Amalan Ini untuk Memperoleh Keberkahan di Malam Lailatur Qadar
04/03/2026 | Penulis: admin
BAZNASDIY
Malam Lailatur Qadar merupakan salah satu malam yang paling istimewa dalam ajaran Islam. Malam ini disebut sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Keutamaan Malam Lailatur Qadar membuat banyak umat Muslim berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.
Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menjelaskan tentang keagungan Malam Lailatur Qadar melalui Surah Al-Qadr. Pada malam tersebut, para malaikat turun ke bumi dengan membawa berbagai keberkahan dan ketentuan dari Allah SWT hingga terbitnya fajar. Karena itulah, Malam Lailatur Qadar menjadi momentum spiritual yang sangat dinantikan oleh kaum Muslimin di seluruh dunia.
Bagi setiap Muslim, memperoleh keberkahan Malam Lailatur Qadar merupakan anugerah yang sangat besar. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami amalan-amalan yang dianjurkan agar dapat meraih keutamaan malam yang penuh rahmat ini.
Keistimewaan Malam Lailatur Qadar dalam Islam
Malam Lailatur Qadar memiliki keutamaan yang luar biasa sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr ayat 1–5 yang menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam yang penuh kemuliaan tersebut.
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Malam Lailatur Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih besar dibandingkan ibadah selama lebih dari 83 tahun. Keutamaan ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah kepada umat Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, pada Malam Lailatur Qadar para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan. Malam tersebut juga dipenuhi dengan kedamaian hingga terbitnya fajar. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memaksimalkan ibadah agar tidak melewatkan kesempatan besar tersebut.
Waktu Terjadinya Malam Lailatur Qadar
Para ulama sepakat bahwa Malam Lailatur Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.
Rasulullah SAW bersabda bahwa umat Islam dianjurkan untuk mencari Malam Lailatur Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Malam tersebut bisa terjadi pada malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan.
Hikmah dari dirahasiakannya waktu pasti Malam Lailatur Qadar adalah agar umat Islam bersungguh-sungguh dalam beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dengan demikian, semangat ibadah tidak hanya terfokus pada satu malam saja.
Amalan yang Dianjurkan pada Malam Lailatur Qadar
Untuk memperoleh keberkahan Malam Lailatur Qadar, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan ibadah. Amalan-amalan tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meraih pahala yang berlipat ganda.
1. Memperbanyak Shalat Malam
Salah satu amalan utama pada Malam Lailatur Qadar adalah melaksanakan shalat malam atau qiyamul lail. Shalat ini dapat berupa shalat tarawih, tahajud, maupun witir.
Rasulullah SAW memberikan teladan dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa beliau menghidupkan malam-malam tersebut dengan berbagai ibadah.
Shalat malam pada Malam Lailatur Qadar menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk memohon ampunan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Membaca Al-Qur’an
Amalan lain yang sangat dianjurkan pada Malam Lailatur Qadar adalah membaca Al-Qur’an. Hal ini sangat relevan karena Al-Qur’an pertama kali diturunkan pada malam yang mulia tersebut.
Membaca, memahami, dan mentadabburi ayat-ayat Al-Qur’an pada Malam Lailatur Qadar akan menambah keberkahan dan pahala yang berlipat ganda. Aktivitas ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
3. Memperbanyak Doa
Berdoa merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada Malam Lailatur Qadar. Pada malam yang penuh rahmat ini, doa-doa yang dipanjatkan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.
Salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW ketika mencari Malam Lailatur Qadar adalah doa yang diajarkan kepada Aisyah RA, yaitu memohon ampunan kepada Allah SWT yang Maha Pengampun.
Dengan memperbanyak doa pada Malam Lailatur Qadar, seorang Muslim dapat memohon berbagai kebaikan baik di dunia maupun di akhirat.
4. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir
Istighfar dan dzikir merupakan amalan sederhana tetapi memiliki pahala yang sangat besar. Pada Malam Lailatur Qadar, memperbanyak istighfar menjadi cara untuk memohon pengampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan.
Selain itu, dzikir seperti tasbih, tahmid, dan takbir juga dapat dilakukan untuk mengingat kebesaran Allah SWT. Aktivitas ini akan membuat hati menjadi lebih tenang dan semakin dekat dengan Sang Pencipta.
5. Bersedekah
Bersedekah juga termasuk amalan yang dianjurkan pada Malam Lailatur Qadar. Sedekah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar karena bertepatan dengan malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Bentuk sedekah dapat berupa membantu fakir miskin, memberikan makanan berbuka puasa, maupun menyumbang kepada lembaga sosial yang terpercaya.
Dengan bersedekah pada Malam Lailatur Qadar, seorang Muslim tidak hanya memperoleh pahala, tetapi juga menebarkan kebaikan kepada sesama.
6. I’tikaf di Masjid
I’tikaf merupakan amalan yang sangat dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan. I’tikaf berarti berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai ibadah.
Rasulullah SAW dikenal rutin melakukan i’tikaf untuk mencari Malam Lailatur Qadar. Dengan i’tikaf, seorang Muslim dapat lebih fokus beribadah tanpa terganggu oleh aktivitas duniawi.
I’tikaf juga menjadi momen refleksi diri untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.
Tanda-Tanda Malam Lailatur Qadar
Sebagian ulama menyebutkan bahwa terdapat beberapa tanda yang dapat dirasakan ketika Malam Lailatur Qadar terjadi. Namun tanda-tanda tersebut biasanya baru disadari setelah malam tersebut berlalu.
Beberapa tanda yang sering disebutkan dalam berbagai riwayat antara lain suasana malam yang terasa tenang, udara yang sejuk, serta matahari yang terbit pada pagi harinya dengan cahaya yang lembut.
Meskipun demikian, umat Islam tidak dianjurkan untuk terlalu fokus mencari tanda-tanda tersebut. Yang lebih penting adalah memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Hikmah Dirahasiakannya Malam Lailatur Qadar
Allah SWT tidak menjelaskan secara pasti kapan Malam Lailatur Qadar terjadi. Hal ini memiliki hikmah yang besar bagi umat Islam.
Jika waktu Malam Lailatur Qadar diketahui secara pasti, kemungkinan sebagian orang hanya akan beribadah pada malam tersebut saja. Namun dengan dirahasiakannya waktu malam itu, umat Islam terdorong untuk meningkatkan ibadah secara konsisten sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Selain itu, dirahasiakannya Malam Lailatur Qadar juga menjadi ujian kesungguhan iman seseorang dalam beribadah kepada Allah SWT.
Malam Lailatur Qadar merupakan kesempatan luar biasa bagi umat Islam untuk meraih pahala dan keberkahan yang sangat besar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini menjadi momentum untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, berdzikir, bersedekah, dan melakukan i’tikaf, seorang Muslim memiliki peluang besar untuk memperoleh keberkahan Malam Lailatur Qadar. Kesungguhan dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi kunci utama untuk meraih kemuliaan malam tersebut.
Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Malam Lailatur Qadar dan mendapatkan keberkahan yang Allah SWT janjikan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
Artikel Lainnya
Menu Sahur Bergizi agar Kuat Berpuasa
Pintu Surga Dibuka Lebar di Bulan Ramadhan: Kesempatan Emas untuk Meraih Ampunan Allah
Ibadah Puasa sebagai Sarana Pembentukan Akhlak
Wajib Tahu, Ini Amalan 10 Hari Terakhir Ramadhan yang Penting Dilakukan
Makna Kembali ke Fitrah di Hari Idul Fitri
Menghidupkan Malam Takbiran dengan Ibadah
Ini 5 Keutamaan Sedekah di Bulan Syawal
Apa yang Terjadi Jika Terlambat Membayar Zakat Fitrah
Menghidupkan Malam Ramadhan dengan Qiyamul Lail
5 Amalan Syawal Agar Pahala Ramadhan Tidak Lenyap Begitu Saja
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah: Ini Batasannya
Gaji Pertama Pasca Lebaran: Panduan Hitung Zakat Penghasilan
Setengah Jalan Berlalu dan Inilah Alasan Kita Perlu Bersyukur Masih Bertemu Ramadhan
Amalan yang Dianjurkan Menjelang Idul Fitri
Menyambut Idul Fitri dengan Hati yang Bersih dan Iman yang Kuat

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →