Berita Terkini
BAZNAS DIY Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi
Yogyakarta — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi pada Selasa, 21 Juli 2026. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL).
Rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi diterima langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua II H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., Wakil Ketua IV H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., beserta jajaran BAZNAS DIY.
Sementara itu, rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi dipimpin oleh Ketua H. Aminnulloh, S.E., bersama Wakil Ketua II Dr. H. Royani, M.A., Wakil Ketua III H. Abdul Aziz HN, S.T., dan Wakil Ketua IV Agus Usamah Zahid, S.Sos.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai strategi pengelolaan ZIS-DSKL, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga penguatan tata kelola kelembagaan. Kegiatan studi tiru ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan masing-masing BAZNAS.
Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Beliau berharap melalui kegiatan ini terjalin hubungan yang semakin erat dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi. Semoga pertemuan ini menjadi ajang saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak bagi umat,” ujarnya.
Kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada para muzaki dan mustahik di daerah masing-masing.
21/07/2026 | admin
Menebar Kepedulian, Menguatkan Senyum Lansia
Bantul – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pendistribusian paket logistik dan uang saku bagi para lansia di sejumlah kalurahan yang tergabung dalam Kampung BERKAH BAZNAS di Kabupaten Bantul.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata kepada para lansia yang termasuk dalam kelompok mustahik. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian agar para lansia dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak, sehat, dan bahagia.
Setiap penerima manfaat memperoleh paket logistik yang berisi berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, teh, dan bahan pangan lainnya. Selain itu, BAZNAS DIY juga memberikan uang saku sebagai tambahan dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan para lansia sesuai dengan keperluan masing-masing.
Penyaluran bantuan berlangsung dengan melibatkan pemerintah kalurahan, pengurus Kampung BERKAH BAZNAS, serta relawan yang selama ini aktif mendampingi masyarakat. Kehadiran BAZNAS DIY di tengah para lansia tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, perhatian, dan kasih sayang kepada mereka yang telah memasuki usia senja.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kolaborasi dan kepedulian sosial melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Melalui program ini, BAZNAS DIY terus berupaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat dengan memberikan pendampingan dan bantuan yang tepat sasaran kepada kelompok rentan.
BAZNAS DIY berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para lansia sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ke depan, berbagai program sosial dan pemberdayaan di Kampung BERKAH BAZNAS akan terus dikembangkan agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Melalui momentum ini, BAZNAS DIY juga mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak lansia, keluarga prasejahtera, dan kelompok rentan lainnya yang dapat merasakan manfaat zakat serta memperoleh harapan untuk kehidupan yang lebih sejahtera.
15/07/2026 | admin
BAZNAS DIY Tingkatkan Kapasitas UPZ BADKO TPA DIY dalam Pengelolaan ZIS
Yogyakarta – Wakil Ketua I BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr. H. Munjahid, M.Ag, menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan UPZ BADKO TPA DIY yang diselenggarakan di Gedung Qur'anic Center, Kertopaten, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kelembagaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan BADKO TPA DIY.
Dalam paparannya, Dr. H. Munjahid, M.Ag menyampaikan bahwa keberadaan UPZ memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penghimpunan dana ZIS di masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan UPZ harus dilakukan secara profesional, amanah, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku.
Beliau juga menekankan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi, serta kemampuan membangun kepercayaan masyarakat. Dengan UPZ yang kuat, penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik.
"UPZ merupakan mitra strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat di masyarakat. Dengan tata kelola yang baik dan pengurus yang memiliki integritas, UPZ akan menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah," ujar Dr. Munjahid.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan pengelola UPZ BADKO TPA DIY yang antusias mengikuti sesi materi dan diskusi. Selain membahas penguatan kelembagaan, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai tata kelola penghimpunan dan pendistribusian ZIS yang efektif, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan zakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY berharap sinergi bersama BADKO TPA DIY semakin kuat dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang profesional. Dengan demikian, potensi ZIS dapat dihimpun secara optimal dan didayagunakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat serta mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
14/07/2026 | admin
Agenda Pimpinan

BAZNAS DIY Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi
Yogyakarta — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi pada Selasa, 21 Juli 2026. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL).
Rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi diterima langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua II H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., Wakil Ketua IV H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., beserta jajaran BAZNAS DIY.
Sementara itu, rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi dipimpin oleh Ketua H. Aminnulloh, S.E., bersama Wakil Ketua II Dr. H. Royani, M.A., Wakil Ketua III H. Abdul Aziz HN, S.T., dan Wakil Ketua IV Agus Usamah Zahid, S.Sos.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai strategi pengelolaan ZIS-DSKL, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga penguatan tata kelola kelembagaan. Kegiatan studi tiru ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan masing-masing BAZNAS.
Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Beliau berharap melalui kegiatan ini terjalin hubungan yang semakin erat dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi. Semoga pertemuan ini menjadi ajang saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak bagi umat,” ujarnya.
Kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada para muzaki dan mustahik di daerah masing-masing.
21-07-2026 | admin

Penguatan Transparansi, BAZNAS DIY Sampaikan Laporan ZIS-DSKL di Pengajian Pejabat dan Aparat DIY
Yogyakarta – Ketua BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si, menghadiri Pengajian Pejabat dan Aparat serta menyampaikan laporan penghimpunan dan pendistribusian dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) BAZNAS DIY di hadapan jajaran Pemerintah Daerah DIY dan para pemangku kepentingan.
Dalam laporannya, Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa penghimpunan dana ZIS-DSKL on balance sheet hingga Juni 2026 mencapai Rp1.412.726.835, terdiri atas zakat perorangan Rp496.455.231, zakat badan Rp5.000.000, infak Rp104.070.572, infak terikat Rp390.470.325, dan DSKL Rp416.730.707. Sementara itu, penghimpunan off balance sheet sebesar Rp28.255.800, sehingga total penghimpunan mencapai Rp1.440.982.635.
Dana tersebut telah didistribusikan kepada para penerima manfaat melalui lima program unggulan BAZNAS DIY, yaitu DIY Takwa, DIY Sehat, DIY Sejahtera, DIY Peduli, dan DIY Cerdas, yang mencakup bidang keagamaan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, dan pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), para muzaki, munfiq, dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran ZIS-DSKL melalui BAZNAS DIY. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat gerakan cinta zakat melalui pembentukan UPZ, peningkatan literasi zakat, serta optimalisasi penghimpunan ZIS-DSKL guna mewujudkan kesejahteraan umat.
Sebagai lembaga yang mengusung visi "Lembaga Utama Menyejahterakan Umat yang Profesional dan Terpercaya," BAZNAS DIY terus berkomitmen memberikan layanan penghimpunan dan pendistribusian zakat secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran, termasuk melalui kemudahan pembayaran zakat melalui Kantor Digital BAZNAS DIY dan kanal layanan resmi lainnya.
14-07-2026 | admin

Sinergi Membangun Keluarga Berkualitas, BAZNAS DIY Hadiri Harganas ke-33 Nasional
Yogyakarta – Wakil Ketua II BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., menghadiri Puncak Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Nasional yang diselenggarakan di kawasan Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, pada Senin (29/6/2026).
Upacara dipimpin oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya peran aktif seorang ayah dalam pengasuhan anak, pembentukan karakter, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Dalam sambutannya, Menteri Wihaji mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk kembali membangun komunikasi yang hangat dan berkualitas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, pendampingan, dan keterlibatan aktif dalam setiap proses tumbuh kembang anak.
Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 menjadi momentum refleksi atas berbagai tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia di era digital. Kemajuan teknologi memang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, namun di sisi lain juga membawa perubahan pola interaksi dalam keluarga. Tidak sedikit anggota keluarga yang kini lebih banyak berinteraksi dengan layar gawai dibandingkan dengan sesama anggota keluarga di rumah. Percakapan yang bermakna perlahan tergantikan oleh notifikasi, waktu kebersamaan berkurang akibat konsumsi konten digital, dan kedekatan emosional dapat memudar apabila komunikasi dalam keluarga tidak terus dijaga.
Kehadiran Wakil Ketua II BAZNAS DIY pada peringatan Harganas ke-33 merupakan bentuk dukungan BAZNAS DIY terhadap upaya pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas, harmonis, dan berketahanan. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS DIY tidak hanya berfokus pada penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya, tetapi juga berkomitmen mendukung program-program yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.
Melalui momentum Hari Keluarga Nasional ke-33, BAZNAS DIY berharap semangat membangun keluarga yang kuat dapat terus ditanamkan di tengah masyarakat. Kehadiran ayah yang aktif, ibu yang berdaya, serta lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
29-06-2026 | admin
Berita Pendistribusian

Zakat Menjangkau, Lansia Tersenyum
Sleman – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan paket logistik kepada para lansia di sejumlah kalurahan yang menjadi bagian dari Kampung BERKAH BAZNAS di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, khususnya para lansia.
Paket logistik yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, teh, dan berbagai bahan pangan lainnya dan uang santunan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para lansia sekaligus memberikan rasa aman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran dilakukan secara langsung bersama BAZNAS Kabupaten Sleman, pemerintah kalurahan, pengurus Kampung BERKAH BAZNAS, serta relawan yang selama ini turut mendampingi masyarakat. Kehadiran BAZNAS DIY tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memberikan perhatian kepada para lansia agar tetap merasa dihargai dan diperhatikan.
Program bantuan logistik lansia ini merupakan bagian dari penguatan Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, keagamaan, dan kemanusiaan. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya membangun lingkungan yang peduli terhadap kelompok rentan, sekaligus mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan adanya distribusi paket logistik ini, BAZNAS DIY berharap para lansia dapat merasakan manfaat zakat secara langsung dan memperoleh dukungan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik. Ke depan, BAZNAS DIY akan terus memperluas manfaat program Kampung BERKAH melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan bantuan sosial yang berkelanjutan, sehingga dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi kesejahteraan umat.
BAZNAS DIY juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai ikhtiar bersama dalam menghadirkan keberkahan, menguatkan solidaritas, dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
14/07/2026 | admin

Dari Muzaki untuk Lansia, Hadirkan Harapan di Kampung Berkah
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan melalui pendistribusian paket logistik lansia di sejumlah kalurahan yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Kalurahan-kalurahan tersebut merupakan bagian dari Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
Paket logistik yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, teh, garam, dan bahan pangan lainnya serta uang santunan, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para lansia. Program ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS DIY terhadap para lansia yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas serta membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, pemerintah kalurahan, relawan, serta berbagai pihak terkait agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh para penerima manfaat. Selain memberikan bantuan logistik, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi untuk memberikan dukungan moral kepada para lansia agar tetap semangat menjalani kehidupan.
Program distribusi paket logistik lansia merupakan salah satu implementasi Program Kampung BERKAH BAZNAS, yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang peduli, mandiri, dan saling menguatkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara optimal. Program serupa telah menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS DIY dalam mendampingi lansia mustahik di berbagai wilayah Kampung BERKAH.
Melalui program ini, BAZNAS DIY berharap manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata oleh para lansia yang membutuhkan serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. BAZNAS DIY juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak program kemanusiaan dan pemberdayaan yang dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan umat.
14/07/2026 | admin

Dari Prambanan, BAZNAS se-DIY Gaungkan Budaya Siaga Bencana
BAZNAS se-DIY turut hadir dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Peringatan 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah yang digelar di Lapangan Garuda, Kompleks Candi Prambanan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan budaya sadar bencana melalui kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat yang lebih siap dan tangguh menghadapi risiko kebencanaan.
Kehadiran BAZNAS se-DIY melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) merupakan bentuk komitmen dalam mendukung aksi kemanusiaan, kesiapsiagaan, serta memperkuat sinergi kebencanaan bersama berbagai pihak. Dalam kegiatan tersebut turut ditampilkan berbagai peralatan dan kesiapan personel sebagai bagian dari upaya meningkatkan respons cepat terhadap potensi bencana di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
BAZNAS DIY melalui BTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana, baik pada tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
“Kita jadikan kesiapsiagaan sebagai budaya hidup sehari-hari, sehingga masyarakat semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai risiko kebencanaan,” ujar perwakilan BTB DIY.
Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian kemanusiaan, BTB se-DIY berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang aman, siaga, dan berdaya menghadapi bencana.
26/05/2026 | admin
Artikel Terbaru
Produk Mustahik BAZNAS DIY Ramaikan Pameran Harganas ke-33 Nasional
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut berpartisipasi dalam Pameran dan Gelar Dagang Produk UPPKA dan UMKM serta Layanan Mitra Kerja yang diselenggarakan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 28–29 Juni 2026, di kawasan Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta.
Keikutsertaan BAZNAS DIY menjadi wujud komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi mustahik melalui promosi produk-produk unggulan hasil binaan. Berbagai produk dipamerkan kepada masyarakat, mulai dari pangan olahan, makanan ringan, kue kering, hingga sabun cuci piring yang diproduksi oleh para mustahik binaan BAZNAS DIY dari berbagai kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pameran ini menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM binaan untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan kualitas produk mereka kepada masyarakat luas, termasuk para pengunjung yang hadir dari berbagai daerah dalam rangkaian peringatan Harganas ke-33.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY berharap produk-produk hasil karya mustahik semakin dikenal, diminati, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan meningkatnya akses promosi dan pemasaran, diharapkan usaha para mustahik dapat berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Partisipasi BAZNAS DIY dalam pameran ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Tidak hanya memberikan bantuan modal, BAZNAS DIY terus melakukan pendampingan agar para mustahik dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Melalui sinergi dengan berbagai pihak dalam momentum Hari Keluarga Nasional ke-33, BAZNAS DIY optimistis pemberdayaan UMKM mustahik akan semakin kuat, sehingga manfaat zakat tidak hanya dirasakan dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat.
28/06/2026 | admin
Meningkatkan Keimanan di Bulan Dzulhijjah dengan Cara Sederhana
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Islam yang memiliki banyak keutamaan. Pada bulan ini, umat Islam di seluruh dunia diberikan kesempatan besar untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Oleh karena itu, meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah menjadi salah satu tujuan utama setiap muslim agar mendapatkan keberkahan dan pahala yang berlimpah.
Dzulhijjah juga menjadi bulan yang istimewa karena di dalamnya terdapat ibadah haji, puasa Arafah, dan Hari Raya Idul Adha. Sepuluh hari pertama Dzulhijjah bahkan disebut sebagai hari-hari terbaik dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa tidak ada amal saleh yang lebih dicintai Allah dibanding amal yang dilakukan pada hari-hari tersebut. Dengan memahami keutamaan ini, setiap muslim dapat mulai meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah melalui berbagai cara sederhana namun penuh makna.
Keutamaan Bulan Dzulhijjah dalam Islam
Bulan Dzulhijjah termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan... di antaranya empat bulan haram.”(QS. At-Taubah: 36)
Selain itu, sepuluh hari pertama Dzulhijjah memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Banyak ulama menjelaskan bahwa amal ibadah pada hari-hari tersebut memiliki nilai yang luar biasa di sisi Allah SWT. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak amal saleh.
Bagi seorang muslim, momentum Dzulhijjah bukan hanya tentang ibadah kurban atau haji semata. Lebih dari itu, bulan ini menjadi waktu terbaik untuk memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Allah, dan memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Cara Sederhana Meningkatkan Keimanan di Bulan Dzulhijjah
1. Memperbanyak Dzikir kepada Allah
Salah satu cara paling mudah dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah adalah memperbanyak dzikir. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Dzikir dapat dilakukan kapan saja, baik setelah shalat, saat bekerja, maupun ketika sedang beristirahat. Dengan berdzikir, hati menjadi lebih tenang dan dekat dengan Allah SWT.
Contoh dzikir yang dianjurkan:
Subhanallah
Alhamdulillah
Laa ilaaha illallah
Allahu Akbar
Kebiasaan sederhana ini memiliki dampak besar terhadap ketenangan hati dan kekuatan iman seorang muslim.
2. Menjaga Shalat Lima Waktu
Shalat adalah tiang agama dan ibadah utama yang wajib dijaga. Dalam rangka meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah, seorang muslim perlu memperbaiki kualitas dan ketepatan waktu shalatnya.
Tidak hanya melaksanakan shalat wajib, namun juga memperbanyak shalat sunnah seperti:
Shalat dhuha
Shalat tahajud
Shalat rawatib
Melalui shalat yang khusyuk, hati akan menjadi lebih bersih dan lebih mudah menerima hidayah Allah SWT.
Puasa Sunnah sebagai Bentuk Peningkatan Iman
Puasa Dzulhijjah dan Puasa Arafah
Puasa sunnah pada awal bulan Dzulhijjah termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah bagi yang tidak sedang berhaji.
Rasulullah SAW bersabda:
“Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”(HR. Muslim)
Dengan menjalankan puasa sunnah, umat Islam dapat lebih mudah mengendalikan hawa nafsu dan fokus dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Puasa juga mengajarkan kesabaran, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama yang kekurangan.
Membaca dan Mentadabburi Al-Qur’an
Al-Qur’an adalah petunjuk hidup bagi umat Islam. Membaca dan memahami maknanya merupakan langkah penting dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Banyak muslim yang mulai meluangkan waktu khusus selama Dzulhijjah untuk:
Membaca Al-Qur’an setiap hari
Menghafal surat pendek
Memahami tafsir ayat
Mengikuti kajian Islam
Walaupun dilakukan secara sederhana, kebiasaan ini dapat membawa perubahan besar dalam kehidupan spiritual seseorang.
Bersedekah dan Membantu Sesama
Dzulhijjah juga menjadi momen terbaik untuk memperbanyak sedekah. Amal kebaikan yang dilakukan pada bulan ini memiliki pahala yang besar di sisi Allah SWT.
Bersedekah tidak harus selalu dalam jumlah besar. Hal-hal kecil seperti:
Memberi makan orang lain
Membantu tetangga
Menyumbang ke masjid
Berbagi kepada fakir miskin
merupakan bagian dari upaya meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Sedekah melatih hati agar tidak cinta dunia secara berlebihan dan menjadikan seorang muslim lebih peduli terhadap sesama.
Menjaga Lisan dan Perilaku
Keimanan tidak hanya terlihat dari ibadah ritual, tetapi juga dari akhlak sehari-hari. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk menjaga ucapan dan perbuatan selama bulan Dzulhijjah.
Hindari:
Ghibah
Fitnah
Perkataan kasar
Perdebatan yang tidak bermanfaat
Sebaliknya, biasakan berkata baik dan bersikap lembut kepada orang lain. Sikap sederhana ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah karena akhlak mulia merupakan cerminan iman yang kuat.
Memperbanyak Doa dan Istighfar
Doa adalah senjata orang beriman. Bulan Dzulhijjah menjadi waktu yang sangat baik untuk memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Seorang muslim dapat memanfaatkan waktu-waktu mustajab seperti:
Setelah shalat wajib
Saat berbuka puasa
Sepertiga malam terakhir
Hari Arafah
Dengan memperbanyak istighfar dan doa, hati menjadi lebih lembut dan lebih dekat kepada Allah SWT. Ini merupakan bagian penting dari proses meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah.
Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS
Dzulhijjah identik dengan kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kisah ini mengajarkan tentang ketaatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah.
Sebagai umat Islam, kita dapat mengambil pelajaran penting bahwa iman membutuhkan pengorbanan dan kesungguhan. Dalam kehidupan sehari-hari, bentuk pengorbanan itu bisa berupa:
Melawan rasa malas untuk beribadah
Menyisihkan harta untuk sedekah
Mengendalikan emosi
Mengutamakan perintah Allah di atas kepentingan dunia
Nilai-nilai tersebut sangat membantu dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah secara nyata dan berkelanjutan.
Pentingnya Konsistensi dalam Beribadah
Sering kali semangat ibadah hanya meningkat pada waktu-waktu tertentu, termasuk saat Dzulhijjah. Padahal, Allah SWT mencintai amal yang dilakukan secara konsisten walaupun sedikit.
Karena itu, ketika berusaha meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah, penting untuk membangun kebiasaan baik yang dapat terus dilakukan setelah bulan tersebut berakhir.
Mulailah dari hal sederhana seperti:
Membaca Al-Qur’an 1 halaman per hari
Shalat tepat waktu
Berdzikir setelah shalat
Bersedekah secara rutin
Kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus akan memberikan dampak besar bagi kualitas iman seorang muslim.
Bulan Dzulhijjah adalah kesempatan istimewa yang Allah SWT berikan kepada umat Islam untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada-Nya. Ada banyak cara sederhana yang dapat dilakukan dalam meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah, mulai dari memperbanyak dzikir, menjaga shalat, berpuasa sunnah, membaca Al-Qur’an, hingga memperbaiki akhlak kepada sesama.
Yang terpenting adalah melaksanakan semua amalan tersebut dengan hati yang ikhlas dan penuh harapan akan rahmat Allah SWT. Jangan menunggu menjadi sempurna untuk mulai beribadah. Mulailah dari langkah kecil yang mampu dilakukan setiap hari.
Semoga melalui momentum Dzulhijjah ini, kita semua dapat menjadi pribadi muslim yang lebih bertakwa, lebih bersyukur, dan lebih dekat kepada Allah SWT. Dengan demikian, tujuan meningkatkan keimanan di bulan Dzulhijjah bukan hanya menjadi target sementara, tetapi menjadi awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik di dunia dan akhirat.
26/05/2026 | admin
Peluang Pahala di Bulan Dzulhijjah yang Sering Terlewat, Jangan Sampai Rugi
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan paling mulia dalam kalender Islam. Banyak umat Muslim memahami bahwa bulan ini identik dengan ibadah haji dan kurban. Namun, tidak sedikit yang belum menyadari betapa besar peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang sebenarnya terbuka lebar bagi setiap Muslim, bahkan bagi mereka yang tidak menunaikan ibadah haji.
Sayangnya, sebagian kaum Muslimin justru melewatkan hari-hari istimewa ini seperti hari-hari biasa. Padahal Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amal saleh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah sangat dicintai Allah SWT. Karena itu, memahami berbagai peluang pahala di bulan Dzulhijjah menjadi hal penting agar kita tidak termasuk orang-orang yang merugi.
Keutamaan Bulan Dzulhijjah dalam Islam
Dzulhijjah adalah bulan ke-12 dalam kalender Hijriah dan termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini terdapat banyak ibadah besar seperti haji, puasa Arafah, takbir, dan kurban.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.”(QS. Al-Fajr: 1-2)
Mayoritas ulama menafsirkan “malam yang sepuluh” sebagai sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).”(HR. Bukhari)
Hadis ini menunjukkan bahwa peluang pahala di bulan Dzulhijjah sangat besar dan seharusnya dimanfaatkan dengan maksimal oleh setiap Muslim.
Peluang Pahala di Bulan Dzulhijjah yang Sering Terlewat
1. Memperbanyak Dzikir dan Takbir
Banyak orang hanya bertakbir saat malam Idul Adha. Padahal, memperbanyak takbir, tahmid, dan tahlil sejak awal Dzulhijjah termasuk amalan yang sangat dianjurkan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Maka perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid pada hari-hari itu.”(HR. Ahmad)
Dzikir menjadi salah satu peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang sangat mudah dilakukan namun sering diremehkan. Padahal amalan ini dapat dilakukan kapan saja, baik di rumah, perjalanan, maupun saat bekerja.
Contoh dzikir yang dianjurkan:
Allahu Akbar
Alhamdulillah
Laa ilaaha illallah
Subhanallah
Semakin banyak dzikir dilakukan dengan hati yang ikhlas, semakin besar pula pahala yang Allah SWT berikan.
2. Puasa Sunnah di Awal Dzulhijjah
Puasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah termasuk amalan yang penuh keutamaan, terutama puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.
Rasulullah SAW bersabda mengenai puasa Arafah:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”(HR. Muslim)
Ini adalah peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang luar biasa besar. Dengan menahan lapar dan haus satu hari, Allah SWT memberikan ampunan dosa selama dua tahun.
Bagi umat Muslim yang belum terbiasa puasa sunnah, minimal usahakan menjalankan puasa Arafah karena keutamaannya sangat besar.
3. Memperbanyak Sedekah
Sedekah tidak harus menunggu kaya. Dalam Islam, sekecil apa pun sedekah yang diberikan dengan ikhlas akan bernilai besar di sisi Allah SWT.
Pada bulan mulia ini, sedekah menjadi salah satu peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang sering diabaikan. Banyak orang fokus pada persiapan duniawi menjelang Idul Adha, tetapi lupa berbagi kepada sesama.
Sedekah dapat berupa:
Memberi makan fakir miskin
Membantu tetangga
Menyumbang pembangunan masjid
Memberi santunan anak yatim
Allah SWT menjanjikan balasan berlipat ganda bagi orang yang gemar bersedekah.
4. Membaca dan Mentadabburi Al-Qur’an
Interaksi dengan Al-Qur’an sering menurun karena kesibukan sehari-hari. Padahal membaca Al-Qur’an di bulan penuh keberkahan termasuk amalan utama.
Membaca satu huruf Al-Qur’an bernilai sepuluh kebaikan. Bayangkan jika dilakukan secara rutin selama sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Karena itu, membaca Al-Qur’an menjadi peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang sayang jika dilewatkan begitu saja.
Agar lebih maksimal:
Tentukan target harian
Baca beserta terjemahan
Renungkan makna ayat
Amalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan
5. Menjaga Shalat Tepat Waktu
Banyak Muslim fokus mengejar amalan sunnah tetapi justru lalai menjaga shalat wajib. Padahal amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah shalat.
Menjaga shalat lima waktu tepat waktu merupakan peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang paling mendasar namun sangat penting.
Bila memungkinkan:
Shalat berjamaah di masjid
Menambah shalat sunnah rawatib
Memperbanyak doa setelah shalat
Ibadah sederhana ini memiliki nilai besar di sisi Allah SWT.
6. Memperbanyak Taubat dan Istighfar
Tidak ada manusia yang luput dari dosa. Karena itu, Dzulhijjah menjadi momentum terbaik untuk memperbanyak taubat.
Allah SWT sangat mencintai hamba yang kembali kepada-Nya dengan penuh penyesalan dan harapan ampunan.
Istighfar menjadi salah satu peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang sering dianggap ringan padahal memiliki dampak luar biasa bagi hati dan kehidupan seorang Muslim.
Perbanyak membaca:
Astaghfirullahal ‘adzim wa atuubu ilaih.
Lakukan dengan hati yang sungguh-sungguh dan niat memperbaiki diri.
7. Berkurban bagi yang Mampu
Ibadah kurban merupakan syiar Islam yang sangat dianjurkan bagi Muslim yang memiliki kemampuan finansial.
Kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi bentuk ketakwaan dan pengorbanan kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
“Daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada Allah, tetapi ketakwaan kalianlah yang sampai kepada-Nya.”(QS. Al-Hajj: 37)
Berkurban menjadi salah satu peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang sangat besar karena manfaatnya dirasakan banyak orang, terutama kaum dhuafa.
Mengapa Banyak Orang Kehilangan Peluang Pahala di Bulan Dzulhijjah?
Ada beberapa alasan mengapa banyak umat Islam kurang maksimal memanfaatkan Dzulhijjah:
Kurangnya Ilmu
Sebagian Muslim belum mengetahui keutamaan sepuluh hari pertama Dzulhijjah.
Sibuk dengan Urusan Dunia
Kesibukan pekerjaan dan aktivitas dunia membuat ibadah sering tertunda.
Menunda Amal
Banyak orang berpikir masih ada waktu lain untuk beribadah, padahal tidak ada jaminan umur panjang.
Terlalu Fokus pada Persiapan Idul Adha
Sebagian hanya fokus pada makanan, pakaian, dan liburan tanpa memperhatikan ibadah.
Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mulai menyusun target ibadah agar tidak kehilangan peluang pahala di bulan Dzulhijjah.
Cara Memaksimalkan Peluang Pahala di Bulan Dzulhijjah
Berikut beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan:
Membuat jadwal ibadah harian
Menargetkan dzikir setiap hari
Mengurangi aktivitas yang tidak bermanfaat
Mengikuti kajian Islam
Memperbanyak doa
Mengajak keluarga beribadah bersama
Menyiapkan dana sedekah dan kurban sejak awal
Dengan persiapan yang baik, ibadah di bulan Dzulhijjah akan terasa lebih maksimal dan penuh keberkahan.
Jangan Sampai Menjadi Orang yang Rugi
Banyak ulama menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah kesempatan emas yang belum tentu datang dua kali dalam hidup seseorang.
Karena itu, jangan sampai kita termasuk orang yang lalai dan melewatkan peluang pahala di bulan Dzulhijjah begitu saja. Setiap dzikir, sedekah, puasa, dan amal saleh yang dilakukan akan menjadi investasi akhirat yang sangat berharga.
Mulailah dari amalan sederhana namun istiqamah. Allah SWT tidak melihat besarnya amal semata, tetapi keikhlasan dan kesungguhan hati hamba-Nya.
Bulan Dzulhijjah adalah momentum terbaik untuk memperbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ada begitu banyak peluang pahala di bulan Dzulhijjah yang sering terlewat karena kurangnya perhatian dan kesadaran.
Jangan biarkan hari-hari mulia ini berlalu tanpa ibadah yang berarti. Isi waktu dengan dzikir, puasa, sedekah, membaca Al-Qur’an, menjaga shalat, hingga berkurban bagi yang mampu. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba yang beruntung.
25/05/2026 | admin
BAZNAS TV
Rihlah Muharram BAZNAS DIY 1448 H
Penulis: admin
BAZNAS DIY
Penulis: admin












