Islam

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima audiensi dari Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam dan Islamic Financial Literacy dalam rangka membangun sinergi kegiatan kampanye nasional literasi ekonomi dan keuangan syariah.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS DIY tersebut membahas peluang kolaborasi program edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pentingnya pemahaman ekonomi Islam, zakat, infak, sedekah, serta literasi keuangan syariah.

Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang dapat memperkuat dakwah ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam.

BAZNAS DIY menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, cerdas finansial, dan berdaya melalui nilai-nilai ekonomi Islam.

21-05-2026 | Kontributor: admin
BAZNAS DIY Jadi Tujuan Studi Tiru BAZNAS Provinsi Sumatera Barat

Yogyakarta — BAZNAS Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS DIY pada Rabu, 13 Mei 2026 bertempat di Kantor BAZNAS DIY. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., bersama jajaran pimpinan dan pelaksana.

Kegiatan studi tiru ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman terkait pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta penguatan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan masing-masing daerah.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS DIY menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Ia berharap pertemuan ini dapat mempererat sinergi antarlembaga BAZNAS di tingkat provinsi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak.

“Semoga melalui studi tiru ini dapat menjadi sarana bertukar gagasan dan pengalaman untuk bersama-sama menguatkan peran BAZNAS dalam menyejahterakan umat,” ujar Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si.

Sementara itu, rombongan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyampaikan ketertarikan terhadap berbagai program unggulan dan tata kelola yang diterapkan di BAZNAS DIY, khususnya dalam bidang pendistribusian, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan layanan kepada muzaki dan mustahik.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan sesi diskusi, pemaparan program, serta tukar pengalaman antarkedua lembaga. Diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program dan penguatan kelembagaan BAZNAS di masing-masing daerah.

13-05-2026 | Kontributor: admin
Ketua BAZNAS DIY Hadir, Seleksi Kafilah MTQ 2026 Berlangsung Semarak

Yogyakarta, 29 April 2026 — Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Pui Astuti, M.Si., menghadiri kegiatan Seleksi Terbatas Calon Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY pada Rabu (29/4).

Seleksi ini diikuti oleh sebanyak 88 peserta yang merupakan utusan dari kabupaten dan kota se-DIY. Para peserta akan bersaing secara sehat untuk menjadi perwakilan terbaik DIY dalam ajang MTQ Nasional mendatang.

Adapun cabang yang dilombakan dalam seleksi ini meliputi Cabang Tartil, Tilawah Remaja, Qira’at Sab’ah, 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, 10 Juz, 30 Juz, Tafsir Bahasa Indonesia, Tafsir Bahasa Arab, Tafsir Bahasa Inggris, Kaligrafi Naskah, Kaligrafi Hiasan Mushaf, Kaligrafi Dekorasi, serta Karya Tulis Al-Qur’an.

Kehadiran Ketua BAZNAS DIY dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi Qur’ani di DIY, sekaligus mendorong lahirnya kafilah-kafilah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Pui Astuti, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seleksi terbatas calon kafilah DIY menuju MTQ Nasional 2026.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur kegiatan seleksi ini dapat terselenggara dengan baik. Ini merupakan ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi Qur’ani terbaik yang akan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta di ajang MTQ Nasional,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa ajang MTQ bukan sekadar perlombaan, namun menjadi sarana pembinaan akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“MTQ bukan hanya tentang meraih juara, tetapi bagaimana kita menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga para peserta tidak hanya tampil terbaik, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, beliau berharap seluruh proses seleksi berjalan lancar dan menghasilkan kafilah terbaik.

“Kami berharap seleksi ini berjalan dengan lancar dan melahirkan peserta-peserta unggulan yang nantinya dapat mengharumkan nama DIY di tingkat nasional. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tutupnya.

29-04-2026 | Kontributor: admin
Bersama Cegah Stunting, Bersama Wujudkan Masa Depan Anak Indonesia yang Lebih Baik
Bersama Cegah Stunting, Bersama Wujudkan Masa Depan Anak Indonesia yang Lebih Baik
Yogyakarta – Ketua BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Mitra OTA Fest Genting 2026 bertajuk "Satu Kepedulian, Seribu Harapan untuk Masa Depan Anak Indonesia" yang diselenggarakan di Hotel Phoenix Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting. Dalam paparannya, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta edukasi bagi masyarakat. "Kolaborasi adalah kunci. Melalui pengelolaan dana zakat yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS DIY berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan, termasuk dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," ujar Puji Astuti. Melalui keikutsertaan sebagai narasumber dalam Mitra OTA Fest Genting 2026, BAZNAS DIY berharap semakin banyak mitra yang terlibat aktif dalam membangun kepedulian sosial demi mewujudkan masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik. Semangat "Satu Kepedulian, Seribu Harapan untuk Masa Depan Anak Indonesia" diharapkan menjadi penguat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

26-06-2026 | admin

Hunian Layak, Anak Sehat: BAZNAS DIY Wujudkan Rumah Layak Huni sebagai Upaya Menekan Risiko Stunting
Hunian Layak, Anak Sehat: BAZNAS DIY Wujudkan Rumah Layak Huni sebagai Upaya Menekan Risiko Stunting
Sleman – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut berpartisipasi dalam kegiatan "Temu Kader Tim Pendamping Keluarga dan Keluarga Risiko Stunting serta Literasi Keuangan dalam Mendukung Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)" yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan berlangsung di Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman. Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., hadir mewakili BAZNAS DIY sekaligus menyerahkan bantuan bedah rumah kepada salah satu keluarga penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta. Program bantuan Rumah Layak Huni ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hunian yang sehat dan layak diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, sehingga dapat membantu mengurangi risiko stunting. Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi berbagai pihak, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak huni. "Melalui bantuan bedah rumah ini, kami berharap keluarga penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sehingga mendukung terciptanya kualitas hidup yang lebih baik serta menjadi salah satu ikhtiar dalam mencegah risiko stunting," ujarnya. BAZNAS DIY terus berkomitmen mendukung program-program pemerintah melalui pendayagunaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara tepat sasaran. Sinergi bersama BKKBN dalam Program GENTING diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta.

25-06-2026 | admin

Menebar Cinta di Bulan Muharram, BAZNAS DIY Berikan Santunan bagi Anak Yatim
Menebar Cinta di Bulan Muharram, BAZNAS DIY Berikan Santunan bagi Anak Yatim
Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Bulan Muharram sekaligus menyemarakkan Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di DIY pada Kamis, bertempat di Kantor BAZNAS DIY. Santunan yang diberikan berupa uang saku dan peralatan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus upaya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di momentum Bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh kemuliaan. Penyerahan santunan dilakukan oleh Wakil Ketua I BAZNAS DIY, Dr. H. Munjahid, M.Ag., dan Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., yang hadir mewakili BAZNAS DIY. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS DIY menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS DIY. Melalui amanah tersebut, diharapkan anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan di Bulan Muharram sekaligus memperoleh dukungan untuk terus semangat menempuh pendidikan. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya memuliakan dan menyayangi anak yatim sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam. BAZNAS DIY berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan para penerima manfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan menatap masa depan dengan penuh optimisme. Program santunan Lebaran Anak Yatim ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS DIY dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian di Bulan Muharram yang penuh keberkahan.

25-06-2026 | admin

Dari Zakat untuk Harapan: Modal Usaha bagi Disabilitas, Dukungan Pendidikan untuk Anak Yatim
Dari Zakat untuk Harapan: Modal Usaha bagi Disabilitas, Dukungan Pendidikan untuk Anak Yatim
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kementerian Agama DIY sebagai wujud kepedulian dan sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bantuan yang disalurkan meliputi modal usaha bagi penyandang disabilitas sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi, serta peralatan sekolah dan uang saku bagi anak-anak yatim guna membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Turut mendampingi dalam penyerahan tersebut Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum, serta Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, H. Nurhuda, S.Ag., M.S.I. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan seperti anak yatim dan penyandang disabilitas. "Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban para penerima manfaat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan usahanya serta memotivasi anak-anak yatim agar terus semangat belajar dan meraih cita-cita," ujarnya. Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kanwil Kemenag DIY dan BAZNAS DIY dalam menghadirkan program-program kemanfaatan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang baik dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY bersama Kanwil Kementerian Agama DIY berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi ikhtiar dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas serta mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, dan penuh harapan.

25-06-2026 | admin

BAZNAS se-DIY Perkuat Sinergi dan Inovasi Pengelolaan ZIS-DSKL
BAZNAS se-DIY Perkuat Sinergi dan Inovasi Pengelolaan ZIS-DSKL
Sleman, 23 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi BAZNAS se-DIY di Asram Edupark, Sleman, pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Provinsi DIY dan BAZNAS Kabupaten/Kota se-DIY sebagai upaya memperkuat sinergi, koordinasi, dan penyelarasan program dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Rapat koordinasi dipimpin oleh Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. selaku Ketua BAZNAS DIY. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang semakin solid antar-BAZNAS se-DIY guna menghadapi berbagai tantangan pengelolaan zakat yang semakin dinamis. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci untuk meningkatkan penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan ZIS-DSKL agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. "Rapat koordinasi ini menjadi wadah untuk menyamakan langkah, memperkuat komunikasi, serta berbagi pengalaman dan inovasi antarlembaga. Dengan kebersamaan, kita dapat menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat," ujar Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai agenda strategis, di antaranya evaluasi pelaksanaan program tahun 2026, penguatan tata kelola kelembagaan, optimalisasi penghimpunan ZIS-DSKL, peningkatan kualitas pendistribusian dan pendayagunaan, serta penyusunan langkah-langkah kolaboratif yang akan dilaksanakan bersama oleh BAZNAS se-DIY. Selain sebagai forum evaluasi dan koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi praktik baik (best practice) antar-BAZNAS Kabupaten/Kota dalam mengembangkan program-program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dakwah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan mustahik. Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pimpinan BAZNAS se-DIY berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat secara akuntabel, profesional, dan transparan. Diharapkan, kolaborasi yang semakin erat dapat mendukung terwujudnya pengelolaan ZIS-DSKL yang lebih optimal sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

23-06-2026 | admin

Wakil Ketua IV BAZNAS DIY Sampaikan Laporan Pengelolaan ZIS-DSKL Periode Mei 2026
Wakil Ketua IV BAZNAS DIY Sampaikan Laporan Pengelolaan ZIS-DSKL Periode Mei 2026
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyampaikan laporan penghimpunan dan pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) dalam sebuah forum pengajian yang dihadiri oleh para ASN dan masyarakat. Laporan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A. Dalam laporannya, H. Ahmad Lutfi SS. MA menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat dan para ASN kepada BAZNAS DIY terus menunjukkan hasil yang positif. Dana yang dihimpun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) maupun dari masyarakat umum menjadi modal penting dalam menghadirkan berbagai program kemaslahatan bagi umat. “Alhamdulillah, penghimpunan dana ZIS-DSKL BAZNAS DIY pada bulan Mei 2026 terus menunjukkan capaian yang baik. Amanah yang dititipkan oleh para muzaki dan munfiq ini akan terus kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar H. Ahmad Lutfi SS. MA Ia menjelaskan bahwa penerimaan ZIS-DSKL dalam neraca (on balance sheet) pada bulan Mei 2026 mencapai Rp1.609.465.710. Jumlah tersebut terdiri dari zakat perorangan sebesar Rp615.339.260, zakat badan Rp5.000.000, infak Rp63.072.473, infak terikat Rp172.533.268, fidyah Rp450.002, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) sebesar Rp753.070.707. Selain itu, penerimaan di luar neraca (off balance sheet) tercatat sebesar Rp9.328.500. Dengan demikian, total penghimpunan dana ZIS-DSKL BAZNAS DIY selama bulan Mei 2026 mencapai Rp1.618.794.210. Lebih lanjut, H. Ahmad Lutfi SS. MA menjelaskan bahwa dana yang telah dihimpun tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat sesuai dengan ketentuan syariat melalui lima program strategis BAZNAS, yaitu bidang ketakwaan, kesehatan, kesejahteraan, kemanusiaan, dan pendidikan. Menurutnya, salah satu fokus utama BAZNAS DIY saat ini adalah program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui bantuan modal usaha produktif. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat. “BAZNAS DIY tidak hanya berupaya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mendorong para mustahik agar memiliki kesempatan untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi. Harapannya, mereka kelak dapat bertransformasi dari penerima zakat menjadi pemberi zakat,” ungkapnya. Selain program ekonomi, BAZNAS DIY juga terus menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan. Salah satunya melalui Program Hidangan Berkah Ramadhan yang telah menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah DIY. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS DIY dalam menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat. Pada kesempatan tersebut, H. Ahmad Lutfi SS. MA juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki, munfiq, ASN, UPZ, dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaannya melalui BAZNAS DIY. “Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BAZNAS DIY. Semoga setiap rupiah yang ditunaikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan membawa keberkahan bagi para donatur serta penerima manfaat,” tuturnya. Melalui momentum tersebut, BAZNAS DIY kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berzakat, berinfak, dan bersedekah serta mendukung pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi dan lingkungan masyarakat guna memperluas kebermanfaatan zakat bagi kesejahteraan umat.

17-06-2026 | admin

BAZNAS DIY dan BAPEL JAMKESOS DIY Teken MoU, Perkuat Sinergi Program DIY Sehat
BAZNAS DIY dan BAPEL JAMKESOS DIY Teken MoU, Perkuat Sinergi Program DIY Sehat
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (BAPEL JAMKESOS) DIY resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi program kesehatan melalui program DIY Sehat. Penandatanganan MoU ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi mustahik serta masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan upaya nyata dalam menghadirkan manfaat zakat di bidang kesehatan. Program DIY Sehat diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan, baik dalam pembiayaan maupun pendampingan layanan medis. Sementara itu, BAPEL JAMKESOS DIY menyambut baik sinergi yang terjalin bersama BAZNAS DIY. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu di DIY. Melalui kerja sama ini, kedua lembaga akan bersinergi dalam berbagai program kesehatan, seperti bantuan pembiayaan kesehatan, pendampingan pasien, layanan kesehatan masyarakat, hingga edukasi kesehatan bagi masyarakat luas. Program DIY Sehat sendiri merupakan salah satu program unggulan BAZNAS DIY yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan tepat sasaran. ([BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta][1])

22-05-2026 | admin

BAZNAS DIY Terima Audiensi Literasi Ekonomi Islam
BAZNAS DIY Terima Audiensi Literasi Ekonomi Islam
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima audiensi dari Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam dan Islamic Financial Literacy dalam rangka membangun sinergi kegiatan kampanye nasional literasi ekonomi dan keuangan syariah. Pertemuan yang berlangsung di Kantor BAZNAS DIY tersebut membahas peluang kolaborasi program edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, terkait pentingnya pemahaman ekonomi Islam, zakat, infak, sedekah, serta literasi keuangan syariah. Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang dapat memperkuat dakwah ekonomi syariah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam. BAZNAS DIY menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, cerdas finansial, dan berdaya melalui nilai-nilai ekonomi Islam.

21-05-2026 | admin

BAZNAS DIY Jadi Tujuan Studi Tiru BAZNAS Provinsi Sumatera Barat
BAZNAS DIY Jadi Tujuan Studi Tiru BAZNAS Provinsi Sumatera Barat
Yogyakarta — BAZNAS Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan studi tiru ke BAZNAS DIY pada Rabu, 13 Mei 2026 bertempat di Kantor BAZNAS DIY. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., bersama jajaran pimpinan dan pelaksana. Kegiatan studi tiru ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman terkait pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, serta penguatan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan masing-masing daerah. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS DIY menyampaikan apresiasi atas kunjungan dari BAZNAS Provinsi Sumatera Barat. Ia berharap pertemuan ini dapat mempererat sinergi antarlembaga BAZNAS di tingkat provinsi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak. “Semoga melalui studi tiru ini dapat menjadi sarana bertukar gagasan dan pengalaman untuk bersama-sama menguatkan peran BAZNAS dalam menyejahterakan umat,” ujar Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Sementara itu, rombongan BAZNAS Provinsi Sumatera Barat menyampaikan ketertarikan terhadap berbagai program unggulan dan tata kelola yang diterapkan di BAZNAS DIY, khususnya dalam bidang pendistribusian, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan layanan kepada muzaki dan mustahik. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan sesi diskusi, pemaparan program, serta tukar pengalaman antarkedua lembaga. Diharapkan hasil dari studi tiru ini dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program dan penguatan kelembagaan BAZNAS di masing-masing daerah.

13-05-2026 | admin

Ketua BAZNAS DIY Hadir, Seleksi Kafilah MTQ 2026 Berlangsung Semarak
Ketua BAZNAS DIY Hadir, Seleksi Kafilah MTQ 2026 Berlangsung Semarak
Yogyakarta, 29 April 2026 — Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Pui Astuti, M.Si., menghadiri kegiatan Seleksi Terbatas Calon Kafilah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY pada Rabu (29/4). Seleksi ini diikuti oleh sebanyak 88 peserta yang merupakan utusan dari kabupaten dan kota se-DIY. Para peserta akan bersaing secara sehat untuk menjadi perwakilan terbaik DIY dalam ajang MTQ Nasional mendatang. Adapun cabang yang dilombakan dalam seleksi ini meliputi Cabang Tartil, Tilawah Remaja, Qira’at Sab’ah, 1 Juz dan Tilawah, 5 Juz dan Tilawah, 10 Juz, 30 Juz, Tafsir Bahasa Indonesia, Tafsir Bahasa Arab, Tafsir Bahasa Inggris, Kaligrafi Naskah, Kaligrafi Hiasan Mushaf, Kaligrafi Dekorasi, serta Karya Tulis Al-Qur’an. Kehadiran Ketua BAZNAS DIY dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi Qur’ani di DIY, sekaligus mendorong lahirnya kafilah-kafilah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Pui Astuti, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan seleksi terbatas calon kafilah DIY menuju MTQ Nasional 2026. “Alhamdulillah, kita patut bersyukur kegiatan seleksi ini dapat terselenggara dengan baik. Ini merupakan ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi Qur’ani terbaik yang akan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta di ajang MTQ Nasional,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa ajang MTQ bukan sekadar perlombaan, namun menjadi sarana pembinaan akhlak dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. “MTQ bukan hanya tentang meraih juara, tetapi bagaimana kita menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga para peserta tidak hanya tampil terbaik, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya. Di akhir sambutannya, beliau berharap seluruh proses seleksi berjalan lancar dan menghasilkan kafilah terbaik. “Kami berharap seleksi ini berjalan dengan lancar dan melahirkan peserta-peserta unggulan yang nantinya dapat mengharumkan nama DIY di tingkat nasional. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tutupnya.

29-04-2026 | admin

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →