Amalan Sunnah Setelah Sahur yang Sering Terlewat
02/03/2026 | Penulis: admin
BAZNASDIY
Sahur bukan sekadar aktivitas makan sebelum berpuasa. Dalam ajaran Islam, sahur adalah waktu yang penuh keberkahan dan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, sering kali umat Islam hanya fokus pada makan dan minum, lalu kembali tidur atau bersiap beraktivitas tanpa memperhatikan sunnah setelah sahur yang sebenarnya sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Padahal, sunnah setelah sahur memiliki nilai ibadah yang besar. Waktu menjelang Subuh adalah bagian dari sepertiga malam terakhir, saat doa-doa diijabah dan ampunan Allah SWT dibuka seluas-luasnya. Karena itu, memahami dan mengamalkan sunnah setelah sahur akan membuat ibadah puasa kita semakin sempurna dan bermakna.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap amalan sunnah setelah sahur yang sering terlewat, disertai dalil dan referensi agar kita semakin yakin untuk mengamalkannya.
Keutamaan Sahur dalam Islam
Sebelum membahas sunnah setelah sahur, penting bagi kita memahami bahwa sahur sendiri adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:
“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Keberkahan sahur tidak hanya terletak pada kekuatan fisik untuk berpuasa, tetapi juga pada dimensi spiritualnya. Sahur membedakan puasa umat Islam dengan umat sebelumnya dan menjadi bentuk ketaatan kepada sunnah Nabi.
Namun, keberkahan itu akan semakin sempurna ketika kita mengisi waktu setelah sahur dengan amalan yang dicontohkan dalam Islam.
Memperbanyak Doa sebagai Sunnah Setelah Sahur
Salah satu sunnah setelah sahur yang sering terlewat adalah memperbanyak doa. Waktu sahur berada di penghujung malam, tepatnya pada sepertiga malam terakhir. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman:
“Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri.”
Ini adalah momen istimewa yang tidak seharusnya dilewatkan. Setelah selesai makan sahur, jangan terburu-buru beranjak atau kembali tidur. Luangkan waktu untuk berdoa, memohon ampunan, memohon rezeki, kesehatan, dan keteguhan iman.
Doa setelah sahur dapat menjadi pembuka hari yang penuh keberkahan dan ketenangan hati.
Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur
Selain doa, sunnah setelah sahur berikutnya adalah memperbanyak istighfar. Allah SWT memuji orang-orang yang beriman dalam Al-Qur’an:
“Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.”
(QS. Adz-Dzariyat: 18)
Ayat ini menunjukkan bahwa waktu sahur adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk beristighfar. Mengucapkan istighfar dengan penuh kesadaran dapat membersihkan hati dan membuka pintu rahmat Allah SWT.
Istighfar setelah sahur juga menjadi bentuk pengakuan bahwa kita adalah hamba yang penuh kekurangan dan membutuhkan ampunan-Nya setiap saat.
Menjaga Shalat Subuh Berjamaah
Sunnah setelah sahur yang tidak kalah penting adalah bersiap menyambut shalat Subuh. Setelah makan sahur, jangan kembali terlelap hingga melewatkan waktu shalat.
Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya shalat Subuh berjamaah. Dalam hadis disebutkan bahwa shalat Subuh berjamaah lebih utama dan memiliki pahala besar.
Mengisi waktu antara sahur dan azan Subuh dengan dzikir, membaca Al-Qur’an, atau shalat sunnah sebelum Subuh akan membuat puasa kita dimulai dengan ibadah yang sempurna.
Membaca Al-Qur’an Setelah Sahur
Waktu setelah sahur adalah saat pikiran masih jernih dan suasana masih tenang. Ini menjadi waktu ideal untuk membaca Al-Qur’an.
Membaca beberapa ayat sebelum Subuh atau setelah shalat Subuh termasuk sunnah setelah sahur yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadhan. Interaksi dengan Al-Qur’an di waktu pagi akan menenangkan hati dan memberi energi spiritual untuk menjalani aktivitas seharian.
Berdzikir dan Mengawali Hari dengan Niat yang Lurus
Sunnah setelah sahur juga mencakup dzikir pagi. Membaca dzikir pagi setelah Subuh dapat melindungi kita dari keburukan sepanjang hari. Rasulullah SAW dikenal tidak meninggalkan dzikir pagi dan petang.
Niat yang lurus untuk menjalani hari karena Allah SWT akan menjadikan setiap aktivitas bernilai ibadah. Bahkan pekerjaan sekalipun bisa menjadi pahala jika diniatkan untuk kebaikan.
Menghindari Tidur Berlebihan Setelah Sahur
Banyak orang selesai sahur lalu langsung tidur kembali hingga matahari terbit. Padahal, kebiasaan ini dapat membuat kita melewatkan banyak keutamaan.
Islam menganjurkan untuk memanfaatkan waktu pagi. Rasulullah SAW berdoa agar umatnya diberkahi pada waktu pagi hari. Oleh karena itu, menghindari tidur berlebihan termasuk bagian dari menjaga sunnah setelah sahur agar waktu penuh berkah tidak terbuang sia-sia.
Menjadikan Waktu Subuh sebagai Momentum Berbagi
Sunnah setelah sahur tidak hanya berkaitan dengan ibadah pribadi, tetapi juga kepedulian sosial. Waktu Subuh adalah momentum yang sangat baik untuk berbagi kepada sesama.
Selain memperbanyak doa dan istighfar setelah sahur, jadikan waktu subuh sebagai momentum berbagi. Awali hari dengan sedekah subuh agar aktivitas kita sepanjang hari dilimpahi keberkahan dan pahala yang terus mengalir. Klik di sini untuk bersedekah.
Sedekah di waktu Subuh memiliki keutamaan tersendiri. Dalam hadis disebutkan bahwa setiap pagi ada malaikat yang mendoakan orang yang bersedekah agar diberikan ganti yang lebih baik.
Dengan menjadikan sedekah sebagai bagian dari sunnah setelah sahur, kita tidak hanya memperkaya ruhani, tetapi juga membantu meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan.
Hikmah Mengamalkan Sunnah Setelah Sahur
Menghidupkan sunnah setelah sahur memberikan banyak hikmah, di antaranya:
-
Menyempurnakan ibadah puasa.
-
Mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.
-
Memulai hari dengan hati yang tenang.
-
Meningkatkan kualitas spiritual selama Ramadhan.
-
Mendapat keberkahan waktu dan rezeki.
Ketika kita mengisi waktu sahur dengan ibadah, puasa tidak hanya menjadi kewajiban menahan lapar dan dahaga, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Jangan Biarkan Sunnah Setelah Sahur Terlewat
Sunnah setelah sahur adalah amalan ringan namun memiliki dampak besar dalam kehidupan seorang muslim. Mulai dari memperbanyak doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, menjaga shalat Subuh, hingga bersedekah di waktu pagi — semuanya adalah pintu keberkahan yang sering kali terlewat karena kelalaian kita.
Mari kita jadikan waktu sahur bukan hanya sebagai momen mengisi energi fisik, tetapi juga mengisi hati dengan cahaya iman. Dengan mengamalkan sunnah setelah sahur secara konsisten, kita berharap puasa yang kita jalani semakin berkualitas dan diterima oleh Allah SWT.
Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk istiqamah dalam menghidupkan sunnah setelah sahur dan menjadikan setiap pagi sebagai awal kebaikan yang terus mengalir hingga akhir hayat.
Selain memperbanyak doa dan istighfar setelah sahur, jadikan waktu subuh sebagai momentum berbagi. Awali hari dengan sedekah subuh agar aktivitas kita sepanjang hari dilimpahi keberkahan dan pahala yang terus mengalir.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
Artikel Lainnya
Kapan Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah: Ini Batasannya
Niat, Syarat, dan Rukun Puasa yang Perlu Diketahui
Bacaan Niat Puasa Lengkap dan Cara Agar Puasa Lebih Bermakna
Mengapa Ramadhan Disebut Bulan Pengampunan, Ini Penjelasannya
Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal di Bulan Ramadhan
Tadabbur Al-Qur’an di Bulan Ramadhan: Cara dan Keutamaannya
Mengelola Waktu Ibadah Agar Ramadhan Lebih Bermakna
Menghidupkan Hari-Hari Ramadhan dengan Amal Kebaikan
Menghidupkan Ramadhan dengan Sedekah Harian
Urutan Tata Cara Shalat Witir yang Benar Beserta Bacaannya
Amalan yang Melipatgandakan Pahala di Bulan Ramadhan
Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan Ramadhan Dengan Cara Ini
Menemukan Makna Syukur di Bulan Ramadan
Begini Cara Hitung Zakat yang Mudah dan Sesuai Syariat
Fiqih Puasa Ramadhan: Hal-Hal yang Membatalkan dan Makruh

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →