Berita Terkini
BAZNAS DIY Hadirkan 250 Paket Ramadhan Bahagia bagi Masyarakat Membutuhkan
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menghadirkan program Ramadhan Bahagia dengan menyalurkan 250 paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah DIY.
Program ini menyasar berbagai kelompok mustahik, di antaranya pekerja rentan, penyandang disabilitas, tenaga pendidik, serta masyarakat dengan kategori miskin ekstrem. Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya meringankan beban kebutuhan selama bulan suci Ramadhan.
Penyaluran Paket Ramadhan Bahagia ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menghadirkan kebahagiaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Setiap paket berisi kebutuhan pokok yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di momentum bulan Ramadhan.
“Melalui program Ramadhan Bahagia ini, BAZNAS berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta menghadirkan kebahagiaan bagi para mustahik,” ujarnya.
Proses distribusi dilakukan secara bertahap di beberapa titik wilayah DIY guna memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang berhak.
Dengan adanya program ini, BAZNAS DIY berharap dapat terus memperluas jangkauan manfaat serta mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar lebih tepat guna dan berdampak luas.
20/03/2026 | Admin
BAZNAS DIY Salurkan Hidangan Berkah Ramadhan bagi Masyarakat di Depan Kantor BAZNAS DIY
BAZNAS DIY kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani umat melalui program Hidangan Berkah Ramadhan. Kegiatan distribusi ini dilaksanakan hari ini di depan Kantor BAZNAS DIY dan menyasar masyarakat umum, khususnya para pengguna jalan, pekerja informal, serta warga yang membutuhkan 19/03/26.
Sejak sore hari, para relawan BAZNAS DIY telah bersiaga menyiapkan dan membagikan ratusan paket hidangan berbuka puasa. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan banyaknya warga yang datang untuk menerima hidangan secara tertib dan penuh rasa syukur.
Program Hidangan Berkah Ramadhan merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh BAZNAS DIY, guna membantu masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Koordinator Hidangan Berkah, Abid Fadlurahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian kepada masyarakat yang masih beraktivitas saat waktu berbuka puasa tiba.
“Melalui program Hidangan Berkah Ramadhan ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya yang berada di perjalanan atau belum sempat menyiapkan makanan berbuka, tetap dapat menikmati hidangan yang layak. Ini adalah bentuk kepedulian dan semangat berbagi dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS DIY,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan nilai kebersamaan di bulan suci Ramadhan.
Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS DIY berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.
19/03/2026 | Admin
BAZNAS Hadirkan Posko Mudik di DIY, Siap Layani Pemudik dengan Berbagai Fasilitas Gratis
Yogyakarta – 14/03/26 Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran, BAZNAS RI bersama BAZNAS DIY dan BAZNAS kabupaten se-Daerah Istimewa Yogyakarta menghadirkan Posko Mudik yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik.
Kolaborasi ini melibatkan BAZNAS DIY, BAZNAS Kabupaten Sleman, BAZNAS Kabupaten Bantul, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, serta BAZNAS RI dalam menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat selama perjalanan mudik.
Posko Mudik BAZNAS ini tersebar di sejumlah titik strategis di wilayah DIY guna menjangkau pemudik yang melintas. Kehadiran posko ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan keselamatan para pemudik, khususnya yang menempuh perjalanan jarak jauh.
Berbagai fasilitas disediakan secara gratis, di antaranya tempat istirahat yang nyaman, takjil untuk berbuka puasa, air minum, serta layanan kesehatan ringan. Selain itu, relawan BAZNAS juga turut disiagakan untuk membantu pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si menyampaikan “Posko Mudik ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadhan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pemudik untuk tidak ragu mampir, beristirahat, dan memanfaatkan fasilitas yang telah kami sediakan.”
Dengan adanya Posko Mudik ini, diharapkan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan lancar hingga sampai di kampung halaman. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan dan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Ayo mampir ke Posko Mudik BAZNAS, istirahat sejenak untuk perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
18/03/2026 | Admin
Agenda Pimpinan

BAZNAS DIY Gelar Pentasharufan Simbolis Program Ramadan 1447 H
BAZNAS DIY menyelenggarakan acara Pentasharufan Simbolis Program Ramadan 1447 H BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta Selasa, 11/3/2026. Acara yang diselenggarakan di Pendapa Wiyata Praja ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta beserta para tamu undangan dari berbagai unsur pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk mengoptimalkan pengelolaan dan penyaluran zakat bagi kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS DIY dalam laporannya menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, BAZNAS memiliki kewenangan dan fungsi strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat serta meningkatkan pelayanan kepada para muzaki dan mustahik. Hal tersebut diwujudkan melalui pendistribusian Zakat, Infak, Sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya yang dikelola secara amanah, profesional, dan akuntabel.
Sebagai lembaga resmi yang mengoordinasikan pengelolaan zakat secara nasional, BAZNAS menjalankan regulasi dan program yang berperan penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, BAZNAS DIY terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk menghadirkan program-program yang berdampak luas bagi masyarakat.
BAZNAS DIY tidak hanya fokus pada bantuan sosial kemanusiaan, tetapi juga berkontribusi dalam berbagai bidang strategis seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Melalui program-program tersebut diharapkan zakat dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi para mustahik.
Pada momentum bulan suci Ramadan 1447 H ini, BAZNAS DIY mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam kolaborasi kebaikan melalui berbagai program penyaluran dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya. Penyaluran tersebut dilakukan melalui berbagai program, mulai dari bantuan bersifat karitatif seperti paket sembako, hidangan berbuka puasa, santunan bagi dhuafa dan anak yatim, hingga program pemberdayaan yang bersifat produktif guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan pentasharufan simbolis ini, BAZNAS DIY berharap kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat semakin meningkat serta semakin banyak muzaki yang menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. Dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan zakat dapat menjadi kekuatan sosial yang mampu menghadirkan kesejahteraan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.
11-03-2026 | admin

Wujud Kepedulian, BAZNAS DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana di Tiga Provinsi
Alhamdulillah, bantuan kemanusiaan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah tiba dan siap disalurkan kepada para korban yang membutuhkan. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat melalui BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A. Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai serta paket hygiene kit yang berisi perlengkapan kebersihan dan kebutuhan dasar bagi para korban terdampak bencana.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban serta memenuhi kebutuhan dasar mereka selama masa pemulihan pascabencana. Selain itu, bantuan tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian dan kebersamaan umat dalam membantu saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan.
Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat yang dihimpun melalui BAZNAS DIY untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
“Bantuan ini adalah wujud kepedulian dan solidaritas dari masyarakat, khususnya para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS DIY. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat dan kebencanaan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS DIY, insyaAllah bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik,” tambahnya.
BAZNAS DIY menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta para muzaki yang telah berpartisipasi dan menyalurkan bantuannya. Semoga kepedulian ini menjadi amal kebaikan yang membawa keberkahan bagi semua pihak serta memberikan kekuatan dan harapan bagi para korban bencana untuk bangkit kembali.
18-02-2026 | admin

Berbagi Berkah Ramadhan, BAZNAS DIY dan PWI DIY Turun ke Jalan Bagikan Takjil
Yogyakarta – Dalam rangka mengisi keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) DIY bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) DIY menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada para pengguna jalan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin sore (9/3/2026) di depan Kantor PWI DIY, Jalan Gambiran 45, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Aksi sosial tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para pengendara yang melintas tampak antusias menerima paket takjil untuk berbuka puasa.
Ketua PWI DIY, Hudono, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada BAZNAS DIY atas terjalinnya sinergi dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna tersendiri karena untuk pertama kalinya para pengurus PWI DIY terlibat langsung dalam kegiatan berbagi di depan kantor organisasi mereka.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk berbagi dan mempererat kepedulian sosial. Ini juga menjadi pengalaman pertama bagi kami berbagi langsung di depan kantor PWI DIY,” ujar Hudono.
Ia menuturkan bahwa sebanyak 150 paket takjil yang disiapkan habis dibagikan dalam waktu singkat, bahkan kurang dari sepuluh menit. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan.
“Tak sampai sepuluh menit, semua paket sudah habis. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat antusias. Kami berharap kerja sama antara PWI DIY dan BAZNAS DIY tidak berhenti di sini, tetapi dapat berlanjut pada kegiatan sosial lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS DIY Bidang SDM, Administrasi, dan Umum, H. Ahmad Lutfi SS., MA., menyampaikan bahwa besarnya antusiasme masyarakat menjadi catatan tersendiri bagi BAZNAS DIY untuk meningkatkan jumlah paket pada kegiatan serupa di masa mendatang.
“Ternyata 150 paket masih kurang karena begitu banyak masyarakat yang membutuhkan. Ada beberapa yang belum kebagian. Hal ini menjadi evaluasi bagi kami agar ke depan jumlah paket yang disediakan bisa lebih banyak lagi,” jelas H. Ahmad Lutfi SS., MA.,.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari program Ramadhan BAZNAS DIY yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun. Selain membagikan takjil di berbagai titik, BAZNAS DIY juga menyalurkan takjil ke sejumlah panti asuhan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Hingga saat ini, sekitar 2.000 paket takjil telah kami distribusikan ke berbagai panti asuhan di DIY. Program ini merupakan bentuk kepedulian kami agar adik-adik di panti juga dapat merasakan kebahagiaan berbuka puasa di bulan Ramadhan,” ujarnya.
Selain program takjil, BAZNAS DIY juga menyalurkan bantuan “Ramadhan Bahagia” kepada hampir 2.000 pegawai honorer di wilayah DIY dengan nilai bantuan sekitar Rp200.000 per paket.
“Ini adalah bagian dari amanah yang diberikan para muzaki kepada kami. Dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun kami salurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” kata H. Ahmad Lutfi SS., MA.,
Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY dan PWI DIY berharap kolaborasi antara lembaga zakat dan organisasi profesi wartawan dapat terus terjalin, sehingga semakin banyak kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas sekaligus menghadirkan keberkahan bagi para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS DIY.
10-03-2026 | admin
Berita Pendistribusian

BAZNAS Hadirkan Posko Mudik di DIY-Siap Layani Pemudik dengan Berbagai Fasilitas
Yogyakarta – Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 2026, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan Posko Mudik yang siap melayani para pemudik dengan berbagai fasilitas gratis. Posko ini menjadi wujud kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung, khususnya pada momentum Ramadhan dan Idulfitri.
Posko Mudik BAZNAS DIY dirancang sebagai tempat singgah yang nyaman dan aman bagi para pemudik yang melintas di wilayah DIY. Berbagai fasilitas disediakan secara gratis, mulai dari tempat istirahat, makanan dan minuman ringan, layanan kesehatan sederhana, hingga ruang ibadah.
Program ini juga merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS DIY, BAZNAS Kabupaten Sleman, BAZNAS Kabupaten Bantul, BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, serta BAZNAS RI dalam menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat selama perjalanan mudik. Sinergi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan kualitas fasilitas yang diberikan kepada para pemudik.
Ketua BAZNAS DIY, Puji Astuti, menyampaikan bahwa kehadiran posko ini diharapkan dapat membantu mengurangi kelelahan para pemudik selama perjalanan.
“Posko Mudik ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadhan dan Idulfitri. Kami ingin memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pemudik untuk tidak ragu mampir, beristirahat, dan memanfaatkan fasilitas yang telah kami sediakan,” ujarnya.
Selain memberikan layanan dasar, Posko Mudik BAZNAS DIY juga melibatkan relawan yang siap membantu pemudik dengan ramah dan sigap. Kehadiran relawan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan berjalan optimal selama periode mudik berlangsung.
Program Posko Mudik ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan BAZNAS DIY yang berfokus pada pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, keberadaan posko ini tidak hanya membantu kebutuhan fisik para pemudik, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan selama perjalanan menuju kampung halaman.
Dengan adanya Posko Mudik BAZNAS DIY, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berlangsung lebih lancar, serta para pemudik dapat sampai tujuan dengan selamat dan penuh kebahagiaan.
19/03/2026 | Admin

BAZNAS DIY Distribusikan Beras Zakat Fitrah ke TPST Piyungan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan beras zakat fitrah kepada para pekerja dan masyarakat yang berada di kawasan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY dalam memastikan zakat fitrah yang dititipkan oleh para muzaki dapat sampai kepada mereka yang berhak menerimanya.
Beras zakat fitrah tersebut didistribusikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sehari-hari bekerja di lingkungan TPST Piyungan. Melalui bantuan ini, BAZNAS DIY berharap dapat membantu meringankan kebutuhan pangan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima di momen hari kemenangan.
Penyaluran zakat fitrah ini juga menjadi wujud nyata peran zakat dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang berada dalam kondisi ekonomi yang terbatas. Dengan adanya distribusi ini, diharapkan para pekerja dan masyarakat di sekitar TPST Piyungan dapat merasakan keberkahan Ramadan dan menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang dan penuh syukur.
BAZNAS DIY menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah menunaikan zakat fitrah melalui BAZNAS. Kepercayaan dan kepedulian tersebut menjadi kekuatan untuk terus menyalurkan amanah zakat kepada para mustahik secara tepat sasaran, sehingga zakat benar-benar memberikan manfaat bagi umat. Semoga zakat yang ditunaikan menjadi penyempurna ibadah Ramadan dan membawa keberkahan bagi semua pihak. ????????
17/03/2026 | admin

Ramadan Penuh Berkah, BAZNAS DIY Salurkan Bantuan untuk Ribuan Penerima Manfaat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan berbagai program prioritas dalam momentum Ramadan 1447 H sebagai bentuk komitmen dalam menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di DIY.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS DIY mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut terlibat aktif dalam kolaborasi kebaikan melalui berbagai kegiatan penyaluran dana ZIS-DSKL, baik dalam bentuk bantuan karitatif maupun program pemberdayaan yang bersifat produktif.
Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa pada Ramadan tahun 2026 ini, terdapat enam program pentasharufan prioritas yang akan dijalankan guna memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Pada momentum Ramadan 1447 H ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berkolaborasi dalam kebaikan melalui berbagai program penyaluran zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Enam program prioritas tersebut meliputi Syiar Al-Qur’an dan Kajian Berbuka Ramadan, yang bertujuan memperkuat aqidah dan ibadah umat melalui penyediaan Al-Qur’an bagi masjid dan pondok pesantren yang membutuhkan. Program ini juga disertai dengan edukasi literasi zakat melalui berbagai media seperti televisi, radio, koran, media sosial, hingga platform digital lainnya.
Program kedua adalah Pendistribusian Zakat Fitrah dan Fidyah, yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah dan fidyah. Dana tersebut akan disalurkan dalam bentuk kemasan beras 5 kilogram dan kebutuhan pokok harian kepada masyarakat yang membutuhkan. Tahun ini BAZNAS DIY menargetkan penyaluran sedikitnya 1.500 paket beras zakat fitrah serta pembagian makanan fidyah setiap hari selama Ramadan.
Selanjutnya, program Paket Logistik Keluarga dan Paket Ramadan Bahagia yang menyalurkan bantuan bahan pangan pokok bagi sekitar 2.750 penerima manfaat. Program ini diprioritaskan bagi pegawai non-ASN di lingkungan Pemerintah Daerah DIY serta kelompok masyarakat rentan lainnya. Bantuan tersebut akan didistribusikan secara bertahap oleh petugas BAZNAS ke masing-masing instansi sesuai data penerima manfaat.
BAZNAS DIY juga menghadirkan program Hidangan Berkah Ramadan yang menargetkan lebih dari 1.111 paket makanan berbuka puasa bagi mustahik prioritas. Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan seperti warga di sekitar tempat pembuangan sampah terpadu, tukang becak, anak yatim di panti asuhan, serta kelompok masyarakat rentan lainnya.
Selain itu, BAZNAS DIY menyalurkan Bantuan Living Cost Tahap Kedua bagi para penyintas terdampak bencana, khususnya mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Program ini menjangkau sebanyak 1.421 penerima manfaat. Hingga saat ini, total penyaluran donasi kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
Program keenam adalah Layanan Posko Mudik oleh Relawan BAZNAS Tanggap Bencana DIY, yang memberikan berbagai layanan bagi para pemudik seperti pengamanan ruas jalan, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian takjil, penyediaan dapur air, layanan tempat istirahat, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan lainnya selama perjalanan mudik.
Pendistribusian simbolis program Ramadan tersebut menjadi wujud kepedulian BAZNAS DIY dalam mendukung berbagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ketua BAZNAS DIY berharap potensi pengelolaan zakat di DIY dapat terus meningkat dari tahun ke tahun melalui sinergi berbagai pihak.
“Kami berharap potensi pengelolaan zakat di DIY dapat terus berkembang secara optimal. Oleh karena itu diperlukan sinergi positif antara pemerintah daerah, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat agar BAZNAS DIY dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi syariah serta berkontribusi dalam penanggulangan kemiskinan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
BAZNAS mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai bagian dari upaya sosialisasi agar pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya di DIY dapat terus tumbuh secara signifikan serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
11/03/2026 | admin
Artikel Terbaru
Apa Saja yang Membatalkan Puasa Selain Makan dan Minum
Bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah yang dinanti oleh umat Islam. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menahan diri dari segala hal yang dapat mengurangi bahkan membatalkan ibadah tersebut. Banyak di antara kita sudah memahami bahwa makan dan minum dengan sengaja termasuk yang membatalkan puasa. Namun, pertanyaannya, apa saja yang membatalkan puasa selain makan dan minum?
Memahami apa saja yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah yang kita jalani tidak sia-sia. Sebagai muslim, kita tentu ingin memastikan bahwa puasa yang dilakukan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari benar-benar sah sesuai tuntunan syariat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
"Dan makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam." (QS. Al-Baqarah: 187)
Ayat ini menegaskan batasan waktu puasa, sekaligus menjadi dasar bahwa ada hal-hal tertentu yang dapat membatalkan puasa. Berikut penjelasan lengkapnya.
Apa Saja yang Membatalkan Puasa Menurut Syariat Islam
Dalam fikih Islam, para ulama telah merinci apa saja yang membatalkan puasa berdasarkan Al-Qur’an, hadis, dan ijma’. Berikut beberapa hal yang wajib kita pahami.
1. Makan dan Minum dengan Sengaja
Ini adalah pembatal puasa yang paling jelas. Jika seseorang makan atau minum dengan sengaja pada siang hari Ramadan, maka puasanya batal dan wajib menggantinya di hari lain.
Namun, jika makan atau minum karena lupa, maka puasanya tetap sah. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa lupa sedang ia berpuasa lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya, karena sesungguhnya Allah yang memberinya makan dan minum.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari Ramadan
Berhubungan badan pada siang hari Ramadan termasuk dosa besar dan membatalkan puasa. Bahkan, pelakunya tidak hanya wajib mengqadha puasa, tetapi juga membayar kafarat (denda) yang berat, sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim.
Kafarat tersebut berupa:
Memerdekakan budak (jika mampu),
Jika tidak mampu, berpuasa dua bulan berturut-turut,
Jika tidak mampu juga, memberi makan 60 orang miskin.
Ini menunjukkan betapa seriusnya pelanggaran tersebut dalam syariat Islam.
3. Keluar Mani dengan Sengaja
Apa saja yang membatalkan puasa juga mencakup keluarnya mani dengan sengaja, misalnya karena onani atau rangsangan tertentu yang disengaja. Jika mani keluar karena perbuatan yang disengaja, maka puasanya batal.
Namun, jika keluar karena mimpi basah, maka puasanya tetap sah karena hal itu terjadi di luar kendali seseorang.
4. Muntah dengan Sengaja
Muntah juga termasuk dalam daftar apa saja yang membatalkan puasa apabila dilakukan dengan sengaja. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa muntah dengan tidak sengaja maka tidak wajib qadha atasnya. Dan barang siapa muntah dengan sengaja maka wajib baginya qadha.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Jika muntah terjadi tanpa disengaja, misalnya karena sakit atau mual tiba-tiba, maka puasa tetap sah.
5. Haid dan Nifas
Bagi perempuan, datangnya haid atau nifas termasuk yang membatalkan puasa. Bahkan jika darah haid keluar beberapa menit sebelum maghrib, maka puasa hari itu tetap batal dan wajib diganti di lain waktu.
Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa perempuan yang haid tidak diwajibkan shalat dan puasa, serta wajib mengganti puasa yang ditinggalkan.
6. Hilang Akal atau Gila
Seseorang yang kehilangan akal karena gila atau pingsan sepanjang hari, puasanya tidak sah. Karena salah satu syarat sah puasa adalah berakal.
Namun, jika pingsan hanya sebagian waktu dan masih sempat sadar walau sebentar di siang hari, maka menurut sebagian ulama puasanya tetap sah.
7. Murtad (Keluar dari Islam)
Keluar dari Islam atau murtad juga termasuk apa saja yang membatalkan puasa. Karena syarat utama sahnya puasa adalah beragama Islam. Jika seseorang keluar dari Islam, maka seluruh amalnya gugur hingga ia kembali bertobat.
Allah SWT berfirman:
“Barang siapa murtad di antara kamu dari agamanya lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan akhirat.” (QS. Al-Baqarah: 217)
Hal-Hal yang Dikira Membatalkan Puasa, Padahal Tidak
Agar tidak salah paham dalam memahami apa saja yang membatalkan puasa, penting juga mengetahui hal-hal yang sering disangka membatalkan, padahal tidak.
Beberapa di antaranya:
Berkumur dan memasukkan air ke hidung saat wudhu (selama tidak berlebihan)
Menelan ludah sendiri
Menggunakan obat tetes mata menurut mayoritas ulama
Suntikan yang tidak mengandung nutrisi (menurut sebagian pendapat ulama kontemporer)
Mimpi basah
Namun, tetap dianjurkan untuk berhati-hati agar tidak terjerumus pada hal yang meragukan.
Hikmah Memahami Apa Saja yang Membatalkan Puasa
Mengetahui apa saja yang membatalkan puasa bukan sekadar untuk menghindari kesalahan teknis, tetapi juga untuk menjaga kesucian ibadah. Puasa adalah latihan pengendalian diri. Ia melatih kejujuran, karena hanya diri kita dan Allah yang benar-benar tahu apakah kita menjaga puasa dengan baik atau tidak.
Sebagai muslim, memahami hukum-hukum puasa juga bagian dari menuntut ilmu yang diwajibkan. Rasulullah SAW bersabda:
“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)
Dengan ilmu, ibadah menjadi lebih terarah dan sesuai tuntunan.
Pentingnya Memahami Apa Saja yang Membatalkan Puasa
Pada akhirnya, memahami apa saja yang membatalkan puasa selain makan dan minum adalah bentuk kesungguhan kita dalam menjaga ibadah Ramadan. Jangan sampai kita menahan lapar dan haus seharian, tetapi lalai terhadap hal-hal lain yang justru membatalkan puasa.
Sebagai umat Islam, mari kita terus memperdalam ilmu fikih agar ibadah yang kita lakukan tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai maksimal di sisi Allah SWT. Semoga Allah menerima puasa kita, mengampuni kekhilafan kita, dan menjadikan Ramadan sebagai momentum perbaikan diri yang hakiki.
Wallahu a’lam bish-shawab.
Menjaga puasa dari hal-hal yang membatalkan adalah bentuk ketaatan, namun menyempurnakannya dengan sedekah dan infak akan menjadikan Ramadhan lebih bermakna. Mari jaga ibadah sekaligus kuatkan kepedulian sosial di bulan penuh berkah ini.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
03/03/2026 | admin
Amalan Sunnah Setelah Sahur yang Sering Terlewat
Sahur bukan sekadar aktivitas makan sebelum berpuasa. Dalam ajaran Islam, sahur adalah waktu yang penuh keberkahan dan kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun, sering kali umat Islam hanya fokus pada makan dan minum, lalu kembali tidur atau bersiap beraktivitas tanpa memperhatikan sunnah setelah sahur yang sebenarnya sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Padahal, sunnah setelah sahur memiliki nilai ibadah yang besar. Waktu menjelang Subuh adalah bagian dari sepertiga malam terakhir, saat doa-doa diijabah dan ampunan Allah SWT dibuka seluas-luasnya. Karena itu, memahami dan mengamalkan sunnah setelah sahur akan membuat ibadah puasa kita semakin sempurna dan bermakna.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap amalan sunnah setelah sahur yang sering terlewat, disertai dalil dan referensi agar kita semakin yakin untuk mengamalkannya.
Keutamaan Sahur dalam Islam
Sebelum membahas sunnah setelah sahur, penting bagi kita memahami bahwa sahur sendiri adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:
“Bersahurlah kalian, karena dalam sahur terdapat keberkahan.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Keberkahan sahur tidak hanya terletak pada kekuatan fisik untuk berpuasa, tetapi juga pada dimensi spiritualnya. Sahur membedakan puasa umat Islam dengan umat sebelumnya dan menjadi bentuk ketaatan kepada sunnah Nabi.
Namun, keberkahan itu akan semakin sempurna ketika kita mengisi waktu setelah sahur dengan amalan yang dicontohkan dalam Islam.
Memperbanyak Doa sebagai Sunnah Setelah Sahur
Salah satu sunnah setelah sahur yang sering terlewat adalah memperbanyak doa. Waktu sahur berada di penghujung malam, tepatnya pada sepertiga malam terakhir. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan berfirman:
“Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku beri.”
Ini adalah momen istimewa yang tidak seharusnya dilewatkan. Setelah selesai makan sahur, jangan terburu-buru beranjak atau kembali tidur. Luangkan waktu untuk berdoa, memohon ampunan, memohon rezeki, kesehatan, dan keteguhan iman.
Doa setelah sahur dapat menjadi pembuka hari yang penuh keberkahan dan ketenangan hati.
Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur
Selain doa, sunnah setelah sahur berikutnya adalah memperbanyak istighfar. Allah SWT memuji orang-orang yang beriman dalam Al-Qur’an:
“Dan pada waktu sahur mereka memohon ampun.”(QS. Adz-Dzariyat: 18)
Ayat ini menunjukkan bahwa waktu sahur adalah waktu yang sangat dianjurkan untuk beristighfar. Mengucapkan istighfar dengan penuh kesadaran dapat membersihkan hati dan membuka pintu rahmat Allah SWT.
Istighfar setelah sahur juga menjadi bentuk pengakuan bahwa kita adalah hamba yang penuh kekurangan dan membutuhkan ampunan-Nya setiap saat.
Menjaga Shalat Subuh Berjamaah
Sunnah setelah sahur yang tidak kalah penting adalah bersiap menyambut shalat Subuh. Setelah makan sahur, jangan kembali terlelap hingga melewatkan waktu shalat.
Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya shalat Subuh berjamaah. Dalam hadis disebutkan bahwa shalat Subuh berjamaah lebih utama dan memiliki pahala besar.
Mengisi waktu antara sahur dan azan Subuh dengan dzikir, membaca Al-Qur’an, atau shalat sunnah sebelum Subuh akan membuat puasa kita dimulai dengan ibadah yang sempurna.
Membaca Al-Qur’an Setelah Sahur
Waktu setelah sahur adalah saat pikiran masih jernih dan suasana masih tenang. Ini menjadi waktu ideal untuk membaca Al-Qur’an.
Membaca beberapa ayat sebelum Subuh atau setelah shalat Subuh termasuk sunnah setelah sahur yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadhan. Interaksi dengan Al-Qur’an di waktu pagi akan menenangkan hati dan memberi energi spiritual untuk menjalani aktivitas seharian.
Berdzikir dan Mengawali Hari dengan Niat yang Lurus
Sunnah setelah sahur juga mencakup dzikir pagi. Membaca dzikir pagi setelah Subuh dapat melindungi kita dari keburukan sepanjang hari. Rasulullah SAW dikenal tidak meninggalkan dzikir pagi dan petang.
Niat yang lurus untuk menjalani hari karena Allah SWT akan menjadikan setiap aktivitas bernilai ibadah. Bahkan pekerjaan sekalipun bisa menjadi pahala jika diniatkan untuk kebaikan.
Menghindari Tidur Berlebihan Setelah Sahur
Banyak orang selesai sahur lalu langsung tidur kembali hingga matahari terbit. Padahal, kebiasaan ini dapat membuat kita melewatkan banyak keutamaan.
Islam menganjurkan untuk memanfaatkan waktu pagi. Rasulullah SAW berdoa agar umatnya diberkahi pada waktu pagi hari. Oleh karena itu, menghindari tidur berlebihan termasuk bagian dari menjaga sunnah setelah sahur agar waktu penuh berkah tidak terbuang sia-sia.
Menjadikan Waktu Subuh sebagai Momentum Berbagi
Sunnah setelah sahur tidak hanya berkaitan dengan ibadah pribadi, tetapi juga kepedulian sosial. Waktu Subuh adalah momentum yang sangat baik untuk berbagi kepada sesama.
Selain memperbanyak doa dan istighfar setelah sahur, jadikan waktu subuh sebagai momentum berbagi. Awali hari dengan sedekah subuh agar aktivitas kita sepanjang hari dilimpahi keberkahan dan pahala yang terus mengalir. Klik di sini untuk bersedekah.
Sedekah di waktu Subuh memiliki keutamaan tersendiri. Dalam hadis disebutkan bahwa setiap pagi ada malaikat yang mendoakan orang yang bersedekah agar diberikan ganti yang lebih baik.
Dengan menjadikan sedekah sebagai bagian dari sunnah setelah sahur, kita tidak hanya memperkaya ruhani, tetapi juga membantu meringankan beban saudara-saudara yang membutuhkan.
Hikmah Mengamalkan Sunnah Setelah Sahur
Menghidupkan sunnah setelah sahur memberikan banyak hikmah, di antaranya:
Menyempurnakan ibadah puasa.
Mendapatkan ampunan dan rahmat Allah SWT.
Memulai hari dengan hati yang tenang.
Meningkatkan kualitas spiritual selama Ramadhan.
Mendapat keberkahan waktu dan rezeki.
Ketika kita mengisi waktu sahur dengan ibadah, puasa tidak hanya menjadi kewajiban menahan lapar dan dahaga, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Jangan Biarkan Sunnah Setelah Sahur Terlewat
Sunnah setelah sahur adalah amalan ringan namun memiliki dampak besar dalam kehidupan seorang muslim. Mulai dari memperbanyak doa, istighfar, membaca Al-Qur’an, menjaga shalat Subuh, hingga bersedekah di waktu pagi — semuanya adalah pintu keberkahan yang sering kali terlewat karena kelalaian kita.
Mari kita jadikan waktu sahur bukan hanya sebagai momen mengisi energi fisik, tetapi juga mengisi hati dengan cahaya iman. Dengan mengamalkan sunnah setelah sahur secara konsisten, kita berharap puasa yang kita jalani semakin berkualitas dan diterima oleh Allah SWT.
Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk istiqamah dalam menghidupkan sunnah setelah sahur dan menjadikan setiap pagi sebagai awal kebaikan yang terus mengalir hingga akhir hayat.
Selain memperbanyak doa dan istighfar setelah sahur, jadikan waktu subuh sebagai momentum berbagi. Awali hari dengan sedekah subuh agar aktivitas kita sepanjang hari dilimpahi keberkahan dan pahala yang terus mengalir.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
02/03/2026 | admin
Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal di Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan merupakan momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial. Selain menjalankan puasa, umat muslim juga diwajibkan menunaikan zakat sebagai bentuk penyucian diri dan harta. Pada bulan suci ini, dua jenis zakat yang sering dibahas adalah zakat fitrah dan zakat mal. Memahami perbedaan zakat fitrah dan zakat mal di bulan Ramadhan sangat penting agar kewajiban dapat ditunaikan secara tepat sesuai tuntunan syariat.
Zakat bukan hanya ibadah ritual, melainkan sistem sosial yang menjamin kesejahteraan umat. Dengan memahami perbedaan keduanya, seorang muslim dapat mengetahui kewajiban yang harus ditunaikan, waktu pelaksanaan, serta manfaatnya bagi masyarakat.
Pengertian Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib ditunaikan setiap muslim menjelang Hari Raya Idul Fitri. Zakat ini berfungsi menyucikan jiwa setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sekaligus membantu fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari kemenangan.
Kewajiban zakat fitrah berlaku bagi setiap muslim yang memiliki kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya pada malam Idul Fitri.
Besaran Zakat Fitrah Ramadan 2026
Untuk Ramadhan 1447 H / 2026 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan besaran zakat fitrah sebesar Rp50.000 per jiwa, setara dengan sekitar 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.
Penetapan ini dilakukan melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan perkembangan harga beras di berbagai wilayah Indonesia.
Nominal tersebut menjadi pedoman nasional, meskipun daerah dapat menyesuaikan dengan harga bahan pokok setempat.
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah
Zakat fitrah dapat ditunaikan sejak awal Ramadhan dan paling lambat sebelum salat Idul Fitri. Pembayaran setelah salat Id dianggap sebagai sedekah biasa.
Penerima Zakat Fitrah
Zakat fitrah diberikan kepada golongan mustahik, khususnya fakir dan miskin, agar mereka dapat merayakan Idul Fitri dengan layak dan penuh kebahagiaan.
Pengertian Zakat Mal
Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas harta kekayaan seorang muslim yang telah mencapai nisab dan haul. Berbeda dengan zakat fitrah yang berkaitan dengan Ramadhan, zakat mal wajib dikeluarkan ketika harta memenuhi syarat tertentu.
Meski tidak terikat waktu Ramadhan, banyak umat Islam menunaikan zakat mal pada bulan suci karena pahala amal kebaikan dilipatgandakan.
Harta yang Wajib Dizakati
Beberapa jenis harta yang termasuk zakat mal antara lain:
Emas dan perak
Uang tabungan dan investasi
Harta perdagangan
Hasil pertanian dan perkebunan
Peternakan
Harta tambang dan temuan
Penghasilan profesi (menurut ulama kontemporer)
Nisab dan Besaran Zakat Mal
Zakat mal umumnya dikeluarkan sebesar 2,5 persen dari total harta yang telah mencapai nisab setara 85 gram emas dan tersimpan selama satu tahun hijriah.
Waktu Pembayaran
Zakat mal wajib ditunaikan ketika harta mencapai haul. Tidak harus menunggu Ramadhan, tetapi boleh ditunaikan pada bulan tersebut untuk memperoleh keberkahan.
Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal di Bulan Ramadhan
Memahami perbedaan zakat fitrah dan zakat mal di bulan Ramadhan membantu umat Islam menunaikan kewajiban dengan benar. Berikut perbedaan utama keduanya:
Tujuan
Zakat fitrah bertujuan menyucikan jiwa dan membantu fakir miskin menjelang Idul Fitri.
Zakat mal bertujuan menyucikan harta dan menegakkan keadilan sosial.
Kewajiban
Zakat fitrah wajib bagi setiap muslim yang mampu.
Zakat mal wajib bagi muslim yang hartanya mencapai nisab dan haul.
Waktu Pembayaran
Zakat fitrah dibayar di akhir Ramadhan sebelum salat Id.
Zakat mal dibayar saat harta mencapai haul.
Bentuk Zakat
Zakat fitrah berupa makanan pokok atau nilai setara.
Zakat mal berupa sebagian harta atau uang.
Besaran
Zakat fitrah sekitar 2,5–3 kg makanan pokok per jiwa.
Zakat mal umumnya 2,5 persen dari harta yang memenuhi syarat.
Syarat Kewajiban
Zakat fitrah: memiliki kelebihan makanan pokok.
Zakat mal: harta mencapai nisab dan haul.
Hikmah Menunaikan Zakat di Bulan Ramadhan
Ramadhan adalah bulan kepedulian dan solidaritas. Menunaikan zakat pada bulan ini memiliki banyak hikmah:
Membersihkan jiwa dari sifat kikir
Menolong masyarakat yang membutuhkan
Mengurangi kesenjangan sosial
Menumbuhkan rasa syukur
Memperkuat ukhuwah Islamiyah
Puasa melatih empati, sementara zakat mewujudkan empati dalam tindakan nyata.
Peran Lembaga Zakat dalam Pengelolaan Dana Umat
Lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional berperan penting dalam pengelolaan zakat yang transparan dan tepat sasaran. Melalui lembaga terpercaya, zakat dapat disalurkan secara profesional dan menjangkau mustahik secara luas, termasuk program pemberdayaan ekonomi umat.
Memahami perbedaan zakat fitrah dan zakat mal di bulan Ramadhan membantu umat Islam menjalankan kewajiban ibadah dengan benar. Zakat fitrah menyucikan jiwa dan diwajibkan menjelang Idul Fitri, sedangkan zakat mal menyucikan harta yang telah memenuhi syarat tertentu.
Dengan menunaikan kedua zakat ini secara tepat, seorang muslim tidak hanya membersihkan diri dan hartanya, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kesejahteraan umat.
Memahami perbedaan zakat fitrah dan zakat mal membantu kita menunaikan kewajiban dengan tepat. Pastikan zakat Anda tersalurkan sesuai ketentuan agar harta semakin bersih dan membawa manfaat luas bagi yang berhak menerimanya.
Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama.
- Dengan zakat, kita bersihkan harta.
- Dengan infak, kita kuatkan solidaritas.
- Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan.
Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat.
- Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY
ZAKAT
BSI : 309 12 2015 5
an.BAZNAS DIY
INFAQ/SEDEKAH
BSI : 309 12 2019 8
an.BAZNAS DIY
atau melalui link:
diy.baznas.go.id/bayarzakat
- Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616
- Website: diy.baznas.go.id
- Media Sosial: @baznasdiy__official
BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
27/02/2026 | admin
BAZNAS TV
BAZNAS DIY
Penulis: admin
ZAKAT INVESTASI DUNIA AKHIRAT
Penulis: admin













