WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS DIY Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi   
BAZNAS DIY Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi  
Yogyakarta — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi pada Selasa, 21 Juli 2026. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi diterima langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua II H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., Wakil Ketua IV H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., beserta jajaran BAZNAS DIY. Sementara itu, rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi dipimpin oleh Ketua H. Aminnulloh, S.E., bersama Wakil Ketua II Dr. H. Royani, M.A., Wakil Ketua III H. Abdul Aziz HN, S.T., dan Wakil Ketua IV Agus Usamah Zahid, S.Sos. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai strategi pengelolaan ZIS-DSKL, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga penguatan tata kelola kelembagaan. Kegiatan studi tiru ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan masing-masing BAZNAS. Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Beliau berharap melalui kegiatan ini terjalin hubungan yang semakin erat dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. “Kami menyambut baik kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi. Semoga pertemuan ini menjadi ajang saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak bagi umat,” ujarnya. Kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada para muzaki dan mustahik di daerah masing-masing.
21/07/2026 | admin
Menebar Kepedulian, Menguatkan Senyum Lansia
Menebar Kepedulian, Menguatkan Senyum Lansia
Bantul – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pendistribusian paket logistik dan uang saku bagi para lansia di sejumlah kalurahan yang tergabung dalam Kampung BERKAH BAZNAS di Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata kepada para lansia yang termasuk dalam kelompok mustahik. Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, bantuan ini juga menjadi bentuk kepedulian agar para lansia dapat menjalani kehidupan dengan lebih layak, sehat, dan bahagia. Setiap penerima manfaat memperoleh paket logistik yang berisi berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, teh, dan bahan pangan lainnya. Selain itu, BAZNAS DIY juga memberikan uang saku sebagai tambahan dukungan untuk membantu memenuhi kebutuhan para lansia sesuai dengan keperluan masing-masing. Penyaluran bantuan berlangsung dengan melibatkan pemerintah kalurahan, pengurus Kampung BERKAH BAZNAS, serta relawan yang selama ini aktif mendampingi masyarakat. Kehadiran BAZNAS DIY di tengah para lansia tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan, perhatian, dan kasih sayang kepada mereka yang telah memasuki usia senja. Program ini menjadi bagian dari implementasi Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kolaborasi dan kepedulian sosial melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Melalui program ini, BAZNAS DIY terus berupaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat dengan memberikan pendampingan dan bantuan yang tepat sasaran kepada kelompok rentan. BAZNAS DIY berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para lansia sekaligus menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ke depan, berbagai program sosial dan pemberdayaan di Kampung BERKAH BAZNAS akan terus dikembangkan agar manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Melalui momentum ini, BAZNAS DIY juga mengajak masyarakat untuk terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dengan dukungan para muzaki, semakin banyak lansia, keluarga prasejahtera, dan kelompok rentan lainnya yang dapat merasakan manfaat zakat serta memperoleh harapan untuk kehidupan yang lebih sejahtera.
15/07/2026 | admin
BAZNAS DIY Tingkatkan Kapasitas UPZ BADKO TPA DIY dalam Pengelolaan ZIS
BAZNAS DIY Tingkatkan Kapasitas UPZ BADKO TPA DIY dalam Pengelolaan ZIS
Yogyakarta – Wakil Ketua I BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr. H. Munjahid, M.Ag, menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan UPZ BADKO TPA DIY yang diselenggarakan di Gedung Qur'anic Center, Kertopaten, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat kelembagaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan BADKO TPA DIY. Dalam paparannya, Dr. H. Munjahid, M.Ag menyampaikan bahwa keberadaan UPZ memiliki peran strategis sebagai ujung tombak penghimpunan dana ZIS di masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan UPZ harus dilakukan secara profesional, amanah, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat serta regulasi yang berlaku. Beliau juga menekankan bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola organisasi, serta kemampuan membangun kepercayaan masyarakat. Dengan UPZ yang kuat, penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah diharapkan semakin optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para mustahik. "UPZ merupakan mitra strategis BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat di masyarakat. Dengan tata kelola yang baik dan pengurus yang memiliki integritas, UPZ akan menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah," ujar Dr. Munjahid. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan pengelola UPZ BADKO TPA DIY yang antusias mengikuti sesi materi dan diskusi. Selain membahas penguatan kelembagaan, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai tata kelola penghimpunan dan pendistribusian ZIS yang efektif, akuntabel, serta sesuai dengan prinsip-prinsip pengelolaan zakat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY berharap sinergi bersama BADKO TPA DIY semakin kuat dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang profesional. Dengan demikian, potensi ZIS dapat dihimpun secara optimal dan didayagunakan untuk meningkatkan kesejahteraan umat serta mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
14/07/2026 | admin

Agenda Pimpinan

BAZNAS DIY Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi   
BAZNAS DIY Terima Kunjungan Studi Tiru BAZNAS Kabupaten Bekasi  
Yogyakarta — BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi pada Selasa, 21 Juli 2026. Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi guna memperkuat sinergi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL). Rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi diterima langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., didampingi oleh Wakil Ketua I Dr. H. Munjahid, M.Ag., Wakil Ketua II H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., Wakil Ketua IV H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., beserta jajaran BAZNAS DIY. Sementara itu, rombongan BAZNAS Kabupaten Bekasi dipimpin oleh Ketua H. Aminnulloh, S.E., bersama Wakil Ketua II Dr. H. Royani, M.A., Wakil Ketua III H. Abdul Aziz HN, S.T., dan Wakil Ketua IV Agus Usamah Zahid, S.Sos. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai strategi pengelolaan ZIS-DSKL, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, pendayagunaan, hingga penguatan tata kelola kelembagaan. Kegiatan studi tiru ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan masing-masing BAZNAS. Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kunjungan BAZNAS Kabupaten Bekasi. Beliau berharap melalui kegiatan ini terjalin hubungan yang semakin erat dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. “Kami menyambut baik kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Bekasi. Semoga pertemuan ini menjadi ajang saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak bagi umat,” ujarnya. Kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan BAZNAS, sehingga mampu memberikan pelayanan yang semakin optimal kepada para muzaki dan mustahik di daerah masing-masing.

21-07-2026 | admin

Penguatan Transparansi, BAZNAS DIY Sampaikan Laporan ZIS-DSKL di Pengajian Pejabat dan Aparat DIY
Penguatan Transparansi, BAZNAS DIY Sampaikan Laporan ZIS-DSKL di Pengajian Pejabat dan Aparat DIY
Yogyakarta – Ketua BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si, menghadiri Pengajian Pejabat dan Aparat serta menyampaikan laporan penghimpunan dan pendistribusian dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) BAZNAS DIY di hadapan jajaran Pemerintah Daerah DIY dan para pemangku kepentingan. Dalam laporannya, Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa penghimpunan dana ZIS-DSKL on balance sheet hingga Juni 2026 mencapai Rp1.412.726.835, terdiri atas zakat perorangan Rp496.455.231, zakat badan Rp5.000.000, infak Rp104.070.572, infak terikat Rp390.470.325, dan DSKL Rp416.730.707. Sementara itu, penghimpunan off balance sheet sebesar Rp28.255.800, sehingga total penghimpunan mencapai Rp1.440.982.635. Dana tersebut telah didistribusikan kepada para penerima manfaat melalui lima program unggulan BAZNAS DIY, yaitu DIY Takwa, DIY Sehat, DIY Sejahtera, DIY Peduli, dan DIY Cerdas, yang mencakup bidang keagamaan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kemanusiaan, dan pendidikan. Pada kesempatan tersebut, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), para muzaki, munfiq, dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran ZIS-DSKL melalui BAZNAS DIY. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat gerakan cinta zakat melalui pembentukan UPZ, peningkatan literasi zakat, serta optimalisasi penghimpunan ZIS-DSKL guna mewujudkan kesejahteraan umat. Sebagai lembaga yang mengusung visi "Lembaga Utama Menyejahterakan Umat yang Profesional dan Terpercaya," BAZNAS DIY terus berkomitmen memberikan layanan penghimpunan dan pendistribusian zakat secara amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran, termasuk melalui kemudahan pembayaran zakat melalui Kantor Digital BAZNAS DIY dan kanal layanan resmi lainnya.

14-07-2026 | admin

Sinergi Membangun Keluarga Berkualitas, BAZNAS DIY Hadiri Harganas ke-33 Nasional
Sinergi Membangun Keluarga Berkualitas, BAZNAS DIY Hadiri Harganas ke-33 Nasional
Yogyakarta – Wakil Ketua II BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), H. Jazilus Sakhok, M.A., Ph.D., menghadiri Puncak Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Nasional yang diselenggarakan di kawasan Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta, pada Senin (29/6/2026). Upacara dipimpin oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd. Peringatan Harganas tahun ini mengusung tema "Ayah Wajib Hadir", yang menekankan pentingnya peran aktif seorang ayah dalam pengasuhan anak, pembentukan karakter, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa. Dalam sambutannya, Menteri Wihaji mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk kembali membangun komunikasi yang hangat dan berkualitas di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga melalui perhatian, kasih sayang, pendampingan, dan keterlibatan aktif dalam setiap proses tumbuh kembang anak. Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 menjadi momentum refleksi atas berbagai tantangan yang dihadapi keluarga Indonesia di era digital. Kemajuan teknologi memang memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, namun di sisi lain juga membawa perubahan pola interaksi dalam keluarga. Tidak sedikit anggota keluarga yang kini lebih banyak berinteraksi dengan layar gawai dibandingkan dengan sesama anggota keluarga di rumah. Percakapan yang bermakna perlahan tergantikan oleh notifikasi, waktu kebersamaan berkurang akibat konsumsi konten digital, dan kedekatan emosional dapat memudar apabila komunikasi dalam keluarga tidak terus dijaga. Kehadiran Wakil Ketua II BAZNAS DIY pada peringatan Harganas ke-33 merupakan bentuk dukungan BAZNAS DIY terhadap upaya pemerintah dalam membangun keluarga yang berkualitas, harmonis, dan berketahanan. Sebagai lembaga pengelola zakat, BAZNAS DIY tidak hanya berfokus pada penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya, tetapi juga berkomitmen mendukung program-program yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Melalui momentum Hari Keluarga Nasional ke-33, BAZNAS DIY berharap semangat membangun keluarga yang kuat dapat terus ditanamkan di tengah masyarakat. Kehadiran ayah yang aktif, ibu yang berdaya, serta lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

29-06-2026 | admin

Berita Pendistribusian

Zakat Menjangkau, Lansia Tersenyum
Zakat Menjangkau, Lansia Tersenyum
Sleman – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat lanjut usia, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan paket logistik kepada para lansia di sejumlah kalurahan yang menjadi bagian dari Kampung BERKAH BAZNAS di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar mustahik, khususnya para lansia. Paket logistik yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, teh, dan berbagai bahan pangan lainnya dan uang santunan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para lansia sekaligus memberikan rasa aman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penyaluran dilakukan secara langsung bersama BAZNAS Kabupaten Sleman, pemerintah kalurahan, pengurus Kampung BERKAH BAZNAS, serta relawan yang selama ini turut mendampingi masyarakat. Kehadiran BAZNAS DIY tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta memberikan perhatian kepada para lansia agar tetap merasa dihargai dan diperhatikan. Program bantuan logistik lansia ini merupakan bagian dari penguatan Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, keagamaan, dan kemanusiaan. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya membangun lingkungan yang peduli terhadap kelompok rentan, sekaligus mendorong semangat gotong royong di tengah masyarakat. Dengan adanya distribusi paket logistik ini, BAZNAS DIY berharap para lansia dapat merasakan manfaat zakat secara langsung dan memperoleh dukungan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik. Ke depan, BAZNAS DIY akan terus memperluas manfaat program Kampung BERKAH melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan bantuan sosial yang berkelanjutan, sehingga dana zakat yang dititipkan oleh para muzaki dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi kesejahteraan umat. BAZNAS DIY juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS sebagai ikhtiar bersama dalam menghadirkan keberkahan, menguatkan solidaritas, dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
14/07/2026 | admin
Dari Muzaki untuk Lansia, Hadirkan Harapan di Kampung Berkah
Dari Muzaki untuk Lansia, Hadirkan Harapan di Kampung Berkah
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan melalui pendistribusian paket logistik lansia di sejumlah kalurahan yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Kalurahan-kalurahan tersebut merupakan bagian dari Kampung BERKAH BAZNAS, sebuah program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Paket logistik yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, teh, garam, dan bahan pangan lainnya serta uang santunan, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para lansia. Program ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS DIY terhadap para lansia yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas serta membutuhkan perhatian dan pendampingan. Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan BAZNAS Kota Yogyakarta, pemerintah kalurahan, relawan, serta berbagai pihak terkait agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh para penerima manfaat. Selain memberikan bantuan logistik, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi untuk memberikan dukungan moral kepada para lansia agar tetap semangat menjalani kehidupan. Program distribusi paket logistik lansia merupakan salah satu implementasi Program Kampung BERKAH BAZNAS, yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang peduli, mandiri, dan saling menguatkan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah secara optimal. Program serupa telah menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS DIY dalam mendampingi lansia mustahik di berbagai wilayah Kampung BERKAH. Melalui program ini, BAZNAS DIY berharap manfaat zakat dapat dirasakan secara nyata oleh para lansia yang membutuhkan serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. BAZNAS DIY juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak program kemanusiaan dan pemberdayaan yang dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan umat.
14/07/2026 | admin
Dari Prambanan, BAZNAS se-DIY Gaungkan Budaya Siaga Bencana
Dari Prambanan, BAZNAS se-DIY Gaungkan Budaya Siaga Bencana
BAZNAS se-DIY turut hadir dalam kegiatan Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan Peringatan 20 Tahun Gempa Bumi Yogyakarta dan Jawa Tengah yang digelar di Lapangan Garuda, Kompleks Candi Prambanan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan budaya sadar bencana melalui kolaborasi lintas sektor dalam membangun masyarakat yang lebih siap dan tangguh menghadapi risiko kebencanaan. Kehadiran BAZNAS se-DIY melalui unit BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) merupakan bentuk komitmen dalam mendukung aksi kemanusiaan, kesiapsiagaan, serta memperkuat sinergi kebencanaan bersama berbagai pihak. Dalam kegiatan tersebut turut ditampilkan berbagai peralatan dan kesiapan personel sebagai bagian dari upaya meningkatkan respons cepat terhadap potensi bencana di wilayah DIY dan Jawa Tengah. BAZNAS DIY melalui BTB menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana, baik pada tahap kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana. “Kita jadikan kesiapsiagaan sebagai budaya hidup sehari-hari, sehingga masyarakat semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai risiko kebencanaan,” ujar perwakilan BTB DIY. Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian kemanusiaan, BTB se-DIY berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang aman, siaga, dan berdaya menghadapi bencana.
26/05/2026 | admin

Artikel Terbaru

Produk Mustahik BAZNAS DIY Ramaikan Pameran Harganas ke-33 Nasional
Produk Mustahik BAZNAS DIY Ramaikan Pameran Harganas ke-33 Nasional
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut berpartisipasi dalam Pameran dan Gelar Dagang Produk UPPKA dan UMKM serta Layanan Mitra Kerja yang diselenggarakan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 28–29 Juni 2026, di kawasan Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Keikutsertaan BAZNAS DIY menjadi wujud komitmen dalam mendukung pemberdayaan ekonomi mustahik melalui promosi produk-produk unggulan hasil binaan. Berbagai produk dipamerkan kepada masyarakat, mulai dari pangan olahan, makanan ringan, kue kering, hingga sabun cuci piring yang diproduksi oleh para mustahik binaan BAZNAS DIY dari berbagai kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pameran ini menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM binaan untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan kualitas produk mereka kepada masyarakat luas, termasuk para pengunjung yang hadir dari berbagai daerah dalam rangkaian peringatan Harganas ke-33. Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY berharap produk-produk hasil karya mustahik semakin dikenal, diminati, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan meningkatnya akses promosi dan pemasaran, diharapkan usaha para mustahik dapat berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Partisipasi BAZNAS DIY dalam pameran ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Tidak hanya memberikan bantuan modal, BAZNAS DIY terus melakukan pendampingan agar para mustahik dapat berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Melalui sinergi dengan berbagai pihak dalam momentum Hari Keluarga Nasional ke-33, BAZNAS DIY optimistis pemberdayaan UMKM mustahik akan semakin kuat, sehingga manfaat zakat tidak hanya dirasakan dalam bentuk bantuan sesaat, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat.
28/06/2026 | admin
Kurban Membantu Masyarakat Desa: Dari Daging Hingga Ekonomi
Kurban Membantu Masyarakat Desa: Dari Daging Hingga Ekonomi
Ibadah kurban dalam Islam bukan hanya sekadar menyembelih hewan pada Hari Raya Iduladha. Lebih dari itu, kurban membantu masyarakat desa melalui berbagai manfaat sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang nyata. Dalam ajaran Islam, setiap ibadah memiliki hikmah yang luas, termasuk kurban yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi umat. Di Indonesia, pelaksanaan kurban kini berkembang menjadi gerakan pemberdayaan umat. Banyak lembaga Islam seperti BAZNASDIY menghadirkan program kurban yang tidak hanya fokus pada pembagian daging, tetapi juga mendukung peternak lokal, memperkuat ekonomi desa. Program tersebut membuktikan bahwa kurban membantu masyarakat desa secara berkelanjutan, bukan hanya pada hari penyembelihan saja. Dalam perspektif seorang muslim, kurban merupakan bentuk ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus sarana berbagi kepada sesama. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 37 bahwa yang sampai kepada Allah bukanlah daging atau darahnya, melainkan ketakwaan hambanya. Karena itu, ibadah kurban seharusnya mampu menghadirkan manfaat yang luas bagi kehidupan umat Islam. Makna Kurban dalam Islam dan Kepedulian Sosial Ibadah kurban memiliki sejarah panjang sejak kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Perintah Allah SWT kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya menjadi simbol ketakwaan, keikhlasan, dan ketaatan total kepada Allah SWT. Dari kisah tersebut, umat Islam belajar tentang pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama. Dalam praktiknya, kurban bukan hanya ibadah personal. Islam mengajarkan bahwa daging kurban harus dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk fakir miskin dan masyarakat desa yang jarang menikmati daging. Oleh karena itu, kurban membantu masyarakat desa dalam memenuhi kebutuhan pangan, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Di banyak daerah terpencil Indonesia, Hari Raya Iduladha menjadi momentum langka bagi masyarakat untuk menikmati daging berkualitas. Distribusi kurban menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat desa yang selama ini sulit mendapatkan akses pangan bergizi. Selain itu, kurban memperkuat ukhuwah Islamiyah. Hubungan antara masyarakat kota dan desa menjadi lebih erat karena adanya semangat berbagi. Pekurban yang berasal dari kota dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat desa melalui distribusi hewan kurban yang tepat sasaran. Islam juga mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Karena itulah, ibadah kurban menjadi salah satu cara menghadirkan manfaat sosial yang luas dan berkelanjutan bagi umat. Bagaimana Kurban Membantu Masyarakat Desa Secara Langsung Salah satu manfaat terbesar dari ibadah kurban adalah distribusi daging kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam konteks Indonesia, masih banyak desa yang tingkat kesejahteraannya rendah dan akses terhadap protein hewani masih terbatas. Melalui program distribusi kurban, masyarakat desa memperoleh asupan gizi yang lebih baik. Anak-anak dan lansia di pedesaan dapat menikmati daging yang mungkin jarang mereka konsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Inilah salah satu bukti nyata bahwa kurban membantu masyarakat desa secara langsung. Program kurban modern juga kini menjangkau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). BAZNAS DIY menjelaskan bahwa distribusi kurban dilakukan hingga daerah rawan pangan dan wilayah minim akses daging kurban. Hal tersebut menunjukkan bahwa ibadah kurban memiliki dimensi sosial yang sangat luas. Kurban tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga solusi nyata membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan hidup. Kurban Membantu Masyarakat Desa Melalui Ekonomi Peternak Selain distribusi daging, dampak besar lainnya adalah perputaran ekonomi desa. Saat musim Iduladha tiba, permintaan hewan ternak meningkat drastis. Kondisi ini membuka peluang besar bagi peternak lokal untuk meningkatkan pendapatan mereka. Peternak desa tidak hanya menerima bantuan modal ternak, tetapi juga pendampingan usaha, pelatihan budidaya, hingga penguatan manajemen usaha. Dengan sistem ini, masyarakat desa memperoleh penghasilan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Ketika masyarakat berkurban melalui lembaga terpercaya, maka manfaatnya menjadi berlapis. Pekurban mendapatkan pahala ibadah, penerima manfaat memperoleh daging, dan peternak desa mendapatkan penghasilan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Ekonomi desa yang bergerak juga berdampak pada sektor lain seperti perdagangan pakan ternak, jasa transportasi hewan, hingga UMKM lokal. Karena itu, ibadah kurban sesungguhnya mampu menciptakan ekosistem ekonomi umat yang sehat dan produktif. Peran Teknologi dan Lembaga Islam dalam Pengembangan Kurban Di era digital saat ini, pelaksanaan kurban menjadi semakin mudah. Masyarakat dapat menunaikan kurban secara online melalui website, aplikasi, hingga layanan digital banking. Kemudahan ini memberikan dampak positif bagi distribusi kurban yang lebih merata. Masyarakat kota yang sibuk tetap dapat menunaikan ibadah kurban, sementara manfaatnya disalurkan ke desa-desa yang membutuhkan. Selain praktis, sistem digital juga meningkatkan transparansi. Pekurban dapat memperoleh laporan distribusi dan dokumentasi pelaksanaan kurban secara lengkap. Hal ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola kurban. Program kurban modern juga memastikan bahwa hewan yang digunakan memenuhi standar kesehatan dan syariat Islam. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. Transformasi digital dalam pengelolaan kurban membuktikan bahwa Islam selalu relevan dengan perkembangan zaman. Teknologi dimanfaatkan untuk memperluas manfaat ibadah dan menghadirkan kesejahteraan bagi umat. Kurban Sebagai Solusi Sosial dan Kemanusiaan Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, ibadah kurban menjadi salah satu solusi sosial yang sangat penting. Banyak masyarakat desa masih menghadapi kemiskinan, keterbatasan akses pangan, dan minimnya lapangan pekerjaan. Melalui program pemberdayaan berbasis kurban, masyarakat desa tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berkembang secara ekonomi. Inilah alasan mengapa kurban membantu masyarakat desa menjadi konsep yang sangat relevan dalam kehidupan modern. Kurban juga membantu mengurangi ketimpangan sosial antara masyarakat perkotaan dan pedesaan. Distribusi yang tepat sasaran mampu menghadirkan pemerataan kesejahteraan dan memperkuat rasa persaudaraan antarumat Islam. Lebih dari itu, kurban menjadi sarana pendidikan sosial bagi generasi muda. Anak-anak belajar tentang arti berbagi, kepedulian, dan pentingnya membantu sesama. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat Islam yang berkeadilan. Program-program kurban modern yang dijalankan lembaga Islam seperti BAZNAS DIYmembuktikan bahwa kurban dapat menjadi instrumen pemberdayaan sosial yang sangat efektif. Dengan pengelolaan profesional dan tepat sasaran, manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat, terutama di pedesaan dan wilayah terpencil. Sebagai umat Islam, sudah seharusnya kita memaknai kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menghadirkan manfaat luas bagi sesama. Ketika ibadah dilakukan dengan niat yang ikhlas dan pengelolaan yang amanah, maka keberkahannya akan dirasakan oleh banyak orang. Semoga setiap hewan kurban yang kita tunaikan menjadi jalan kebaikan, memperkuat solidaritas umat, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat desa di seluruh DIY. Titipkan kurban terbaikmu Insya Allah amanah yang Anda tunaikan akan disalurkan hingga pelosok DIY, menghadirkan kebahagiaan dan senyum bagi saudara-saudara yang membutuhkan. Tak perlu datang jauh-jauh, kami siap menjemput dana kurbanmu langsung ke tempatmu Doka : Rp3.200.000 Sapi 1/7: Rp3.500.000 Transfer melalui rekening BSI 309-12-2019-8 Tambahkan kode unik 021 di belakang nominal transfer untuk memudahkan verifikasi. Hubungi Layanan BAZNAS DIY 0852-2122-2616 Yuk, sempurnakan ikhtiar dan kebaikan di Hari Raya dengan berkurban bersama BAZNAS DIY #KurbanDiBAZNASDIYAja #BAZNASDIY #IdulAdha #JemputKurban #Kurban1447H
11/05/2026 | admin
Kurban Digital Indonesia: Tren Baru Ibadah di Era Modern   
Kurban Digital Indonesia: Tren Baru Ibadah di Era Modern  
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, umat Islam kini semakin dimudahkan dalam menjalankan berbagai ibadah, termasuk kurban. Kehadiran kurban digital indonesia menjadi salah satu inovasi modern yang membantu masyarakat menunaikan ibadah kurban secara praktis, aman, dan tetap sesuai syariat Islam. Melalui platform digital, proses pemilihan hewan kurban, pembayaran, hingga distribusi daging dapat dilakukan hanya melalui smartphone atau komputer. Fenomena kurban digital indonesia berkembang pesat terutama sejak masyarakat semakin terbiasa menggunakan layanan digital dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya memudahkan proses transaksi, sistem ini juga membantu distribusi hewan kurban menjadi lebih merata hingga ke pelosok negeri, daerah bencana, bahkan wilayah konflik seperti Palestina. Dalam pandangan Islam, kemajuan teknologi sejatinya dapat dimanfaatkan untuk memperluas manfaat ibadah. Selama prosesnya tetap memenuhi syariat, penggunaan teknologi dalam ibadah kurban justru menjadi sarana mempermudah umat dalam berbuat kebaikan. Karena itu, tren digitalisasi kurban perlu dipahami sebagai bagian dari kemajuan peradaban umat Islam di era modern. Apa Itu Kurban Digital Indonesia? Kurban digital indonesia adalah sistem pelaksanaan ibadah kurban yang dilakukan melalui platform digital atau online. Masyarakat dapat memilih jenis hewan, melakukan pembayaran, dan menerima laporan distribusi secara daring tanpa harus datang langsung ke lokasi penjualan hewan kurban. Konsep ini muncul sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi. Banyak umat Islam di perkotaan kesulitan mencari hewan kurban yang sesuai syariat, sehat, dan terpercaya. Dengan adanya layanan digital, proses tersebut menjadi lebih praktis dan efisien. Selain kemudahan transaksi, layanan kurban digital biasanya juga memberikan transparansi lebih baik. Pekurban dapat melihat dokumentasi penyembelihan hingga penyaluran daging kepada masyarakat yang membutuhkan. Hal ini meningkatkan rasa percaya dan kenyamanan dalam beribadah. Di Indonesia sendiri, berbagai lembaga Islam seperti BAZNAS DIY telah mengembangkan program kurban digital berbasis website, hingga mobile banking. Bahkan, pembayaran kurban kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal digital yang mudah diakses masyarakat. Kehadiran kurban digital indonesia juga membuktikan bahwa Islam adalah agama yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat. Mengapa Kurban Digital Indonesia Semakin Diminati? Ada beberapa alasan mengapa kurban digital indonesia semakin populer di kalangan masyarakat Muslim. Salah satunya adalah kemudahan akses. Dengan sistem online, umat Islam dapat berkurban kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke lokasi penjualan hewan. Faktor berikutnya adalah transparansi. Banyak platform kurban digital menyediakan laporan lengkap berupa foto, video, dan informasi distribusi daging kurban. Ini memberikan rasa aman bagi masyarakat bahwa ibadah mereka benar-benar dilaksanakan sesuai amanah. Selain itu, layanan digital juga membantu distribusi kurban menjadi lebih merata. Selama ini, distribusi hewan kurban cenderung menumpuk di kota besar. Dengan sistem digital, penyaluran dapat diarahkan ke daerah terpencil, desa miskin, hingga wilayah terdampak bencana. BAZNAS DIY misalnya menghadirkan program “Kurban Berkah BAZNAS DIY” yang memungkinkan masyarakat menunaikan kurban melalui kanal digital. Program ini bertujuan memperluas manfaat kurban hingga ke pelosok negeri sekaligus memberdayakan peternak kecil di desa-desa. Di sisi lain, generasi muda Muslim juga lebih akrab dengan transaksi digital. Karena itu, kurban digital indonesia menjadi solusi yang relevan dengan gaya hidup modern tanpa mengurangi esensi ibadah. Keunggulan Kurban Digital Indonesia bagi Umat Islam Salah satu keunggulan utama kurban digital indonesia adalah efisiensi waktu dan tenaga. Umat Islam tidak perlu lagi mendatangi pasar hewan atau lokasi penjualan kurban yang sering kali ramai dan memakan waktu. Keunggulan lainnya adalah kemudahan pembayaran. Saat ini berbagai platform menyediakan metode pembayaran melalui transfer bank, e-wallet, dan QRIS. Hal ini mempermudah masyarakat dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi dalam ibadah kurban. Program kurban digital juga membantu pemerataan distribusi daging kurban. Banyak lembaga sosial menyalurkan daging ke daerah yang jarang mendapatkan kurban, termasuk wilayah minoritas Muslim. Tidak hanya itu, kurban digital juga mendukung pemberdayaan ekonomi umat. Hewan kurban yang digunakan umumnya berasal dari peternak lokal binaan lembaga zakat. Dengan demikian, manfaat ekonomi kurban dirasakan langsung oleh masyarakat kecil. Hukum Kurban Digital dalam Islam Sebagian umat Islam mungkin bertanya-tanya mengenai hukum kurban digital indonesia dalam pandangan syariat. Pada dasarnya, Islam membolehkan sistem perwakilan atau wakalah dalam pelaksanaan kurban. Artinya, seseorang dapat mewakilkan pembelian, penyembelihan, dan distribusi hewan kurban kepada lembaga terpercaya selama prosesnya sesuai syariat Islam. Dalam hal ini, platform digital hanya menjadi media transaksi dan penghubung antara pekurban dengan lembaga pelaksana. Hal terpenting adalah memastikan hewan kurban memenuhi syarat syariat, penyembelihan dilakukan sesuai ketentuan Islam, dan distribusi tepat sasaran. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan memilih lembaga terpercaya dan memiliki kredibilitas baik. BAZNAS DIY sendiri menegaskan bahwa pengelolaan kurban dilakukan dengan prinsip 3A, yaitu Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Prinsip ini bertujuan memastikan ibadah kurban berjalan sesuai hukum Islam dan tata kelola yang profesional. Dengan demikian, kurban digital indonesia dapat menjadi solusi modern yang tetap sah dan bernilai ibadah selama memenuhi ketentuan syariat. Peran Teknologi dalam Pengembangan Kurban Digital Indonesia Teknologi memiliki peran besar dalam perkembangan kurban digital indonesia. Melalui internet dan aplikasi digital, proses ibadah kurban menjadi lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Platform digital memungkinkan umat Islam memilih jenis hewan kurban sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. Informasi harga, berat hewan, hingga lokasi distribusi dapat diakses secara transparan. Selain itu, teknologi membantu proses dokumentasi dan pelaporan. Pekurban kini dapat menerima laporan penyembelihan secara real-time melalui email atau WhatsApp. Ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penyelenggara. Teknologi juga memungkinkan distribusi kurban menjadi lebih efektif. Bahkan sebagian daging kurban kini diolah menjadi produk kemasan kaleng agar tahan lama dan dapat dikirim ke daerah sulit dijangkau. Tips Memilih Layanan Kurban Digital Indonesia yang Terpercaya Dalam memilih layanan kurban digital indonesia, umat Islam perlu memperhatikan kredibilitas lembaga penyelenggara. Pastikan lembaga memiliki legalitas resmi dan rekam jejak yang baik dalam pengelolaan kurban. Pilih platform yang menyediakan informasi jelas mengenai hewan kurban, harga, metode penyembelihan, serta lokasi distribusi. Transparansi merupakan salah satu indikator penting lembaga terpercaya. Selain itu, pastikan lembaga memberikan laporan dokumentasi setelah proses kurban selesai. Dokumentasi ini menjadi bentuk pertanggungjawaban kepada pekurban. Masyarakat juga dianjurkan memilih lembaga yang memiliki program pemberdayaan umat. Dengan demikian, ibadah kurban tidak hanya bernilai spiritual tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil. Di berbagai diskusi masyarakat Muslim Indonesia, lembaga besar seperti BAZNAS DIY sering dianggap lebih kredibel karena memberikan laporan distribusi dan dokumentasi kepada donatur. Masa Depan Kurban Digital Indonesia Melihat perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat modern, masa depan kurban digital indonesia diprediksi akan terus berkembang. Digitalisasi ibadah bukan sekadar tren sementara, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup umat Islam modern. Ke depan, layanan kurban digital kemungkinan akan semakin terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan, blockchain, dan sistem pelacakan distribusi real-time. Hal ini akan meningkatkan transparansi dan efisiensi pelaksanaan kurban. Selain itu, program pemberdayaan peternak lokal juga diperkirakan semakin berkembang. Model kurban berbasis pemberdayaan desa menjadi solusi ekonomi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Bagi umat Islam, hadirnya kurban digital indonesia adalah peluang untuk menjalankan ibadah dengan lebih mudah sekaligus memperluas manfaat sosial kepada sesama. Teknologi bukanlah penghalang ibadah, melainkan alat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian umat. Pada akhirnya, esensi kurban tetaplah tentang keikhlasan, ketakwaan, dan kepedulian sosial. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, umat Islam dapat menjadikan ibadah kurban semakin berdampak luas bagi masyarakat Indonesia maupun dunia. Titipkan kurban terbaikmu Insya Allah amanah yang Anda tunaikan akan disalurkan hingga pelosok DIY, menghadirkan kebahagiaan dan senyum bagi saudara-saudara yang membutuhkan. Tak perlu datang jauh-jauh, kami siap menjemput dana kurbanmu langsung ke tempatmu Doka : Rp3.200.000 Sapi 1/7: Rp3.500.000 Transfer melalui rekening BSI 309-12-2019-8 Tambahkan kode unik 021 di belakang nominal transfer untuk memudahkan verifikasi. Hubungi Layanan BAZNAS DIY 0852-2122-2616 Yuk, sempurnakan ikhtiar dan kebaikan di Hari Raya dengan berkurban bersama BAZNAS DIY #KurbanDiBAZNASDIYAja #BAZNASDIY #IdulAdha #JemputKurban #Kurban1447H
11/05/2026 | admin

BAZNAS TV