WhatsApp Icon

Sekda DIY: Digitalisasi ZIS Perkuat Peran Zakat dalam Mendorong Kesejahteraan Umat

11/03/2026  |  Penulis: admin

Bagikan:URL telah tercopy
Sekda DIY: Digitalisasi ZIS Perkuat Peran Zakat dalam Mendorong Kesejahteraan Umat

BAZNASDIY

BAZNAS DIY menyelenggarakan acara Pentasharufan Simbolis Program Ramadan 1447 H BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta Selasa, 11/3/2026. Acara yang diselenggarakan di Pendapa Wiyata Praja ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta beserta para tamu undangan dari berbagai unsur pemerintah, lembaga, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk mengoptimalkan pengelolaan dan penyaluran zakat bagi kesejahteraan masyarakat.

Zakat, infak, dan sedekah (ZIS) merupakan instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang memiliki peran strategis sebagai sarana redistribusi kekayaan serta upaya pengentasan kemiskinan. Melalui pengelolaan yang baik, ZIS tidak hanya menjadi bentuk ibadah personal, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu mendorong terciptanya keadilan dan kesejahteraan umat.

Hal tersebut disampaikan dalam sebuah kegiatan yang menyoroti pentingnya penguatan pengelolaan ZIS di tengah perkembangan teknologi informasi. Dalam sambutannya disampaikan bahwa perkembangan teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan zakat, khususnya melalui pemanfaatan platform digital.

“Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah saat ini mengalami transformasi yang signifikan melalui pemanfaatan platform digital. Hal ini membuka peluang besar bagi lembaga pengelola zakat untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian ZIS secara lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” disampaikan dalam sambutan tersebut.

Digitalisasi dalam pengelolaan ZIS juga menuntut lembaga pengelola zakat untuk melakukan berbagai penyesuaian kelembagaan, baik dari sisi manajemen, regulasi internal, maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Lembaga zakat perlu menyusun strategi digital yang terintegrasi agar tidak hanya berfokus pada aspek penghimpunan dana, tetapi juga pada pengelolaan serta pendistribusian yang efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pengelolaan zakat. Kerja sama dengan lembaga keuangan syariah, fintech syariah, hingga berbagai platform digital diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan ZIS.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, lembaga keuangan syariah, serta seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk terus diperkuat, sehingga potensi zakat yang besar dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atas komitmennya dalam mengembangkan pengelolaan ZIS yang semakin profesional dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Program-program yang dilaksanakan BAZNAS menjadi bukti nyata bahwa zakat dapat dikelola secara profesional untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat ketahanan sosial ekonomi umat,” ujarnya.

Di akhir sambutan, masyarakat diimbau untuk menunaikan serta menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS agar pengelolaannya dapat dilakukan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

“Melalui lembaga resmi seperti BAZNAS, kita dapat memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang kita tunaikan dikelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang berhak menerimanya. Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat