WhatsApp Icon

Ayyamul Bidh Rabiul Awal: 3 Hari yang Dianjurkan Puasa Sunnah

30/09/2026  |  Penulis: admin

Bagikan:URL telah tercopy
Ayyamul Bidh Rabiul Awal: 3 Hari yang Dianjurkan Puasa Sunnah

BAZNASDIY

Bulan Rabiul Awal merupakan salah satu bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam karena di bulan inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Selain memperbanyak salawat dan mengingat meneladani akhlak Rasulullah, salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan adalah puasa sunnah Ayyamul Bidh Rabiul Awal.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah tiga hari yang dilaksanakan setiap pertengahan bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15. Melaksanakan puasa ini di bulan Rabiul Awal membawa keberkahan ganda bagi siapa saja yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Jadwal dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Nabi

Secara bahasa, Ayyamul Bidh berarti "hari-hari putih". Dinamakan demikian karena pada tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah, bulan memancarkan cahayanya secara penuh (bulan purnama) sehingga malam tampak terang benderang.

Keutamaan utama dari puasa Ayyamul Bidh dijelaskan dalam sebuah hadis sahih. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa tiga hari setiap bulan adalah seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari dan Muslim)

Melaksanakannya pada bulan Rabiul Awal terasa kian bermakna. Mengingat bulan ini adalah momen kelahiran Rasulullah SAW, menjalankan sunnah beliau menjadi bukti nyata rasa cinta (mahabbah) kita kepada Sang Nabi.

Bacaan Niat dan Tata Cara Menjalankan Puasa Ayyamul Bidh

Tata cara puasa Ayyamul Bidh sama seperti puasa sunnah pada umumnya, diawali dengan niat dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Lafal Niat Puasa Ayyamul Bidh:

Nawaitu shauma ayyamil bidh sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat ini dapat dilafalkan pada malam hari sebelum terbit fajar atau di pagi hari selama belum mengonsumsi makanan/minuman dan tidak melakukan hal yang membatalkan puasa.

Melengkapi Ibadah Sunnah Rabiul Awal dengan Berbagi Rezeki

Menjalankan ibadah puasa tidak hanya melatih fisik dan menahan hawa nafsu, tetapi juga mengasah kepedulian sosial kita terhadap sesama. Rasa lapar yang kita rasakan saat berpuasa mengingatkan kita pada saudara-saudara yang kurang beruntung.

Oleh karena itu, alangkah indahnya jika ibadah puasa Ayyamul Bidh di bulan Rabiul Awal ini disempurnakan dengan menunaikan zakat, infak, atau sedekah. Berbagi rezeki di bulan mulia ini akan melipatgandakan pahala serta membersihkan harta yang kita miliki.

Sempurnakan Amalan Rabiul Awal Anda!

Lengkapi puasa sunnah Ayyamul Bidh Anda dengan menunaikan zakat dan sedekah melalui lembaga resmi terpercaya. Mari raih keberkahan berlipat di bulan kelahiran Rasulullah. Salurkan kewajiban zakat harta maupun jiwa Anda sekarang juga secara praktis dan aman melalui https://diy.baznas.go.id/bayarzakat, atau cukup klik link berikut ini: ZAKAT DI BAZNAS

Bagikan:URL telah tercopy

Artikel Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →