WhatsApp Icon
Bersama Cegah Stunting, Bersama Wujudkan Masa Depan Anak Indonesia yang Lebih Baik

Yogyakarta – Ketua BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Mitra OTA Fest Genting 2026 bertajuk "Satu Kepedulian, Seribu Harapan untuk Masa Depan Anak Indonesia" yang diselenggarakan di Hotel Phoenix Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Dalam paparannya, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta edukasi bagi masyarakat.

"Kolaborasi adalah kunci. Melalui pengelolaan dana zakat yang amanah dan tepat sasaran, BAZNAS DIY berkomitmen mendukung berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan, termasuk dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," ujar Puji Astuti.

Melalui keikutsertaan sebagai narasumber dalam Mitra OTA Fest Genting 2026, BAZNAS DIY berharap semakin banyak mitra yang terlibat aktif dalam membangun kepedulian sosial demi mewujudkan masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik. Semangat "Satu Kepedulian, Seribu Harapan untuk Masa Depan Anak Indonesia" diharapkan menjadi penguat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

26/06/2026 | Kontributor: admin
Dari Zakat untuk Harapan: Modal Usaha bagi Disabilitas, Dukungan Pendidikan untuk Anak Yatim

 

Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DIY menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kementerian Agama DIY sebagai wujud kepedulian dan sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bantuan yang disalurkan meliputi modal usaha bagi penyandang disabilitas sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi, serta peralatan sekolah dan uang saku bagi anak-anak yatim guna membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si. Turut mendampingi dalam penyerahan tersebut Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum, serta Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY, H. Nurhuda, S.Ag., M.S.I.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari amanah para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan seperti anak yatim dan penyandang disabilitas.

"Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban para penerima manfaat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan usahanya serta memotivasi anak-anak yatim agar terus semangat belajar dan meraih cita-cita," ujarnya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kanwil Kemenag DIY dan BAZNAS DIY dalam menghadirkan program-program kemanfaatan bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang baik dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY bersama Kanwil Kementerian Agama DIY berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi ikhtiar dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas serta mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak yatim, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berdaya, dan penuh harapan.

25/06/2026 | Kontributor: admin
Menebar Cinta di Bulan Muharram, BAZNAS DIY Berikan Santunan bagi Anak Yatim

 

Yogyakarta – Dalam rangka memperingati Bulan Muharram sekaligus menyemarakkan Lebaran Anak Yatim, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di DIY pada Kamis, bertempat di Kantor BAZNAS DIY.

Santunan yang diberikan berupa uang saku dan peralatan sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan pendidikan sekaligus upaya memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di momentum Bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh kemuliaan.

Penyerahan santunan dilakukan oleh Wakil Ketua I BAZNAS DIY, Dr. H. Munjahid, M.Ag., dan Wakil Ketua IV BAZNAS DIY, H. Ahmad Lutfi, S.S., M.A., yang hadir mewakili BAZNAS DIY.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS DIY menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan wujud nyata amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS DIY. Melalui amanah tersebut, diharapkan anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan di Bulan Muharram sekaligus memperoleh dukungan untuk terus semangat menempuh pendidikan.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya memuliakan dan menyayangi anak yatim sebagaimana dianjurkan dalam ajaran Islam. BAZNAS DIY berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan para penerima manfaat serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, meraih cita-cita, dan menatap masa depan dengan penuh optimisme.

Program santunan Lebaran Anak Yatim ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS DIY dalam menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian di Bulan Muharram yang penuh keberkahan.

25/06/2026 | Kontributor: admin
Khatmil Al-Qur'an BAZNAS DIY, Ikhtiar Meraih Syafaat Al-Qur'an

Dalam rangka menyemarakkan Bulan Muharram, BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Khatmil Al-Qur'an di Kantor BAZNAS DIY pada Kamis. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus BAZNAS DIY, para anak yatim, serta para qari yang memimpin jalannya khataman.

Khatmil Al-Qur'an dipimpin oleh K. Afif Sholachudin, K. Amru Saifudin, K. Abdul Latif, Ust. Abdul Mujib, dan K. M. Zuban. Suasana khusyuk menyelimuti seluruh rangkaian acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an hingga doa khatmil.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta memohon keberkahan dan syafaat Al-Qur'an bagi seluruh keluarga besar BAZNAS DIY, para muzaki, mustahik, dan masyarakat luas. Kehadiran anak-anak yatim dalam kegiatan ini juga menjadi wujud perhatian BAZNAS DIY dalam menghadirkan pembinaan spiritual sekaligus kebahagiaan di Bulan Muharram yang dikenal sebagai momentum memuliakan anak yatim.

Melalui kegiatan Khatmil Al-Qur'an ini, BAZNAS DIY berharap nilai-nilai Al-Qur'an senantiasa menjadi pedoman dalam menjalankan amanah pelayanan kepada umat, sekaligus menguatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

 

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT menjadikan Al-Qur'an sebagai cahaya kehidupan, pemberi syafaat di hari akhir, serta melimpahkan keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menebarkan manfaat melalui zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan Al-Qur'an sebagai penolong di dunia maupun di akhirat. Aamiin.

25/06/2026 | Kontributor: admin
Hunian Layak, Anak Sehat: BAZNAS DIY Wujudkan Rumah Layak Huni sebagai Upaya Menekan Risiko Stunting

Sleman – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut berpartisipasi dalam kegiatan "Temu Kader Tim Pendamping Keluarga dan Keluarga Risiko Stunting serta Literasi Keuangan dalam Mendukung Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)" yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan berlangsung di Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman.

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS DIY, Dra. Hj. Puji Astuti, M.Si., hadir mewakili BAZNAS DIY sekaligus menyerahkan bantuan bedah rumah kepada salah satu keluarga penerima manfaat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program bantuan Rumah Layak Huni ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hunian yang sehat dan layak diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, sehingga dapat membantu mengurangi risiko stunting.

Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa penanganan stunting memerlukan kolaborasi berbagai pihak, tidak hanya melalui pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak huni.

"Melalui bantuan bedah rumah ini, kami berharap keluarga penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih sehat dan nyaman, sehingga mendukung terciptanya kualitas hidup yang lebih baik serta menjadi salah satu ikhtiar dalam mencegah risiko stunting," ujarnya.

BAZNAS DIY terus berkomitmen mendukung program-program pemerintah melalui pendayagunaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara tepat sasaran. Sinergi bersama BKKBN dalam Program GENTING diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta.

25/06/2026 | Kontributor: admin

Berita Terbaru

Himpunan Mahasiswa UNJAYA Hadirkan Layanan Donasi untuk Korban Bencana Alam
Himpunan Mahasiswa UNJAYA Hadirkan Layanan Donasi untuk Korban Bencana Alam
Yogyakarta – Himpunan Mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) menghadirkan layanan donasi bencana alam sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak sivitas akademika serta masyarakat umum berpartisipasi dalam membantu para korban bencana melalui penggalangan dana. Layanan donasi ini memudahkan para donatur dalam menyalurkan bantuan secara cepat dan terkoordinasi. Antusiasme mahasiswa dan masyarakat terlihat dari partisipasi yang terus mengalir sejak program ini dibuka. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada para korban bencana sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Perwakilan Himpunan Mahasiswa UNJAYA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Melalui layanan donasi ini, diharapkan dapat meringankan beban para korban serta menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat.
BERITA22/04/2026 | admin
Himpunan Mahasiswa UNJAYA Hadirkan Layanan Donasi untuk Korban Bencana Alam
Himpunan Mahasiswa UNJAYA Hadirkan Layanan Donasi untuk Korban Bencana Alam
Yogyakarta – Himpunan Mahasiswa Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA) menghadirkan layanan donasi bencana alam sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musibah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak sivitas akademika serta masyarakat umum berpartisipasi dalam membantu para korban bencana melalui penggalangan dana. Layanan donasi ini memudahkan para donatur dalam menyalurkan bantuan secara cepat dan terkoordinasi. Antusiasme mahasiswa dan masyarakat terlihat dari partisipasi yang terus mengalir sejak program ini dibuka. Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada para korban bencana sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Perwakilan Himpunan Mahasiswa UNJAYA menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian generasi muda terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. Melalui layanan donasi ini, diharapkan dapat meringankan beban para korban serta menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat.
BERITA22/04/2026 | admin
BAZNAS DIY Salurkan Paket Logistik untuk Lansia
BAZNAS DIY Salurkan Paket Logistik untuk Lansia
Yogyakarta – BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaksanakan pendistribusian paket logistik bagi para lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih. Kegiatan ini menyasar para lansia di beberapa wilayah di DIY yang dinilai membutuhkan bantuan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Paket logistik yang disalurkan berupa bantuan uang tunai serta kebutuhan pokok, di antaranya beras 15 kg, gula, kecap, teh, garam, dan bahan pokok lainnya. Pendistribusian dilakukan secara langsung agar bantuan dapat diterima dengan tepat sasaran. Para lansia penerima manfaat pun menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya bagi para lansia agar tetap dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka dengan lebih layak. Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para lansia serta menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. BAZNAS DIY berkomitmen untuk terus menyalurkan berbagai program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA22/04/2026 | admin
Ke Mana Zakat Disalurkan, Ini Penjelasan Transparannya
Ke Mana Zakat Disalurkan, Ini Penjelasan Transparannya
Banyak orang masih bertanya, kemana zakat disalurkan setelah dibayarkan. Hal ini wajar, karena transparansi menjadi salah satu alasan utama seseorang ingin memastikan bahwa zakatnya benar-benar sampai kepada yang berhak. Dalam Islam, penyaluran zakat sudah diatur secara jelas, sehingga tidak bisa diberikan sembarangan. Landasan utama penyaluran zakat terdapat dalam Al-Qur’an, tepatnya pada QS At-Taubah ayat 60: “Innama ash-shadaqatu lil-fuqara’i wal-masakini wal-‘amilina ‘alaiha wal-mu’allafati qulubuhum wa fir-riqabi wal-gharimina wa fi sabilillahi wabnis sabil, faridhatan minallah, wallahu ‘alimun hakim.” Artinya: “Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, pengelola zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk memerdekakan hamba sahaya, untuk orang yang berutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” Makna dari ayat ini menegaskan bahwa zakat hanya boleh disalurkan kepada delapan golongan tertentu atau yang dikenal sebagai asnaf. Berikut penjelasan masing-masing golongan: 1. Fakir Fakir adalah orang yang hampir tidak memiliki harta maupun penghasilan, sehingga sangat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Mereka menjadi prioritas utama dalam penyaluran zakat karena kondisi ekonominya paling lemah. 2. Miskin Miskin adalah orang yang memiliki penghasilan, tetapi masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka tetap membutuhkan bantuan agar bisa hidup lebih layak. 3. Amil Amil adalah orang atau lembaga yang bertugas mengelola zakat, mulai dari pengumpulan hingga penyaluran. Mereka berhak menerima bagian karena menjalankan amanah besar dalam distribusi zakat secara profesional. 4. Muallaf Muallaf adalah orang yang baru masuk Islam atau yang perlu dikuatkan keimanannya. Zakat diberikan sebagai bentuk dukungan agar mereka lebih mantap dalam menjalankan ajaran Islam. 5. Riqab Riqab merujuk pada upaya membebaskan orang dari perbudakan. Dalam konteks sekarang, maknanya bisa diperluas menjadi membantu orang yang tertindas atau tidak memiliki kebebasan hidup secara layak. 6. Gharimin Gharimin adalah orang yang memiliki utang karena kebutuhan mendesak dan bukan untuk hal yang dilarang. Zakat membantu meringankan beban mereka agar bisa kembali stabil secara finansial. 7. Fisabilillah Fisabilillah berarti segala bentuk perjuangan di jalan Allah. Ini mencakup kegiatan dakwah, pendidikan, hingga program sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. 8. Ibnu Sabil Ibnu sabil adalah musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan. Zakat membantu mereka agar bisa melanjutkan perjalanan atau kembali ke tempat asalnya. Di masa sekarang, penyaluran zakat umumnya dikelola oleh lembaga resmi agar lebih terarah dan transparan. Programnya tidak hanya bersifat bantuan langsung seperti kebutuhan pokok, tetapi juga pemberdayaan seperti modal usaha, pendidikan, dan layanan kesehatan. Jadi, jika kamu masih bertanya kemana zakat disalurkan, jawabannya sudah sangat jelas dalam Islam. Zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga sistem sosial yang memastikan kesejahteraan umat terjaga secara adil dan berkelanjutan. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA22/04/2026 | admin
Refleksi Diri Setelah Ramadhan: Saatnya Jadi Lebih Baik
Refleksi Diri Setelah Ramadhan: Saatnya Jadi Lebih Baik
Bulan Ramadhan adalah momen yang sangat istimewa bagi umat Islam. Selama satu bulan penuh, kita dilatih untuk menahan hawa nafsu, meningkatkan ibadah, serta memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Namun, setelah Ramadhan berlalu, muncul satu pertanyaan penting: apakah kita mampu mempertahankan kebaikan yang telah kita bangun? Di sinilah pentingnya refleksi diri setelah Ramadhan. Momen ini bukan sekadar mengenang apa yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi titik awal untuk melanjutkan perubahan menuju pribadi yang lebih baik. Tanpa refleksi, ibadah selama Ramadhan bisa saja hanya menjadi rutinitas musiman tanpa dampak jangka panjang. Makna Ramadhan sebagai Madrasah Kehidupan Ramadhan sering disebut sebagai “madrasah” atau sekolah bagi umat Islam. Selama bulan ini, kita dilatih dalam berbagai aspek kehidupan: Kesabaran melalui puasa Kedisiplinan melalui jadwal ibadah Keikhlasan dalam beramal Empati sosial melalui zakat dan sedekah Semua latihan ini seharusnya membentuk karakter baru dalam diri kita. Oleh karena itu, refleksi diri setelah Ramadhan menjadi penting untuk menilai sejauh mana kita telah “lulus” dari madrasah tersebut. Pentingnya Refleksi Diri Setelah Ramadhan Melakukan refleksi diri setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat, di antaranya: 1. Mengevaluasi Kualitas Ibadah Apakah selama Ramadhan kita hanya menjalankan ibadah secara formal, atau benar-benar merasakan kedekatan dengan Allah? Refleksi membantu kita memahami kualitas, bukan hanya kuantitas ibadah. 2. Menjaga Konsistensi (Istiqamah) Salah satu tanda diterimanya amal adalah kemampuan untuk tetap istiqamah setelah Ramadhan. Tanpa refleksi, semangat ibadah seringkali menurun drastis. 3. Menemukan Kekurangan Diri Tidak ada manusia yang sempurna. Dengan refleksi diri setelah Ramadhan, kita dapat melihat kelemahan yang masih perlu diperbaiki. 4. Menetapkan Target Baru Refleksi bukan hanya melihat ke belakang, tetapi juga merancang masa depan. Apa yang ingin kita capai setelah Ramadhan? Ibadah apa yang ingin kita tingkatkan? Cara Melakukan Refleksi Diri Setelah Ramadhan Agar refleksi lebih efektif, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan: 1. Luangkan Waktu Khusus Carilah waktu yang tenang untuk merenung. Hindari gangguan agar proses refleksi berjalan dengan maksimal. 2. Tinjau Ibadah Selama Ramadhan Coba jawab pertanyaan berikut: Apakah shalat saya lebih khusyuk? Apakah saya rutin membaca Al-Qur’an? Apakah saya memperbanyak sedekah? 3. Bandingkan Sebelum dan Sesudah Ramadhan Apakah ada perubahan signifikan dalam diri Anda? Jika tidak, berarti perlu ada evaluasi lebih dalam. 4. Catat Perubahan Positif Tuliskan kebiasaan baik yang berhasil Anda lakukan selama Ramadhan. Ini penting agar bisa dipertahankan. 5. Buat Rencana Ke Depan Setelah melakukan refleksi diri setelah Ramadhan, tentukan langkah konkret untuk menjaga kualitas diri. Tantangan Setelah Ramadhan Setelah Ramadhan, ada berbagai tantangan yang sering dihadapi: 1. Menurunnya Semangat Ibadah Banyak orang kembali ke kebiasaan lama setelah Ramadhan berakhir. 2. Godaan Duniawi Aktivitas dunia yang padat seringkali membuat kita lalai dari ibadah. 3. Lingkungan yang Kurang Mendukung Lingkungan sangat berpengaruh terhadap konsistensi seseorang dalam beribadah. Oleh karena itu, refleksi diri setelah Ramadhan harus diiringi dengan strategi agar tetap istiqamah. Tips Menjaga Semangat Setelah Ramadhan Agar semangat Ramadhan tetap terjaga, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: 1. Lanjutkan Puasa Sunnah Seperti puasa Senin-Kamis atau puasa enam hari di bulan Syawal. 2. Pertahankan Tilawah Al-Qur’an Jangan berhenti membaca Al-Qur’an setelah Ramadhan. 3. Jaga Shalat Berjamaah Jika selama Ramadhan terbiasa ke masjid, usahakan tetap melakukannya. 4. Perbanyak Dzikir dan Doa Ini adalah cara sederhana untuk menjaga hati tetap dekat dengan Allah. 5. Cari Lingkungan yang Baik Bergabung dengan komunitas yang positif dapat membantu menjaga konsistensi. Semua langkah ini akan lebih efektif jika diawali dengan refleksi diri setelah Ramadhan yang jujur dan mendalam. Tanda-Tanda Ramadhan Kita Berhasil Bagaimana kita tahu bahwa Ramadhan kita berhasil? Berikut beberapa indikatornya: Ibadah tetap terjaga setelah Ramadhan Hati menjadi lebih lembut dan mudah tersentuh Lebih peduli terhadap sesama Menjauhi maksiat Memiliki keinginan kuat untuk terus memperbaiki diri Jika tanda-tanda ini ada dalam diri kita, maka refleksi diri setelah Ramadhan menunjukkan hasil yang positif. Peran Niat dalam Perubahan Diri Perubahan tidak akan terjadi tanpa niat yang kuat. Niat adalah fondasi dari setiap amal dalam Islam. Setelah melakukan refleksi diri setelah Ramadhan, penting untuk memperbarui niat agar tetap berada di jalan yang benar. Niat yang tulus akan memudahkan kita dalam menjaga konsistensi, bahkan di tengah berbagai tantangan. Refleksi Diri sebagai Kebiasaan Seumur Hidup Perlu dipahami bahwa refleksi diri bukan hanya dilakukan setelah Ramadhan. Ini adalah proses yang harus dilakukan secara terus-menerus. Namun, refleksi diri setelah Ramadhan memiliki nilai khusus karena dilakukan setelah momentum spiritual yang sangat kuat. Dengan menjadikan refleksi sebagai kebiasaan, kita akan lebih mudah dalam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup. Ramadhan mungkin telah berlalu, tetapi semangatnya tidak boleh ikut hilang. Justru setelah Ramadhan, kita diuji apakah mampu mempertahankan kebaikan yang telah dibangun. Di sinilah pentingnya refleksi diri setelah Ramadhan sebagai langkah awal menuju perubahan yang lebih baik. Mari jadikan momen ini sebagai titik balik dalam kehidupan kita. Tidak perlu perubahan besar secara instan, yang penting adalah konsistensi dalam kebaikan. Sedikit demi sedikit, perubahan itu akan membawa kita menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah. Dengan melakukan refleksi diri setelah Ramadhan, kita tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih baik—baik di dunia maupun di akhirat. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA21/04/2026 | admin
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM di Umbulharjo
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Pelaku UMKM di Umbulharjo
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program bantuan modal usaha. Kali ini, bantuan disalurkan kepada Ibu Tri Astutik, seorang pelaku usaha es dawet yang berlokasi di wilayah Pandeyan, Umbulharjo. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS DIY dalam membantu para mustahik agar dapat meningkatkan taraf hidup melalui penguatan usaha kecil yang dijalankan. Ibu Tri Astutik selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang berusaha memenuhi kebutuhan keluarga melalui usaha sederhana yang ia rintis. Dengan adanya bantuan modal usaha ini, diharapkan usaha es dawet yang dijalankan dapat berkembang lebih baik, baik dari segi produksi maupun pemasaran. Dukungan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pelaku UMKM agar semakin mandiri dan berdaya. Ibu Tri Astutik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi titik awal untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga para mustahik tidak hanya terbantu secara konsumtif, tetapi juga mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi.
BERITA21/04/2026 | admin
Ibadah Ringan Pascalebaran yang Pahalanya Luar Biasa
Ibadah Ringan Pascalebaran yang Pahalanya Luar Biasa
Momen Idulfitri menjadi penanda berakhirnya bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, shalat tarawih, serta berbagai amalan lainnya, sering kali semangat ibadah mulai menurun setelah Lebaran. Padahal, justru di sinilah tantangan sebenarnya bagi seorang Muslim: menjaga konsistensi amal kebaikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai ibadah ringan pasca lebaran yang dapat dilakukan dengan mudah namun memiliki pahala yang luar biasa. Dengan memahami dan mengamalkan ibadah-ibadah sederhana ini, kita bisa tetap menjaga kedekatan dengan Allah SWT meskipun Ramadan telah berlalu. Mengapa Ibadah Tetap Penting Setelah Lebaran? Ramadan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membentuk kebiasaan baik. Dalam ajaran Islam, amal yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan secara konsisten, meskipun sedikit. Hal ini sejalan dengan ajaran dalam Al-Qur'an dan hadis Rasulullah SAW. Setelah Lebaran, banyak orang kembali ke rutinitas sehari-hari, sehingga ibadah sering kali terabaikan. Oleh karena itu, penting untuk memilih ibadah ringan pasca lebaran agar tetap istiqamah tanpa merasa terbebani. Rekomendasi Ibadah Ringan Pasca Lebaran Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan secara konsisten: 1. Puasa Sunnah Syawal Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa Ramadan lalu diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun. Ini adalah salah satu bentuk ibadah ringan pasca lebaran yang memiliki pahala besar namun tidak terlalu berat untuk dilakukan. 2. Membaca Al-Qur'an Setiap Hari Meskipun tidak sebanyak saat Ramadan, menjaga interaksi dengan Al-Qur'an sangat penting. Cukup dengan membaca beberapa ayat setiap hari sudah termasuk ibadah yang bernilai tinggi. Konsistensi membaca Al-Qur'an termasuk dalam ibadah ringan pasca lebaran yang mampu menjaga hati tetap tenang dan dekat dengan Allah. 3. Shalat Sunnah Rawatib Shalat sunnah sebelum dan sesudah shalat wajib sering kali terlupakan. Padahal, shalat ini memiliki keutamaan besar sebagai penyempurna shalat fardhu. Melaksanakan shalat rawatib adalah salah satu ibadah ringan pasca lebaran yang mudah dilakukan di tengah kesibukan harian. 4. Berdzikir Pagi dan Petang Dzikir tidak membutuhkan waktu lama, tetapi memberikan dampak besar bagi ketenangan hati. Membaca tasbih, tahmid, dan takbir di pagi dan sore hari dapat menjadi rutinitas sederhana. Ini termasuk ibadah ringan pasca lebaran yang bisa dilakukan di mana saja, bahkan saat bekerja atau dalam perjalanan. 5. Bersedekah Secara Rutin Tidak harus dalam jumlah besar, sedekah kecil yang dilakukan secara konsisten sangat dicintai Allah. Bahkan senyuman pun termasuk sedekah. Menjadikan sedekah sebagai kebiasaan adalah bentuk nyata dari ibadah ringan pasca lebaran yang berdampak besar, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Agar ibadah ringan pasca lebaran tetap terjaga, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: Mulai dari amalan kecil namun rutin Buat jadwal ibadah harian Cari lingkungan yang mendukung Niatkan semua karena Allah Evaluasi diri secara berkala Konsistensi adalah kunci utama dalam menjaga kualitas ibadah setelah Ramadan. Hikmah di Balik Ibadah Ringan Sering kali kita meremehkan amalan kecil. Padahal, dalam Islam, amalan kecil yang dilakukan dengan ikhlas dan terus-menerus bisa menjadi besar di sisi Allah. Melalui ibadah ringan pasca lebaran, kita belajar bahwa kedekatan dengan Allah tidak harus selalu melalui ibadah yang berat. Justru, keistiqamahan dalam hal kecil menunjukkan keimanan yang kuat. Tantangan Setelah Ramadan Tidak bisa dipungkiri, menjaga semangat ibadah setelah Ramadan memiliki tantangan tersendiri: Kembali sibuk dengan pekerjaan Lingkungan yang kurang mendukung Menurunnya motivasi spiritual Namun, dengan memilih ibadah ringan pasca lebaran, kita dapat tetap menjaga hubungan dengan Allah tanpa merasa terbebani. Menjalankan ibadah ringan pasca lebaran adalah langkah bijak untuk menjaga semangat Ramadan tetap hidup dalam keseharian kita. Ibadah tidak harus berat atau rumit, yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan. Mari jadikan momen setelah Lebaran sebagai awal baru untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Semoga setiap amal kecil yang kita lakukan menjadi jalan menuju ridha Allah SWT dan mendatangkan pahala yang luar biasa. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA21/04/2026 | admin
Ide Sedekah Kreatif yang Bisa Dilakukan Siapa Saja
Ide Sedekah Kreatif yang Bisa Dilakukan Siapa Saja
Dalam ajaran Islam, sedekah merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Tidak hanya bernilai pahala, sedekah juga menjadi sarana untuk membersihkan harta dan menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. Namun, sering kali sebagian orang berpikir bahwa sedekah harus dilakukan dalam bentuk uang atau materi yang besar. Padahal, ada banyak ide sedekah kreatif yang bisa dilakukan siapa saja, tanpa harus menunggu kaya terlebih dahulu. Melalui artikel ini, kita akan membahas berbagai ide sedekah kreatif yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, setiap Muslim dapat lebih semangat dalam berbagi, karena pada dasarnya sedekah tidak terbatas pada bentuk tertentu saja. Makna Sedekah dalam Islam Sedekah berasal dari kata “shadaqa” yang berarti kebenaran. Dalam konteks Islam, sedekah mencerminkan keimanan seseorang kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: “Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi) Hadis ini menunjukkan bahwa sedekah tidak selalu berupa harta. Bahkan hal sederhana seperti senyuman pun dapat bernilai sedekah jika diniatkan karena Allah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bahwa peluang bersedekah sangat luas. Di sinilah peran ide sedekah kreatif menjadi penting agar kita bisa terus berbuat baik dalam berbagai kondisi. Mengapa Perlu Ide Sedekah Kreatif? Di era modern saat ini, tantangan hidup semakin kompleks. Tidak semua orang memiliki kemampuan finansial yang sama. Dengan adanya ide sedekah kreatif, setiap individu tetap bisa berkontribusi dalam kebaikan tanpa merasa terbebani. Beberapa alasan pentingnya sedekah kreatif antara lain: Mempermudah semua kalangan untuk bersedekah Menjadikan sedekah sebagai kebiasaan harian Menumbuhkan empati sosial Meningkatkan keberkahan hidup Dengan pendekatan yang lebih fleksibel, sedekah tidak lagi terasa sulit atau berat. Ragam Ide Sedekah Kreatif yang Bisa Dilakukan Berikut ini adalah berbagai ide sedekah kreatif yang dapat Anda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari: 1. Sedekah Senyuman dan Kata Baik Salah satu bentuk sedekah paling sederhana adalah memberikan senyuman kepada orang lain. Selain itu, berkata baik dan tidak menyakiti hati orang lain juga termasuk sedekah. Contohnya: Menyapa tetangga dengan ramah Memberikan semangat kepada teman Menghindari perkataan kasar 2. Berbagi Ilmu Ilmu yang bermanfaat adalah sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir. Anda bisa: Mengajar anak-anak mengaji Berbagi ilmu melalui media sosial Membantu teman memahami pelajaran Ini merupakan salah satu ide sedekah kreatif yang sangat bernilai tinggi. 3. Sedekah Tenaga Tidak semua orang mampu bersedekah dengan harta, tetapi setiap orang pasti memiliki tenaga. Contoh: Membantu orang tua membawa barang Ikut kerja bakti di lingkungan Menjadi relawan kegiatan sosial Sedekah tenaga ini sering kali lebih terasa manfaatnya secara langsung. 4. Sedekah Barang Bekas Layak Pakai Daripada menumpuk barang yang tidak terpakai, lebih baik disedekahkan. Contohnya: Pakaian layak pakai Buku bekas Peralatan rumah tangga Ini adalah ide sedekah kreatif yang sekaligus membantu mengurangi pemborosan. 5. Sedekah Makanan Memberikan makanan kepada orang lain memiliki keutamaan besar dalam Islam. Beberapa cara yang bisa dilakukan: Membagikan nasi kotak kepada yang membutuhkan Memberi makan hewan Mengirim makanan ke tetangga Sedekah makanan juga dapat mempererat hubungan sosial. 6. Sedekah Digital Di era teknologi, sedekah bisa dilakukan secara online. Contohnya: Donasi melalui platform digital Membagikan konten dakwah Menyebarkan informasi kebaikan Ini merupakan bentuk ide sedekah kreatif yang relevan dengan zaman sekarang. 7. Menjadi Pendengar yang Baik Terkadang, orang hanya butuh didengar. Menjadi pendengar yang baik juga termasuk sedekah. Mendengarkan curhat teman Memberikan nasihat dengan lembut Tidak menghakimi orang lain Hal sederhana ini sering kali berdampak besar bagi orang lain. 8. Sedekah Air Air adalah kebutuhan dasar manusia. Anda bisa: Menyediakan air minum gratis Mengisi ulang galon di masjid Membantu daerah kekurangan air Sedekah air termasuk amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. 9. Sedekah Waktu Waktu adalah hal berharga yang sering kita abaikan. Beberapa contoh: Menemani orang tua Mengajar anak-anak Mengunjungi orang sakit Ini adalah salah satu ide sedekah kreatif yang sering terlupakan. 10. Mendoakan Orang Lain Doa adalah senjata seorang Muslim. Mendoakan orang lain tanpa sepengetahuannya termasuk sedekah. Mendoakan teman agar sukses Mendoakan orang yang sakit Mendoakan kebaikan untuk semua Manfaat Sedekah dalam Kehidupan Melakukan sedekah, termasuk melalui ide sedekah kreatif, memberikan banyak manfaat, di antaranya: Mendapat pahala dari Allah SWT Membersihkan harta dan hati Menolak bala dan musibah Membuka pintu rezeki Meningkatkan rasa syukur Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir...” (QS. Al-Baqarah: 261) Ayat ini menunjukkan bahwa sedekah akan dilipatgandakan pahalanya. Tips Konsisten Bersedekah Agar bisa istiqamah dalam bersedekah, berikut beberapa tips: Niatkan karena Allah semata Mulai dari hal kecil Jadwalkan sedekah rutin Cari lingkungan yang mendukung Ingat keutamaan sedekah Dengan konsistensi, sedekah akan menjadi bagian dari gaya hidup. Pada akhirnya, sedekah bukanlah tentang seberapa besar yang kita berikan, tetapi seberapa ikhlas kita melakukannya. Dengan berbagai ide sedekah kreatif, setiap Muslim memiliki kesempatan yang sama untuk berbuat kebaikan. Mari kita jadikan sedekah sebagai kebiasaan sehari-hari, dimulai dari hal kecil namun penuh makna. Semoga setiap amal yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA20/04/2026 | admin
Peran Generasi Muda dalam Berbagi: Gerakan Kebaikan Masa Kini
Peran Generasi Muda dalam Berbagi: Gerakan Kebaikan Masa Kini
Dalam kehidupan seorang Muslim, berbagi bukan sekadar tindakan sosial, melainkan bagian dari ibadah yang memiliki nilai pahala besar di sisi Allah SWT. Di era modern ini, peran generasi muda dalam berbagi menjadi semakin penting karena mereka memiliki akses luas terhadap teknologi, informasi, serta jaringan sosial yang dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan kebaikan secara masif. Generasi muda bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga agen perubahan yang mampu membawa semangat kepedulian sosial ke level yang lebih tinggi. Melalui media sosial, komunitas, hingga gerakan filantropi digital, generasi muda telah menunjukkan bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya atau mapan. Bahkan dengan hal kecil seperti waktu, tenaga, dan ilmu, mereka sudah bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, memahami dan mengoptimalkan peran generasi muda dalam berbagi adalah langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan berkeadilan. Makna Berbagi dalam Islam Dalam Islam, berbagi memiliki makna yang sangat luas. Tidak hanya berupa harta, tetapi juga mencakup tenaga, ilmu, dan perhatian kepada sesama. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8) Ayat ini menunjukkan bahwa berbagi merupakan wujud keimanan yang nyata. Rasulullah SAW juga bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad) Dari sini kita memahami bahwa peran generasi muda dalam berbagi bukan hanya sekadar tren sosial, tetapi juga bagian dari pengamalan ajaran Islam yang mendalam. Mengapa Generasi Muda Memiliki Peran Penting? 1. Akses Teknologi yang Luas Generasi muda hidup di era digital. Mereka dapat dengan mudah menyebarkan informasi tentang kegiatan sosial, penggalangan dana, atau kampanye kemanusiaan melalui platform online. 2. Energi dan Semangat Tinggi Anak muda memiliki energi besar untuk bergerak, berinovasi, dan berkolaborasi. Ini menjadi modal utama dalam menjalankan berbagai aksi sosial. 3. Pola Pikir yang Terbuka Generasi muda cenderung lebih terbuka terhadap perubahan dan ide-ide baru, termasuk dalam cara berbagi yang kreatif dan inovatif. Dengan kelebihan ini, peran generasi muda dalam berbagi menjadi sangat strategis dalam membangun budaya tolong-menolong di masyarakat. Bentuk Nyata Peran Generasi Muda dalam Berbagi 1. Berbagi Melalui Media Sosial Media sosial bukan hanya tempat hiburan, tetapi juga sarana dakwah dan berbagi. Banyak anak muda yang memanfaatkan platform ini untuk: Menggalang donasi Menyebarkan informasi bantuan Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya sedekah 2. Menjadi Relawan Sosial Banyak komunitas yang membuka peluang bagi generasi muda untuk menjadi relawan, seperti: Relawan bencana alam Pengajar di daerah terpencil Kegiatan sosial di panti asuhan 3. Berbagi Ilmu dan Edukasi Ilmu adalah salah satu bentuk sedekah terbaik. Generasi muda dapat berbagi melalui: Kelas gratis Webinar Konten edukatif di internet 4. Gerakan Sedekah Digital Kini, sedekah bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi. Hal ini mempermudah generasi muda untuk rutin berbagi, bahkan dengan nominal kecil. Semua bentuk ini menunjukkan bahwa peran generasi muda dalam berbagi sangat luas dan fleksibel sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tantangan dalam Berbagi di Kalangan Generasi Muda Meskipun memiliki potensi besar, generasi muda juga menghadapi berbagai tantangan, antara lain: 1. Gaya Hidup Konsumtif Budaya konsumtif dapat menghambat keinginan untuk berbagi karena fokus pada kepuasan pribadi. 2. Kurangnya Kesadaran Spiritual Tidak semua anak muda memahami bahwa berbagi adalah bagian dari ibadah. 3. Rasa Individualisme Era modern seringkali membuat individu lebih fokus pada diri sendiri daripada lingkungan sekitar. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan edukasi dan pembinaan agar peran generasi muda dalam berbagi tetap tumbuh dan berkembang. Cara Meningkatkan Peran Generasi Muda dalam Berbagi 1. Edukasi Sejak Dini Menanamkan nilai berbagi sejak kecil akan membentuk karakter yang peduli terhadap sesama. 2. Memanfaatkan Teknologi Secara Positif Gunakan media sosial sebagai alat untuk menyebarkan kebaikan, bukan hanya hiburan. 3. Bergabung dengan Komunitas Sosial Lingkungan yang positif akan mendorong kebiasaan berbagi. 4. Menjadikan Berbagi sebagai Gaya Hidup Bukan sekadar kegiatan sesekali, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan langkah-langkah ini, peran generasi muda dalam berbagi dapat semakin optimal dan berdampak luas. Dampak Positif Gerakan Berbagi Gerakan berbagi yang dilakukan oleh generasi muda memberikan banyak manfaat, di antaranya: Mengurangi kesenjangan sosial Meningkatkan solidaritas masyarakat Membentuk karakter empati dan kepedulian Mendapatkan keberkahan hidup Tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi pemberi. Dalam Islam, setiap kebaikan yang dilakukan akan dibalas dengan pahala berlipat ganda. Peran Masjid dan Lembaga Islam Masjid dan lembaga Islam memiliki peran penting dalam mendukung peran generasi muda dalam berbagi, seperti: Menyediakan program sosial Mengadakan kajian tentang sedekah Membentuk komunitas relawan Dengan dukungan ini, generasi muda akan lebih terarah dalam melakukan kegiatan berbagi. Refleksi: Berbagi sebagai Jalan Hidup Berbagi bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang membangun hubungan dengan sesama manusia dan dengan Allah SWT. Generasi muda perlu menyadari bahwa setiap kebaikan sekecil apa pun memiliki nilai besar di sisi Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Jangan meremehkan kebaikan sekecil apa pun.” (HR. Muslim) Ini menjadi pengingat bahwa peran generasi muda dalam berbagi tidak harus besar untuk menjadi berarti. Pada akhirnya, peran generasi muda dalam berbagi adalah fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang penuh kepedulian dan kasih sayang. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, generasi muda memiliki peluang besar untuk menjadi pelopor gerakan kebaikan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi, memperkuat nilai keislaman, dan membangun komunitas yang positif, generasi muda dapat membawa perubahan nyata bagi dunia. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan setiap Muslim. Karena sejatinya, sebaik-baik manusia adalah mereka yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA20/04/2026 | admin
Menjaga Silaturahmi Setelah Lebaran agar Berkah Terus Mengalir
Menjaga Silaturahmi Setelah Lebaran agar Berkah Terus Mengalir
Lebaran atau Idulfitri merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, hari kemenangan ini dirayakan dengan penuh kebahagiaan, saling memaafkan, dan mempererat hubungan antar sesama. Namun, semangat kebersamaan ini sering kali hanya terasa hangat di hari-hari awal saja. Padahal, menjaga silaturahmi setelah lebaran adalah kunci agar keberkahan yang kita rasakan tidak berhenti begitu saja. Dalam pandangan Islam, silaturahmi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ibadah yang memiliki nilai besar di sisi Allah SWT. Hubungan baik antar keluarga, tetangga, dan sahabat merupakan bagian dari akhlak mulia yang harus terus dijaga, bahkan setelah suasana Lebaran usai. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana cara mempertahankan dan merawat hubungan tersebut agar tetap harmonis sepanjang waktu. Makna Silaturahmi dalam Islam Silaturahmi berasal dari kata “shilah” yang berarti menyambung dan “rahim” yang berarti hubungan kekeluargaan. Dalam Islam, silaturahmi memiliki makna yang luas, tidak hanya terbatas pada hubungan darah, tetapi juga mencakup hubungan sosial dengan sesama manusia. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan silaturahmi. Tidak hanya berdampak pada hubungan sosial, tetapi juga membawa keberkahan dalam kehidupan, baik dari segi rezeki maupun umur. Mengapa menjaga silaturahmi setelah lebaran itu penting? Setelah Lebaran, banyak orang kembali sibuk dengan rutinitas masing-masing. Pekerjaan, sekolah, dan berbagai aktivitas lainnya sering membuat kita lupa untuk tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat. Di sinilah pentingnya kesadaran untuk terus menjaga silaturahmi setelah lebaran. Beberapa alasan mengapa hal ini penting antara lain: 1. Menjaga Keharmonisan Keluarga Silaturahmi yang terus terjalin akan menciptakan hubungan yang harmonis dalam keluarga. Konflik yang mungkin muncul dapat diminimalisir dengan komunikasi yang baik. 2. Mendatangkan Keberkahan Seperti yang disebutkan dalam hadis, silaturahmi dapat melapangkan rezeki dan memperpanjang umur. Ini merupakan janji Allah yang tidak boleh kita abaikan. 3. Menghindari Permusuhan Dengan menjaga hubungan, kita dapat menghindari kesalahpahaman yang dapat berujung pada permusuhan. 4. Menumbuhkan Rasa Empati dan Kepedulian Silaturahmi membuat kita lebih peka terhadap kondisi orang lain, sehingga tumbuh rasa saling membantu dan peduli. Cara Efektif menjaga silaturahmi setelah lebaran Agar silaturahmi tidak hanya menjadi momen musiman, diperlukan usaha nyata untuk menjaganya. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan: 1. Rutin Berkomunikasi Di era digital seperti sekarang, komunikasi menjadi lebih mudah. Kita bisa memanfaatkan telepon, pesan singkat, atau media sosial untuk tetap terhubung. 2. Mengunjungi Kerabat Secara Berkala Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk berkunjung ke rumah keluarga atau sahabat. Pertemuan langsung memiliki nilai emosional yang lebih kuat. 3. Memberi Perhatian di Momen Penting Ucapkan selamat ulang tahun, doa saat ada yang sakit, atau dukungan saat mereka menghadapi kesulitan. 4. Menjaga Lisan dan Sikap Silaturahmi tidak akan bertahan lama jika tidak dibarengi dengan akhlak yang baik. Hindari perkataan yang menyakitkan dan selalu bersikap sopan. 5. Memanfaatkan Teknologi dengan Bijak Grup keluarga di aplikasi pesan dapat menjadi sarana efektif untuk berbagi kabar dan mempererat hubungan. Tantangan dalam menjaga silaturahmi setelah lebaran Meskipun penting, menjaga silaturahmi tidak selalu mudah. Ada beberapa tantangan yang sering dihadapi, seperti: 1. Kesibukan Rutinitas harian sering membuat kita lupa untuk menyapa keluarga atau teman. 2. Jarak Bagi yang tinggal jauh dari keluarga, menjaga silaturahmi bisa menjadi lebih sulit. 3. Ego dan Konflik Lama Perselisihan yang belum terselesaikan bisa menjadi penghalang dalam menjalin hubungan kembali. 4. Kurangnya Kesadaran Sebagian orang menganggap silaturahmi hanya penting saat Lebaran saja. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan niat yang kuat dan kesadaran bahwa silaturahmi adalah bagian dari ibadah. Peran Keluarga dalam menjaga silaturahmi setelah lebaran Keluarga memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antar anggota. Orang tua, misalnya, dapat menjadi teladan bagi anak-anak dalam menjaga silaturahmi. Dengan membiasakan komunikasi yang baik sejak dini, anak-anak akan tumbuh dengan nilai-nilai sosial yang kuat. Selain itu, kegiatan keluarga seperti arisan, reuni, atau sekadar makan bersama dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan. Dampak Positif menjaga silaturahmi setelah lebaran Menjaga silaturahmi secara konsisten memberikan banyak manfaat, di antaranya: Meningkatkan kebahagiaan dan ketenangan hati Memperkuat jaringan sosial Membuka peluang rezeki Menjaga kesehatan mental Mendapatkan pahala dari Allah SWT Semua manfaat ini menunjukkan bahwa silaturahmi bukan hanya berdampak pada kehidupan dunia, tetapi juga akhirat. Refleksi Spiritual: Silaturahmi sebagai Ibadah Sebagai seorang Muslim, kita harus menyadari bahwa setiap interaksi dengan sesama dapat bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang benar. Menjaga silaturahmi setelah lebaran adalah salah satu bentuk nyata dari implementasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terus menjalin hubungan baik, kita tidak hanya memperkuat ikatan sosial, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Komitmen menjaga silaturahmi setelah lebaran Pada akhirnya, menjaga silaturahmi setelah lebaran bukanlah tugas yang sulit jika kita melakukannya dengan ikhlas dan penuh kesadaran. Lebaran seharusnya menjadi titik awal untuk membangun hubungan yang lebih baik, bukan sekadar momen sesaat yang berlalu begitu saja. Mari kita jadikan silaturahmi sebagai bagian dari gaya hidup, bukan hanya tradisi tahunan. Dengan begitu, keberkahan yang kita rasakan di hari Lebaran akan terus mengalir sepanjang hidup kita. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA20/04/2026 | admin
Tips WFH Produktif dari Rumah Tanpa Gangguan
Tips WFH Produktif dari Rumah Tanpa Gangguan
Di era digital saat ini, bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang, termasuk umat Islam. Namun, tidak sedikit yang merasa kesulitan menjaga fokus dan produktivitas saat bekerja di rumah. Oleh karena itu, memahami tips WFH produktif dari rumah menjadi sangat penting agar pekerjaan tetap berjalan lancar tanpa mengganggu keseimbangan ibadah dan kehidupan pribadi. Bagi seorang Muslim, bekerja bukan hanya sekadar mencari nafkah, tetapi juga bagian dari ibadah. Maka, menjaga produktivitas saat WFH juga merupakan bentuk tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan. Mengatur Niat dan Tujuan Bekerja Langkah pertama dalam menerapkan tips WFH produktif dari rumah adalah meluruskan niat. Dalam Islam, setiap amal tergantung pada niatnya. Ketika bekerja diniatkan untuk mencari rezeki halal dan memberikan manfaat bagi orang lain, maka pekerjaan tersebut bernilai ibadah. Dengan niat yang benar, kita akan lebih termotivasi untuk bekerja dengan maksimal, meskipun dilakukan dari rumah yang penuh distraksi. Membuat Jadwal Harian yang Terstruktur Salah satu kunci utama dari tips WFH produktif dari rumah adalah memiliki jadwal yang jelas. Tanpa jadwal, waktu akan mudah terbuang sia-sia. Cara membuat jadwal efektif: Tentukan jam mulai dan selesai kerja Sisipkan waktu shalat tepat waktu Berikan jeda istirahat yang cukup Prioritaskan tugas yang paling penting Dalam Islam, waktu adalah amanah. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas waktunya. Oleh karena itu, mengelola waktu dengan baik merupakan bentuk ketaatan. Menyiapkan Ruang Kerja Khusus Lingkungan kerja sangat mempengaruhi produktivitas. Salah satu tips WFH produktif dari rumah yang sering diabaikan adalah tidak memiliki ruang kerja yang jelas. Tips menata ruang kerja: Pilih tempat yang tenang Pastikan pencahayaan cukup Gunakan kursi dan meja yang nyaman Jauhkan dari tempat tidur Dengan ruang kerja yang terpisah, otak akan lebih mudah membedakan antara waktu bekerja dan waktu istirahat. Menghindari Gangguan Digital Gangguan terbesar saat WFH sering berasal dari gadget, seperti media sosial atau notifikasi yang tidak penting. Maka, penting untuk mengelola distraksi ini sebagai bagian dari tips WFH produktif dari rumah. Cara mengatasi: Matikan notifikasi yang tidak penting Gunakan aplikasi fokus Tentukan waktu khusus untuk membuka media sosial Seorang Muslim diajarkan untuk menjaga diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Rasulullah SAW bersabda bahwa di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak berguna. Menjaga Keseimbangan Antara Kerja dan Ibadah Dalam menjalankan tips WFH produktif dari rumah, jangan sampai pekerjaan melalaikan ibadah. Justru, WFH memberikan fleksibilitas lebih untuk mendekatkan diri kepada Allah. Praktik yang bisa dilakukan: Shalat tepat waktu Membaca Al-Qur’an di sela pekerjaan Berdzikir saat istirahat Produktivitas sejati bagi seorang Muslim bukan hanya diukur dari hasil kerja, tetapi juga dari kedekatan dengan Allah SWT. Menjaga Pola Hidup Sehat Tubuh yang sehat akan mendukung produktivitas kerja. Oleh karena itu, bagian penting dari tips WFH produktif dari rumah adalah menjaga kesehatan fisik dan mental. Tips sederhana: Bangun pagi Olahraga ringan Konsumsi makanan sehat Istirahat cukup Islam sangat memperhatikan kesehatan. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang menjaga pola hidup seimbang, termasuk dalam makan dan aktivitas. Berkomunikasi Secara Efektif Walaupun bekerja dari rumah, komunikasi dengan tim tetap harus berjalan baik. Salah satu tips WFH produktif dari rumah adalah menjaga komunikasi yang jelas dan profesional. Hal yang perlu diperhatikan: Gunakan bahasa yang sopan Tepat waktu dalam merespon Gunakan tools komunikasi yang tepat Komunikasi yang baik mencerminkan akhlak seorang Muslim, yaitu jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Menghindari Prokrastinasi (Menunda Pekerjaan) Menunda pekerjaan adalah musuh utama produktivitas. Dalam konteks tips WFH produktif dari rumah, prokrastinasi sering terjadi karena kurangnya pengawasan langsung. Cara mengatasi: Gunakan teknik pomodoro Pecah tugas menjadi bagian kecil Berikan reward setelah menyelesaikan tugas Dalam Islam, kita diajarkan untuk segera melakukan kebaikan dan tidak menunda-nunda. Membangun Disiplin Diri Disiplin adalah fondasi dari semua tips WFH produktif dari rumah. Tanpa disiplin, semua strategi yang dibuat tidak akan berjalan dengan baik. Cara melatih disiplin: Konsisten dengan jadwal Hindari kebiasaan buruk Evaluasi diri secara rutin Disiplin juga merupakan bagian dari akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Evaluasi dan Perbaikan Diri Langkah terakhir dalam menerapkan tips WFH produktif dari rumah adalah melakukan evaluasi secara berkala. Pertanyaan evaluasi: Apakah target tercapai? Apa saja hambatan yang dihadapi? Bagaimana cara memperbaikinya? Seorang Muslim dianjurkan untuk selalu melakukan muhasabah (introspeksi diri) agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Menerapkan tips WFH produktif dari rumah bukan hanya tentang meningkatkan kinerja, tetapi juga menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat. Dengan niat yang benar, manajemen waktu yang baik, serta menjaga ibadah dan kesehatan, WFH dapat menjadi sarana untuk meraih keberkahan. Sebagai umat Islam, kita harus menyadari bahwa setiap aktivitas, termasuk bekerja dari rumah, adalah bagian dari ibadah jika dilakukan dengan niat yang ikhlas dan cara yang benar. Maka, mari kita terapkan tips WFH produktif dari rumah dengan penuh kesungguhan agar hidup menjadi lebih terarah, produktif, dan diberkahi oleh Allah SWT. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA20/04/2026 | admin
Tips WFH Produktif dari Rumah Tanpa Gangguan
Tips WFH Produktif dari Rumah Tanpa Gangguan
Di era digital saat ini, bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang, termasuk umat Islam. Namun, tidak sedikit yang merasa kesulitan menjaga fokus dan produktivitas saat bekerja di rumah. Oleh karena itu, memahami tips WFH produktif dari rumah menjadi sangat penting agar pekerjaan tetap berjalan lancar tanpa mengganggu keseimbangan ibadah dan kehidupan pribadi. Bagi seorang Muslim, bekerja bukan hanya sekadar mencari nafkah, tetapi juga bagian dari ibadah. Maka, menjaga produktivitas saat WFH juga merupakan bentuk tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan. Mengatur Niat dan Tujuan Bekerja Langkah pertama dalam menerapkan tips WFH produktif dari rumah adalah meluruskan niat. Dalam Islam, setiap amal tergantung pada niatnya. Ketika bekerja diniatkan untuk mencari rezeki halal dan memberikan manfaat bagi orang lain, maka pekerjaan tersebut bernilai ibadah. Dengan niat yang benar, kita akan lebih termotivasi untuk bekerja dengan maksimal, meskipun dilakukan dari rumah yang penuh distraksi. Membuat Jadwal Harian yang Terstruktur Salah satu kunci utama dari tips WFH produktif dari rumah adalah memiliki jadwal yang jelas. Tanpa jadwal, waktu akan mudah terbuang sia-sia. Cara membuat jadwal efektif: Tentukan jam mulai dan selesai kerja Sisipkan waktu shalat tepat waktu Berikan jeda istirahat yang cukup Prioritaskan tugas yang paling penting Dalam Islam, waktu adalah amanah. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas waktunya. Oleh karena itu, mengelola waktu dengan baik merupakan bentuk ketaatan. Menyiapkan Ruang Kerja Khusus Lingkungan kerja sangat mempengaruhi produktivitas. Salah satu tips WFH produktif dari rumah yang sering diabaikan adalah tidak memiliki ruang kerja yang jelas. Tips menata ruang kerja: Pilih tempat yang tenang Pastikan pencahayaan cukup Gunakan kursi dan meja yang nyaman Jauhkan dari tempat tidur Dengan ruang kerja yang terpisah, otak akan lebih mudah membedakan antara waktu bekerja dan waktu istirahat. Menghindari Gangguan Digital Gangguan terbesar saat WFH sering berasal dari gadget, seperti media sosial atau notifikasi yang tidak penting. Maka, penting untuk mengelola distraksi ini sebagai bagian dari tips WFH produktif dari rumah. Cara mengatasi: Matikan notifikasi yang tidak penting Gunakan aplikasi fokus Tentukan waktu khusus untuk membuka media sosial Seorang Muslim diajarkan untuk menjaga diri dari hal-hal yang tidak bermanfaat. Rasulullah SAW bersabda bahwa di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak berguna. Menjaga Keseimbangan Antara Kerja dan Ibadah Dalam menjalankan tips WFH produktif dari rumah, jangan sampai pekerjaan melalaikan ibadah. Justru, WFH memberikan fleksibilitas lebih untuk mendekatkan diri kepada Allah. Praktik yang bisa dilakukan: Shalat tepat waktu Membaca Al-Qur’an di sela pekerjaan Berdzikir saat istirahat Produktivitas sejati bagi seorang Muslim bukan hanya diukur dari hasil kerja, tetapi juga dari kedekatan dengan Allah SWT. Menjaga Pola Hidup Sehat Tubuh yang sehat akan mendukung produktivitas kerja. Oleh karena itu, bagian penting dari tips WFH produktif dari rumah adalah menjaga kesehatan fisik dan mental. Tips sederhana: Bangun pagi Olahraga ringan Konsumsi makanan sehat Istirahat cukup Islam sangat memperhatikan kesehatan. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang menjaga pola hidup seimbang, termasuk dalam makan dan aktivitas. Berkomunikasi Secara Efektif Walaupun bekerja dari rumah, komunikasi dengan tim tetap harus berjalan baik. Salah satu tips WFH produktif dari rumah adalah menjaga komunikasi yang jelas dan profesional. Hal yang perlu diperhatikan: Gunakan bahasa yang sopan Tepat waktu dalam merespon Gunakan tools komunikasi yang tepat Komunikasi yang baik mencerminkan akhlak seorang Muslim, yaitu jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Menghindari Prokrastinasi (Menunda Pekerjaan) Menunda pekerjaan adalah musuh utama produktivitas. Dalam konteks tips WFH produktif dari rumah, prokrastinasi sering terjadi karena kurangnya pengawasan langsung. Cara mengatasi: Gunakan teknik pomodoro Pecah tugas menjadi bagian kecil Berikan reward setelah menyelesaikan tugas Dalam Islam, kita diajarkan untuk segera melakukan kebaikan dan tidak menunda-nunda. Membangun Disiplin Diri Disiplin adalah fondasi dari semua tips WFH produktif dari rumah. Tanpa disiplin, semua strategi yang dibuat tidak akan berjalan dengan baik. Cara melatih disiplin: Konsisten dengan jadwal Hindari kebiasaan buruk Evaluasi diri secara rutin Disiplin juga merupakan bagian dari akhlak mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Evaluasi dan Perbaikan Diri Langkah terakhir dalam menerapkan tips WFH produktif dari rumah adalah melakukan evaluasi secara berkala. Pertanyaan evaluasi: Apakah target tercapai? Apa saja hambatan yang dihadapi? Bagaimana cara memperbaikinya? Seorang Muslim dianjurkan untuk selalu melakukan muhasabah (introspeksi diri) agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Menerapkan tips WFH produktif dari rumah bukan hanya tentang meningkatkan kinerja, tetapi juga menjaga keseimbangan antara dunia dan akhirat. Dengan niat yang benar, manajemen waktu yang baik, serta menjaga ibadah dan kesehatan, WFH dapat menjadi sarana untuk meraih keberkahan. Sebagai umat Islam, kita harus menyadari bahwa setiap aktivitas, termasuk bekerja dari rumah, adalah bagian dari ibadah jika dilakukan dengan niat yang ikhlas dan cara yang benar. Maka, mari kita terapkan tips WFH produktif dari rumah dengan penuh kesungguhan agar hidup menjadi lebih terarah, produktif, dan diberkahi oleh Allah SWT. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA20/04/2026 | admin
Cara Meningkatkan Semangat Ibadah di Bulan Syawal
Cara Meningkatkan Semangat Ibadah di Bulan Syawal
Bulan Ramadan telah berlalu dengan segala keistimewaannya. Namun, sebagai seorang Muslim, semangat ibadah tidak seharusnya ikut meredup setelah Ramadan berakhir. Justru, bulan Syawal menjadi momentum penting untuk menjaga konsistensi amal dan memperkuat keimanan. Oleh karena itu, memahami cara meningkatkan semangat ibadah di bulan Syawal menjadi hal yang sangat penting agar kualitas spiritual tetap terjaga sepanjang tahun. Banyak orang merasakan penurunan semangat setelah Ramadan. Hal ini wajar, karena suasana ibadah yang intens selama Ramadan tidak lagi terasa sama. Namun, Islam mengajarkan bahwa ibadah bukan hanya musiman, melainkan kebutuhan sepanjang hayat. Dengan langkah yang tepat, semangat tersebut dapat terus dijaga bahkan ditingkatkan. Mengapa Semangat Ibadah Menurun Setelah Ramadan? Sebelum membahas cara meningkatkan semangat ibadah, penting untuk memahami penyebab turunnya semangat tersebut. Beberapa faktor yang umum terjadi antara lain: Hilangnya lingkungan yang mendukung seperti suasana masjid yang ramai Berkurangnya aktivitas ibadah berjamaah Kembali sibuk dengan rutinitas duniawi Kurangnya target ibadah setelah Ramadan Memahami faktor-faktor ini membantu kita mencari solusi yang tepat agar semangat ibadah tetap stabil. 1. Melanjutkan Kebiasaan Baik dari Ramadan Salah satu cara meningkatkan semangat ibadah adalah dengan melanjutkan kebiasaan baik yang sudah dibangun selama Ramadan. Misalnya: Membaca Al-Qur’an setiap hari Shalat tepat waktu dan berjamaah Memperbanyak sedekah Konsistensi adalah kunci. Meskipun tidak sebanyak di bulan Ramadan, menjaga rutinitas ibadah akan membantu hati tetap terhubung dengan Allah. 2. Menjalankan Puasa Sunnah Syawal Puasa enam hari di bulan Syawal memiliki keutamaan yang luar biasa. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa Ramadan kemudian diikuti dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa sepanjang tahun. Melaksanakan puasa ini adalah cara meningkatkan semangat ibadah yang efektif, karena membantu menjaga ritme spiritual yang telah terbentuk selama Ramadan. 3. Menetapkan Target Ibadah Harian Tanpa target yang jelas, semangat ibadah bisa mudah menurun. Oleh karena itu, menetapkan target harian menjadi salah satu cara meningkatkan semangat ibadah yang sangat dianjurkan. Contoh target sederhana: Membaca Al-Qur’an minimal 1 halaman per hari Shalat sunnah rawatib secara rutin Berdzikir pagi dan petang Target ini membantu menjaga konsistensi dan memberikan rasa pencapaian setiap hari. 4. Mencari Lingkungan yang Mendukung Lingkungan sangat berpengaruh terhadap semangat ibadah seseorang. Berada di sekitar orang-orang yang taat akan memotivasi kita untuk ikut menjaga ibadah. Bergabung dengan majelis ilmu, komunitas pengajian, atau sekadar memiliki teman yang saling mengingatkan merupakan cara meningkatkan semangat ibadah yang sangat efektif. 5. Memperbanyak Ilmu Agama Ilmu adalah bahan bakar iman. Semakin banyak ilmu yang dimiliki, semakin kuat pula motivasi untuk beribadah. Mengikuti kajian, membaca buku Islam, atau mendengarkan ceramah adalah bagian dari cara meningkatkan semangat ibadah. Dengan memahami keutamaan ibadah, seseorang akan lebih terdorong untuk melakukannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. 6. Mengingat Tujuan Hidup Seorang Muslim harus selalu mengingat bahwa tujuan hidupnya adalah beribadah kepada Allah. Ketika tujuan ini tertanam kuat, maka semangat ibadah akan lebih mudah dijaga. Merenungkan kehidupan, kematian, dan akhirat adalah salah satu cara meningkatkan semangat ibadah yang dapat menyentuh hati dan memperkuat keimanan. 7. Berdoa Memohon Keistiqamahan Tidak ada kekuatan tanpa pertolongan Allah. Oleh karena itu, penting untuk selalu berdoa agar diberikan keistiqamahan dalam beribadah. Doa merupakan cara meningkatkan semangat ibadah yang sering kali dilupakan, padahal sangat penting dalam menjaga hati tetap lurus di jalan-Nya. 8. Menghindari Hal yang Melemahkan Iman Selain melakukan kebaikan, kita juga perlu menghindari hal-hal yang dapat menurunkan semangat ibadah, seperti: Terlalu banyak hiburan yang melalaikan Lingkungan negatif Kebiasaan buruk yang mengganggu spiritualitas Menjaga diri dari hal-hal tersebut adalah bagian dari cara meningkatkan semangat ibadah yang tidak kalah penting. 9. Menghidupkan Amal Sosial Ibadah tidak hanya bersifat individual, tetapi juga sosial. Membantu sesama, bersedekah, dan berbagi kebahagiaan adalah bentuk ibadah yang dapat meningkatkan semangat. Kegiatan sosial menjadi cara meningkatkan semangat ibadah karena memberikan rasa kebahagiaan dan makna dalam kehidupan. 10. Evaluasi Diri Secara Berkala Melakukan muhasabah atau evaluasi diri sangat penting untuk mengetahui sejauh mana kualitas ibadah kita. Dengan evaluasi, kita bisa memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas amal. Ini adalah cara meningkatkan semangat ibadah yang membantu menjaga konsistensi dalam jangka panjang. Bulan Syawal bukanlah akhir dari perjalanan spiritual, melainkan awal dari pembuktian sejauh mana kita mampu mempertahankan hasil dari Ramadan. Dengan menerapkan berbagai cara meningkatkan semangat ibadah, seorang Muslim dapat menjaga bahkan meningkatkan kualitas ibadahnya sepanjang tahun. Semangat ibadah harus terus dipupuk dengan kesadaran, ilmu, dan lingkungan yang baik. Jangan biarkan semangat itu hanya hadir di bulan Ramadan, tetapi jadikan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebagai penutup, mari kita jadikan bulan Syawal sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih istiqamah dalam beribadah. Dengan niat yang tulus dan usaha yang konsisten, insyaAllah kita akan mampu menjaga semangat tersebut hingga Ramadan berikutnya. Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS DIY — lembaga resmi dan terpercaya untuk mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama. - Dengan zakat, kita bersihkan harta. - Dengan infak, kita kuatkan solidaritas. - Dengan sedekah, kita tebarkan kebaikan. Setiap rupiah yang Anda titipkan akan dikelola secara amanah, profesional, dan transparan untuk membantu mereka yang membutuhkan — dari anak yatim, dhuafa, lansia, hingga program pemberdayaan ekonomi umat. - Salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS DIY ZAKAT BSI : 309 12 2015 5 an.BAZNAS DIY INFAQ/SEDEKAH BSI : 309 12 2019 8 an.BAZNAS DIY atau melalui link: diy.baznas.go.id/bayarzakat - Informasi & Konfirmasi: 0852-2122-2616 - Website: diy.baznas.go.id - Media Sosial: @baznasdiy__official BAZNAS DIY — Membantu Sesama, Menguatkan Umat
BERITA20/04/2026 | admin
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Mustahik di Pundong Bantul
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi Mustahik di Pundong Bantul
Pundong, Bantul – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada para mustahik sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, penyaluran bantuan dilaksanakan di wilayah Pundong Bantul. Bantuan modal usaha tersebut diberikan kepada para pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan untuk mengembangkan usahanya. Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan serta membantu para mustahik menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada program produktif. Dengan demikian, manfaat yang diberikan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan. “Melalui bantuan ini, kami berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha yang dijalankan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan ke depannya bisa menjadi muzaki,” ujarnya. Para mustahik penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menambah modal usaha, seperti pembelian bahan baku, peralatan, maupun pengembangan usaha yang sudah berjalan. Dengan adanya program ini, BAZNAS DIY terus berupaya menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak nyata, serta mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Pundong Bantul.
BERITA17/04/2026 | admin
DIY SEJAHTERA: BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Mustahik Penjahit di Pundong Bantul
DIY SEJAHTERA: BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Mustahik Penjahit di Pundong Bantul
Pundong, Bantul – Dalam program DIY Sejahtera, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan modal usaha kepada mustahik yang menjalankan usaha menjahit di wilayah Pundong Bantul. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil agar dapat mengembangkan usahanya secara lebih optimal. Modal usaha tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membeli bahan kain, memperbaiki maupun menambah peralatan jahit, serta meningkatkan kualitas produksi. Program DIY Sejahtera merupakan salah satu upaya BAZNAS DIY dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program produktif yang berkelanjutan. Dengan adanya bantuan ini, para mustahik diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup keluarga. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi menjadi fokus utama dalam menciptakan kemandirian mustahik.“Melalui bantuan ini, kami berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha menjahitnya, sehingga mampu memenuhi kebutuhan keluarga dan ke depan dapat bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya. Para penerima manfaat menyambut baik program ini dan mengaku sangat terbantu dengan adanya tambahan modal usaha. Mereka berharap usaha yang dijalankan dapat semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas. BAZNAS DIY terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik di wilayah DIY.
BERITA17/04/2026 | admin
Bangkitkan Usaha Kecil, BAZNAS DIY Salurkan Modal untuk Pedagang Snack di Pandak Bantul
Bangkitkan Usaha Kecil, BAZNAS DIY Salurkan Modal untuk Pedagang Snack di Pandak Bantul
Pandak, Bantul – Dalam program DIY Sejahtera, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada mustahik, kali ini kepada pelaku usaha penjual snack ringan di wilayah Pandak Bantul. Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya untuk mendukung pengembangan usaha kecil agar semakin berkembang dan berdaya saing. Modal usaha yang disalurkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menambah stok dagangan, memperluas variasi produk, serta meningkatkan kualitas usaha yang dijalankan. Program DIY Sejahtera merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada program produktif. Melalui program ini, BAZNAS DIY berupaya menghadirkan solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para mustahik. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat.“Semoga bantuan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi para mustahik untuk terus mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan ke depan bisa menjadi muzaki,” ujarnya. Para penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat membantu dalam menunjang keberlangsungan usaha serta memenuhi kebutuhan sehari-hari. BAZNAS DIY terus berkomitmen untuk memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak.
BERITA17/04/2026 | admin
Dari Zakat Menjadi Berkah: BAZNAS DIY Salurkan Modal Usaha untuk Mustahik
Dari Zakat Menjadi Berkah: BAZNAS DIY Salurkan Modal Usaha untuk Mustahik
Sewon, Bantul – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada para mustahik di wilayah Sewon Bantul. Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang bertujuan untuk mendorong kemandirian mustahik melalui penguatan usaha kecil. Bantuan modal usaha yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha yang telah dijalankan, baik untuk penambahan stok, perbaikan peralatan, maupun peningkatan kualitas produk. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif dan berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, diharapkan para mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup secara mandiri. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. Semoga para penerima bantuan dapat mengembangkan usahanya dan ke depan bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam menunjang keberlangsungan usaha serta memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. BAZNAS DIY terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik di berbagai wilayah di DIY, termasuk Sewon Bantul.
BERITA17/04/2026 | admin
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Mustahik Pedagang Snack dan Minuman
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Mustahik Pedagang Snack dan Minuman
Jetis, Bantul – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi umat melalui penyaluran bantuan modal usaha kepada para mustahik. Kali ini, bantuan diberikan kepada pelaku usaha kecil yang bergerak di bidang penjualan snack ringan dan minuman di wilayah Jetis Bantul. Program ini bertujuan untuk membantu para mustahik meningkatkan kapasitas usahanya, sehingga mampu berkembang dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi. Bantuan modal usaha tersebut diharapkan dapat digunakan untuk menambah stok dagangan, memperbaiki peralatan usaha, serta meningkatkan kualitas produk yang dijual. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program pemberdayaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. “Melalui bantuan ini, kami berharap para mustahik dapat mengembangkan usahanya, meningkatkan pendapatan, dan ke depan bisa bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya. Para penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ini. Mereka berharap usaha yang dijalankan dapat semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. BAZNAS DIY terus mendorong berbagai program produktif sebagai bentuk nyata pengelolaan zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi para mustahik di wilayah DIY, khususnya di Jetis Bantul.
BERITA17/04/2026 | admin
Amanah Munfik Tersalurkan: BAZNAS DIY Salurkan Infak Beras ke Panti Asuhan
Amanah Munfik Tersalurkan: BAZNAS DIY Salurkan Infak Beras ke Panti Asuhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mentasarufkan bantuan beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, penyaluran dilakukan ke Panti Asuhan Hj. Sarwati PDHI. Bantuan beras tersebut merupakan infak terikat yang berasal dari para munfik, yang secara khusus ditujukan untuk mendukung kebutuhan pangan penerima manfaat. Penyaluran ini menjadi wujud nyata amanah yang dititipkan oleh para donatur melalui BAZNAS DIY. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa setiap infak yang diterima akan disalurkan sesuai dengan peruntukannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara tepat sasaran dan optimal. “Beras ini merupakan infak terikat dari para munfik yang kami salurkan kepada yang berhak menerimanya. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari anak-anak panti,” ujarnya. Pihak panti asuhan menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Bantuan beras tersebut dinilai sangat bermanfaat dalam mendukung kebutuhan konsumsi para penghuni panti. Melalui kegiatan ini, BAZNAS DIY terus berkomitmen menjaga amanah para munfik dengan menyalurkan setiap bantuan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA17/04/2026 | admin
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Ibu Elisabet di Teras Malioboro
BAZNAS DIY Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada Ibu Elisabet di Teras Malioboro
Yogyakarta – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyalurkan bantuan modal usaha kepada mustahik sebagai bentuk komitmen dalam pemberdayaan ekonomi umat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Elisabet Purwidaryanti yang menjalankan usaha di kawasan Teras Malioboro. Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha yang dijalankan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Modal usaha yang diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menambah stok dagangan, memperbaiki sarana usaha, serta meningkatkan kualitas produk yang dijual. Perwakilan BAZNAS DIY menyampaikan bahwa program bantuan modal usaha ini merupakan bagian dari pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada program produktif dan berkelanjutan. “Melalui bantuan ini, kami berharap Ibu Elisabet dapat semakin mengembangkan usahanya, meningkatkan penghasilan, serta ke depan dapat bertransformasi menjadi muzaki,” ujarnya. Ibu Elisabet Purwidaryanti menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu dalam menunjang keberlangsungan dan pengembangan usaha yang dijalankannya di Teras Malioboro. Dengan adanya program ini, BAZNAS DIY terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dari pengelolaan zakat, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mustahik di berbagai sektor usaha.
BERITA17/04/2026 | admin
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lihat Daftar Rekening →