Keutamaan Bulan Safar yang Jarang Diketahui Umat Muslim
07/07/2026 | Penulis: admin
BAZNASDIY
Memasuki Bulan Safar, sebagian umat Islam masih menjumpai berbagai anggapan yang berkembang di masyarakat, mulai dari larangan mengadakan acara tertentu hingga keyakinan bahwa bulan ini membawa nasib buruk. Di tengah beragam pandangan tersebut, Islam mengajarkan agar setiap Muslim menjadikan Al-Qur'an dan sunah sebagai pedoman dalam memahami suatu perkara, termasuk tentang Bulan Safar.
Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami Bulan Safar berdasarkan Al-Qur'an dan hadis yang sahih agar tidak terjebak pada keyakinan yang keliru.
Apakah Bulan Safar Memiliki Keutamaan?
Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah setelah Muharam. Berbeda dengan Ramadan, Zulhijah, atau Muharam yang memiliki keutamaan khusus berdasarkan dalil yang sahih, tidak terdapat riwayat yang menetapkan keutamaan khusus bagi Bulan Safar.
Rasulullah SAW justru meluruskan keyakinan masyarakat Arab pada masa jahiliah yang menganggap Safar sebagai bulan pembawa sial. Beliau menegaskan bahwa tidak ada kesialan yang melekat pada suatu bulan atau waktu tertentu.
Dengan demikian, umat Islam dianjurkan untuk tidak mempercayai mitos maupun tradisi yang bertentangan dengan ajaran Islam mengenai Bulan Safar.
Amalan yang Dianjurkan pada Bulan Safar
Meskipun tidak memiliki amalan khusus yang disyariatkan, Bulan Safar tetap menjadi waktu yang baik untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh sebagaimana pada bulan-bulan lainnya.
Beberapa amalan yang dapat dilakukan antara lain:
Menjaga salat wajib dan memperbanyak salat sunah.
Memperbanyak zikir, doa, dan membaca Al-Qur'an.
Memperbanyak sedekah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Menunaikan zakat apabila telah memenuhi syarat wajib zakat.
Mempererat silaturahmi dan meningkatkan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan balasan dari Allah SWT tanpa dibatasi oleh bulan tertentu.
Meluruskan Mitos tentang Bulan Safar
Sebagian masyarakat masih meyakini bahwa Bulan Safar identik dengan musibah atau waktu yang tidak baik untuk memulai suatu kegiatan. Keyakinan seperti ini tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam.
Seorang Muslim hendaknya meyakini bahwa segala kebaikan maupun ujian berasal dari ketetapan Allah SWT. Oleh karena itu, Bulan Safar sebaiknya disikapi dengan memperbanyak ikhtiar, doa, tawakal, dan amal saleh, bukan dengan mempercayai mitos yang tidak sesuai dengan syariat.
Mari Isi Bulan Safar dengan Amal Kebaikan
Bulan Safar merupakan kesempatan untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial. Jadikan setiap waktu sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui amal saleh, termasuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah.
Salurkan zakat Anda melalui BAZNAS agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan umat.
Artikel Lainnya
Cara Bersedekah Jumat Berkah untuk Menggapai Pahala Berlimpah
Muharram dan Perbaikan Diri: Langkah Awal Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Ibadah Bulan Muharram yang Bisa Membuka Pintu Keberkahan
Keistimewaan Bulan Safar dalam Islam dalam Al-Quran dan Hadis
Amalan Sedekah di Bulan Safar yang Bisa Mengubah Hidup Anda
Mitos Bulan Safar: Benarkah Bulan Ini Membawa Kesialan, Ini Faktanya
Hikmah Bulan Safar dalam Kehidupan yang Terlupakan
Manfaat Kerja Fleksibel bagi Karyawan yang Jarang Disadari
Pentingnya Dzikir Setelah Ramadhan untuk Menjaga Hati
Memperbaiki Akhlak di Bulan Muharam: Mulai dari Hal Kecil
Amalan Pembuka Rezeki di Muharram yang Bisa Dilakukan Setiap Hari
Resolusi Islami Tahun Baru Hijriah untuk Menjadi Muslim yang Lebih Baik
Muharram Momentum Hijrah: Waktu Terbaik Memulai Perubahan Positif
Zakat Maal: Pengertian, Jenis Harta, dan Cara Menghitungnya
Peristiwa Hijrah Rasulullah dan Pelajaran Berharga bagi Umat Islam

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta.
Lihat Daftar Rekening →